Proses Peer Review

Jurnal COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling adalah jurnal yang menerapkan double blind peer-review. Setiap artikel yang dikirimkan ke COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling untuk diterbitkan wajib tunduk pada proses peer reviewPeer Review dalam jurnal ini yaitu evaluasi atas artikel yang diserahkan penulis dengan melibatkan dua atau lebih individu yang memiliki kompetensi serupa dengan penulis. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian naskah akademik dengan cakupan jurnal serta etika penulisan sebelum masuk pada tahap publikasi. Metode peer review digunakan untuk menjaga standar kualitas dan memberikan kredibilitas artikel yang dikirimkan penulis. Proses peer review pada Jurnal COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling terdiri dari  9 tahap dengan uraian sebagai berikut.

1. Penyerahan Artikel

Penulis yang artikelnya sesuai dengan cakupan jurnal COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling dan mengingikan artikelnya untuk di publikasikan dapat mengirimkan artikel melalui sistem online yang didukung oleh Open Journal System (OJS). Namun demi memudahkan penulis, COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling sementara editor juga menerima kiriman makalah melalui email.

2. Penilaian Editor

Artikel yang telah dikirimkan penulis akan dinilai oleh editor COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling. Editor memeriksa kesesuaian artikel dengan fokus dan cakupan Jurnal. Komposisi dan pengaturan artikel dievaluasi berdasarkan pedoman penulisan artikel pada jurnal ini. Selain itu, penilaian terhadap kualitas minimal yang disyaratkan dari artikel untuk bisa dipublikasikan dimulai pada langkah ini, termasuk penilaian apakah ada kelemahan metodologi. Setiap artikel yang dikirimkan dan lolos pada langkah ini selanjutnya akan diperiksa menggunakan tool cek plagiasi untuk mengidentifikasi adanya plagiarisme sebelum ditinjau oleh reviewer.

3. Penilaian oleh editor in chief

Editor in chief memeriksa apakah artikel tersebut sesuai dengan cakupan jurnal, orisinil, menarik, dan signifikan untuk dipublikasikan. Jika tidak, artikel tersebut dapat ditolak tanpa ditinjau lebih lanjut.

4. Permohonan Review Artikel

Editor mengirimkan permintaan kepada individu yang akan menjadi reviewer yang sesuai dengan pembahasan artikel berdasarkan keahlian, kedekatan kepentingan penelitian, dan tidak ada pertimbangan konflik kepentingan. Proses peer review COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling melibatkan para ahli dalam bidang bimbingan dan konseling yang didefinisikan secara sempit dan psikologi pendidikan yang memenuhi syarat dan mampu melakukan review dengan tidak memihak. Ketidakberpihakan juga dilakukan dengan adanya double-blind peer review yang digunakan dalam jurnal ini. Artinya, reviewer tidak mengetahui identitas penulis, sebaliknya penulis tidak mengetahui identitas reviewer. Artikel dikirim ke reviewer secara anonim.

5. Tanggapan atas permohonan review

Calon reviewer mempertimbangkan permohonan editor untuk mereview artikel berdasarkan keahlian, tidak ada konflik kepentingan, dan kesediaan reviewer sendiri. Calon reviewer kemudian memutuskan untuk menerima atau menolak untuk mereview. Jika calon reviewer menolak untuk mereview artikel maka editor dapat meminta saran calon reviewer utuk menentukan calon reviewer alternative.

6. Review Dilakukan

Reviewer mengalokasikan waktu untuk membaca artikel beberapa kali. Bacaan pertama digunakan untuk membentuk kesan awal dari sebuah karya. Jika masalah besar ditemukan pada tahap ini, maka reviewer mungkin merasa nyaman untuk menolak artikel tanpa melakukan proses review lebih lanjut. Jika tidak menemukan masalah besar dalam artikel, maka reviewer akan membaca artikel secara menyeluruh, membuat catatan hasil tinjauan poin demi poin yang terperinci. Hasil review yang telah dilakukan oleh reviewer kemudian diserahkan ke editor jurnal, dengan memberikan rekomendasi untuk menerima, menolak, atau dengan permintaan revisi baik revisi minor atau mayor sebelum dipertimbangkan kembali.

7. Editor Mengevaluasi hasil Review

Editor in chief dan editor mempertimbangkan semua hasil review yang dikembalikan oleh reviewer sebelum membuat keputusan. Jika hasil review berbeda jauh antara kedua reviewer, editor dapat mengundang reviewer tambahan untuk mendapatkan opini tambahan sebelum membuat keputusan.

8. Keputusan hasil review

Editor mengirimkan email keputusan ke penulis termasuk komentar reviewer yang relevan. Komentar reviewer dikirim secara anonim ke penulis untuk mengambil tindakan dan tanggapan yang diperlukan. 

9. Langkah Terakhir

Jika diterima, artikel dikirim ke copy editing untuk dilakukan proses editing sebelum artikel di publikasikan. 

Jika artikel ditolak atau dikirim kembali ke penulis untuk revisi minor atau revisi mayor maka editor akan menyertakan komentar konstruktif dari reviewer untuk membantu penulis memperbaiki artikel. Penulis harus melakukan koreksi dan merevis iartikel sesuai dengan komentar dan instruksi pengulas. Setelah revisi dilakukan penulis harus mengirimkan kembali makalah yang telah direvisi ke editor.

 Jika arikel dikirim kembali untuk direvisi, maka reviewer akan menerima versi revisi, kecuali reviewer memilih untuk tidak berpartisipasi lebih lanjut. Namun, jika hanya perubahan kecil yang diminta, tinjauan tindak lanjut mungkin dilakukan oleh editor.

Jika editor menganggap artikel yang telah direvisi sesuai dengan cakupan dan etikan penulisan COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling maka artikel dapat diterima untuk dipublikasikan. Artikel yang diterima akan diterbitkan secara online dan semuanya tersedia secara gratis sebagai file pdf yang dapat diunduh.