OPTIMASI SIRKULASI INTERMODA PADA PERANCANGAN TERMINAL WISATA KEMUNING SEBAGAI SIMPUL TRANSPORTASI TERPADU
Abstrak
Terminal wisata berperan penting sebagai sarana pendukung sistem transportasi dan ruang transit bagi wisatawan, khususnya di kawasan wisata yang memiliki keterbatasan aksesibilitas. Kawasan Kemuning sebagai destinasi wisata unggulan menghadapi berbagai tantangan, seperti kondisi jalan yang sempit dan terjal bagi bus berukuran besar, minimnya lahan parkir, serta keterbatasan fasilitas terminal yang ada. Terminal Wisata Kemuning saat ini hanya memiliki luas lahan ±200 m² dengan area parkir ±120 m², sehingga belum mampu beroperasi secara optimal dalam mendukung kebutuhan wisatawan. Perancangan terminal wisata yang terintegrasi dengan ruang publik diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan, efisiensi, dan kualitas pengalaman wisata, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal melalui peluang usaha dan lapangan kerja. Penelitian ini merumuskan desain terminal wisata yang menggabungkan fungsi ruang transit dan ruang publik dengan pendekatan desain berkelanjutan, meliputi penggunaan material ramah lingkungan, pengelolaan limbah, dan pelestarian ekosistem alam. Hasil perancangan diharapkan menjadi kontribusi nyata bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kemuning serta memperkaya kajian arsitektur dalam desain infrastruktur pariwisata berbasis lingkungan dan kebutuhan pengguna.
Referensi
. Abubakar, I., dkk. (1995). Transportation terminal planning and design. Jakarta: Penerbit Buku Transportasi.
. Adinda. (2019). Kondisi eksisting terminal bus Tirtonadi Surakarta. Jurnal Arsitektur. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
. Athika, R. (2021). Fasilitas terminal transportasi. Jakarta: Penerbit Buku Transportasi
. Badan Pusat Statistik Kabupaten Karanganyar. (2022). Statistik daerah Kabupaten Karanganyar. Karanganyar: BPS Kabupaten Karanganyar.
. Gunn, C. A. (1994). Tourism planning: Basics, concepts, cases. New York, NY: Taylor & Francis.
. Hall, C. M. (2008). Tourism planning: Policies, processes, and relationships. Harlow: Pearson Education.
. Jurnal Pariwisata Indonesia. (2021). Potensi wisata berbasis alam di Desa Kemuning, Kabupaten Karanganyar. Jurnal Pariwisata Indonesia, 17(2), 45–56.
. [Lang, J. (2005). Urban design: A typology of procedures and products. Oxford: Architectural Press.
. McLennan, J. F. (2004). The philosophy of sustainable design. Kansas City, MO: Ecotone Publishing.
. Munawar, A. (2005). Perencanaan dan perancangan terminal transportasi. Jakarta: Penerbit Buku Transportasi.
. Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 132 Tahun 2015 tentang Fasilitas Terminal Penumpang. (2015). Jakarta: Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2021 tentang Terminal Transportasi. (2021). Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.
. Pemerintah Kabupaten Karanganyar. (2023). Laporan tahunan Dinas Pariwisata Kabupaten Karanganyar. Karanganyar: Dinas Pariwisata Kabupaten Karanganyar.
. Prisansivvi, N. A. (2014). Redesain terminal Tirtonadi Surakarta dengan pendekatan green terminal. Jurnal Arsitektur, 9(1), 22–33.
. Sassi, P. (2006). Strategies for sustainable architecture. London: Taylor & Francis.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##