TINGKAT PENGETAHUAN PENANGANAN DAN PENCEGAHAN CEDERA ENGKEL PADA PESERTA SISWA EKSTRAKULIKULER SMA NEGERI 3 SINGARAJA

  • Kadek Kelvin Alit Juniantara Universitas Pendidikan Ganesha
  • I Ketut Yoda Universitas Pendidikan Ganesha
  • Luh Ita Mahendrayani Universitas Pendidikan Ganesha

Abstract

Cedera ankle adalah cedera kedua paling umum setelah cedera lutut dalam olahraga. Kurangnya penguatan otot stabilisator ankle meningkatkan risiko cedera berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pencegahan dan penanganan awal cedera pergelangan kaki pada siswa peserta ekstrakurikuler olahraga SMA Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner yang disebarkan kepada 149 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswa peserta ekstrakurikuler olahraga SMA Negeri 3 Singaraja mengenai pencegahan cedera pergelangan kaki terdapat pada nilai persentase 76,61% dengan kriteria baik dan tingkat pengetahuan siswa peserta ekstrakurikuler olahraga SMA Negeri 3 Singaraja mengenai penanganan awal cedera pergelangan kaki terdapat pada nilai persentase 51,17% dengan kriteria sedang. Dari hasil tersebut ditarik simpulan bahwa tingkat pengetahuan cedera dan penanganan awal cedera pergelangan kaki pada siswa peserta ekstrakurikuler olahraga SMA Negeri 3 Singaraja dalam kategori sedang.

Published
2026-04-28
How to Cite
Kadek Kelvin Alit Juniantara, I Ketut Yoda, & Luh Ita Mahendrayani. (2026). TINGKAT PENGETAHUAN PENANGANAN DAN PENCEGAHAN CEDERA ENGKEL PADA PESERTA SISWA EKSTRAKULIKULER SMA NEGERI 3 SINGARAJA. Jurnal Ilmiah Spirit, 26(2), 171-175. https://doi.org/10.36728/.v26i2.6508