BIOMEKANIKA LARI DAN RUNNING ECONOMY: TINJAUAN SISTEMATIS UNTUK KESEHATAN DAN KEBUGARAN PELARI REKREASI
Abstract
Lari rekreasi semakin populer sebagai bentuk aktivitas fisik yang memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh dan kebugaran jasmani. Namun, efisiensi gerak saat berlari sering kali menjadi faktor penting yang memengaruhi performa, tingkat kelelahan, dan risiko cedera pada pelari rekreasi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara biomekanika lari dan running economy melalui pendekatan tinjauan sistematis guna memahami perannya dalam mendukung kesehatan dan kebugaran. Metode yang digunakan berupa systematic literature review terhadap berbagai jurnal ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada tahun 2020–2025 melalui database seperti PubMed, Scopus, dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa komponen biomekanika, seperti ritme langkah (cadence), panjang langkah, pola pendaratan kaki, stabilitas otot inti, dan koordinasi gerak tubuh, memiliki pengaruh terhadap efisiensi penggunaan energi saat berlari. Pelari rekreasi yang menerapkan teknik lari lebih efisien cenderung mengalami pengeluaran energi yang lebih hemat, penurunan risiko cedera akibat penggunaan berlebih (overuse injury), serta peningkatan kapasitas kebugaran secara berkelanjutan. Oleh karena itu, pemahaman mengenai biomekanika lari dan prinsip running economy penting diterapkan sebagai upaya mendukung aktivitas lari yang aman, efektif, dan berorientasi pada kesehatan jangka panjang.
