PENGARUH LATIHAN DIFFERENTIAL LEARNING TERHADAP VARIASI DAN AKURASI SERVIS TEKONG ATLET SEPAK TAKRAW PON SULAWESI SELATAN

  • Ramli Universitas Negeri Makassar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh latihan differential learning terhadap variasi dan akurasi servis tekong atlet sepak takraw PON Sulawesi Selatan. Differential learning merupakan pendekatan latihan yang menekankan variasi gerak dan keacakan dalam berlatih untuk mempercepat proses pembelajaran motorik. Penelitian dilakukan di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, dengan melibatkan 20 atlet tekong yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Kelompok eksperimen menerima latihan differential learning selama 16 pertemuan, sementara kelompok kontrol menggunakan metode latihan konvensional. Data dikumpulkan melalui tes akurasi servis menggunakan target kotak bernilai yang terstandar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan pada variasi servis (p = 0,001) dan akurasi servis (p = 0,000) dibandingkan kelompok kontrol. Rerata skor akurasi servis kelompok eksperimen meningkat dari 42,30 menjadi 68,75, sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat dari 41,85 menjadi 51,20. Disimpulkan bahwa differential learning secara signifikan meningkatkan variasi dan akurasi servis tekong pada atlet sepak takraw PON Sulawesi Selatan.

 

Published
2026-06-09
How to Cite
Ramli. (2026). PENGARUH LATIHAN DIFFERENTIAL LEARNING TERHADAP VARIASI DAN AKURASI SERVIS TEKONG ATLET SEPAK TAKRAW PON SULAWESI SELATAN. Jurnal Ilmiah Spirit, 26(2), 511-516. https://doi.org/10.36728/.v26i2.6708