https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JIS/issue/feed Jurnal Ilmiah Spirit 2026-03-30T21:16:00+07:00 Open Journal Systems <p>Jurnal ini berisi artikel ilmiah tentang Pendidikan, Pembelajaran, Olahraga dan Kesehatan yang diterbitkan oleh Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UTP Surakarta</p> https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JIS/article/view/6249 ANALISIS HAMBATAN GURU PJOK DALAM PELAKSANAAN PENDIDIKAN JASMANI ADAPTIF BAGI ABK TUNA GRAHITA MAGETAN 2026-03-04T20:15:56+07:00 Aulia Kusuma Devitasari liakusumadevitasari@gmail.com R. Hariyo Padmoyo hariyo.padmoyo@udn.ac.id Bayu Purwo Adhi Bayupurwo@udn.ac.id <p>Pendidikan Jasmani Adaptif (PJA) merupakan komponen penting pembelajaran di Sekolah Luar Biasa (SLB) yang bertujuan menyesuaikan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus, khususnya siswa tunagrahita. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai hambatan yang memengaruhi efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan pendidikan jasmani adaptif bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) tunagrahita di SLB Panca Bhakti Magetan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap guru PJOK. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengidentifikasi kendala pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan jasmani adaptif telah mencerminkan upaya inklusivitas, namun masih menghadapi sejumlah hambatan, meliputi keterbatasan sarana olahraga adaptif, minimnya pelatihan guru, kesulitan komunikasi dengan siswa tunagrahita, belum tersedianya asesmen individual, keterbatasan strategi pembelajaran, serta kurangnya dukungan sekolah dan orang tua. Meskipun siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan terjalin kerja sama antara guru PJOK dan wali kelas, pembelajaran masih bersifat umum dan belum sepenuhnya berbasis kebutuhan individual. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru, penyediaan fasilitas adaptif, pengembangan asesmen individual, serta penguatan kolaborasi dengan orang tua dan tenaga profesional.</p> <p><br>Kata Kunci:Pendidikan Jasmani Adaptif; ABK; Tunagrahita; SLB; Hambatan Pembelajaran</p> 2026-03-04T20:15:55+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Spirit https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JIS/article/view/6297 MODEL PEMBINAAN BERKELANJUTAN DALAM PENGEMBANGAN ATLET RUGBY DAERAH: STUDI KUALITATIF SISTEM TALENT DEVELOPMENT DI KABUPATEN BOYOLALI 2026-03-04T20:19:34+07:00 Ridho Astri Dewantoro imronsaputra34@gmail.com Pungki Indarto a810221137.student@ums.ac.id Nurhidayat a810221137.student@ums.ac.id <p>Model pembinaan berkelanjutan dalam pengembangan atlet rugby daerah menjadi fondasi strategis dalam membangun sistem sport development yang sistematis dan berorientasi jangka panjang. Kajian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada dinamika sistem pembinaan rugby di Kabupaten Boyolali selama rentang waktu dua ribu tujuh belas hingga dua ribu dua puluh lima. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif terhadap aktivitas latihan dan kompetisi serta dokumentasi program kerja, arsip prestasi, dan distribusi atlet ke tingkat provinsi. Hasil analisis menunjukkan adanya struktur latihan terperiodisasi, mekanisme identifikasi bakat yang konsisten, serta pola regenerasi atlet yang terintegrasi antara level junior dan senior. Capaian prestasi pada tingkat provinsi dan nasional disertai peningkatan jumlah atlet yang lolos ke tim Provinsi Jawa Tengah mengindikasikan efektivitas sistem pengembangan yang diterapkan. Tata kelola organisasi yang adaptif dan dukungan lingkungan sosial memperkuat stabilitas program pembinaan. Model berbasis proses dan konsistensi kelembagaan menjadi faktor determinan dalam menghasilkan prestasi yang berkelanjutan. Temuan ini berkontribusi pada penguatan kerangka konseptual sport development di tingkat kabupaten serta menawarkan model pembinaan yang berpotensi direplikasi pada cabang olahraga daerah lainnya.</p> 2026-03-04T20:19:33+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Spirit https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JIS/article/view/6312 ANALISIS KEKUATAN OTOT TERHADAP RISIKO CEDERA MUSKULOSKELETAL PADA MAHASISWA 2026-03-04T20:24:04+07:00 Sitti Fatimah Azzahra.M sitti.fatimah.azzahra@unm.ac.id <p>Cedera muskuloskeletal merupakan masalah kesehatan yang prevalensinya terus meningkat di kalangan mahasiswa perguruan tinggi, namun kajian yang menghubungkan kekuatan otot secara objektif dengan risiko cedera pada konteks akademik di Indonesia masih sangat terbatas. Menganalisis hubungan antara kekuatan otot punggung dan tungkai dengan risiko cedera muskuloskeletal pada mahasiswa/mahasiswi Universitas Negeri Makassar (UNM). Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan 150 mahasiswa yang dipilih melalui random sampling yang dilaksanakan di Universitas Negeri Makassar.</p> <p>Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk melihat korelasi antara kekuatan otot dengan cedera muskuluskeletal dengan menggunakan kekuatan otot punggung dan otot tungkai. Kekuatan otot punngung dan tungkai diukur menggunakan back-and-leg dynamometer sedangkan Keluhan muskuloskeletal dinilai melalui Nordic Musculoskeletal Questionnaire (NMQ) versi tervalidasi bahasa Indonesia.</p> <p>Prevalensi keluhan muskuloskeletal mencapai 72,0% dengan regio paling dominan adalah punggung bawah (48,0%), mayoritas responden adalah laki-laki (54,7%) dengan usia rata-rata 21,4 ± 1,8 tahun. Terdapat korelasi negatif signifikan antara seluruh parameter kekuatan otot dengan skor NMQ (r = -0,558; p &lt; 0,01). Analisis regresi logistik multivariat menunjukkan kekuatan otot punggung (OR=0,963; 95%CI: 0,944-0,982; p=0,000) dan kekuatan tungkai (OR=0,969; p=0,000) yang menunjukkan bahwa kekuatan otot punggung dan tungkai, terbukti bersifat protektif terhadap cedera muskuloskeletal pada mahasiswa/mahasiswi Universitas Negeri Makassar (UNM).</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: kekuatan otot, cedera muskuloskeletal, Nordic Musculoskeletal Questionnaire (NMQ), back-and-leg dynamometer</p> 2026-03-04T20:24:03+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Spirit https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JIS/article/view/6322 PENGARUH LATIHAN SIT UP TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT RECTUS ABDOMINIS PADA MAHASISWA OLAHRAGA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR 2026-03-04T20:30:55+07:00 wildayati wildayati@unm.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan sit up terhadap peningkatan kekuatan otot rectus abdominis pada mahasiswa program studi olahraga di Universitas Negeri Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain <em>pre-test</em> dan <em>post-test one group design</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar, dengan sampel sebanyak 30 orang yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kekuatan otot rectus abdominis adalah tes sit up 60 detik. Latihan sit up diberikan selama delapan minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Analisis data menggunakan uji-t berpasangan (<em>paired sample t-test</em>) dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan sit up terhadap peningkatan kekuatan otot rectus abdominis mahasiswa, dengan nilai t-hitung sebesar 9,214 dan nilai signifikansi 0,000 (p &lt; 0,05). Rerata jumlah sit up sebelum perlakuan adalah 22,47 repetisi dan setelah perlakuan meningkat menjadi 31,83 repetisi. Disimpulkan bahwa latihan sit up secara signifikan mampu meningkatkan kekuatan otot rectus abdominis mahasiswa olahraga di Universitas Negeri Makassar.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Latihan Sit Up, Kekuatan Otot, Rectus Abdominis, Mahasiswa Olahraga</p> 2026-03-04T20:30:55+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Spirit https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JIS/article/view/6301 IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PJOK MATERI SEPAK BOLA PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII A SMP MUHAMMADIYAH 2 SINGARAJA 2026-03-04T20:38:40+07:00 Pascal Ginting M pascalginting30@gmail.com I Putu Panca Adi pascalginting30@gmail.com I Made Satyawan pascalginting30@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada materi sepak bola melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada peserts didik kelas VII A SMP Muhammadiyah 2 Singraja. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 27 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes yang mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan hasil belajar pada siklus I mencapai rata-rata 74% dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Aspek sikap mencapai ketuntasan 100% pada kedua siklus, aspek pengetahuan meningkat dari 67% menjadi 100%, dan aspek keterampilan meningkat dari 74% menjadi 100%. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar PJOK pada materi sepak bola</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong><em> Problem Based Learning</em>, <em>hasil belajar, PJOK, shooting, sepakbola</em></p> 2026-03-04T20:38:39+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Spirit https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JIS/article/view/6313 EFEKTIVITAS LATIHAN PROPRIOSEPTIF TERHADAP PEMULIHAN CEDERA LIGAMEN LUTUT PADA ATLET SEPAK BOLA 2026-03-04T20:45:06+07:00 Sitti Fatimah Azzahra.M sitti.fatimah.azzahra@unm.ac.id Andi Muhammad Rizky Almufarid sitti.fatimah.azzahra@unm.ac.id Alif Aryadi Hardi alifaryadihardi@unm.ac.id <p>Cedera ligamen lutut merupakan salah satu cedera yang paling sering dialami oleh atlet sepak bola dan berdampak signifikan terhadap performa serta keberlangsungan karier mereka. Latihan proprioseptif diyakini mampu memulihkan fungsi neuromuskular dan mempercepat proses rehabilitasi pasca cedera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas latihan proprioseptif terhadap pemulihan cedera ligamen lutut pada atlet sepak bola. Penelitian ini menggunakan desain <em>quasi-experimental </em>dengan pendekatan <em>pre-test post-test control group design</em>. Subjek penelitian berjumlah 20 atlet sepak bola yang mengalami cedera ligamen lutut Grade I dan Grade II, dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=10) yang mendapat latihan proprioseptif terstruktur selama delapan minggu, dan kelompok kontrol (n=10) yang mendapat program rehabilitasi konvensional. Pengukuran dilakukan menggunakan <em>Lysholm Knee Scoring Scale</em>, serta pengukuran kekuatan otot quadrisep. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol dalam hal skor Lysholm (p=0,001), dan kekuatan otot (p=0,003). Rerata peningkatan skor Lysholm kelompok eksperimen sebesar 28,4 poin lebih tinggi daripada kelompok kontrol. Latihan proprioseptif terbukti secara signifikan lebih efektif dibandingkan rehabilitasi konvensional dalam mempercepat pemulihan fungsi lutut atlet sepak bola yang mengalami cedera ligamen.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>latihan proprioseptif, <em>Lysholm Knee Scoring Scale, </em>cedera ligamen lutut,</p> 2026-03-04T20:45:06+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Spirit https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JIS/article/view/6320 PENGARUH LATIHAN LARI ZIGZAG DALAM MENINGKATKAN KELINCAHAN PADA MAHASISWA OLAHRAGA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR 2026-03-04T20:50:40+07:00 wildayati wildayati@unm.ac.id Miftahul janna wildayati@unm.ac.id Ahmad Zakaria ahmad.zakaria@unm.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan lari zigzag terhadap peningkatan kelincahan pada mahasiswa program studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan rekreasi di Universitas Negeri Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain <em>pre-test</em> dan <em>post-test one group design</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar, dengan sampel sebanyak 30 orang yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kelincahan adalah <em>Illinois Agility Run Test</em>. Latihan lari zigzag diberikan selama delapan minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Analisis data menggunakan uji-t berpasangan (<em>paired sample t-test</em>) dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan lari zigzag terhadap peningkatan kelincahan mahasiswa, dengan nilai t-hitung sebesar 8,742 dan nilai signifikansi 0,000 (p &lt; 0,05). Rerata nilai kelincahan sebelum perlakuan adalah 18,34 detik dan setelah perlakuan meningkat menjadi 15,67 detik. Disimpulkan bahwa latihan lari zigzag secara signifikan mampu meningkatkan kelincahan mahasiswa olahraga di Universitas Negeri Makassar. Implikasi penelitian ini dapat dijadikan referensi dalam penyusunan program latihan fisik khususnya komponen kelincahan bagi mahasiswa olahraga.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Latihan Lari Zigzag, Kelincahan, Mahasiswa Olahraga, Illinois Agility Run Test</p> 2026-03-04T20:50:40+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Spirit https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JIS/article/view/6376 PENGARUH SUDUT PELEPASAN BOLA DAN KECEPATAN RELEASE TERHADAP PERSENTASE KEBERHASILAN TEMBAKAN TIGA ANGKA (THREE-POINT SHOOT) 2026-03-29T12:56:09+07:00 Agus Sutriawan agussutriawan7@gmail.com Laintang laintang@uin-alauddin.ac.id <p>Tembakan tiga angka merupakan keterampilan krusial dalam bola basket modern yang semakin menentukan hasil pertandingan di semua level kompetisi. Penelitian ini mengkaji pengaruh independen dan interaktif sudut pelepasan bola serta kecepatan release terhadap persentase keberhasilan tembakan tiga angka. Menggunakan desain eksperimen within-subject repeated-measures, tiga puluh atlet bola basket putra (usia rata-rata 19,4 ± 1,8 tahun) melakukan percobaan tembakan tiga angka terstandar di bawah enam kondisi yang dibentuk dari kombinasi tiga sudut pelepasan (38°, 45°, 50°) dan dua rentang kecepatan release (rendah: 6,8–7,2 m/s; tinggi: 7,8–8,2 m/s). Sudut pelepasan diukur dengan videografi berkecepatan tinggi (Dartfish Pro, 120 fps) dan kecepatan release dengan radar Doppler yang dikalibrasi. ANAVA dua jalur repeated-measures mengungkapkan efek utama yang signifikan untuk sudut pelepasan (F(2,58) = 21,34, p &lt; ,001, ?p² = ,42) dan kecepatan release (F(1,29) = 15,67, p &lt; ,001, ?p² = ,35), serta interaksi yang signifikan (F(2,58) = 9,11, p = ,001, ?p² = ,24). Analisis post-hoc mengkonfirmasi bahwa kombinasi 45° dengan kecepatan release tinggi menghasilkan FG% tertinggi (67,2%), secara signifikan melampaui semua kondisi lain. Temuan ini memberikan panduan berbasis biomekanika bagi pelatih dalam menyempurnakan teknik tembakan tiga angka melalui intervensi umpan balik sudut dan kecepatan yang terarah.</p> 2026-03-29T12:56:09+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Spirit https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JIS/article/view/6365 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PBL BERBANTUAN MEDIA ICT TPACK TERHADAP HASIL BELAJAR PJOK MATERI LOMPAT JAUH PESERTA DIDIK KELAS X SMK NEGERI 1 SINGARAJA 2026-03-29T13:11:45+07:00 Ketut Diva Astrawan Putra diva.astrawan@student.undiksha.ac.id Made Agus Wijaya wijaya.madeagus@undiksha.ac.id I Ketut Semarayasa ketut.semarayasa@undiksha.ac.id I Kadek Yogi Parta Lesmana yogi.parta@undiksha.ac.id Ni Putu Dwi Sucita Dartini sucita.dartini@undiksha.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) berbantuan media ICT TPACK terhadap hasil belajar PJOK materi lompat jauh pada peserta didik kelas X SMK Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu dengan desain <em>posttest only control group</em>. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas X, dengan sampel yang ditentukan melalui teknik <em>random sampling</em>. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan berupa pembelajaran PBL berbantuan ICT TPACK, sedangkan kelompok kontrol menggunakan model pembelajaran secara langsung guru. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes kognitif dan penilaian psikomotor pada akhir perlakuan (<em>posttest</em>), kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Rata-rata hasil belajar peserta didik pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, baik pada ranah kognitif maupun psikomotor. Penerapan PBL berbantuan media ICT TPACK mampu meningkatkan keaktifan, pemahaman konsep, serta keterampilan gerak peserta didik dalam melakukan lompat jauh. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL berbantuan media ICT berbasis TPACK berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar PJOK materi lompat jauh. Model ini direkomendasikan sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran PJOK untuk menciptakan proses belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan efektif.</p> 2026-03-29T13:11:45+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Spirit https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JIS/article/view/6399 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA ICT TPACK TERHADAP HASIL BELAJAR PJOK MATERI TOLAK PELURU PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 7 SINGARAJA 2026-03-30T13:04:49+07:00 I Made Danny Prayudya danny.prayudya@student.undiksha.ac.id Made Agus Wijaya wijaya.madeagus@undiksha.ac.id I Komang Sukarata Adnyana sukarata.adnyana@undiksha.ac.id I Made Satyawan made.satyawan@undiksha.ac.id I Gede Suwiwa gede.suwiwa@undiksha.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) berbantuan media ICT TPACK terhadap hasil belajar PJOK materi tolak peluru pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 7 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu dengan desain <em>posttest only control group</em>. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VIII dengan jumlah 136. Sampel dalam penelitian ini dibagi menjadi 2 kelas, yaitu kelas eksperimen sebanyak 25 peserta didik dan kelas kontrol sebanyak 25 peserta didik, ditentukan melalui proses undian (<em>random spin</em>). Kelompok eksperimen diberikan perlakuan berupa pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) berbantuan media ICT TPACK, sedangkan kelompok kontrol menggunakan model pembelajaran secara langsung dari guru. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes kognitif dan penilaian psikomotor pada akhir perlakuan (<em>posttest</em>), kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil dari uji hipotesis yaitu nilai sig. 0,00 &lt; 0,05 yang artinya terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Rata-rata hasil belajar peserta didik pada kelompok eksperimen 85,04 lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol 68,76. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) berbantuan media ICT TPACK berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar PJOK materi tolak peluru. Model ini direkomendasikan sebagai alternatif inovatif bagi guru PJOK dalam pembelajaran materi tolak peluru untuk menciptakan proses belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan efektif.</p> 2026-03-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Spirit https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JIS/article/view/6367 KECUKUPAN BELAJAR GERAK MATERI SENAM LANTAI DI SD NEGERI 2 BANYUNING 2026-03-30T21:16:00+07:00 Gede Mahendra Wijaya Putra mahendra.wijaya.putra@student.undiksha.ac.id Made Agus Wijaya wijaya.madeagus@undiksha.ac.id I Komang Sukarata Adnyana sukarata.adnyana@undiksha.ac.id I Wayan Artanayasa wayan.artanayasa@undiksha.ac.id I Made Satyawan made.satyawan@undiksha.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kecukupan gerak peserta didik kelas III pada materi senam lantai yang meliputi gerakan melompat, cium lutut, dan keseimbangan di SD Negeri 2 Banyuning. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas III SD Negeri 2 Banyuning yang berjumlah 67 orang, sedangkan sampel penelitian sebanyak 28 peserta didik dari satu kelas yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan instrumen Analisis Proporsi Fokus (APF) untuk mengukur dua indikator utama, yaitu proporsi alokasi waktu belajar gerak (<em>Active Time Allotment</em>) dan proporsi keterlibatan langsung peserta didik dalam aktivitas belajar gerak (<em>Student’s Direct Engagement</em>). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase <em>Active Time Allotment</em> pada dua kali pertemuan mencapai rata-rata sebesar 76,15%, yang menunjukkan bahwa sebagian besar waktu pembelajaran telah dimanfaatkan untuk aktivitas gerak peserta didik. Sementara itu, persentase <em>Student’s Direct Engagement</em> memperoleh rata-rata sebesar 58,74%, yang menunjukkan bahwa keterlibatan langsung peserta didik dalam aktivitas gerak masuk dalam kategori cukup. Kondisi ini dipengaruhi oleh pelaksanaan praktik secara bergiliran serta keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran. Berdasarkan kedua indikator tersebut, dapat disimpulkan bahwa profil kecukupan gerak peserta didik berada pada kategori cukup, namun masih diperlukan upaya peningkatan keterlibatan aktif peserta didik dalam pembelajaran.</p> 2026-03-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Spirit https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JIS/article/view/6375 ANALISIS TEKNIK DASAR BOLAVOLI TINGKAT SD 2026-03-29T21:15:26+07:00 Laintang laintang@uin-alauddin.ac.id Agus Sutriawan agussutriawan7@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan teknik dasar bolavoli siswa sekolah dasar di SD Negeri 176 Paria. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Subjek penelitian adalah 78 siswa kelas IV, V, dan VI yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan bolavoli tervalidasi yang terdiri dari empat komponen: passing bawah, passing atas, servis bawah, dan servis atas, dengan 10 kali percobaan masing-masing. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif meliputi mean, standar deviasi, nilai minimum, nilai maksimum, dan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan teknik dasar bolavoli siswa secara keseluruhan berada pada kategori cukup (38,5%). Servis bawah memperoleh rata-rata tertinggi (7,1), diikuti passing bawah (6,2), passing atas (5,8), dan servis atas (4,9). Temuan ini mengindikasikan perlunya program pendidikan jasmani yang lebih terstruktur, sarana olahraga yang memadai, dan kegiatan ekstrakurikuler bolavoli guna meningkatkan kemampuan teknik dasar bolavoli siswa.</p> 2026-03-29T21:15:26+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Spirit