JURNAL KREATIF OLAHRAGA https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JKO Universitas Tunas Pembangunan Surakarta en-US JURNAL KREATIF OLAHRAGA 3090-8515 ANALISIS TENDANGAN SABIT PADA SISWA REMAJA PENCAK SILAT PSHT RANTING KARANGDOWO KLATEN TAHUN 2026 https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JKO/article/view/6250 <p>Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan Tendangan Sabit Pada Siswa Remaja Pencak Silat PSHT Ranting Karangdowo Klaten Tahun 2026. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan ciri-ciri tidak adanya hipotesis dan data yang diperoleh akan dipaparkan. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan menggunakan angket dan tes tendangan sabit selama 10 detik yang bertujuan untuk mengetahui Analisis Tendangan Sabit Pada Siswa Remaja Pencak Silat PSHT Ranting Karangdowo Klaten Tahun 2026. Pada penelitian didapatkan hasil bahwa yang memiliki kecepatan tendangan baik sekali dan baik tidak ada dengan jumlah tedangan di atas 20 kali, yang memiliki kategori cukup sebanyak 9 orang atau 0,3 %, kemudian yang meliliki kategori kurang 6 orang dengan nilai antara 15-16 kali atau 0,2 %, dan untuk kategori kurang baik&nbsp; sebanyak 15 orang atau 0,5 % dri jumlah sempel, sikap pasang atau sikap awal yang mempunyai total nilai diatas atau sama dengan 37 berjumlah 7 orang atau 0,13 % dari jumlah sempel, yang mendapatkan total nilai antara 33-36 sebanyak 21 orang atau 0,7 % dari jumlah sempel, sedangkan di rentang nilai 28-32 terdapat 5 orang atau 0,6 % dari jumlah sempel, dan dites sasaran menujukan yang paling bayak dari jumlah sempel mendapatakn total nilai antaran 33-36 yaitu 22 orang atau 0,73 % dari jumlah sempel, yang mendapatkan nilai di atas sama dengan 37 hanya 1 orang atau 0,03 % dari jumlah sempel, dan sisanya yaitu 7 orang mendapat tolat nilai antaran 28-32dan presentase sebesar 0,23 % dari jumlah sempel yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan bahwa: kecepatan tendangan sabit hasil persentase rata-rata atlet putra untuk tendangansabit putra dengan kategori cukup 0,3 %, kurang 0,2 %, dan kurrang baik sebanyak 0,5%. Pada sikap pasang atau sikap awal diperolah hasil dengan kategori baik sekali 0,1 %, baik 0,7 %dan cukup 0.16 %. Dan untuk tes sasaran di perolah presentasi hasil dengan katerogi baik sekali 0,03 %, baik 0,7 % dan cukup 0,23 %.</p> Slamet Sudarsono Jasmani Danang Adhi Kusuma Iwan Arya Kusuma Muchhamad Sholeh Copyright (c) 2026 2026-02-02 2026-02-02 3 2 1 9 PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN PLYOMETRICS BENTUK DROP (DEPTH) JUMP DAN DOUBLE LEG BOUND TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN TENDANGAN DEPAN PESILAT PADA ATLET PENCAK SILAT RATING MASARAN TAHUN 2026 https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JKO/article/view/6251 <p>Tujuan peneletian untuk mengetahui (1). Perbedaan pengaruhlatihan <em>plyometrics double leg bound</em> dan <em>depth jump</em>terhadap peningkatan kecepatan tendangan depan pesilatpada siswa extrakurikuler pencak Silat SMK Negeri 1 Mondokan tahun 2026. (2). Latihan kecepatan tendangan depan pesilat yang lebih baik pengaruhnya antara latihan <em>plyometrics double leg bound</em> dan <em>depth jump</em> terhadap peningkatan kecepatan tendangan depan pesilat pada siswa extrakurikuler pencak Silat SMK Negeri 1 Mondokan tahun 2026. Populasi penelitian ini pada pada siswa extrakurikuler pencak Silat SMK Negeri 1 Mondokan tahun 2026 berjumlah 33 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Sempeldalampenelitianiniadalah pada siswa extrakurikuler pencak Silat SMK Negeri 1 Mondokan tahun 2026 yang berjumlah 30 orang. Variabel penelitian ini yaitu metode latihan <em>plyometrics double leg bound</em> dan metode latihan <em>plyometrics depth jump </em>sebagai variabel bebas serta kecepatan tendangan depan variabel terikat. Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest design. Tes untuk mengetahui kecepatan tendangan depan menggunakan“tes kecepatan tendangan depan”. &nbsp;Hasil analisis data diperoleh (1). Ada perbedaan pengaruh metode latihan <em>plyometrics double leg bound</em> dan <em>depth jump</em> terhadap peningkatan kecepatan tendangan depan pesilat pada siswa extra kurikuler pencak Silat SMK Negeri 1 Mondokan tahun 2026. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir masing-masing kelompok yaitu t<sub>hitung</sub>= 1,8225 lebih kecil dari pada t<sub>tabel</sub>= 2,145 dengan taraf signifikasi 5%. (2). Metode latihan <em>plyometrics depth jump </em>lebih baik pengaruhnya dari pada metode latihan <em>plyometrics double leg bound </em>terhadap peningkatan kecepatan tendangan depan pesilat pada siswa extra kurikuler pencak Silat SMK Negeri 1 Mondokantahun2026. Berdasarkan persentase peningkatan kecepatan tendengan depan pesilat menunjukkan bahwa kelompok1 (kelompok yang mendapat perlakuan dengan metode latihan <em>plyometrics double leg bound</em>) adalah6,008%&gt;kelompok2 (kelompok yang mendapatMetodelatihan<em>plyometrics depth jump</em>) adalah6,629%.</p> Wisnu Mahardika Jasmani Iwan Arya Kusuma Risa Agus Teguh Wibowo Ardika Ilyas Pramadya Copyright (c) 2026 2026-02-02 2026-02-02 3 2 10 17 PERBEDAAN PENGARUH MODIFIKASI LATIHAN MEDICINE BALL THROW DANBACK THROWTERHADAPJARAK LEMPARANKEDALAM(THROWIN) PADA ATLET SSB PUTRA MANTARA USIA 12-14 TAHUN KABUPATEN WONOGIRI TAHUN 2025 https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JKO/article/view/6252 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Mengetahui Perbedaan pengaruh latihan <em>medicineballthrow </em>dan <em>backthrow </em>terhadap jarak lemparan (<em>throwin</em>) pada atlet SSB Putra Mantara U 12-14. (2) Mengetahui Pengaruh latihan <em>medicine ball throw </em>terhadap jarak lemparan (<em>throw in</em>) pada atlet SSB Putra Mantara U 12-14. (3) Mengetahui Pengaruh latihan <em>back throw </em>terhadap jarak lemparan (<em>throwin</em>) pada atlet SSB Putra Mantara U 12-14. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan desain penelitian dengan pendekatan “<em>two Group pretest-posttest design</em>” yaitu desain penelitian yang terdapat <em>pretest </em>sebelum diberikan perlakuan dan <em>posttest </em>setelah diberikan perlakuan. Populasi dalam penelitian ini adalah 60 atlet SSB Putra Mantara U 12-14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ada pengaruh yang signifikan modifikasi latihan menggunakan medicine ball terhadap jarak lemparan kedalam (throw in) pada atlet SSB Putra Mantara Usia 12-14 Tahun Kabupaten Wonogiri. Diperoleh nilai rerata sebesar 9,91 dan nilai rerata meningkat menjadi 10,57 setelah diberikan perlakuan latiham medicine ball. Nilai rerata kenaikan sebesar 0,66. (2) Ada pengaruh yang signifikan modifikasi latihan menggunakan medicine ball back throw terhadap jarak lemparan kedalam (<em>throw in</em>) pada atlet atlet SSB Putra Mantara Usia 12-14 Tahun Kabupaten Wonogiri. Diperoleh nilai rerata sebesar 11,96 dan nilai rerata meningkat menjadi 13,33 setelah diberikan perlakuan modifikasi latihan <em>ball back throw</em>. Nilai kenaikan sebesar 1,37. (3) Ada perbedaan pengaruh yang signifikanantara modifikasi latihan <em>medicine ball</em> dan <em>medicine ball back throw</em> dengan nilai <em>Sig. (2-tailed)</em> 0,00 &lt; 0,05. Dapat di amnil kesimpulan bahwa adanya perbedaan pengaruh dari kedua latihan dan <em>medicine ball back throw </em>lebih baik daripada latihan menggunakan medicine ball.</p> Hatsunanda Reno Agati Jasmani Danang Adhi Kusuma Copyright (c) 2026 2026-02-02 2026-02-02 3 2 18 27 PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN SQUAD JUMPS DAN SINGLE LEG HOP TERHADAP PENINGKATAN HASIL LONG PASS PADA SSB U-11 BAYANGKARA PRATAMA SIMO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JKO/article/view/6273 <p>Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan pengaruh metode latihan Squad Jumps dan Single Leg Hop Terhadap Peningkatan Hasil Longpass Pada SSB U-11 Bayangkara Pratama Simo, dan jika ada perbedaan maka untuk mengetahui mana yang lebih baik antara metode latihan Terhadap Peningkatan Hasil Longpass Pada SSB U-11 Bayangkara Pratama Simo Metode penelitian yang digunakan adalah pretest- posttest group design. .Penelitian ini dilakukan dengan tahap pretest-treatment-postest. Pembagian kelompok menggunakan ordinal pairing pada penelitian ini. Populasi pada Dojang Power Sport Surakarta berjumlah 25 orang, dan menggunakan sampel berjumlah 20 orang. Petunjuk pelaksanaan : (1) pendataan teste, (2) menyediakan pra sarana, (3) melakukan tendangan longpass dengan kesempatan lima kali kaki kanan dan lima kali kaki kiri. Dan jarak antara tempat menendang dengan titik tengah sasaran untuk kelompok umur 11 tahun adalah 18 meter. Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara menggunakan metode squad jumps dan Single Leg Hop terhadap peningkatan hasil longpass SSB U-11 Bayangkara Pratama Simo. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir masing- masing kelompok dengan thitung= 2,639 lebih besar dari pada ttabel= 2,262 dengan taraf signifikan 5%. (2) Metode Latihan Squad Jumps dan Single Leg Hop keduanya berkontribusi pada hasil longpass SSB U-11 Bayangkara Pratama Simo. Kelompok yang menerima latihan Squad Jump mengalami peningkatan 35,42% dan kelompok yang menerima latihan Single Leg Hop mengalami peningkatan 26,00% sehingga kelompok yang menerima Latihan Squad Jumps lebih berpengaruh dari pada kelompok yang menerima Latihan Single Leg Hop.</p> Wahyu Kurniawan Muh. Ikhwan Iskandar Danang Adhi Kusuma Dwi Gunadi Copyright (c) 2026 JURNAL KREATIF OLAHRAGA 2026-02-12 2026-02-12 3 2 28 40 ANALISIS KEBUGARAN JASMANI BAGI ATLET BULUTANGKIS PB TUNAS MRAPEN PURWODADI JAWA TENGAH https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JKO/article/view/6265 <p>Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat Kebugaran Jasmani Atlet Bulutangkis PB Tunas Mrapen Purwodadi. Sampel penelitian adalah atlet Bulutangkis PB Tunas Mrapen Purwodadi dengan jumlah 30 atlet. Pengambilan sampel menggunakan teknik <em>purposivel sampling</em>. Teknik pengumpulan data dengan tes dan pengukuran menggunakan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN:2022). Tes kebugaran jasmani yang digunakan adalah IMT (Indeks Massa Tubuh), V-Sit &amp; Reach, Sit Up 60 detik, Squat Trust 60 detik, Paccer Test. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan tabel klasifikasi. Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: (1) Tingkat kebugaran jasmani melalui Indeks Masa Tubuh (IMT) atlet bulutangkis PB Mrapen Purwodadi yaitu memiliki sebanyak 0 atlet (0%) mempunyai kategori kurang, 27 atlet (90%) mempunyai kategori normal, 3 atlet (10%) mempunyai kategori overweight, dan 0 atlet (0%) mempunyai kategori obesitas. <strong>(2) </strong>Tingkat kebugaran jasmani yang ditinjau dari 4 item tes yaitu V-Sit and reach, sit up, squat trust, dan pacer test atlet bulutangkis PB Mrapen Purwodadi memiliki kategori baik dengan perolehan nilai sebesar 3,71.</p> Gizela Octaviana Widya Putri Joko Sulistyono Risa Teguh Agus Wibowo Copyright (c) 2026 JURNAL KREATIF OLAHRAGA 2026-02-12 2026-02-12 3 2 41 55 PROFIL KONDISI FISIK PADA ATLET PENCAK SILAT PSHW TUNAS MUDA RANTING SAWIT BOYOLALI TAHUN 2025 https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JKO/article/view/6264 <p>Tujuan penelitian untuk mengetahui profil kondisi fisik pada atlet pencak silat PSHW Tunas Muda Ranting Sawit Boyolali Tahun 2025. Sampel penelitian adalah atlet pencaksilat PShW Tunas Muda Ranting Sawit Boyolali dengan jumlah 16 atlet. Pengambilan sampel menggunakan teknik <em>total sampling</em>. Teknik pengumpulan data dengan tes dan pengukuran kondisi fisik dan antropometri. Tes kondisi fisik yang digunakan adalah kekuatan menggunakan tes <em>Push Up </em>dan <em>Sit Up</em>, kelentukan menggunakan tes <em>sit and reach</em>, kelincahan menggunakan tes <em>Shuttle Run</em>, kecepatan menggunakan tes lari 20m, koordinasi menggunakan tes <em>ball wall test</em>, dan daya tahan menggunakan tes <em>multistage fitnes tes </em>(MFT). Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan tabel klasifikasi. Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: (1) Tingkat kondisi fisik atlet pencaksilat PSHW Tunas Muda Ranting Sawit Boyolali yaitu memiliki sebanyak 2 siswa (13%) mempunyai Tingkat kondisi fisik pencaksilat sangat baik, 5 siswa (131%) mempunyai Tingkat kondisi fisik pencaksilat baik, 5 siswa (31%) mempunyai Tingkat kondisi fisik pencaksilat sedang, 3 siswa (19%) mempunyai Tingkat kondisi fisik pencaksilat kurang, dan 1 pemain (6%) mempunyai Tingkat kondisi fisik pencaksilat sangat kurang. (2) Tingkat kondisi fisik atlet pencaksilat PSHW Tunas Muda Ranting Sawit Boyolali memiliki kategori baik.</p> Wikanda Arya Saputra Kodrad Budiyono Risa Agus Teguh Wibowo Dwi Gunadi Muh. Ikhwan Iskandar Copyright (c) 2026 JURNAL KREATIF OLAHRAGA 2026-02-12 2026-02-12 3 2 56 63 SURVEI TINGKAT KONDISI FISIK PADA SISWA PUTRA KELAS X SMA NEGERI 1 SURAKARTA TAHUN 2025 https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JKO/article/view/5382 <p>Tujuan penelitian untuk mengetahui Tingkat Kondisi Fisik Pada Siswa Putra KelasX SMA Negeri 1 Surakarta Tahun 2025. Sampel penelitian adalah Siswa Putra Kelas X SMA Negeri 1 Surakarta dengan jumlah 120 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang digunakan sampel hanya 30 siswa. Teknik pengumpulan data dengan tes kondisi fisik yang disesuaikan dengan instrumen tes kondisi fisik. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif yang didasarkan pada analisis kuantitatif. Prosedur penelitian ini meliputi tes dan pengukuran. Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: tingkat kondisi fisik Siswa Putra Kelas X SMA N 1 Surakarta yaitu sebanyak 0 siswa (0%) atau tidak ada siswa yang mempunyai tingkat kondisi fisik sangat baik, 0 siswa (0%) mempunyai tingkat kondisi fisik baik, 0siswa (0%) mempunyai tingkat kondisi fisik sedang, 2 siswa (6,67%) mempunyai tingkat kondisi fisik kurang, dan 28 siswa (93,33%) atau tidak ada siswa yang mempunyai tingkat kondisi fisik kurang sekali. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian besar tingkat kondisi fisik Siswa Putra Kelas X SMA N 1 Surakarta masuk dalam kategori kurang sekali. Frekuensi terbanyak pada kategori kurang sekali, yaitu sebanyak 28 siswa (93,33%), sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat kondisi fisik Siswa Putra Kelas X SMA N 1 Surakarta adalah sebagian besar masuk kategori kurang sekali.</p> Rizal Abussalaam Slamet Sudarsono Teguh Andibowo Rustam Yulianto Copyright (c) 2026 JURNAL KREATIF OLAHRAGA 2026-02-20 2026-02-20 3 2 64 75 PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP BERAT BADAN PADA WARGA DESA JABUNG KLATEN TAHUN 2025 https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JKO/article/view/6266 <p>Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap berat badan Pada Warga Desa Jabung Klaten Tahun 2025. dan jika ada perbedaan maka untuk mengetahui mana yang lebih baik antara kelompok eksperimen (dengan perlakuan senam lansia) dan kelompok control(tidak diberi perlakuan). Sampel penelitian adalah warga Desa Jabung Klaten dengan jumlah 30 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Variabel penelitian ini yaitu hasil tes dan pengukuran berat badan dengan Metode senam lansiar sebagai variabel bebas serta hasil pengukuran berat badan variabel terikat. Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest design. Tes untuk mengetahui hasil pengukuran berat badan menggunakan tes dan pengukuran berat badan. Metode analisis data penelitian menggunakan rumus t-test yang diperhitungkan menggunakan rumus pendek. Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara kelompok eksperimen (dengan perlakuan senam lansia) dan control(tidak diberi perlakuan) terhadap hasil pengukuran berat badan pada warga desa Jabung Klaten Tahun 2025. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir yaitu sig = 0,048 lebih kecil dari pada p-sig = 0,05 atau taraf siginifikan 5%. (2) Kelompok eksperimen (senam lansia) lebih baik pengaruhnya daripada kelompok kontrol terhadap hasil pengukuran berat badan pada warga Desa Jabung Klatenr Tahun 2025. Berdasarkan persentase hasil pengukuran berat badan menunjukkan bahwa kelompok eksperimen (kelompok yang mendapat perlakuan dengan menggunakan metode senam lansia) adalah 5% &gt; kelompok kontrol (kelompok yang tidak diberi perlakuan) adalah 1%.</p> Firdawati Kodrad Budiyono Wisnu Mahardika Rustam Yulianto Copyright (c) 2026 JURNAL KREATIF OLAHRAGA 2026-02-23 2026-02-23 3 2 76 85 SURVEY KONDISI FISIK DAN AKURASI TENDANGAN PENALTI PESERTA DIDIK PADA EKSTRAKURIKULER FUTSAL DI SMK NEGERI 3 SURAKARTA TAHUN 2025 https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JKO/article/view/6291 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) kondisi fisik pemain futsal SMK Negeri 3 Surakarta tahun 2025, (2) keterampilan melakukan tendangan penalti pemain futsal SMK Negeri 3 Surakarta tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Subyek penelitian ini adalah peserta didik peserta ekstra kurikuler futsal SMK Negeri 3 Surakarta tahun pelajaran 2024/2025 sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah <em>total sampling</em>. Teknik pengambilan data menggunakan metode survey dengan teknik tes dan pengukuran. Teknik analisis data yang digunakan dari penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil: (1) Jangkauan rata-rata kekuatan power tungkai adalah 58 centimeter termasuk kategori baik, (2) Kecepatan rata-rata tes lari 20 meter adalah 2,70 termasuk kategori baik, (3) Kecepatan rata-rata tes kelincahan adalah 15,89 detik termasuk kategori baik, (4) Kecepatan rata-rata lari 1600 meter adalah 6,46 menit termasuk kategori cukup, (5) Jangkauan rata-rata kelentukan adalah 18 centimeter termasuk kategori baik, (6) Jumlah rata-rata kekuatan otot perut adalah 35 kali termasuk kategori baik, (7) Nilai rata-rata koordinasi mata-kaki adalah 8 termasuk kategori sedang, dan (8) Nilai kemampuan melakukan tendangan penalti adalah 14 termasuk kategori sedang.&nbsp; Simpulan dari penelitian ini adalah kondisi fisik sebagian besar peserta ekstra kurikuler futsal di SMK Negeri 3 Surakarta termasuk kategori baik. Untuk kecepatan lari 1600 meter, koordinasi mata-kaki dan kemampuan menendang penalti masih perlu ditingkatkan.</p> Nur Alif Hidayat Slamet Sudarsono Muh. Ikhwan Iskandar Copyright (c) 2026 JURNAL KREATIF OLAHRAGA 2026-02-23 2026-02-23 3 2 86 93 UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU MENGGUNAKAN MEDIA BOLA TENIS PADA KELAS V SDN 1 WALITELON SELATAN KABUPATEN TEMANGGUNG TAHUN AJARAN 2024/2025 https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JKO/article/view/6280 <p>Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar tolak peluru menggunakan metode bola tenis pada siswa kelas V SD Negeri 1 Walitelon Selatan Tahun Ajaran 2024/2025. Sampel penelitian adalah Pada siswa kelas V SDN 1 Walitelon Selatan Kabupaten Temanggung Tahun 2025 dengan jumlah 19 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik<em> total sampling </em>yaitu sebanyak 19 siswa. Teknik pengumpulan data dengan tes kemampuan teknik dasar tolak peluru dan observasi proses kegiatan pembelajaran teknik dasar tolak peluru dengan melalui media bola tenisn. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang didasarkan pada analisis kualitatif. Prosedur penelitian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: (1) Pembelajaran teknik dasar tolak peluru metode menggunakan media bola tenis pada siswa kelas V SD Negeri 1 Walitelon selatan pada kondisi awal jumlah siswa yang mencapai nilai KKM sebanyak 4 anak (21%) dengan nilai rata-rata sebesar 74,34. (2) Hasil kemampuan teknik dasar tolak peluru melalui metode menggunakan media bola tenis pada siswa kelas V SD Negeri 1 Walitelon Selatan pada siklus I meningkat menjadi 9 siswa (47%) dengan nilai rata-rata sebesar 75,66. (3) Hasil kemampuan teknik dasar tolak peluru melalui metode menggunakan media bola tenis pada siswa kelas V SD Negeri 1 Walitelon selatan pada siklus II, meningkat menjadi 17 siswa (89%) dengan nilai rata rata sebesar 82,89. Sehingga ketuntasan klasikal dalam kelas tersebut sudah mencapai lebih dari 75% siswa yang tuntas belajar.</p> Sulistiyono Kodrad Budiyono Risa Agus Teguh Wibowo Copyright (c) 2026 JURNAL KREATIF OLAHRAGA 2026-02-24 2026-02-24 3 2 94 104 PERBEDAAN PENGARUH PENDEKATAN SISTEM LATIHAN BLOCK DAN RANDOM TERHADAP KETERAMPILAN PUKULAN LOB BULU TANGKIS PADA ATLET USIA 14-16 TAHUN PB. TARUNA MAOS CILACAP TAHUN 2025 https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JKO/article/view/6292 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pendekatan sistem latihan <em>block</em> dan <em>random</em> terhadap keterampilan pukulan lob bulu tangkis pada atlet usia 14–16 tahun PB. Taruna Maos Cilacap Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain <em>two group pre-test and post-test design</em>. Subjek penelitian adalah atlet PB. Taruna Maos Cilacap yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok latihan block dan kelompok latihan random. Instrumen penelitian menggunakan tes keterampilan pukulan lob bulu tangkis. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat analisis yang meliputi uji normalitas dan homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan uji-t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1). Latihan <em>block</em> memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan pukulan <em>lob</em> bulutangkis (thitung &gt; t<sub>tabel</sub> pada taraf signifikansi 5%) dengan persentase peningkatan sebesar 39,72%; (2). Latihan <em>random</em> juga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan pukulan <em>lob</em> bulutangkis (thitung &gt; t<sub>tabel</sub> pada taraf signifikansi 5%) dengan persentase peningkatan sebesar 40,43%; dan (3). Terdapat perbedaan pengaruh antara kedua metode latihan tersebut, di mana latihan <em>block</em> dinyatakan lebih efektif dibandingkan latihan random dalam meningkatkan keterampilan pukulan <em>lob</em> bulutangkis. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pendekatan sistem latihan <em>block</em> lebih efektif dibandingkan pendekatan sistem latihan <em>random</em> dalam meningkatkan keterampilan pukulan lob bulu tangkis pada atlet usia 14–16 tahun PB. Taruna Maos Cilacap Tahun 2025.</p> Miftahul Hariyanto Wisnu Mahardika Muchhamad Sholeh Copyright (c) 2026 JURNAL KREATIF OLAHRAGA 2026-02-24 2026-02-24 3 2 105 115 UPAYA PENGKATAN HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLA VOLI MELALUI METODE PEER TEACHING PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 JETIS SELOPAMPANG TEMANGGUNG TAHUN 2025 https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JKO/article/view/6283 <p>Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan model pembelajaran peer teaching terhadap hasil belajar passing bawah bola voli pada siswa kelas V SD Negeri 2 Jetis Selopampang Temanggung Tahun 2025.&nbsp;Sampel penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Jetis Selopampang Tahun 2025 dengan jumlah 20 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu sebanyak 20 siswa. Teknik pengumpulan data dengan tes kemampuan passing bawah bola voli dan observasi proses kegiatan pembelajaran passing bawah bola voli dengan melalui metode peer teaching. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang didasarkan pada analisis kualitatif. Prosedur penelitian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.&nbsp;Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: (1) Pembelajaran passing bawah melalui metode pembelajaran peer teaching pada siswa kelas V SD Negeri 2 Jetis Selopampang pada kondisi awal jumlah siswa yang mencapai nilai KKM sebanyak 5 siswa (25%) dengan nilai rata-rata sebesar 68,33. (2) Hasil kemampuan passing bawah melalui metode pembelajaran peer teaching pada siswa kelas V SD Negeri 2 Jetis Selopampang pada siklus I meningkat menjadi 9 siswa (45%) dengan nilai rata-rata sebesar 77,33. (3) Hasil kemampuan passing bawah melalui metode pembelajaran peer teaching pada siswa kelas V SD Negeri 2 Jetis Selopampang pada siklus II, meningkat menjadi 17 siswa (85%) dengan nilai rata rata sebesar 81,67. Sehingga ketuntasan klasikal dalam kelas tersebut sudah mencapai lebih dari 75% siswa yang tuntas belajar.</p> Bambang Joko Susilo Agus Supriyoko Danang Adhi Kusuma Copyright (c) 2026 JURNAL KREATIF OLAHRAGA 2026-02-24 2026-02-24 3 2 116 125 UPAYA MENINGKATKAN HASIL KELINCAHAN MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL PADA SISWA KELAS III SD NEGERI 2 TUKULREJO KABUPATEN WONOGIRI TAHUN 2025 https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JKO/article/view/6278 <p>Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui peningkatan kelincahan menggunakan permainan tradisional pada siswa kelas III SD Negeri 2 Tukulrejo Kabupaten Wonogiri Tahun 2025. Sampel penelitian adalah siswa kelas III SD Negeri 2 Tukulrejo Kabupateen Wonogiri Tahun 2025 dengan jumlah 10 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu sebanyak 10 siswa. Teknik pengumpulan data dengan tes kemampuan kelincahan dan observasi proses kegiatan pembelajaran kelincahan dengan melalui permainan tradisional. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang didasarkan pada analisis kualitatif. Prosedur penelitian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: (1) Pembelajaran kelincahan melalui metode sebelumnya pada siswa Kelas III SD Negeri 2 Tukulrejo Kabupaten Wonogiri pada kondisi awal jumlah siswa yang mencapai nilai KKM sebanyak 1 siswa (10%) dengan nilai rata-rata sebesar 66,67. (2) Hasil kemampuan kelincahan melalui metode menggunakan permainan tradisional pada siswa Kelas III SD Negeri 2 Tukulrejo Kabupaten Wonogiri pada siklus I meningkat menjadi 3 siswa (30%) dengan nilai rata-rata sebesar 74,67. (3) Hasil kemampuan kelincahan melalui metode menggunakan permainan tradisional pada siswa Kelas III SD Negeri 2 Tukulrejo Kabupaten Wonogiri pada siklus II, meningkat menjadi 8 siswa (80%) dengan nilai rata rata sebesar 83,33. Sehingga ketuntasan klasikal dalam kelas tersebut sudah mencapai lebih dari 75% siswa yang tuntas belajar.</p> Gadhang Rikad Ro Santoso Risa Agus Teguh Wibowo Pipit Fitria Yulianto Copyright (c) 2026 JURNAL KREATIF OLAHRAGA 2026-02-24 2026-02-24 3 2 126 133 PENGARUH LATIHAN PENDEKATAN TAKTIK TERHADAP KEMPUAN PASSING DAN DRIBLING DAPA SISWA PUTRA EXTRAKULIKULER FUTSAL SMA MUHAMMADIYAH 1 KARANGANYAR TAHUN 2024 https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JKO/article/view/6298 <p>Permasalahan penelitian ini adalah apakah Adakah pengaruh yang signifikan latihan pendekatan taktik terhadap kemampuan passing dan dribbling pada peserta ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar Tujuan penelitian untuk mengetahui adakah pengaruh yang signifikan latihan pendekatan taktik terhadap kemampuan passing dan dribbling pada peserta ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Populasi dalam penelitian adalah peserta ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar yang berjumlah 35 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive random sampling. Sampel pada penelitian ini adalah pada siswa ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Besar sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 siswa.Variabel penelitian ini yaitu pendekatan taktik. Latihan dengan keterampilan passing dan dribbling sebagai variabel bebas serta Keterampilan passing ke gawang variabel terikat. Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest design. Tes untuk mengetahui ketepatan pinalti ke gawang menggunakan “Tes Instrumen tes serta Keterampilan passing (Subagyo Irianto (1995: 9)). Metode analisis data penelitian menggunakan rumus t-test yang diperhitungkan menggunakan rumus pendek.</p> <p>Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh dengan analisis data dan pengujian hipotesa, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan pendekatan taktik terhadap keterampilan passing pada peserta ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Apabila dilihat dari rerata pretest sebesar 6,35 dan rerata posttest sebesar 7,7maka diperoleh angka Mean Difference sebesar 1,35, hal ini menunjukkan bahwa latihan pendekatan taktik terhadap keterampilan passing memberikan perubahan lebih baik yaitu 21,25% dibandingkan sebelum diberikan latihan pendekatan taktik. Sedangkan pengaruh latihan pendekatan taktik terhadap kemampuan dribbling dinyatakan terdapat pengaruh yang signifikan latihan pendekatan taktik terhadap keterampilan dribbling pada peserta ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Apabila dilihat dari rerata pretest sebesar 21,06 dan rerata posttest sebesar 20,14 maka diperoleh angkaMean Difference sebesar 0,92, hal ini menunjukkan bahwa latihan pendekatan taktik terhadap keterampilan dribbling memberikan perubahan lebih baik yaitu 4,36% dibandingkan sebelum diberikan latihan pendekatan taktik.</p> Fajar Syaifulloh Risa Agus Teguh Wibowo Jasmani Copyright (c) 2026 JURNAL KREATIF OLAHRAGA 2026-02-24 2026-02-24 3 2 134 142