PENINGKATAN HIGIENITAS DAN KUALITAS PRODUK OLAHAN SUSU SAPI BAGI KELOMPOK MASYARAKAT DUSUN BRAU, KOTA BATU
Abstract
Dusun Brau di Kota Batu, Jawa Timur, merupakan salah satu sentra produksi susu sapi yang menghadapi tantangan dalam pengolahan produk turunan seperti keju, terutama pada aspek higienitas dan kualitas produk. Permasalahan utama terletak pada keterbatasan pengetahuan masyarakat mengenai sanitasi pangan dan standar mutu berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI 8896:2020). Untuk itu diberikan pelatihan partisipatif yang dirancang melalui pemaparan teori, praktik langsung pembuatan keju, pengemasan, pelabelan, serta penyusunan rencana bisnis. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan nilai prates dan pascates 13 peserta menggunakan analisis statistik (Shapiro-Wilk dan Wilcoxon). Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 70,77 (prates) menjadi 83,08 (pascates), meskipun secara statistik tidak signifikan (p=0,2656). Meskipun demikian, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman dalam penerapan prinsip higienitas, sanitasi produksi, serta pemenuhan standar mutu produk olahan susu. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan aplikatif dan partisipatif mampu meningkatkan keterampilan teknis maupun kesadaran kualitas, sehingga mendukung peningkatan daya saing produk olahan susu sapi di tingkat lokal maupun nasional.
