PENGUATAN RANTAI PASOK PEPAYA MELALUI PEMBERDAYAAN TALENTA INKLUSIF DAN TRANSFORMASI DIGITAL PADA KELOMPOK WANITA TANI (KWT) NGUDI MAKMUR SURAKARTA
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat rantai pasok pepaya bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Makmur Surakarta melalui pemberdayaan talenta inklusif dan dukungan transformasi digital. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah ketidakpastian ketersediaan bahan baku pepaya, baik dari sisi volume maupun kualitas, yang berdampak pada kontinuitas produksi olahan dan pemasaran. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif melalui briefing di kampus, kunjungan dan dialog langsung dengan petani pepaya di Desa Butuh Boyolali, kunjungan kebun, perumusan dan penandatanganan kesepakatan kerja sama, serta refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya kemitraan rantai pasok yang lebih jelas antara KWT dan petani mitra, peningkatan pemahaman anggota KWT terhadap alur rantai pasok dan kriteria mutu pepaya, serta meningkatnya partisipasi anggota dengan latar belakang usia dan pendidikan yang beragam. Selain itu, dokumentasi kegiatan dimanfaatkan sebagai bahan konten untuk memperkuat identitas digital KWT melalui website, media sosial, dan katalog produk. Disimpulkan bahwa penguatan rantai pasok, pemberdayaan talenta inklusif, dan transformasi digital saling mendukung dalam memperkuat keberlanjutan usaha olahan pepaya KWT Ngudi Makmur.
