PEMBERDAYAAN PETANI PADI ORGANIK MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN MOL (Mikro Organisme Lokal) DAN PUPUK ORGANIK CAIR DI KABUPATEN KARANGANYAR
Abstract
Kelompok Tani “Tani Mulyo I” Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar, Telah melakukan pertanian organik bersertifikasi, namun hasil panen sering tidak bisa optimal baik kuantitas maupun kualitas, serta biaya sarana pupuk organik masih mahal. Solusi teknis dan ekonomis yang dapat ditempuh adalah pengembangan inovasi baru tentang bahan baku dan cara pembuatan pupuk organik dari bahan lokal. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan MOL (Mikro Organisme Lokal) dan pupuk cair organik dari bahan lokal yang mudah diperoleh dan mampu meningkatkan kuantitas, kualitas hasil padi serta meningkatkan efisiensi usaha tani padi organik. Metode yang diterapakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode pelatihan secara partisipatif yang diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) berikutnya penentuan materi, pelaksanaan hingga evaluasi. Hasil dari Pengabdian Masyarakat telah meningkatkan ilmu pengetahuan 86% peserta memahami bahan dasar MOL dan pupuk cair organik dan 90% memahami proses pembuatanya. Ketramilan peserta meningkat dalam praktik pembuatan, bahwa 85% peserta dapat melakukan pembuatan MOL dan pupuk cair organik dan 100% petani mampu mengimplementasikan MOL (Mikro Organisme Lokal) dan pupuk organik cair di lahan Demplot. Dari hasil implementasi MOL dan pupuk cair organik di lahan Demplot telah meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan hasil padi organik jenis padi Pandan Wangi, jenis Merah dan jeis Hitam
