EFEKTIVITAS PENDEKATAN BILINGUAL DALAM EDUKASI GIZI SEIMBANG UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT JANTUNG PADA REMAJA
Abstract
Prevalensi penyakit jantung koroner pada remaja di Indonesia menunjukkan tren meningkat dengan faktor risiko yang sudah muncul sejak usia muda. Edukasi gizi seimbang merupakan upaya preventif penting, namun pendekatan konvensional monolingual memiliki keterbatasan dalam engagement dan retention. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan gizi seimbang dan vocabulary bahasa Inggris melalui pendekatan bilingual (Indonesia-Inggris) menggunakan code-switching methodology pada siswa SMPN 1 Kampar. Metode pelaksanaan meliputi: survey pendahuluan, koordinasi dengan mitra, pengembangan materi bilingual (poster dan PPT), edukasi interaktif 4 jam, serta monitoring dengan pre-post test design. Program melibatkan 30 siswa kelas VIII. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan gizi dari kategori baik 23% menjadi 73%, dengan rata-rata skor meningkat dari 64,6 menjadi 83,2. Vocabulary bahasa Inggris meningkat dari rata-rata 5,5 menjadi 25,1 term. Tingkat partisipasi aktif mencapai 94%. Luaran program mencakup publikasi media massa, video kegiatan, dan artikel jurnal yang telah disubmit. Program ini terbukti efektif menghasilkan dual benefits: meningkatkan literasi kesehatan sekaligus kompetensi bahasa Inggris pada remaja.
