PENDAMPINGAN MANAGEMEN USAHA PUPUK CAIR PADA PETERNAK SAPI PERAH DUSUN BRAU BATU
Abstract
Kota Batu merupakan bagian dari Provinsi JawaTimur. Dusun Brau terletak di Kecamatan Bumiaji Kota Batu pada ketinggian 1000 mdpl, suhu rata-rata harian 18-25 °C dengan bentang wilayah berupa perbukitan dengan kontur tanah yang subur. Ketersediaan pakan hijauan yang memadai sebagian besar warga Dusun Brau Desa Gunungsari menyandarkan penghasilan untuk kebutuhan hidupnya dengan membudidayakan sapi perah. Hasil utama budidaya sapi perah adalah produk susunya, dengan salah satu hasil samping berupa limbah peternakan yaitu kotoran sapi. Pada tahun 2023, tim PKM telah melatihkan kepada warga usaha untuk meningkatkan nilai ekonomi kotoran sapi dengan menjadikannya pupuk cair. Selama satu tahun ke belakang, hasil pembuatan pupuk cair digunakan oleh warga untuk sawah atau kebun mereka. Dengan mempertimbangkan kemampuan warga yang masih kurang dalam menghasilkan produk yang siap jual, tim PKM telah menyusun skala prioritas yang harus segera diupayakan penyelesaiannya melalui program PKM Kebijakan Fakultas MIPA Tahun 2024 ini, yaitu: 1) banyaknya pupuk cair yang mampu dihasilkan oleh warga; 2) pupuk cair masih dimanfaatkan secara pribadi; dan 3) rendahnya pengetahuan mitra mengenai managemen usaha pupuk cair. Solusi dari permasalahan tersebut adalah melakukan introduksi pengemasan dan labelling produk pupuk cair.
Kata Kunci: Brau; limbah peternakan; dan pengemasan produk
