PKM PELATIHAN MENGHIAS T-SHIRT DENGAN APLIKASI PERCA BATIK DI SEKOLAH INDONESIA BANGKOK (SIB), THAILAND
Abstract
Limbah kain perca batik berpotensi menambah beban lingkungan bila tidak dimanfaatkan. Di sisi lain, siswa Sekolah Indonesia Bangkok (SIB) memerlukan penguatan keterampilan kreatif yang dapat berkembang menjadi ide bisnis. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan siswa melalui pelatihan menghias T-shirt dengan teknik aplikasi perca batik sekaligus menumbuhkan kesadaran nilai ekonomis produk kreatif. Pelatihan dilaksanakan melalui demonstrasi dan pendampingan praktik langkah demi langkah. Evaluasi produk dilakukan pada 20 peserta menggunakan empat aspek: perpaduan warna, kombinasi perca, ketepatan teknik, dan kerapihan. Selain itu, dilakukan evaluasi persepsi peserta menggunakan angket respon (15 butir) pada aspek persiapan dan pelaksanaan. Rata-rata capaian aspek estetika tergolong baik, yaitu perpaduan warna (Mean=79,00) dan kombinasi perca batik (Mean=79,50), sedangkan aspek teknis masih perlu penguatan, yakni ketepatan teknik (Mean=69,25) dan kerapihan (Mean=68,00). Angket menunjukkan kepuasan sangat tinggi pada kesesuaian tema, kelengkapan alat-bahan, serta manfaat pelatihan (seluruhnya 100% “Ya”). Namun demikian, ketepatan waktu menjadi kelemahan utama (0% “Ya”; 100% “Tidak”) dan pemahaman materi belum merata (50% “Ya”; 50% “Tidak”). Secara keseluruhan, pelatihan efektif meningkatkan kreativitas dan keterampilan siswa serta berpotensi dikembangkan menjadi program berkelanjutan.
