MENGGALI POTENSI HASIL KERAJINAN DARI SAMPAH MELALUI PELATIHAN KREATIF VISUAL DAN STRATEGI PROMOSI UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DESA GALUGA

  • Reza Ramadani Firman Universitas Telkom
  • Raden Daru Ramadinoto Universitas Telkom
  • Apsari Wiba Pamela Universitas Telkom
  • Putri Dzakiyyah Universitas Telkom
  • Najara Universitas Telkom
  • Tsani adriansyah ramadhan Universitas Telkom
Keywords: Waste Craft, Marketing Strategy, Social Media, Community Economy, Galuga Village.

Abstract

Desa Galuga, Kabupaten Bogor, menghadapi tantangan ekologis akibat akumulasi sampah selama puluhan tahun, namun memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi hijau. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknis dan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah menjadi produk bernilai ekonomi serta memberi pengetahuan mengenai penggunaan media sosial sebagai tempat penjualan produk daur ulang. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah minimnya keterampilan pengolahan limbah dan terbatasnya strategi promosi melalui pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pencarian pengetahuan, Focus Group Discussion (FGD), serta workshop teknis. Berdasarkan hasil identifikasi, ditemukan bahwa limbah anorganik seperti sendok plastik, galon bekas, tutup botol, dan tali sepatu merupakan jenis sampah yang umum ditemukan di lingkungan sekitar. Melalui kegiatan workshop, masyarakat dilatih mengolah limbah-limbah tersebut menjadi produk kreatif bernilai jual, seperti hiasan lampu dan gantungan kunci. Selain aspek produksi, demi mendukung keberlanjutan usaha, peserta juga dibekali materi strategi pemasaran digital melalui media sosial. Materi ini fokus pada teknik promosi produk secara daring untuk menjangkau konsumen luas serta membuka akses pasar yang lebih efektif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta seminar dan workshop merasa sangat puas dengan materi serta praktik yang diberikan. Masyarakat kini memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi potensi limbah lokal dan mengubahnya menjadi barang ekonomis. Luaran dari PkM ini adalah terbentuknya rintisan kelompok usaha kreatif berbasis sampah yang siap mendukung kemandirian ekonomi rumah tangga. Program ini diharapkan memperkuat masyarakat Desa Galuga dalam menerapkan prinsip circular economy sebagai solusi berkelanjutan atas permasalahan lingkungan dan ekonomi lokal.

Published
2026-01-06