https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/issue/feed PROFICIO 2026-06-22T14:13:47+07:00 Imam Setyo Nugroho [email protected] Open Journal Systems <p>Diterbitkan oleh FKIP Universitas Tunas Pembangunan Surakarta. Berisikan artikel tentang Pengabdian Masyarakat, terbit berkala 2 kali dalam 1 tahun (Januari, Juli,).</p> https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6260 EDUKASI STRETCHING DAN STRENGTHENING UNTUK MENCEGAH CEDERA OLAHRAGA PADA MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR 2026-03-04T10:05:58+07:00 Sitti Fatimah Azzahra.M [email protected] Wildayati [email protected] Muhammad Fadli [email protected] Miftahul Janna [email protected] Andi W. Fajriansyah Al-Ghifari [email protected] <p>Mahasiswa merupakan kelompok usia produktif yang memiliki tingkat aktivitas fisik tinggi, namun seringkali mengalami cedera olahraga akibat kurangnya pengetahuan tentang teknik pencegahan yang tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam melakukan stretching dan strengthening sebagai upaya preventif cedera olahraga. Kegiatan dilaksanakan di Universitas Negeri Makassar dengan melibatkan 60 mahasiswa dari fakultas ilmu keolahragaan dan kesehatan yang aktif dalam kegiatan olahraga. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif, workshop praktik, dan pendampingan berkelanjutan selama empat minggu. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan lembar observasi keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan mahasiswa sebesar 82% tentang teknik stretching dan strengthening yang benar, dengan 88% mahasiswa mampu mempraktikkan gerakan dengan teknik yang tepat dan melaporkan penurunan keluhan nyeri otot serta peningkatan performa. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam membangun budaya pencegahan cedera di kalangan mahasiswa dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya persiapan fisik yang komprehensif sebelum berolahraga.</p> 2026-03-04T10:05:57+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6293 PELATIHAN PEMBUATAN HIASAN ECOBAG DENGAN HANDPAINTING SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN WARGA KUPANG GUNUNG RW VI SURABAYA 2026-03-04T10:22:13+07:00 Yuhri Inang Prihatina [email protected] Irma Russanti [email protected] Ratna Suhartini [email protected] Yulistiana [email protected] Urip Wahyuningsih [email protected] Indarti [email protected] <p>Artikel ini bertujuan menjelaskan proses pelaksanaan, hasil, dan respon peserta dalam pelatihan pembuatan hiasan <em>ecobag</em> dengan teknik <em>handpainting</em> bagi warga Kupang Gunung RW VI Surabaya. Pelatihan dilatarbelakangi oleh kebutuhan peningkatan keterampilan praktis yang mudah dipelajari, berbiaya rendah, dan berpotensi ekonomis. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam tahap observasi, identifikasi masalah, pemecahan masalah, persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan monitoring. Peserta berjumlah 30 orang terdiri dari ibu-ibu PKK dan remaja putri. Data hasil diperoleh melalui penilaian produk berdasarkan aspek desain, ketepatan teknik, kombinasi warna, kerapian, dan kreativitas. Respon peserta diperoleh melalui pengisian lembar angket saat pelatihan. Data dianalisis menggunakan persentase. Hasil menunjukkan proses pelatihan dilaksanakan secara sistematis meliputi persiapan melalui koordinasi dengan ketua RW ditandai dengan penandatanganan IA oleh ketua PKK RW VI Kupang Gunung Surabaya. Tahap selanjutnya pelaksanaan dipublikasikan melalui media <em>online</em> dan <em>youtube</em> prodi D4 Tata Busana Fakultas Vokasi Unesa serta tahap penutup penilaian dan respon yang dituliskan sebagai artikel luaran kegiatan PKM. Hasil penilaian produk menunjukkan 37% katagori baik dan 40% sangat baik. Respon peserta pelatihan pada kategori sangat baik. Pelatihan ini efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta, serta memunculkan motivasi kewirausahaan melalui pengembangan produk kreatif <em>ecobag </em>dengan hiasan <em>handpainting.</em></p> 2026-03-04T10:22:12+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6299 PKM PELATIHAN PEMBUATAN BATIK PAINTING DI SMALB-B KARYA MULIA SURABAYA 2026-03-04T10:33:34+07:00 Suprapto Suprapto [email protected] Irma Russanti [email protected] Yuhri Inang Prihatina [email protected] Asidigisianti Surya Patria [email protected] Anita Susanti [email protected] Weni Rosdiana [email protected] <p>Pelatihan keterampilan bagi siswa tunarungu di SMALB-B Karya Mulia Surabaya merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kemandirian dan daya saing mereka di dunia kerja. Kegiatan ini berfokus pada pelatihan pembuatan Batik Painting pada tote bag, yang menggabungkan keterampilan seni batik dengan aplikasi praktis yang dapat dipasarkan. Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan keterampilan yang mudah dipelajari dan diterapkan oleh siswa dengan gangguan pendengaran, sekaligus membuka peluang kewirausahaan melalui produk kreatif yang ramah lingkungan. Program ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan aplikatif, melibatkan siswa secara langsung dalam proses desain, pewarnaan, dan pembuatan produk akhir. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa siswa mampu menghasilkan produk yang memenuhi standar estetika dan teknis, dengan konsistensi yang tinggi pada teknik pewarnaan dan kerapihan. Selain meningkatkan keterampilan teknis, pelatihan ini juga berkontribusi pada peningkatan motivasi dan kepercayaan diri siswa. Di samping itu, melalui integrasi seni batik dengan produk fungsional seperti tote bag, pelatihan ini relevan dengan kebutuhan pasar saat ini yang mengutamakan keberlanjutan dan produk ramah lingkungan. Meskipun terdapat tantangan terkait durasi pelatihan dan pengelolaan waktu, program ini berhasil menciptakan kesempatan bagi siswa tunarungu untuk mengembangkan keterampilan yang dapat digunakan sebagai alternatif usaha di masa depan. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif bagi pemberdayaan penyandang disabilitas dan dapat menjadi model pendidikan kejuruan yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lainnya.</p> 2026-03-04T10:33:34+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6302 UPAYA PENINGKATAN DETEKSI DINI GANGGUAN KESEIMBANGAN PADA MAHASISWA 2026-03-04T10:41:55+07:00 Wildayati [email protected] Sitti Fatimah Azzahra M [email protected] Andi Muhammad Rizky Al Mufarid [email protected] Muhammad Rizky Alfarizi [email protected] Mohammad Fandi Kurnia [email protected] <p>Gangguan keseimbangan pada mahasiswa merupakan permasalahan kesehatan yang sering terabaikan namun memiliki dampak signifikan terhadap aktivitas akademik dan kualitas hidup. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini gangguan keseimbangan pada mahasiswa melalui pelatihan dan skrining kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan tentang gangguan keseimbangan, pelatihan penggunaan instrumen skrining, serta pelaksanaan pemeriksaan keseimbangan menggunakan One Leg Stand Test. Kegiatan diikuti oleh 60 mahasiswa dari program studi PJKR. Hasil menunjukkan bahwa 28,3% mahasiswa mengalami gangguan keseimbangan ringan hingga sedang, dengan faktor risiko utama meliputi kurang aktivitas fisik, gangguan tidur, dan penggunaan gadget berlebihan. Setelah mengikuti program, terjadi peningkatan pengetahuan mahasiswa tentang gangguan keseimbangan sebesar 67,5% dan 85% peserta mampu melakukan deteksi dini secara mandiri. Program ini efektif meningkatkan kesadaran dan kemampuan mahasiswa dalam mendeteksi gangguan keseimbangan secara dini, sehingga dapat dilakukan intervensi preventif untuk mencegah dampak yang lebih serius.</p> 2026-03-04T10:41:54+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6290 PENGUATAN KREATIVITAS GURU MELALUI WORKSHOP INOVATIF PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS CLIL 2026-03-04T10:49:07+07:00 Yuri Lolita [email protected] Henny Dwi Iswati [email protected] Nur Fauzia [email protected] <p>Penguasaan Bahasa Inggris bagi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) sekolah dasar merupakan kebutuhan yang mendesak, namun lebih dari 80% guru PJOK di Kota Batu belum memiliki kompetensi mengintegrasikan Bahasa Inggris dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan pemahaman guru terhadap konsep dan prinsip <em>Content and Language Integrated Learning</em> (CLIL); (2) mengembangkan keterampilan merancang pembelajaran Bahasa Inggris berbasis aktivitas PJOK; dan (3) mendorong penerapan pembelajaran yang inovatif, komunikatif, dan bermakna. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk <em>full-day workshop</em> terstruktur berbasis praktik dengan melibatkan 25 guru PJOK sekolah dasar yang dipilih melalui teknik <em>purposive sampling</em>. Pengumpulan data menggunakan pendekatan <em>mixed methods</em>, meliputi lembar observasi <em>microteaching</em>, rubrik analisis media ajar, kuesioner persepsi (skala Likert lima poin), dan wawancara reflektif semi-terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 84% peserta mampu menerapkan <em>classroom English</em> secara konsisten dalam simulasi pembelajaran, 88% produk media ajar memenuhi prinsip CLIL, dan rerata skor persepsi peserta mencapai 4,46 dari 5,00. Analisis tematik wawancara menghasilkan tiga tema dominan, yaitu transformasi keyakinan kompetensi diri, apresiasi terhadap PJOK sebagai medium bahasa, dan kebutuhan pendampingan lanjutan. Kegiatan ini membuktikan bahwa guru non-Bahasa Inggris dapat dikembangkan menjadi praktisi CLIL yang kompeten melalui program pelatihan yang terstruktur, kontekstual, dan berorientasi praktik.</p> 2026-03-04T10:49:07+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6323 PENINGKATAN KESADARAN GERAK MASYARAKAT MELALUI AKTIVITAS PERMAINAN STREET MINI 4 WD DI RUANG PUBLIK KOTA DAN KABUPATEN DI JAWA TENGAH 2026-03-04T11:01:22+07:00 Moch Fahmi Abdul Aziz [email protected] Bhayu Billiandri [email protected] Agus Pujianto [email protected] Setiawan Jati Utomo [email protected] Amirul Mukminin [email protected] <p>Pengabdian ini adalah pengabdian masyarakat oleh dosen. Pengabdian ini berkontribusi pada peningkatan kebugaran dan kesehatan masyarakat melalui pola hidup sehat dan aktivitas fisik. Diharapkan memberikan dampak pada Masyarakat di Semarang dan Kudus, karena dapat mengenalkan olahraga baru yang menyenangkan dan dapat meningkatkan kesadaran Gerak masyarakat. Selain itu, antusias masyarakt tinggi terhadap pengenalan olahraga baru. Pengabdi mengenalkan permainan street mini 4 WD. Metode yang digunakan berupa pelaksanaan kegiatan sosialisasi dengan melibatkan total 50 masyarakat yang tertarik di Kota Semarang dan Kabupaten Kudus yaitu aktivitas fisik melalui permainan street mini 4WD dan informasi terkait manfaat aktivitas fisik yang rutin. Hasil kegiatan terdapat perubahan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang permainan baru street mini 4WD serta manfaat aktifitas fisik untuk tubuh. Kesimpulan kegiatan bermain street mini 4WD bersama terbukti efektif memberikan pemahaman tambahan bahwa permainan street mini 4WD dapat dijadikan pilihan untuk meningkatkan perilaku positif aktif bergerak bagi Masyarakat dan anak anak.</p> 2026-03-04T11:01:21+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6256 PENERAPAN PEMASARAN DIGITAL DALAM MENINGKATKAN DALAM JANGKAUAN PASAR PRODUK OLAHAN PANGAN LOKAL PADA KELOMPOK TANI 2026-03-04T11:28:42+07:00 Titin Kartiyani [email protected] Nuni Wulansari [email protected] Siti Nur Azizah [email protected] Wilda Adelia [email protected] Rima Haqillah Zahri [email protected] Cristian Adi Prasetyo [email protected] <p>Pemasaran digital telah menjadi kunci penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal, termasuk produk olahan pangan dari kelompok tani. Artikel ini membahas penerapan pemasaran digital pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar Wangi dan Kelompok Tani Karya Sejahtera, yang mengolah kecombrang dan pisang menjadi produk bernilai tambah seperti tepung, teh, cookies, dan seriping pisang. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemasaran digital anggota kelompok tani, serta memperluas jangkauan pasar produk olahan mereka melalui media sosial dan platform digital.</p> <p>Metode yang digunakan meliputi pelatihan penggunaan media sosial untuk pemasaran, diversifikasi produk, serta penerapan teknologi pengolahan yang meningkatkan kualitas dan daya simpan produk. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam penjualan dan pendapatan kelompok tani. Pendapatan bulanan meningkat dari Rp 1.500.000 menjadi Rp 11.000.000 per bulan. Selain itu, diversifikasi produk memberikan keunggulan kompetitif dengan produk yang lebih tahan lama dan beragam. Pemasaran digital melalui Instagram, Facebook, dan e-commerce memperluas pasar kelompok tani, menjangkau konsumen di luar daerah mereka. Dengan penerapan teknologi dan pemasaran digital, kelompok tani kini memiliki peluang yang lebih besar untuk mempertahankan keberlanjutan usaha dan mengembangkan jaringan pasar yang lebih luas.</p> 2026-03-04T11:28:40+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6334 PENERAPAN TERAPI KIPAS ANGIN GENGGAM DALAM MEREDAKAN SESAK NAPAS PADA LANSIA 2026-03-04T18:41:48+07:00 Ria Ika Imelda [email protected] Rusmawati Sitorus [email protected] Fitri Novitasari [email protected] Helena Nila Katu [email protected] Mila Sartika [email protected] <p>Sesak napas merupakan keluhan umum pada lansia dengan gangguan sistem respirasi yang berdampak pada penurunan kualitas hidup. Intervensi nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan mudah diaplikasikan sangat dibutuhkan di lingkungan panti. Salah satu intervensi yang berpotensi efektif adalah terapi kipas angin genggam, yang bekerja melalui stimulasi reseptor trigeminal pada wajah sehingga memberikan sensasi lega bernapas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengurangi sesak napak pada lansia dengan menerapkan terapi kipas angin genggam pada lansia dengan gangguan sistem respirasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan pretest–posttest tanpa kelompok kontrol pada 21 lansia. Tingkat sesak napas diukur menggunakan skala Borg sebelum dan sesudah intervensi selama 7 hari sebanyak 2 kali sehari (pagi dan sore). Hasil menunjukkan adanya penurunan skor sesak napas secara bermakna setelah pemberian terapi kipas angin genggam (dengan nilai mean <em><u>+</u> </em>SD sebelum intervensi 5,6 ± 1,2 menjadi 3,2 ± 1,1 setelah intervensi). Kegiatan ini membuktikan bahwa terapi kipas angin genggam dapat dijadikan intervensi keperawatan komplementer dalam mengatasi masalah sesak ringan hingga sedang pada lansia.</p> 2026-03-04T18:41:47+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6289 MENGAJARKAN ENGLISH COMMANDS UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS GURU MELALUI PERMAINAN FISIK BERBASIS TOTAL PHYSICAL RESPONSE 2026-03-04T18:50:02+07:00 Yuri Lolita [email protected] Henny Dwi Iswati [email protected] Nur Fauzia [email protected] Deddy Whinata Kardiyanto [email protected] <p>Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) "Membangkitkan Kreativitas Guru: Inovatif dalam Mengajar Bahasa Inggris di Tingkat Dasar" bertujuan meningkatkan kreativitas dan kompetensi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam mengajarkan English commands melalui permainan fisik berbasis metode Total Physical Response (TPR). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-evaluatif yang melibatkan 35 guru PJOK dari berbagai sekolah dasar di Kota Solo, Jawa Tengah. Program dilaksanakan melalui empat tahap: pelatihan teori dan praktik intensif, microteaching, implementasi di sekolah, serta evaluasi dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, focus group discussion (FGD), dan dokumentasi pembelajaran. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam tiga aspek utama: (1) kepercayaan diri guru menggunakan bahasa Inggris meningkat dari 8,6% menjadi 74,3%; (2) kemampuan menyusun instruksi sederhana meningkat dari 11,4% menjadi 82,9%; dan (3) kreativitas guru dalam mengadaptasi permainan fisik mencapai 80%. Sebanyak 88,6% guru melaporkan peningkatan fokus siswa, 82,9% mencatat antusiasme tinggi siswa, dan 91,4% berkomitmen melanjutkan integrasi bahasa Inggris pasca-pelatihan. Program ini membuktikan bahwa pendekatan TPR berbasis permainan fisik efektif meningkatkan kompetensi profesional guru PJOK, menciptakan pembelajaran holistik, dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar.</p> 2026-03-04T18:50:01+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6332 PENGUATAN DIPLOMASI BUDAYA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR KOREA SELATAN MELALUI PENGENALAN PERMAINAN TRADISIONAL DAN MEMBATIK: SEBUAH KOLABORASI FIK UNNES DAN PERPIKA 2026-03-04T18:59:13+07:00 Agus Widodo Suripto [email protected] Tandiyo Rahayu [email protected] Moch Fahmi Abdul Aziz [email protected] Dwi Putri Asih [email protected] <p>Pengabdian ini adalah pengabdian masyarakat oleh dosen. Pengabdian ini berkontribusi pada menjalin dan menguatkan hubungan antar negara. Diharapkan memberikan dampak pada anak-anak di Korea, karena dapat dikenalkan berbagai macam kebudayaan dari Indonesia, antara lain permainan egrang batok, kuda lumping danmembatik. Metode yang digunakan berupa pelaksanaan kegiatan sosialisasi dengan melibatkan total 150 siswa sekolah dasar di Korea, dengan cara: 1). Pembekalan teori permainan dan kegiatan tersebut, 2). Penayangan video membatik 3). Praktek permainan di lapangan, 4). evaluasi. Hasil dari pengabdian ini telah disampaikan angket yang berisi 20 pertanyaan yang berisi tanggapan terkait hasil kegiatan pengabdian masyarakat dengan hasil peserta menyampaikan jawaban sangat puas pada skala 4, pada hasil jawaban puas menunjukkan pada skala 3, pada cukup puas menunjukkan skala 3, sedangkan pada jawaban sangat tidak puas menunjukkan skala 1. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini siswa akan semakin antusias terhadap pertukaran budaya baru dari negara lain.</p> 2026-03-04T18:59:13+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6355 PENGUATAN KESADARAN MENJAGA KEBUGARAN DAN KESEHATAN TUBUH MELALUI HEALTHY LIFESTYLE, NUTRITION MANAGEMENT PROGRAM, DAN ACTIVE MOVEMENT PADA SISWA SEKOLAH 2026-03-06T20:18:30+07:00 Anirotul Qoriah [email protected] Moch Fahmi Abdulaziz [email protected] Bhayu Billiandri [email protected] Setiawan Jati Utomo [email protected] Amirul Mukmin [email protected] <p>Pengabdian ini adalah pengabdian masyarakat oleh dosen. Pengabdian ini berkontribusi pada menumbuhkan budaya hidup sehat, paham akan management nutrisi dan budaya bergerak aktif melalui bermain. Diharapkan memberikan dampak pada multi talent dari siswa SD di desa Cepoko, karena seluruh element sekolah mendukung siswa agar mau menanamkan kesadaran untuk hidup sehat. Pengabdi memberikan permainan rekreasi yang menarik menggunakan beberapa alat yang mudah digunakan. Dengan adanya berbagai permainan rekreasi yang menarik ini, siswa bisa mendapatkan manfaat positif.. Oleh karena itu, dengan adanya pengabdian ini salah satu solusi agar menumbuhkan budaya hidup sehat, paham akan management nutrisi dan budaya bergerak aktif melalui bermain. Metode yang digunakan: 1). Pembekalan teori healthy lifestyle dan nutrition management, 2). Praktek di lapangan permaianan active movement, 3). Mini game, 4). Analisis kesalahan &amp; gerakan peserta. Hasil dari pengabdian ini telah disampaikan angket yang berisi 20 pertanyaan yang berisi tanggapan terkait hasil kegiatan pengabdian masyarakat dengan hasil peserta menyampaikan jawaban sangat puas pada skala 4, pada hasil jawaban puas menunjukkan pada skala 3, pada cukup puas menunjukkan skala 3, sedangkan pada jawaban sangat tidak puas menunjukkan skala 1. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini siswa akan semakin antusias dan mampu untuk memahami budaya hidup sehat melaului aktivitas fisik.</p> 2026-03-04T19:13:24+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6364 PENDAMPINGAN PENINGKATAN MINAT DAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN MELALUI PROGRAM PENDAMPINGAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI DESA SAKAY 2026-03-24T12:24:07+07:00 Alisa K. Laradio [email protected] Nur Aisyah Mansyur Marahimu [email protected] Jamil [email protected] Hasna Koba’a [email protected] <p>Rendahnya minat dan kemampuan membaca Al-Qur’an pada siswa sekolah dasar merupakan salah satu permasalahan yang masih banyak ditemukan di wilayah pedesaan. Kondisi tersebut juga terjadi pada siswa di Sekolah Dasar Desa Sakay, yang menunjukkan masih rendahnya antusiasme belajar serta kemampuan membaca yang belum optimal. Permasalahan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kurangnya pendampingan orang tua di rumah, keterbatasan waktu pembelajaran di sekolah, serta perbedaan kemampuan membaca di antara siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar dan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa melalui program pendampingan yang terstruktur dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendampingan langsung, pengelompokan siswa berdasarkan tingkat kemampuan, serta pembelajaran yang bersifat interaktif dan motivatif. Sasaran kegiatan adalah 32 siswa yang masih berada pada tahap pembelajaran Iqro dan Al-Qur’an. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi terhadap partisipasi, antusiasme, kepercayaan diri, dan perkembangan kemampuan membaca siswa selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat belajar yang ditandai dengan kehadiran yang lebih konsisten, partisipasi aktif, serta keberanian siswa dalam membaca. Selain itu, kemampuan membaca siswa juga mengalami perkembangan secara bertahap sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing. Program ini juga memberikan dampak pada perubahan perilaku belajar, di mana sebagian siswa mulai mengulang bacaan di rumah. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pendampingan yang sederhana namun berkelanjutan dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di sekolah dasar, khususnya di wilayah pedesaan.</p> 2026-03-24T12:24:07+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6348 PELATIHAN DIGITALISASI PEMBUKUAN DAN LITERASI KEUANGAN PADA ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI BIAK 2026-03-24T12:35:14+07:00 Mohammad Ikbal I Lamato [email protected] Sahrul Salingkat [email protected] <p>Menanamkan disiplin finansial sejak dini merupakan tantangan sekaligus kebutuhan di tengah masifnya ekonomi digital. Artikel ini mengulas kegiatan sosialisasi dan pendampingan digitalisasi pembukuan sederhana bagi siswa SDN Biak di Desa Biak. Menggunakan pendekatan interaktif dan praktik langsung, siswa diajak mengenal perbedaan kebutuhan dan keinginan serta mencoba aplikasi pencatatan uang saku yang ramah anak. Hasilnya, terjadi peningkatan kesadaran dalam mengelola uang saku dan perubahan sikap terhadap pentingnya menabung. Meski akses perangkat digital masih bervariasi, program ini menegaskan bahwa edukasi keuangan berbasis teknologi mampu membangun fondasi ekonomi yang kuat bagi generasi muda.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Financial Literacy, Digital Bookkeeping, Elementary School Children</p> 2026-03-24T12:35:14+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6368 EDUKASI PEMILAHAN SAMPAH BERKELANJUTAN DI SENTRA WISATA KULINER GAYUNGAN KOTA SURABAYA 2026-03-24T12:48:13+07:00 M.Noer Falaq Al Amin [email protected] Muhammad Farid Ma'ruf [email protected] Galih Wahyu Pradana [email protected] Melda Fadiyah Hidayat [email protected] Firre An Suprapto [email protected] Revienda Anita Fitrie [email protected] <p>Permasalahan pemilahan sampah di kawasan sentra wisata kuliner yang banyak berkembang di kota-kota besar termasuk salah satu diantaranya di Kota Surabaya menjadi tantangan tersendiri yang dihadapai pemerintah. Sentra wisata kuliner di Kota Surabaya hampir menghadapi masalah yang sama yakni sampah yang masih belum di pisah sesuai jenis sampah yang ada. Permasalahan pemilahan sampah di sentra wisata kuliner muncul akibat rendahnya kesadaran baik pengungjung maupun pelaku usaha mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Sampah organik dan sampah anorganik seringkali tercampur menjadi satu karena kurangnya fasilitas dan juga kurang pemahaman tentang penting melakukan pemilahan sampah. Masalah pengelolaan sampah di sentra wisata kuliner menjadi tantangan yang semakin kompleks. Banyaknya pengunjung yang datang untuk menikmati berbagai hidangan sering kali menghasilkan volume sampah yang besar, terutama dari kemasan makanan dan minuman sekali pakai. Pada kegiatan ini tim Pengabdian Kepada Masyarakat sudah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada pelaku usaha di kawasasn sentra wisata kuliner gayungan tentang pentingnya melakukan pemilahan sampah dan mempraktekkan pemilahan sampah. Harapannya setelah kegiatan ini dilakukan sampah -sampah yang ada di kawasan sentra wisata kuliner tidak hanya langsung dibuang tapi beberapa sampah yang memiliki nilai dan kemanfaatan bisa dipilah dan dikelola.</p> 2026-03-24T12:48:13+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6225 PENGEMBANGAN PRODUK COOKIES DAUN KELOR SEBAGAI PANGAN SEHAT DAN PELUANG USAHA DI DESA TORIBULU 2026-03-24T12:59:36+07:00 Alamsyah [email protected] Tan Suryani Sollu [email protected] Syamsul Arifin [email protected] Audy Sulistiawati [email protected] <p>Desa Toribulu, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong, memiliki potensi besar sumber daya daun kelor karena ketersediaannya yang melimpah serta kondisi agroekologi yang mendukung. Tanaman kelor tumbuh dengan baik di lingkungan pedesaan dan umum dimanfaatkan sebagai sayuran rumah tangga. Selain itu, daun kelor memiliki kandungan gizi yang tinggi, seperti protein, kalsium, zat besi, dan antioksidan, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai bahan pangan fungsional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah daun kelor serta membuka peluang usaha baru bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pengembangan produk kukis daun kelor. Kukis dipilih karena digemari oleh berbagai kalangan dan memiliki potensi pasar yang baik. Namun, mitra UMKM masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pengetahuan dalam pengolahan daun kelor dan kurangnya pemahaman strategi pemasaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan edukasi mengenai manfaat daun kelor, pelatihan pembuatan kukis daun kelor, pendampingan, serta pelatihan pemasaran digital. Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 52% menjadi 85%. Peningkatan tertinggi sebesar 32% terjadi pada pemahaman proses pembuatan kukis dan peluang usaha berbasis kelor. Selain itu, 86% peserta mampu memproduksi kukis daun kelor secara mandiri.</p> 2026-03-24T12:59:34+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6394 KESELAMATAN KERJA NELAYAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL TANGKAP DI DESA MARGOREJO KECAMATAN CEPIRING KENDAL 2026-03-24T13:30:02+07:00 Aan Rubiyanto [email protected] BL. Hentri W [email protected] Eni Tri Wahyuni [email protected] <p>Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada sektor perikanan tangkap merupakan aspek penting yang sering terabaikan oleh nelayan tradisional. Rendahnya penerapan prinsip keselamatan kerja berdampak pada tingginya risiko kecelakaan, menurunnya produktivitas, serta terganggunya keberlanjutan usaha nelayan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku aman nelayan melalui sosialisasi dan pelatihan keselamatan kerja di Desa Margorejo, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, simulasi penggunaan alat pelindung diri (APD). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman nelayan mengenai pentingnya penggunaan APD, prosedur keselamatan saat melaut, serta pengelolaan hasil tangkapan yang lebih aman dan efisien. Dampak kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran keselamatan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha nelayan</p> 2026-03-24T13:30:01+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6425 EDUKASI POLA HIDUP SEHAT MELALUI KEGIATAN SENAM PROGRAM KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 7 KEBIASAAN ANAK INDONESIA HEBAT 2026-04-29T17:56:34+07:00 Hasyim [email protected] Muslim Bin Ilyas [email protected] Ikadarny [email protected] Muhammad Qasash Hasyim [email protected] M. Imran Hasanuddin [email protected] <p>Pola hidup sehat perlu ditanamkan sejak usia sekolah dasar untuk mendukung tumbuh kembang dan kesiapan belajar siswa. Program edukasi pola hidup sehat melalui kegiatan senam yang dilaksanakan di UPT SPF SD Negeri Gunungsari 2 bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya aktivitas fisik sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Kegiatan ini menggunakan metode deskriptif dengan melihat langsung proses edukasi, pelaksanaan senam, serta respon siswa selama program berlangsung. Edukasi diberikan melalui penjelasan interaktif mengenai pola hidup sehat dan praktik senam yang disesuaikan dengan program “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan, antusiasme, serta kemampuan siswa dalam mempraktikkan gerakan senam. Siswa kelas IV dan V menunjukkan perkembangan paling menonjol, baik dari segi pemahaman maupun keterlibatan aktif dalam kegiatan. Program ini membuktikan bahwa penggabungan edukasi dan praktik langsung efektif dalam membentuk kebiasaan hidup sehat dan meningkatkan kebugaran serta kesiapan belajar siswa.</p> 2026-04-29T17:56:34+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6412 PENDAMPINGAN PENYAJIAN HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS UNTUK GURU SMKN 1 BOJONEGORO 2026-04-29T18:00:47+07:00 Yeni Anistyasari [email protected] Ekohariadi [email protected] Subuh Isnur Haryudo [email protected] <p>Guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai agen pengembangan inovasi pendidikan berbasis praktik dan penelitian. Namun demikian, banyak guru masih menghadapi kendala dalam menyajikan hasil penelitian dan inovasi pendidikan ke dalam bentuk artikel ilmiah yang memenuhi standar publikasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SMKN 1 Bojonegoro dalam menyusun dan menyajikan hasil penelitian serta inovasi pendidikan melalui pendampingan penulisan artikel ilmiah. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi, latihan terbimbing, dan project-based learning yang dilaksanakan secara luring. Peserta kegiatan berjumlah 30 guru dari berbagai bidang keahlian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman struktur artikel ilmiah (dari 20% menjadi 85%), kemampuan mengakses dan menggunakan sumber referensi ilmiah (dari 30% menjadi 90%), serta kesiapan menyusun draft artikel ilmiah (dari 10% menjadi 80%). Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan yang terstruktur dan kontekstual efektif dalam meningkatkan kompetensi profesional guru, khususnya dalam publikasi ilmiah. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan budaya akademik dan peningkatan kualitas inovasi pendidikan di tingkat sekolah.</p> 2026-04-29T18:00:47+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6443 PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN SYARIAH DIGITAL IBU RUMAH TANGGA KECAMATAN WIYUNG SURABAYA 2026-04-29T18:10:10+07:00 Rachma Indrarini [email protected] A'rasy Fahrullah [email protected] Ach. Yasin [email protected] Irfan Ramis [email protected] Ramdani [email protected] <p>Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan syariah digital pada ibu rumah tangga di Kecamatan Wiyung, Surabaya. Di era digital, kemampuan memahami dan memanfaatkan layanan keuangan berbasis teknologi yang sesuai dengan prinsip syariah menjadi hal yang penting dalam pengelolaan keuangan keluarga. Namun, masih banyak ibu rumah tangga yang memiliki keterbatasan dalam memahami layanan keuangan digital serta konsep keuangan syariah seperti riba, gharar, dan maisir. Program ini menggunakan pendekatan terstruktur yang meliputi analisis kebutuhan, penyusunan materi, pelaksanaan kegiatan sosialisasi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan secara offline dengan melibatkan 40 peserta, yang terdiri dari ibu rumah tangga di Kecamatan Wiyung. Materi yang disampaikan mencakup prinsip dasar keuangan syariah serta penggunaan aplikasi keuangan digital berbasis syariah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 52% antara nilai pre-test dan post-test. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan yang diberikan efektif dalam meningkatkan literasi keuangan digital dan pemahaman prinsip syariah. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme dan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Dengan demikian, program ini berhasil meningkatkan literasi keuangan dan kemampuan digital ibu rumah tangga, serta berkontribusi pada pengelolaan keuangan keluarga yang lebih baik dan penguatan inklusi keuangan syariah di masyarakat.</p> 2026-04-29T18:10:10+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6447 PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMANDU ACARA DAN KUALITAS PENGAJARAN MELALUI PELATIHAN PUBLIC SPEAKING BAGI DOSEN (Tantangan dan Efektivitas Implementasi Program) 2026-04-29T18:48:58+07:00 Damara Saputra Siregar [email protected] Desmala Sari [email protected] Tina Nurzachra Latifah Rizki Liana [email protected] Helidatasa Utami [email protected] <p>Kemampuan berbicara di depan umum merupakan kompetensi penting bagi dosen, karena mendukung kualitas pengajaran dan kemampuan mereka dalam memimpin kegiatan akademik dan institusional. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum para dosen guna meningkatkan kualitas pengajaran dan profesionalisme dalam komunikasi akademik. Program ini dilaksanakan melalui pendekatan pelatihan partisipatif selama dua hari, yang menggabungkan kuliah, diskusi, praktik langsung, dan simulasi. Peserta terdiri dari 34 dosen dari empat lembaga pendidikan tinggi di Lampung, yaitu Politeknik Negeri Lampung, Universitas Lampung, Institut Teknologi Sumatera (ITERA), dan UIN Raden Intan Lampung. Materi pelatihan mencakup kepercayaan diri, teknik vokal, artikulasi, gerak tubuh, intonasi, komunikasi persuasif, bercerita, dan manajemen panggung. Efektivitas program dievaluasi menggunakan tes pra dan pasca, observasi langsung, dan kuesioner kepuasan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang teknik berbicara di depan umum, dengan 19 dari 30 peserta (63,3%) mengalami peningkatan skor tes pasca. Hasil kuesioner menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang tinggi terkait relevansi materi, kualitas penyaji, dan fasilitas pendukung. Observasi selama sesi latihan juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, kontrol vokal yang lebih baik, dan keterlibatan audiens yang lebih efektif. Program pelatihan ini secara efektif meningkatkan kompetensi berbicara di depan umum para dosen dan mendukung pengembangan keterampilan komunikasi profesional dalam pengajaran dan acara akademik. Durasi pelatihan yang terbatas dan variasi tingkat keterampilan awal peserta membatasi kedalaman penyampaian materi dan praktik individual. Program ini berkontribusi untuk memperkuat profesionalisme dosen, meningkatkan kualitas pengajaran, dan mendorong kolaborasi antar universitas melalui pelatihan berbicara di depan umum yang terstruktur.</p> 2026-04-29T18:48:58+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6416 PELATIHAN ACADEMIC WRITING BERBASIS PROJECT-BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PUBLIKASI ILMIAH GURU SMKN 1 BOJONEGORO 2026-04-29T19:00:18+07:00 Yeni Anistyasari [email protected] Ekohariadi [email protected] Ramadhan Cakra Wibawa [email protected] Ira Nandasyah Wulandari [email protected] <p>Profesionalisme guru dalam pendidikan vokasi menuntut kemampuan untuk menghasilkan dan menyebarluaskan inovasi pembelajaran melalui publikasi ilmiah. Namun demikian, banyak guru masih mengalami kesulitan dalam penulisan akademik akibat keterbatasan pemahaman struktur artikel ilmiah, akses terhadap referensi ilmiah, serta kurangnya pengalaman praktik menulis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi penulisan akademik guru melalui pendekatan Project-Based Learning (PjBL) di SMKN 1 Bojonegoro. Kegiatan melibatkan 30 guru dan dilaksanakan melalui metode ceramah, diskusi, praktik terbimbing, serta kegiatan berbasis proyek di mana peserta menyusun draft artikel ilmiah secara mandiri. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, observasi, serta kuesioner umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi yang signifikan. Pemahaman peserta terhadap struktur artikel ilmiah meningkat dari 20% menjadi 85%, kemampuan mengakses dan menggunakan referensi ilmiah meningkat dari 30% menjadi 90%, serta 80% peserta berhasil menyusun draft artikel ilmiah pada akhir kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan Project-Based Learning efektif dalam meningkatkan keterampilan penulisan akademik, keterlibatan, dan kepercayaan diri guru dalam menyusun publikasi ilmiah. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat budaya akademik serta mendukung pengembangan profesional guru secara berkelanjutan.</p> 2026-04-29T19:00:18+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6471 SEMINAR TEKNIK PENULISAN KARYA ILMIAH UNTUK MENINGKATKAN KESIAPAN MENULIS ANGGOTA BKMF SINAPSIS FIKK UNM 2026-04-29T19:27:03+07:00 Sulaeman [email protected] Hasyim [email protected] Andi Febi Irawati [email protected] Muslim Ilyas [email protected] Fathurrahman [email protected] <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesiapan menulis karya ilmiah anggota BKMF Sinapsis FIKK UNM melalui seminar teknik penulisan. Permasalahan mitra adalah adanya anggota baru yang memerlukan pembekalan dasar mengenai kaidah penulisan karya tulis ilmiah. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk seminar interaktif selama 90 menit dengan 30 peserta. Materi mencakup karakteristik tulisan ilmiah, struktur karya tulis ilmiah, teknik penyusunan outline, penulisan paragraf akademik, serta etika sitasi dan daftar pustaka. Evaluasi dilakukan melalui penugasan praktik berupa penyusunan outline dan satu paragraf ilmiah sesuai template. Hasil kegiatan menunjukkan peserta mampu menghasilkan draf awal yang lebih terarah, ditandai dengan tersusunnya outline yang memuat judul sementara, rumusan masalah, tujuan, dan gagasan pokok, serta paragraf ilmiah yang memiliki fokus dan koherensi dasar. Kegiatan ini efektif sebagai pembekalan awal untuk menyamakan persepsi dan standar minimal penulisan ilmiah bagi anggota baru. Disarankan tindak lanjut berupa pendampingan bertahap dan klinik revisi agar draf awal berkembang menjadi naskah utuh yang siap untuk kompetisi atau publikasi.</p> 2026-04-29T19:27:02+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6483 PENDAMPINGAN EDUKASI KESELAMATAN AKTIFITAS AIR DI WAHANA KALI ODO TUNTANG KABUPATEN SEMARANG RINTISAN DESA BINAAN PJSD FIK UNNES 2026-04-29T19:39:27+07:00 Agus Widodo Suripto [email protected] Agus Pujianto [email protected] Rahma Afdhilla Nasution [email protected] <p>Kegiatan pendampingan edukasi keselamatan aktivitas air di Wahana Kali Odo, Tuntang, Kabupaten Semarang dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian masyarakat berbasis keilmuan Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar (PJSD) FIK UNNES. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat, khususnya pengelola wisata dan pemuda desa, dalam menjaga keselamatan pengunjung serta mencegah kecelakaan di area wisata air. Kegiatan ini dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan keselamatan air, simulasi penyelamatan korban tenggelam, serta pemasangan papan informasi keselamatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta sebesar 85% berdasarkan hasil evaluasi pre-test dan post-test. Selain itu, terbentuk kader keselamatan air desa yang berperan dalam menjaga keamanan wisata Kali Odo. Kegiatan ini menjadi langkah awal pembentukan Desa Binaan PJSD FIK UNNES dalam bidang edukasi keselamatan air.</p> 2026-04-29T19:39:26+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6404 PENDAMPINGAN TEKNIK DAN KARAKTER PESILAT THE DRAGON FIGHTER SEMARANG 2026-04-29T19:49:47+07:00 Sayid Fariz Bin Seh Abubakar [email protected] Totok Suyoto Ismail [email protected] Najduha Rafsanjani [email protected] <p>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknik dasar dan karakter pesilat The Dragon Fighter Semarang melalui program pendampingan yang terstruktur. Sasaran kegiatan berjumlah 25 siswa berusia 15–19 tahun yang mengikuti program pada bulan Juli sampai Desember. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi observasi awal, penyusunan program, pelatihan teknik dasar, pembinaan karakter, praktik berulang, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Aspek teknik yang dinilai meliputi kuda-kuda, sikap pasang, pukulan, tendangan, tangkisan atau elakan, dan koordinasi gerak. Aspek karakter mencakup disiplin, tanggung jawab, sportivitas, percaya diri, dan kerja sama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata nilai teknik meningkat dari 66,48 menjadi 86,08, sedangkan rata-rata nilai karakter meningkat dari 69,48 menjadi 85,00.</p> 2026-04-29T19:49:47+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6500 PROGRAM INOVASI BUNDA (BANTU IBU UNTUK NUTRISI & DUKUNGAN ASI) DALAM PENIGKATAN CAPAIAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS KAMPUNG MELAYU JAKARTA TIMUR 2026-04-29T19:58:39+07:00 Ajeng Dwi Retnani [email protected] Suryani Hartati [email protected] Alfanira [email protected] <p>Cakupan pemberian ASI eksklusif masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Rendahnya keberhasilan ASI eksklusif dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan ibu mengenai teknik menyusui, nutrisi ibu menyusui, dukungan keluarga, serta masalah laktasi seperti puting lecet dan ASI tidak lancar (Kementerian Kesehatan RI, 2023). Upaya promotif dan preventif berbasis masyarakat diperlukan untuk meningkatkan keberhasilan menyusui. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu menyusui mengenai ASI eksklusif melalui Program Inovasi BUNDA (Bantu Ibu untuk Nutrisi &amp; Dukungan ASI). Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Kampung Melayu Jakarta Timur dengan sasaran 60 ibu menyusui, 8 kader posyandu, dan 2 petugas kesehatan. Metode kegiatan meliputi pretest, penyuluhan kesehatan, demonstrasi teknik menyusui yang benar, edukasi nutrisi ibu menyusui, diskusi interaktif, dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah intervensi. Sebagian besar peserta mampu menjelaskan manfaat ASI eksklusif, teknik menyusui yang benar, serta makanan yang mendukung produksi ASI. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi demonstrasi dan tanya jawab. Program Inovasi BUNDA efektif meningkatkan pengetahuan dan kesiapan ibu dalam memberikan ASI eksklusif. Kegiatan serupa direkomendasikan dilakukan secara berkala melalui kolaborasi puskesmas, kader, dan institusi pendidikan kesehatan untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif di masyarakat (UNICEF, 2023).</p> 2026-04-29T19:58:38+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6507 EDUKASI PEMILIHAN OBAT BATUK PILEK NON-RESEP SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI OBAT PADA MASYARAKAT 2026-04-29T20:09:17+07:00 Anis Akhwan Dhafin [email protected] Elsa Mahardika Putri [email protected] Maharani Dwi Prtiwi [email protected] Herman [email protected] Winartiana [email protected] Mohammad Firdaus Alshol [email protected] <p>Swamedikasi merupakan salah satu upaya masyarakat untuk menangani keluhan kesehatan ringan secara mandiri, termasuk batuk dan pilek, melalui penggunaan obat non-resep. Praktik tersebut sering kali tidak disertai literasi obat yang memadai, sehingga berisiko menimbulkan kesalahan pemilihan obat, ketidaktepatan aturan pakai, serta penggunaan yang kurang aman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi warga dalam memilih dan menggunakan obat batuk pilek non-resep secara tepat, aman, dan rasional melalui metode edukasi <em>door to door</em>. Kegiatan dilaksanakan pada warga RT 02 RW 09 Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, dengan cara mendatangi rumah warga secara langsung, memberikan edukasi secara individual, melakukan diskusi singkat sesuai kebutuhan warga, serta membagikan <em>leaflet</em> sebagai media penguatan informasi. Materi yang diberikan meliputi pengenalan golongan obat, arti logo pada kemasan, cara membaca label obat, pemilihan obat batuk pilek sesuai gejala, aturan pakai, batas usia penggunaan, serta kondisi yang memerlukan konsultasi kepada tenaga kesehatan. Sebanyak 32 warga menerima edukasi secara langsung melalui kunjungan rumah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata pengetahuan warga meningkat dari 58,4 pada <em>pretest</em> menjadi 84,7 pada <em>posttest</em>. Peningkatan pemahaman terutama tampak pada kemampuan warga dalam membedakan golongan obat, memahami informasi pada label, mengenali kandungan ganda, serta menentukan penggunaan obat yang tepat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kefarmasian berbasis kunjungan rumah dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan literasi obat masyarakat dan mendukung swamedikasi yang lebih rasional.</p> 2026-04-29T20:09:16+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6501 PERAN RAMADHAN DALAM MENDORONG PERUBAHAN PERILAKU DAN KARAKTER ANAK MELALUI KEGIATAN WEBINAR PADA SANTRI TPQ AR-RIYADHOH TEMANGGUNG WETAN 2026-04-29T20:19:33+07:00 Ayu Hanik Tri Wahyuni [email protected] <p>Bulan Ramadhan adalah kesempatan yang bagus untuk menanamkan nilai moral pada anak-anak melalui ibadah dan perilaku baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi peran webinar sebagai sarana untuk mendorong perubahan perilaku dan pembentukan karakter Islami pada santri TPQ Ar-Riyadhoh Temanggung Wetan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Pembangunan Komunitas Berbasis Aset (ABCD), yang berfokus pada memanfaatkan potensi dan aset yang dimiliki komunitas.&nbsp;Subjek penelitian melibatkan 20 santri dengan tahapan kegiatan meliputi inkulturasi, <em>discovery</em>, <em>dream</em>, <em>design</em>, dan <em>destiny</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan webinar interaktif selama Ramadhan mampu meningkatkan partisipasi aktif dan antusiasme santri dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Nilai-nilai karakter seperti kejujuran, kedisiplinan, kesabaran, dan kepedulian sosial dapat terinternalisasi melalui kegiatan yang kontekstual dan aplikatif. Perubahan perilaku santri terlihat dari meningkatnya kedisiplinan dalam beribadah, kebiasaan berperilaku santun, serta kepedulian terhadap sesama di lingkungan TPQ maupun keluarga. Keberhasilan program ini juga didukung oleh kolaborasi antara guru, orang tua, dan masyarakat. Dengan demikian, webinar berbasis ABCD terbukti efektif sebagai media pembelajaran dalam membentuk karakter Islami anak secara berkelanjutan.</p> 2026-04-29T20:19:32+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6518 PEMANFAATAN TIK UNTUK PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGGUNAAN MICROSOFT WORD DI SDN 1 TAMPAKSIRING 2026-04-29T20:24:07+07:00 Ni Luh Wiwik Sri Rahayu Ginantra [email protected] Theresia Hendrawati [email protected] Christina Purnama Yanti [email protected] <p>Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menuntut siswa sekolah dasar menguasai keterampilan digital fundamental, termasuk pengoperasian aplikasi pengolah kata Microsoft Word. Akan tetapi, observasi di SDN 1 Tampaksiring menunjukkan sebagian besar siswa masih kesulitan mengoperasikan aplikasi tersebut karena keterbatasan paparan praktis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi siswa dalam penggunaan Microsoft Word melalui pelatihan berbasis TIK yang terstruktur. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif yang melibatkan tiga puluh siswa kelas IV hingga VI sebagai peserta. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta asesmen kinerja siswa sebelum dan sesudah pelatihan. Pelatihan dilaksanakan dalam lima tahap: analisis kebutuhan, penyusunan materi, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata kompetensi siswa meningkat secara signifikan dari 42,3% pada pra-tes menjadi 84,7% pada pasca-tes. Siswa mengalami peningkatan keterampilan dalam pembuatan dokumen, pemformatan teks, penyisipan tabel, dan tata letak halaman dasar. Kegiatan juga menumbuhkan motivasi belajar serta kepercayaan diri digital siswa. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan TIK yang aplikatif berkontribusi nyata terhadap literasi digital siswa sekolah dasar.</p> 2026-04-29T20:24:06+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6540 CERDAS DIGITAL, SEHAT MENTAL: EDUKASI KRITIS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENCEGAH KECEMASAN PADA PENGAJAR DAYCARE AL-GHAZI 2026-06-03T10:16:48+07:00 Tri Na'imah [email protected] Anniez Rachmawati Musslifah [email protected] Risma Sakti Pambudi [email protected] Evelyne Henny Lukitasari [email protected] Reni Ariastuti [email protected] Astri Charolina [email protected] <p>Profesi pengajar daycare menuntut stabilitas emosi yang tinggi, namun mereka juga rentan terhadap tekanan psikologis dari penggunaan media sosial, seperti kecemasan yang dipicu oleh perbandingan sosial dan kelelahan digital. Sayangnya, kelompok profesi ini sering terabaikan dalam program intervensi kesehatan mental. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut melalui program edukasi "Cerdas Digital, Sehat Mental" dengan pendekatan community development pada pengajar di Daycare Al-Ghazi. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahap: asesmen awal melalui Focus Group Discussion (FGD) dan pengukuran tingkat kecemasan (pre-test) menggunakan skala GAD-7; intervensi berupa workshop interaktif mengenai literasi digital kritis dan strategi manajemen stres; serta pemberdayaan melalui fasilitasi peer support group. Hasil program menunjukkan adanya penurunan skor rata-rata kecemasan yang signifikan secara statistik (p &lt; 0.001) dari level sedang (M=11.87) pada pre-test menjadi level ringan (M=6.40) pada post-test. Temuan kualitatif juga mengonfirmasi adanya pergeseran kesadaran dari pengguna pasif menjadi pengguna media yang lebih kritis dan berdaya. Program ini berhasil membuktikan bahwa edukasi literasi digital kritis yang dikombinasikan dengan pemberdayaan komunitas efektif sebagai strategi preventif untuk menurunkan kecemasan dan meningkatkan kesejahteraan psikologis pengajar, yang pada akhirnya berinvestasi pada kualitas lingkungan pendidikan anak usia dini.</p> 2026-06-03T10:16:48+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6541 TRANSFORMASI PEMBELAJARAN IPA MELALUI MEDIA INTERAKTIF PENGENALAN TATA SURYA PADA SD PELANGI JIMBARAN 2026-06-03T10:23:52+07:00 Welda W [email protected] Aniek Suryanti Kusuma [email protected] <p>Pembelajaran IPA di tingkat sekolah dasar masih banyak bertumpu pada metode ceramah dan buku teks sehingga fenomena abstrak seperti pergerakan planet sulit dipahami siswa. Kegiatan pengabdian ini merespons kondisi di SD Pelangi Jimbaran yang menunjukkan rendahnya pemahaman konsep tata surya, lemahnya keterlibatan siswa, serta menurunnya motivasi belajar sains. Tujuan kegiatan adalah mentransformasi pembelajaran IPA melalui pengembangan dan implementasi aplikasi media interaktif pengenalan tata surya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan empat tahapan, yaitu analisis kebutuhan, pengembangan media, implementasi melalui pelatihan guru dan siswa, serta evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur, lembar kerja pemahaman, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa media interaktif mengubah pola interaksi kelas dari mendengarkan pasif menjadi eksplorasi aktif, meningkatkan rata-rata pemahaman dari 34,6 persen menjadi 82 persen, serta memperkuat kepercayaan diri guru dalam memanfaatkan media digital. Kegiatan ini berkontribusi pada model pembelajaran sains kontekstual berbasis teknologi yang dapat diadopsi oleh sekolah dasar lain.</p> 2026-06-03T10:23:52+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6219 PEMBERDAYAAN MAHASISWA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN KERANJANG BAMBU SEBAGAI PRODUK KREATIF DAN RAMAH LINGKUNGAN 2026-06-03T10:38:49+07:00 La Ode Marhini [email protected] Agus Rihu [email protected] La Ode Muhammad Sardin [email protected] Edy Samiel [email protected] Taufiq Said [email protected] <p>Rendahnya daya serap kerja alumni Jurusan Tradisi Lisan serta belum optimalnya pemanfaatan sumber daya bambu di Kota Kendari menjadi dasar pelaksanaan kegiatan ini. Dalam ruang kelas, mahasiswa telah dibekali dengan pengetahuan budaya yang kuat, namun masih memerlukan penguatan keterampilan aplikatif berbasis potensi lokal dan ramah lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan mahasiswa melalui pelatihan pembuatan keranjang bambu sebagai produk kreatif dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan aplikatif yang dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan 23 mahasiswa, melalui tahapan sosialisasi, pelatihan praktik langsung di lokasi pengrajin bambu, dan evaluasi hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknis mahasiswa dalam mengolah bambu, serta dihasilkannya produk keranjang bambu yang layak pakai dan memiliki potensi nilai ekonomi. Simpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan keranjang bambu efektif sebagai upaya pemberdayaan mahasiswa dan berpotensi dikembangkan sebagai model pengabdian berbasis kearifan lokal dan ekonomi kreatif ramah lingkungan.</p> 2026-06-03T10:38:49+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6543 SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PENGGUNAAN BAHAN AJAR PENDIDIKAN JASMANI TERINTEGRASI ISMUBA DI SD MUHAMMADIYAH 2026-06-03T10:46:45+07:00 Agung Widodo [email protected] Ahad Agafian Dhuha [email protected] Wening Nugraheni [email protected] Titis Nurina [email protected] Zulfan Nasby [email protected] <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya bahan ajar yang secara sistematis mengintegrasikan nilai Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (ISMUBA) dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah Muhammadiyah. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan nilai ISMUBA melalui penggunaan bahan ajar terintegrasi. Kegiatan dilaksanakan di SD Muhammadiyah 08 Semarang dengan melibatkan tiga guru PJOK menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan analisis situasi, sosialisasi, dan pendampingan implementasi. Pengumpulan data dilakukan melalui angket kebutuhan, observasi, serta pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru belum memiliki bahan ajar terintegrasi dan mengalami kesulitan dalam mengaitkan nilai ISMUBA dalam pembelajaran. Setelah kegiatan, guru menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan implementasi, yang ditunjukkan dengan peningkatan skor rata-rata dari 55 menjadi 80. Guru juga memberikan respon positif terhadap kemudahan penggunaan, kesesuaian, dan kebermanfaatan bahan ajar. Simpulan menunjukkan bahwa sosialisasi dan pendampingan bahan ajar terintegrasi ISMUBA efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dan mendukung pembelajaran PJOK yang bermakna.</p> 2026-06-03T10:46:44+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6528 PENGUATAN DESA MLARAK MELALUI INOVASI SOSIAL DAN EKONOMI BERKELANJUTAN 2026-06-03T10:54:31+07:00 Dendy Eta Mirlana [email protected] Anton Subagyo [email protected] Arik Nursamsi [email protected] Edy Prayitno [email protected] <p>Desa Mlarak merupakan salah satu desa dengan kekayaan sejarah, budaya, dan religiusitas yang kuat, ditandai dengan banyaknya masjid dan mushola sebagai pusat kegiatan ibadah dan sosial masyarakat. Sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani, sehingga potensi ekonomi lokal berbasis pertanian sangat besar untuk dikembangkan. Namun, desa ini masih menghadapi beberapa permasalahan, di antaranya kualitas hidup muadzin dan guru agama yang belum optimal, masih maraknya bullying di tingkat Sekolah Dasar, serta rendahnya pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk pertanian organik. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini, dilakukan tiga kegiatan utama, yaitu: (1) Program gurah untuk muadzin dan guru agama di tiap dusun guna meningkatkan kualitas suara dan kesehatan; (2) Penyuluhan hukum mengenai bullying di tingkat Sekolah Dasar untuk meningkatkan kesadaran siswa, guru, dan orang tua; serta (3) Pembangunan Shade House sebagai percontohan rumah pertanian organik untuk mendukung ketahanan pangan keluarga dan kemandirian ekonomi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah meningkatnya kualitas hidup muadzin dan guru agama, terbentuknya kesadaran hukum dan sosial di kalangan siswa, serta berkembangnya model pertanian organik rumah tangga yang dapat direplikasi masyarakat secara berkelanjutan.</p> 2026-06-03T10:54:30+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6588 PENERAPAN CUSTOMER ANALYTICS (RFM, PCV, CLV) DALAM STRATEGI CRM PADA UMKM DE’SATE 2026-06-03T12:28:58+07:00 Golan Hasan [email protected] Joselyn Tanvera [email protected] Kerlin [email protected] <p>Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan hubungan pelanggan pada UMKM De’Sate dengan menggunakan pendekatan <em>Customer Relationship Management (CRM)</em> berbasis <em>customer analytics</em>. UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian, namun masih banyak yang belum memanfaatkan data pelanggan secara optimal dalam pengambilan keputusan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih sistematis untuk memahami perilaku dan nilai pelanggan. Metode yang digunakan dalam Pengabdian masyarakat ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan framework CRM yang mencakup customer analytics, segmentasi pelanggan dengan metode RFM <em>(Recency, Frequency, Monetary)</em>, serta pengukuran nilai pelanggan melalui <em>Past Customer Value (PCV)</em> dan <em>Customer Lifetime Value (CLV)</em>. Hasil Pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa pengelompokan pelanggan dan pengukuran nilai pelanggan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kontribusi masing-masing pelanggan terhadap usaha. Selain itu, pendekatan ini juga membantu dalam mengevaluasi strategi yang telah diterapkan serta menyusun rekomendasi yang lebih tepat dalam meningkatkan loyalitas pelanggan. Dengan demikian, penerapan CRM berbasis customer analytics dapat menjadi solusi dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan hubungan pelanggan pada UMKM.</p> 2026-06-03T12:28:58+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6560 STRATEGI PEMULIHAN PEMBELAJARAN MELALUI WORKSHOP MEDIA PEMBELAJARAN BAGI GURU SEKOLAH DASAR TERDAMPAK BANJIR 2026-06-03T13:10:09+07:00 Egy Abdi [email protected] Angger Widorotama [email protected] Muh Rifai Arsyad [email protected] Abdur Rahman Hakim [email protected] Haprila Putri Giantama [email protected] <p>Banjir bandang di wilayah pesisir Aceh Tamiang pada akhir November 2025 menyebabkan krisis multidimensional, termasuk kerusakan ekstrem pada 439 unit bangunan pendidikan yang melumpuhkan kegiatan belajar mengajar secara total. Pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi guru di SD Negeri 2 Tualang Cut dalam mengembangkan media pembelajaran darurat guna memulihkan keberlanjutan pembelajaran pascabencana. Metode yang diterapkan adalah workshop terpadu berbasis rapid co-design implementation yang menempatkan 21 orang guru sebagai co-desainer utama dengan bimbingan akademis dari dosen Universitas Samudra. Program ini difokuskan pada bimbingan teknis produksi media pembelajaran berbasis infografis menggunakan aplikasi Canva yang adaptif terhadap keterbatasan sarana dan infrastruktur digital. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan praktis guru dalam menyusun konten visual yang komunikatif. Program ini juga telah didiseminasikan melalui media massa TVRI untuk meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya inovasi di masa krisis. Simpulannya, kegiatan ini berhasil membangun kapasitas desain instruksional guru dalam situasi darurat. Namun, evaluasi menunjukkan perlunya analisis kebutuhan kompetensi digital yang lebih sistematis di masa mendatang untuk mengoptimalkan strategi pendampingan yang tepat sasaran.</p> 2026-06-03T13:10:09+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6593 ANALISIS CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT DALAM MENINGKATKAN LOYALITAS PELANGGAN PADA UMKM MYSOUP 2026-06-04T16:06:23+07:00 Golan Hasan [email protected] Hudana Rizki [email protected] Rendy Frederika [email protected] <p>Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan hubungan pelanggan pada UMKM De’Sate dengan menggunakan pendekatan <em>Customer Relationship Management (CRM)</em> berbasis <em>customer analytics</em>. UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian, namun masih banyak yang belum memanfaatkan data pelanggan secara optimal dalam pengambilan keputusan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih sistematis untuk memahami perilaku dan nilai pelanggan. Metode yang digunakan dalam Pengabdian masyarakat ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan framework CRM yang mencakup customer analytics, segmentasi pelanggan dengan metode RFM <em>(Recency, Frequency, Monetary)</em>, serta pengukuran nilai pelanggan melalui <em>Past Customer Value (PCV)</em> dan <em>Customer Lifetime Value (CLV)</em>. Hasil Pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa pengelompokan pelanggan dan pengukuran nilai pelanggan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kontribusi masing-masing pelanggan terhadap usaha. Selain itu, pendekatan ini juga membantu dalam mengevaluasi strategi yang telah diterapkan serta menyusun rekomendasi yang lebih tepat dalam meningkatkan loyalitas pelanggan. Dengan demikian, penerapan CRM berbasis customer analytics dapat menjadi solusi dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan hubungan pelanggan pada UMKM.</p> 2026-06-03T13:15:13+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6569 PELATIHAN PEMBUATAN BATIK ECOPRINT UNTUK PEMBEKALAN KEWIRAUSAHAN SISWA SMAN 1 REJOSO, NGANJUK 2026-06-03T13:28:29+07:00 Sari Edi Cahyaningrum [email protected] Pirim Setiarso [email protected] Fitriari Izzatunissa Muhaimin [email protected] Nurhadi [email protected] Yetty Tinari [email protected] Diah Kenthiri Esa Prastika [email protected] <p>Batik ecoprint adalah teknik batik yang menggunakan bahan-bahan alami seperti daun, bunga, dan batang tumbuhan untuk menciptakan motif pada kain. Teknik ini berbeda dengan batik tradisional yang menggunakan lilin (malam) untuk membuat motif, ecoprint memanfaatkan pigmen warna alami dari tumbuhan untuk mentransfer warna ke serat kain. Proses ini menghasilkan motif yang unik, organik, dan ramah lingkungan.&nbsp; Perbedaan Batik Ecoprint dengan Batik Tradisional: Pewarna:&nbsp; Batik tradisional menggunakan malam (lilin) untuk membuat motif dan pewarna kimia, sedangkan batik ecoprint menggunakan bahan alami seperti daun, bunga, dan batang tumbuhan. Pada tahap desain ini tim PKM melakukan perancangam awal program pelatihan, merancang materi pelatihan dan merancang evaluasi pelatihan secara konseptual yang nantinya akan dijadikan dasar dalam tahapan pengembangan. Langkah-langkah kegiatan yang akan dilakukan untuk memecahkan masalah yang dialami mitra adalah sebagai berikut, yakni pemberian pelatihan terhadap guru yang telah diidentifikasi sebelumnya. Pemberian pelatihan ini dilakukan di sekolah,Tahap implementasi pelatihan dilakukan secara tahap muka dan penugasan. Tahap evaluasi dilakukan dengan mengevaluasi hasil penugasan kepada peserta terkait&nbsp; pembuatan batik ecoprint. Hasil PKM ini memberikan dampak yang bermakna bagi siswa SMAN 1 Rejoso Nganjuk. Kegiatan pelatihan ecoprint ini berhasil dilaksanakan dengan baik dan mencapai tujuan yang ditetapkan. Antusiasme siswa dalam kegiatan ini membuktikan bahwa metode pembelajaran langsung (experiential learning) sangat efektif. Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan seni tetapi juga sukses menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan dan potensi kewirausahaan. Kegiatan ini mendukung SDGs 4,8 dan 9</p> 2026-06-03T13:28:29+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6596 ANALISIS STRATEGI OPERASIONAL DAN PEMASARAN PADA UMKM KUE ULANG TAHUN ADOOREBAKES 2026-06-03T13:33:23+07:00 gracella margaretha [email protected] <p><em>This community service project aims to analyze the operational activities, marketing strategies, Customer Relationship Management (CRM), and business management of the Adoorebakes MSME, a birthday cake manufacturer. The methods employed included direct observation and data collection through interviews with the business owner. Based on the results of the community service project, Adoorebakes operates a make-to-order production process, focusing on the quality of ingredients and attractive cake designs tailored to customer demand. In terms of marketing, the business utilizes social media platforms as its primary promotional tool to expand its market reach. The implementation of Customer Relationship Management (CRM) is reflected through responsive communication, personalized services, and the ability to fulfill customer preferences according to requested designs and themes, which contributes to customer satisfaction and loyalty. In terms of operational management, Adoorebakes remains relatively simple but effectively meets customer demand. Challenges include managing production time, demand fluctuations, and resource constraints. Nevertheless, the business offers significant growth opportunities through improved marketing strategies, product innovation, CRM implementation, and more structured business management. The conclusions from this observation indicate that the Adoorebakes MSME has the potential to thrive in the competitive birthday cake industry, provided improvements in operational management and more effective business strategies are implemented.</em></p> 2026-06-03T13:33:23+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/4341 PERAN RUMAH BACA MELATI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN ANAK SEKOLAH DUSUN MELATI DESA KALIMAS 2026-06-03T13:51:00+07:00 Reiki Nauli Harahap [email protected] Agus Yuliono [email protected] Margaretha Andriani AP [email protected] Maretila Asmaradila [email protected] Brigitha Nancy [email protected] Gregorius Ferdian [email protected] <p>Penyebab kualitas pendidikan rendah salah satunya disebabkan oleh rendahnya tingkat literasi atau minat baca di kalangan siswa dan mahasiswa. Peningkatan pendidikan dapat diperoleh di pendidikan formal, informal maupun nonformal. Salah satu tempat bimbingan pendidikan nonformal yaitu Rumah Baca Melati di Dusun Melati yang didirikan atas dasar inisiatif dari pendiri Rumah Baca Melati. Pendirian rumah baca melati ini muncul dari keinginan untuk menjadi sarana bagi anak-anak dalam meningkatkan kemampuan literasi mereka, mengakses berbagai sumber pengetahuan, dan mendapatkan bimbingan belajar yang mendukung pendidikan formal di sekolah serta mengurangi penggunaan gadget pada anak-anak. Terdapat tiga program di Rumah Baca Melati dalam meningkatkan pendidikan dan minat baca anak-anak di dusun Melati yaitu kegiatan literasi dan ruang baca, bimbingan belajar, dan program TPA. Tujuan penelitian untuk menguraikan perananan dari Rumah Baca Malati dalam meningkatkan kualitas pendidikan pada anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan melakukan observasi dan wawancara antara pihak Rumah Baca Melati, orang tua dan anak-anak bimbingan Rumah baca Melati untuk mengukur keberhasilan dalam mencapai tujuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak lebih sering membaca buku dan terbantu dengan bimbingan belajar dari rumah baca. Pihak orang tua juga mendukung penuh program dari Rumah Baca Melati karena dapat mengurangi penggunaan gadget pada anak-anak mereka</p> 2026-06-03T13:50:59+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6604 PENERAPAN LATIHAN FISIK BERBASIS BOLA BASKET UNTUK MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI PADA MAHASISWA FIKK UNM 2026-06-03T14:00:10+07:00 Hasmyati [email protected] Muh Ilham Aksir [email protected] Hasyim [email protected] Hikmad Hakim [email protected] Muh Nugrah Setyawan [email protected] <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan latihan fisik berbasis bola basket guna meningkatkan kebugaran jasmani mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM). Kebugaran jasmani merupakan komponen fundamental dalam pendidikan olahraga yang mendukung performa akademik, kesehatan menyeluruh, serta kesiapan mahasiswa sebagai calon tenaga pendidik dan pelatih olahraga. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Olahraga FIKK UNM dengan melibatkan 80 mahasiswa sebagai peserta. Metode yang digunakan mencakup tes kebugaran jasmani awal (menggunakan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia/TKJI), sesi latihan fisik berbasis bola basket yang terstruktur selama empat minggu, serta tes akhir untuk mengukur peningkatan yang diperoleh. Latihan berbasis bola basket mencakup latihan dribbling, repetisi shooting, gerakan kaki defensif, latihan tangga kelincahan, dan format permainan small-sided game. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 87,5% peserta mengalami peningkatan skor kebugaran jasmani yang terukur setelah program berlangsung, dengan peningkatan signifikan pada daya tahan kardiovaskular, kecepatan, kelincahan, dan kekuatan otot. Evaluasi pasca-kegiatan mengungkapkan bahwa 90% peserta menyatakan kepuasan dan motivasi tinggi untuk melanjutkan latihan kebugaran berbasis olahraga. Kegiatan ini membuktikan bahwa bola basket dapat berfungsi sebagai media yang efektif dan menyenangkan dalam meningkatkan kebugaran jasmani di lingkungan perguruan tinggi, serta menawarkan model integrasi latihan spesifik olahraga ke dalam program pendidikan jasmani di tingkat universitas</p> 2026-06-03T14:00:09+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6605 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN NIB DAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN 2026-06-03T14:05:27+07:00 Eren Arif Budiman [email protected] Elvis Pawan [email protected] <p>Pengabdian &nbsp;masyarakat &nbsp;ini &nbsp;bertujuan &nbsp;untuk &nbsp;membantu &nbsp;Usaha &nbsp;Mikro, &nbsp;Kecil &nbsp;dan &nbsp;Menengah (UMKM) di Distrik Heram, Kota Jayapura. Permasalahan yang ada pada beberapa UMKM Distrik Heram yaitu kurangnya &nbsp;&nbsp;pengetahuan tentang legalitas usaha berupa &nbsp;izin &nbsp;NIB, &nbsp;tidak &nbsp;adanya &nbsp;identitas &nbsp;usaha &nbsp;berupa &nbsp;logo &nbsp;dan &nbsp;baner, &nbsp;kurangnya &nbsp;pengetahuan tentang pembuatan laporan pembukuan, serta kecilnya target marketing yang ada di umkm &nbsp;&nbsp;dimana hanya &nbsp;diproduksi &nbsp;untuk &nbsp;konsumen &nbsp;terdekat. &nbsp;Diharapkan &nbsp;dengan &nbsp;adanya &nbsp;kegiatan &nbsp;pengabdian masyarakat &nbsp;ini &nbsp;dapat &nbsp;membantu &nbsp;dalam &nbsp;pengembangan &nbsp;UMKM &nbsp;terutama &nbsp;untuk &nbsp;pengelolaan pemasaran &nbsp;dengan &nbsp;cara &nbsp;pemanfaatan &nbsp;digital &nbsp;marketing &nbsp;pada &nbsp;UMKM &nbsp;untuk &nbsp;meningkatkan penjualan dan target pasar konsumen yang lebih banyak dan luas, pemahaman tentang proses izin NIB dan pembuatan laporan pembukuan sederhana dengan menggunakan sistem informasi.</p> 2026-06-03T14:05:27+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6613 PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN GERAK DASAR SENAM LANTAI BERBASIS PERMAINAN EDUKATIF BAGI ANAK USIA DINI DI KB DAN TK ALAM SURYA MENTARI SURAKARTA 2026-06-03T14:14:31+07:00 Vera Septi Sistiasih [email protected] Satrio sakti Rumpoko [email protected] Putri Rindi Antika [email protected] <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan kemampuan motorik kasar anak usia dini melalui pembelajaran pendidikan jasmani yang menyenangkan dan sesuai dengan karakteristik anak. Pembelajaran gerak dasar senam lantai di KB dan TK Alam Surya Mentari Surakarta belum dilaksanakan secara optimal karena keterbatasan metode pembelajaran yang menarik dan interaktif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini melalui pendampingan pembelajaran gerak dasar senam lantai berbasis permainan edukatif. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui praktik langsung, demonstrasi gerakan, permainan edukatif, dan evaluasi kegiatan. Sasaran kegiatan terdiri atas anak usia 4–6 tahun dan guru pendamping di KB dan TK Alam Surya Mentari Surakarta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis permainan edukatif mampu meningkatkan keberanian, koordinasi gerak, keseimbangan tubuh, dan partisipasi aktif anak dalam mengikuti aktivitas senam lantai. Selain itu, guru memperoleh pemahaman mengenai penerapan permainan edukatif dalam pembelajaran motorik kasar. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pendekatan permainan edukatif menjadi metode yang efektif untuk menciptakan pembelajaran motorik yang aktif, menyenangkan, dan sesuai dengan perkembangan anak usia dini.</p> 2026-06-03T14:14:31+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6669 SOSIALISASI MODEL LATIHAN SKYFA DALAM PEMBINAAN ATLET PENCAK SILAT BKMF FIKK UNM 2026-06-08T12:35:26+07:00 Fahrizal [email protected] Andi Sri Dewi Anggraeni [email protected] Ikadarny [email protected] Hasbi Asyhari [email protected] Muhammad Qasash Hasyim [email protected] <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan atlet serta pelatih BKMF Pencak Silat FIKK UNM mengenai penerapan Model Latihan Skyfa berbasis sport science. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah masih diterapkannya metode latihan konvensional yang belum terstruktur dan kurang efektif dalam meningkatkan performa atlet. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Method yang dilakukan melalui tahapan sosialisasi teoretis, demonstrasi gerakan, dan pendampingan intensif (drilling). Kegiatan ini melibatkan 40 atlet dan pelatih BKMF Pencak Silat FIKK UNM. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pre-test, post-test, Skill Performance Checklist, observasi, dan wawancara terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari 45% menjadi 88% setelah mengikuti sosialisasi. Selain itu, sebanyak 85% peserta mampu memperagakan rangkaian gerakan Model Latihan Skyfa dengan kategori sangat baik. Kegiatan ini juga meningkatkan antusiasme atlet dan pemahaman pelatih mengenai pentingnya latihan berbasis periodisasi dan biomekanika olahraga. Dengan demikian, Model Latihan Skyfa dapat menjadi alternatif model latihan modern dalam mendukung pembinaan atlet pencak silat secara sistematis dan berkelanjutan.</p> 2026-06-08T12:35:26+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6670 SOSIALISASI GERAK DASAR RENANG SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG PEMBELAJARAN PJOK PADA SISWA SD INPRES TAMANGAPA 2026-06-08T12:45:08+07:00 Silatul Rahmi [email protected] Sahabuddin [email protected] Suriah Hanafi [email protected] Muhammad Kamal [email protected] Muhammad Ishak [email protected] <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan gerak dasar renang siswa SD Inpres Tamangapa sebagai upaya mendukung pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Permasalahan yang ditemukan yaitu masih rendahnya pemahaman siswa mengenai aktivitas akuatik, kurangnya pengalaman praktik renang dasar, serta rendahnya keberanian siswa saat berada di air. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Learning Method melalui tahapan sosialisasi materi, demonstrasi gerakan, dan praktik langsung. Kegiatan ini melibatkan 35 siswa SD Inpres Tamangapa sebagai peserta. Pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi, pre-test, post-test, dan penilaian keterampilan gerak dasar renang siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap materi gerak dasar renang yang ditunjukkan melalui peningkatan nilai rata-rata pre-test sebesar 48% menjadi 86% pada post-test. Selain itu, berdasarkan hasil observasi dan penilaian keterampilan, sebagian besar siswa mampu melakukan teknik dasar renang seperti mengapung (floating), meluncur (gliding), dan pengaturan pernapasan dengan kategori baik. Siswa juga terlihat lebih aktif, percaya diri, dan antusias selama mengikuti kegiatan pembelajaran aktivitas akuatik. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi gerak dasar renang dapat menjadi salah satu upaya yang efektif dalam mendukung pembelajaran PJOK melalui pendekatan pembelajaran yang edukatif, menyenangkan, dan berbasis praktik langsung.</p> <p>&nbsp;</p> 2026-06-08T12:45:08+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6679 PENINGKATAN PENGETAHUAN KEBUGARAN JASMANI DAN GAYA HIDUP AKTIF MELALUI EDUKASI OLAHRAGA BAGI SISWA PESANTREN IMMIM PUTERA MONCONGLOE 2026-06-08T12:56:09+07:00 M. Imran Hasanuddin [email protected] Bahrul Alim [email protected] Butsiarah [email protected] Sahabuddin [email protected] Muhammad Ishak [email protected] <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa Pesantren IMMIM Putera Moncongloe mengenai kebugaran jasmani dan pentingnya gaya hidup aktif melalui program edukasi olahraga yang terstruktur. Pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis asrama memiliki rutinitas padat yang seringkali meminimalkan waktu aktivitas fisik siswa, sehingga berpotensi menurunkan tingkat kebugaran jasmani secara keseluruhan. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi praktik olahraga, pemutaran video edukatif, serta diskusi kelompok. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan 60 siswa sebagai peserta aktif. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada skor pengetahuan siswa setelah pemberian edukasi, yakni dari rata-rata nilai pre-test sebesar 58,3 menjadi 82,7 pada post-test, atau meningkat sebesar 41,8%. Selain itu, 87% peserta menyatakan memiliki motivasi yang lebih tinggi untuk berolahraga secara teratur setelah mengikuti kegiatan ini. Disimpulkan bahwa program edukasi olahraga terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan motivasi siswa pesantren terhadap kebugaran jasmani dan gaya hidup aktif. Kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari program pembinaan kesehatan di lingkungan pesantren.</p> 2026-06-08T12:56:09+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6671 LITERASI GERAK MOTORIK PADA SISWA UPT SD NEGERI LANTO DENG PASEWANG KOTA MAKASSAR 2026-06-08T13:04:26+07:00 Sudirman [email protected] Muh. Adnan Hudain [email protected] Yusnadi [email protected] Iskandar [email protected] Retno Farhana Nurulita [email protected] <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi gerak motorik pada siswa UPT SD Negeri Lanto Dg Pasewang Kota Makassar. Literasi gerak motorik merupakan kemampuan dasar yang penting dalam mendukung perkembangan fisik, kesehatan, serta aktivitas belajar peserta didik di sekolah dasar. Permasalahan yang ditemukan di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan gerak motorik siswa masih beragam, terutama dalam melakukan gerakan dasar lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahap persiapan, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dikemas dalam bentuk edukasi dan permainan gerak yang interaktif agar siswa lebih aktif dan antusias dalam mengikuti aktivitas pembelajaran. Sasaran kegiatan adalah siswa UPT SD Negeri Lanto Dg Pasewang Kota Makassar dengan melibatkan guru pendidikan jasmani sebagai pendamping kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan gerak dasar siswa, seperti berlari, melompat, menjaga keseimbangan, serta koordinasi gerak tubuh. Selain itu, siswa terlihat lebih aktif, percaya diri, dan termotivasi dalam mengikuti aktivitas fisik. Guru pendidikan jasmani juga memperoleh tambahan wawasan mengenai metode pembelajaran gerak motorik yang lebih menarik dan efektif bagi siswa sekolah dasar. Berdasarkan hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa program pengabdian kepada masyarakat ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi gerak motorik siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam mendukung pengembangan pendidikan jasmani yang aktif, sehat, dan menyenangkan di lingkungan sekolah dasar.</p> 2026-06-08T13:04:25+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6672 PENGENALAN GERAK PEMANASAN ANIMAL MOVEMENT PADA MAHASISWA PENCAK SILAT FIKK UNM 2026-06-08T13:14:17+07:00 Sudirman [email protected] Nurliani [email protected] Hasbi Asyhari [email protected] Muhammad Kamal [email protected] Ramli [email protected] <p>Pemanasan merupakan bagian penting dalam setiap aktivitas olahraga karena berperan dalam mempersiapkan kondisi fisik dan mental atlet sebelum melakukan latihan atau pertandingan. Salah satu metode pemanasan yang berkembang dalam ilmu keolahragaan adalah <em>animal movement</em>, yaitu latihan yang mengadaptasi pola gerak hewan untuk meningkatkan mobilitas, koordinasi, keseimbangan, stabilitas, dan kesadaran tubuh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan gerak pemanasan <em>animal movement</em> kepada mahasiswa pencak silat Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar (FIKK UNM) sebagai alternatif model pemanasan yang inovatif dan fungsional. Metode yang digunakan meliputi edukasi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai konsep dan manfaat <em>animal movement</em>, dilanjutkan dengan demonstrasi berbagai gerakan dasar seperti <em>bear crawl</em>, <em>crab walk</em>, <em>gorilla walk</em>, <em>ape reach</em>, dan <em>beast position</em>, serta praktik langsung oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam melakukan gerakan <em>animal movement</em>. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi serta memberikan respons positif terhadap penerapan metode pemanasan tersebut dalam latihan pencak silat. Selain meningkatkan kesiapan fisik, <em>animal movement</em> dinilai mampu mengembangkan koordinasi gerak, keseimbangan, mobilitas, dan kesadaran tubuh yang relevan dengan kebutuhan olahraga pencak silat. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memberikan wawasan dan keterampilan baru kepada mahasiswa mengenai pemanasan berbasis gerak fungsional yang dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam proses latihan.</p> 2026-06-08T13:14:17+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6673 PENGENALAN GERAK DASAR CABANG OLAHRAGA RENANG PADA SISWA SD INPRES LAMBENGI KABUPATEN GOWA 2026-06-08T13:23:37+07:00 Sudirman Burhanuddin [email protected] Ahmad Adil [email protected] Silatul Rahmi [email protected] Ramli [email protected] Nurliani [email protected] <p>Renang merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki peranan penting dalam meningkatkan kesehatan, kebugaran jasmani, keterampilan motorik, serta keselamatan diri. Kemampuan berenang perlu diperkenalkan sejak usia sekolah dasar karena masa tersebut merupakan periode yang tepat untuk mengembangkan keterampilan gerak dasar anak. Namun, kenyataannya masih banyak siswa sekolah dasar yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam olahraga renang. Kondisi ini disebabkan oleh keterbatasan fasilitas, minimnya kesempatan belajar renang, serta kurangnya pemahaman mengenai pentingnya kemampuan berenang bagi kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman, pengalaman belajar, dan keterampilan dasar renang kepada siswa SD Inpres Lambengi Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup pengenalan olahraga renang, manfaat renang bagi kesehatan, keselamatan di air, teknik pernapasan, mengapung, meluncur, serta gerakan dasar kaki dan tangan. Peserta kegiatan adalah siswa SD Inpres Lambengi yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan pengetahuan mengenai olahraga renang dan mampu mempraktikkan beberapa gerak dasar renang dengan baik. Selain itu, terjadi peningkatan keberanian dan kepercayaan diri siswa ketika melakukan aktivitas di air. Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat dalam mendukung perkembangan keterampilan motorik dan kebugaran jasmani. Oleh karena itu, kegiatan pengenalan gerak dasar renang perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan jasmani di sekolah dasar.</p> 2026-06-08T13:23:36+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6674 SOSIALISASI TEKNIK DAN TAKTIK PERMAINAN BOLA VOLI PADA MAHASISWA FIKK UNM 2026-06-08T13:34:08+07:00 Irfan [email protected] Ricardo Valentino Latuheru [email protected] Retno Farhana Nurulita [email protected] Muh Syaiful Syam [email protected] Herman Sayuti [email protected] <p>Bola voli merupakan salah satu cabang olahraga yang populer di lingkungan perguruan tinggi dan menuntut penguasaan teknik dasar serta pemahaman taktik permainan yang baik. Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) sebagai calon guru, pelatih, dan praktisi olahraga perlu memiliki kompetensi yang memadai dalam kedua aspek tersebut. Namun, masih ditemukan mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam menerapkan teknik dasar dan strategi permainan secara efektif. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi teknik dan taktik permainan bola voli dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa. Kegiatan dilakukan dengan metode partisipatif melalui penyampaian materi, demonstrasi, praktik lapangan, simulasi permainan, dan evaluasi. Materi yang diberikan meliputi teknik dasar servis, passing, smash, blocking, serta strategi menyerang dan bertahan dalam permainan bola voli. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menerapkan teknik dasar dan taktik permainan. Mahasiswa juga menunjukkan partisipasi dan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, sosialisasi teknik dan taktik permainan bola voli memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa FIKK UNM serta mendukung pengembangan prestasi olahraga bola voli di lingkungan perguruan tinggi.</p> 2026-06-08T13:34:08+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6664 IMPLEMENTASI SMART HYDROPONIC SYSTEM BERBASIS IOT SEBAGAI MODEL PEMBERDAYAAN SMART COMMUNITY DI PERUMAHAN GRIYA KREASI AQILLA 2026-06-09T07:40:01+07:00 Arif Rahman Hakim [email protected] Dewi Marini Umi Atmaja [email protected] Widang Muttaqin [email protected] Deny Haryadi [email protected] Adelia Chitra Sazkia [email protected] Daniswara Rafi Pandora [email protected] <p>Perkembangan kawasan perumahan perkotaan menyebabkan keterbatasan lahan produktif yang berdampak pada meningkatnya ketergantungan rumah tangga terhadap pasokan sayuran dari pasar, serta berkurangnya aktivitas produktif berbasis komunitas di lingkungan perumahan. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan Smart Hydroponic System berbasis Internet of Things (IoT) di Perumahan Griya Kreasi Aqilla, RT 03/RW 20, Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi sebagai solusi pertanian perkotaan sekaligus sarana pemberdayaan smart community. Sistem hidroponik memungkinkan budidaya tanaman tanpa tanah pada lahan terbatas seperti teras rumah atau halaman sempit, sedangkan teknologi IoT digunakan untuk membantu pemantauan kondisi tanaman secara lebih mudah dan terukur. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan dan identifikasi kebutuhan, perancangan solusi, implementasi sistem, pelatihan dan pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Masyarakat dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan agar mampu mengoperasikan sistem secara mandiri. Program ini diharapkan meningkatkan literasi teknologi masyarakat, kemandirian pangan, dan mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran dan pemberdayaan yang berkelanjutan</p> 2026-06-09T07:40:01+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6663 DIGITALISASI SISTEM INFORMASI INVENTARIS BERBASIS WEBSITE DI MASJID AR-RAYYAN 2026-06-09T07:50:57+07:00 Dewi Marini Umi Atmaja [email protected] Arif Rahman Hakim [email protected] Deny Haryadi [email protected] Putri Rizkiyah [email protected] Alan Abyan Maftuh [email protected] Zhawa Kamela [email protected] <p>Transformasi digital mendorong organisasi berbasis komunitas, termasuk masjid, untuk meningkatkan efektivitas dan transparansi pengelolaan administrasi. Masjid Ar-Rayyan di Kabupaten Bekasi masih mengelola inventaris secara manual, sehingga berisiko mengalami kesalahan pencatatan, kehilangan data, serta kesulitan dalam pemantauan dan pelaporan inventaris. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan Sistem Informasi Inventaris berbasis website untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi pengelolaan aset masjid. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, implementasi sistem, pelatihan dan pendampingan pengguna, serta evaluasi. Sistem yang dikembangkan menyediakan fitur pengelolaan inventaris, pemantauan kondisi barang, pencatatan peminjaman, dan penyusunan laporan otomatis. Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya kualitas administrasi inventaris, penguatan tata kelola aset yang lebih akuntabel, serta peningkatan literasi digital pengurus masjid dalam mendukung transformasi digital yang berkelanjutan.</p> 2026-06-09T07:50:57+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6694 IMPLEMENTASI PROGRAM PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL OLEH GURU DI SMP KESATRIAN SURAKARTA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KARAKTER PELAJAR PANCASILA 2026-06-09T08:01:12+07:00 Risma widyawati [email protected] Anniez Rachmawati Musslifah [email protected] <p>Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMP Kesatrian Surakarta dengan tujuan mengimplementasikan program pengembangan kecerdasan emosional oleh guru sebagai upaya penguatan karakter Pelajar Pancasila. Masalah utama yang ditemukan adalah masih minimnya kompetensi guru dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa serta tingginya tingkat konflik sosial antar siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan pelatihan dan pendampingan berbasis kebutuhan selama empat bulan pelaksanaan. Kegiatan meliputi pelatihan pengembangan kecerdasan emosional bagi 15 guru, pendampingan integrasi modul dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, penyediaan sumber belajar, dan evaluasi dampak program. Hasil menunjukkan bahwa 85% guru berhasil mengintegrasikan komponen kecerdasan emosional dalam pembelajaran, terjadi peningkatan kesadaran diri siswa sebesar 35%, peningkatan empati sebesar 36%, dan penurunan konflik sosial sebesar 30%. Faktor pendukung utama adalah dukungan kepala sekolah dan pelatihan dari Dinas Pendidikan, sedangkan hambatan yang dihadapi adalah beban administratif guru yang tinggi dan keterbatasan fasilitas ruang konseling. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah program pengembangan kecerdasan emosional efektif meningkatkan kompetensi guru dan karakter siswa, dengan rekomendasi schools need to menyediakan ruang konseling, mempertahankan pelatihan berkala, dan membentuk tim konseling sekolah.</p> 2026-06-09T08:01:11+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6697 EDUKASI PENTINGNYA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF SELAMA 6 BULAN DI DESA WANGUNHARJA, CIKARANG 2026-06-09T08:12:50+07:00 Thrisnandhupanggaluh Wirahmanu Murwakanthi [email protected] Prismalinda [email protected] Rika Lestari [email protected] Rohani Siregar [email protected] Salsa Sadila [email protected] <p>Seribu hari pertama kehidupan merupakan periode kritis yang menentukan kualitas pertumbuhan dan perkembangan anak secara jangka panjang, sehingga pemberian air susu ibu secara eksklusif selama enam bulan pertama menjadi intervensi gizi yang paling direkomendasikan dalam upaya pencegahan stunting. Namun demikian, rendahnya pengetahuan dan pemahaman ibu muda terhadap manfaat air susu ibu eksklusif masih menjadi hambatan utama dlam pelaksanaannya di tingkat komunitas. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan pemahaman ibu mengenai pemberian air susu ibu eksklusif di Desa Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Pengabdian masyarakat menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental melalui pendekatan satu kelompok dengan pengukuran sebelum dan sesudah intervensi. Sebanyak 30 ibu yang memiliki bayi usia nol hingga enam bulan atau lebih yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel bertujuan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik berpoasangan serta perhitungan indeks gain ternormalisasi. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan peningkatan rata-arat skor dari 87,63 menjadi 96,76, dengan inteks gain ternormalisasi sebesar 0,82 yang tergolong kategori tinggi dan nilai signifikan sebesar 0,000. Edukasi kesehatan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu tentang air susu ibu eksklusif, serta berpotensi menjadi stratefi unggulan dalam penguatan program gizi komunitas dan pencegahan stunting.</p> 2026-06-09T08:12:50+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6700 SOSIALISASI PENGELOLAAN USAHA MIKRO BAGI JAMAAH PENGAJIAN WANITA AS SOLIHAT MASJID AL MUTTAQIN BENDUNGAN SEMARANG 2026-06-09T08:24:26+07:00 Ali Maskur [email protected] Sri Nawatmi [email protected] Agus Budi Santosa [email protected] Endang Tjahjaningsih [email protected] Suhana [email protected] <p>Tujuan pengabdian ini supaya Jamaah Pengajian Wanita As Solihat di Masjid Al Muttaqin di Kelurahan Bendungan, Kecamatan Gadjahmungkur Kota Semarang memahami pengelolaan usaha mikro. Metode pengabdian dilakukan dengan ceramah langsung dihadapan ibu-ibu jamaah. Konsep tentang rejeki berkah dan bekerja adalah ibadah ditekankan untuk memberikan dasar semangat untuk maju. Selain itu, pengabdian ini juga memberikan materi tentang berbagai alternatif usaha mikro yang bisa dipilih, bagaimana memasarkan produk tersebut serta bagaimana mengelola keuangan sedcara sederhana. Dengan pengabdian ini, ke depan para jamaah ibu-ibu&nbsp; memiliki pijakan yang lebih kuat tentang konsep rejeki berkah dan bekerja adalah ibadah. Disamping itu, harapannya pengelolaan usaha mikro bisa lebih baik. Dengan demikian, usaha mikro bisa berjalan lebih baik dan menghasilkan keuntungan yang berkah bagi diri sendiri, keluarga dan jamaah.</p> 2026-06-09T08:24:26+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6695 PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PRAKTIK PERSONAL HYGIENE PADA IBU HAMIL MELALUI EDUKASI KESEHATAN DIDESA CIBUNTU 2026-06-09T08:38:23+07:00 Dewi Mega Utari [email protected] Prismalinda [email protected] Hana Sabila [email protected] Wulandari [email protected] Rohani Siregar [email protected] <p>Rendahnya pengetahuan dan praktik personal hygiene pada ibu hamil berpotensi meningkatkan risiko infeksi, gangguan kesehatan selama kehamilan, serta memengaruhi kesehatan ibu dan janin. Kegiatan edukasi kesehatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya personal hygiene selama kehamilan dan mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Metode yang digunakan berupa penyuluhan melalui presentasi materi, pembagian leaflet edukatif, diskusi interaktif, serta pengukuran pengetahuan menggunakan pretest dan posttest. Kegiatan diikuti oleh 30 ibu hamil yang memperoleh materi mengenai kebersihan tubuh, tangan, gigi dan mulut, organ reproduksi, pakaian, serta lingkungan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan peserta setelah intervensi. Rata-rata nilai pengetahuan meningkat dari 84% pada pretest menjadi 94% pada posttest. Sebelum edukasi terdapat enam peserta dengan kategori pengetahuan cukup dan satu peserta dengan kategori pengetahuan kurang, sedangkan setelah edukasi hampir seluruh peserta berada pada kategori pengetahuan baik. Edukasi kesehatan melalui presentasi dan leaflet efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang personal hygiene. Kegiatan ini mendukung terbentuknya pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri selama kehamilan sebagai upaya pencegahan penyakit dan pemeliharaan kesehatan ibu serta janin.</p> 2026-06-09T08:38:23+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6696 UPAYA PENINGKATAN KESADARAN PADA LANSIA TENTANG BAHAYA HIPERTENSI DI DESA KARANGSARI 2026-06-09T09:02:33+07:00 Lailatul Rochmah Ramjani [email protected] PrismaLinda [email protected] Andin Nurkhamilah Aisyafitri [email protected] Rohani Siregar [email protected] Nurhafifah [email protected] <p>Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas, khususnya pada kelompok lansia. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan hipertensi menjadi faktor yang memperburuk kondisi tersebut. Pengabdian masyarakat &nbsp;ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penyuluhan kesehatan dan pemberdayaan perempuan sebagai pilar keluarga dalam meningkatkan pengetahuan lansia tentang hipertensi di Desa Karangsari .Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukasi kesehatan berupa penyuluhan tentang upaya peningkatan kesadaran pada lansia tentang bahaya hipertensi pada lansia. Evaluasi dilakukan menggunakan <em>pre-test</em> dan <em>pro-test</em>&nbsp; pada 30 responden lansia. Data dianalisis secara deskriptif dan dilanjutkan dengan uji N-Gain untuk menilai efektifitas intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan dari 79,99% pada pre-test menjadi 97,43% pada post-test. Dapat disimpulkan bahwa intervensi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia mengenai hipertensi. Kombinasi penyuluhan kesehatan dan pemberdayaan keluarga dapat dijadikan strategi promotif dan preventif dalam pengendalian hipertensi di masyarakat.</p> 2026-06-09T09:02:33+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6701 PENINGKATAN MINAT KEWIRAUSHAAN SISWA SMK MELALUI PELATIHAN KOMUNIKASI EFEKTIF BERBASIS EXPERIENTAL LEARNING 2026-06-09T09:12:22+07:00 Eny Kusumawati [email protected] Retnoning Ambarwati [email protected] Nawang Ramandan [email protected] Amnesti Sofiana Lestari [email protected] <p>Minat kewirausahaan siswa Sekolah Menengah Kejuruan masih perlu ditingkatkan untuk mempersiapkan lulusan yang mampu menciptakan peluang kerja secara mandiri. Salah satu faktor yang memengaruhi minat kewirausahaan adalah kemampuan komunikasi. Siswa yang memiliki keterampilan komunikasi yang baik cenderung lebih percaya diri dalam menyampaikan ide bisnis, membangun relasi, dan memasarkan produk atau jasa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat kewirausahaan siswa melalui pelatihan komunikasi efektif berbasis experiential learning. Sasaran kegiatan adalah 35 siswa Sekolah Menengah Kejuruan yang mengikuti pelatihan secara langsung. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi kelompok, simulasi presentasi bisnis, permainan peran, dan refleksi pengalaman belajar. Evaluasi dilakukan melalui pretest, posttest, serta observasi selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa minat kewirausahaan siswa mengalami peningkatan setelah mengikuti pelatihan. Siswa menjadi lebih aktif dalam berdiskusi, lebih percaya diri saat menyampaikan ide usaha, serta lebih berani melakukan presentasi bisnis di depan peserta lain. Pelatihan komunikasi efektif berbasis experiential learning terbukti meningkatkan keterampilan komunikasi dan menumbuhkan minat kewirausahaan siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Program ini dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan pengembangan kewirausahaan di lingkungan sekolah.</p> 2026-06-09T09:12:22+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6704 PENGENALAN SPORT SCIENCE SEDERHANA BAGI GURU PENDIDIKAN JASMANI UNTUK OPTIMALISASI PEMBELAJARAN DI SEKOLAH 2026-06-10T14:03:12+07:00 Andi Ridwan [email protected] Suriah Hanafi [email protected] Rachmad Kasmad [email protected] Sadzali [email protected] Ishak Bachtiar [email protected] <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru Pendidikan Jasmani (Penjas) di Madrasah Aliyah Immim Putra Makassar, Kabupaten Maros, mengenai penerapan konsep sport science sederhana untuk mengoptimalkan pembelajaran di sekolah. Permasalahan utama yang ditemukan adalah sebagian besar guru Penjas masih menggunakan pendekatan mengajar berbasis intuisi dan belum mengintegrasikan ilmu olahraga seperti biomekanika, fisiologi olahraga, dan psikologi olahraga dalam praktik pembelajaran sehari-hari. Metode yang digunakan adalah Participatory Method yang dilaksanakan melalui sosialisasi teoretis, demonstrasi keterampilan, dan pendampingan intensif (drilling). Kegiatan ini melibatkan 32 guru Penjas dari Madrasah Immim Putra dan sekolah sekitarnya di Kabupaten Maros. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pre-test, post-test, lembar observasi, dan wawancara terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari 48% menjadi 89% setelah mengikuti sosialisasi. Selain itu, sebanyak 87% peserta mampu menerapkan konsep sport science dasar dalam perencanaan pembelajaran pendidikan jasmani dengan kategori sangat baik. Kegiatan ini juga meningkatkan antusiasme dan motivasi guru untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih ilmiah, sistematis, dan modern. Dengan demikian, pengenalan sport science sederhana dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah.</p> 2026-06-09T21:40:09+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6705 PERAN PENDIDIKAN JASMANI DALAM MENCEGAH OBESITAS PADA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI EDUKASI AKTIVITAS FISIK DAN POLA HIDUP SEHAT 2026-06-09T21:47:43+07:00 Sudirman Burhanuddin [email protected] Muh. Adnan Hudain [email protected] Andi Ridwan [email protected] M. Rachmat Kasmad [email protected] Ahmad Adil [email protected] <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan siswa serta guru pendidikan jasmani di MAS IMMIM Makassar mengenai edukasi aktivitas fisik dan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan obesitas. Permasalahan utama yang dihadapi adalah meningkatnya prevalensi obesitas pada siswa usia sekolah dasar akibat kebiasaan gaya hidup sedentari, pola makan tidak seimbang, dan kurangnya aktivitas fisik. Kegiatan menggunakan metode partisipatif melalui sosialisasi teoretis, demonstrasi aktivitas fisik, dan diskusi interaktif. Kegiatan ini melibatkan 35 siswa dan 5 guru pendidikan jasmani MAS IMMIM Makassar. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pre-test, post-test, observasi, dan wawancara terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari 42% menjadi 86% setelah mengikuti kegiatan. Selain itu, sebanyak 82% peserta mampu mendemonstrasikan pola aktivitas fisik yang dianjurkan dengan kategori sangat baik. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya aktivitas fisik yang seimbang dan pola makan sehat dalam mencegah obesitas sejak dini. Dengan demikian, pendidikan jasmani memiliki peran strategis dalam mencegah obesitas pada siswa sekolah dasar melalui integrasi edukasi aktivitas fisik dan pola hidup sehat.</p> 2026-06-09T21:47:43+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6739 SOSIALISASI PEMAHAMAN DAN TES KEBUGARAN JASMANI PELAJAR NUSANTARA (TKPN) PADA PELAJAR SMAN DI KABUPATEN SIDOARJO 2026-06-17T21:47:03+07:00 Wijono [email protected] Oce Wiriawan [email protected] Del Asri [email protected] Sapto Wibowo [email protected] Ilo Raditio Wiriawan [email protected] Ido Gavrila Wiriawan [email protected] <p>Kebugaran jasmani merupakan komponen krusial dalam mendukung prestasi akademik dan kesehatan pelajar secara menyeluruh. Namun demikian, banyak pelajar SMA, khususnya pelajar putri, memiliki tingkat kebugaran jasmani yang rendah akibat kurangnya pemahaman dan asesmen kebugaran yang terstruktur. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan pemahaman dan pelaksanaan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) pada pelajar putri SMAN di Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan pendekatan pre-test post-test one group design selama 6 bulan (Juni–November 2025). Partisipan berjumlah 50 orang pelajar putri usia 14–16 tahun dari SMAN 1 Wonoayu, Sidoarjo. Intervensi terdiri dari: (1) sosialisasi di kelas tentang konsep kebugaran jasmani; (2) pendampingan prosedur TKPN; dan (3) asesmen kebugaran menggunakan pacer test (multi-stage fitness test). Hasil menunjukkan bahwa hanya 4 pelajar (8%) yang mencapai kategori kebugaran "baik", 14 pelajar (30%) mencapai kategori "cukup", dan mayoritas sebesar 32 pelajar (62%) masih berada pada kategori "rendah". Temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat kebugaran jasmani pelajar putri SMA di wilayah pedesaan masih sangat memprihatinkan dan memerlukan intervensi berkelanjutan. Artikel ini menyajikan refleksi akademik tentang pentingnya asesmen kebugaran rutin dan program aktivitas fisik berkelanjutan di sekolah.</p> 2026-06-17T20:52:37+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6738 PROGRAM PELATIHAN SISWI DALAM MENJAGA KESEHATAN DAN KEBUGARAN JASMANI SAAT DI SEKOLAH 2026-06-17T21:49:48+07:00 Shidqi Hamdi Pratama Putera [email protected] Oce Wiriawan [email protected] Del Asri [email protected] Sapto Wibowo [email protected] Ilo Raditio Wiriawan [email protected] Ido Gavrila Wiriawan [email protected] <p>Penurunan aktivitas fisik di kalangan remaja putri di Indonesia telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang mengkhawatirkan. Rendahnya tingkat kebugaran jasmani tidak hanya memengaruhi status kesehatan saat ini, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit tidak menular di masa dewasa. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan tingkat kebugaran jasmani siswi SMA melalui program pelatihan terstruktur yang mengintegrasikan edukasi, pendampingan, dan penerapan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN). Kegiatan dilaksanakan di SMAN 1 Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, dengan melibatkan 50 siswi berusia 14-17 tahun. Metode terdiri dari tiga tahap: (1) edukasi tentang konsep dan manfaat kebugaran jasmani; (2) pendampingan praktik teknik latihan yang benar; dan (3) penilaian kebugaran jasmani menggunakan tes lari bolak-balik 20 meter TKPN. Hasil menunjukkan bahwa 62% peserta berada dalam kategori kebugaran jasmani rendah, 30% cukup, dan hanya 8% baik. Temuan ini mengindikasikan perlunya program aktivitas fisik berkelanjutan dan terstruktur di sekolah. Pembahasan menyoroti penyebab multifaktorial rendahnya kebugaran, termasuk gaya hidup sedentari, tingginya screen time dan terbatasnya akses fasilitas olahraga, serta mengusulkan strategi berbasis sekolah untuk peningkatan berkelanjutan. Artikel ini juga menyajikan refleksi akademik penulis sebagai dosen ilmu keolahragaan dalam merancang intervensi kebugaran yang kontekstual, menarik, dan terintegrasi di sekolah bagi remaja putri.</p> 2026-06-17T21:04:51+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6737 PEMBERDAYAAN GURU PEREMPUAN DALAM MENSOSIALISASIKAN PENTINGNYA MENJAGA KEBUGARAN JASMANI PADA SEKOLAH 2026-06-17T21:52:31+07:00 Shidqi Hamdi Pratama Putera [email protected] Oce Wiriawan [email protected] Del Asri [email protected] Yuri Lolita [email protected] Ilo Raditio Wiriawan [email protected] Ido Gavrila Wiriawan [email protected] <p>Rendahnya tingkat kebugaran jasmani pelajar Indonesia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang mendesak dan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan sekolah, khususnya guru. Guru perempuan mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki peran strategis sebagai pendidik sekaligus role model dalam mempromosikan gaya hidup sehat dan aktif di kalangan siswa. Namun, masih banyak guru perempuan yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mensosialisasikan dan mengimplementasikan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN). Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan guru perempuan SMA di Kabupaten Sidoarjo melalui pelatihan terstruktur tentang kebugaran jasmani dan administrasi TKPN. Program menggunakan pendekatan participatory action research dengan desain one-group pre-test post-test yang melibatkan 30 guru perempuan dari SMA Negeri di Kabupaten Sidoarjo. Intervensi terdiri dari tiga tahap: (1) edukasi tentang konsep kebugaran jasmani dan TKPN; (2) simulasi dan praktik terbimbing administrasi tes lari bolak-balik 20 meter; dan (3) praktik lapangan supervisi dengan siswa sesungguhnya. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan guru tentang kebugaran jasmani (dari rata-rata skor 52,3 menjadi 85,7; p&lt;0,001) dan keterampilan administrasi TKPN (dari 40% menjadi 90% kemahiran pada penilaian praktik). Lebih lanjut, 93% guru melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam mempromosikan kebugaran jasmani, dan seluruh sekolah yang terwakili berkomitmen untuk mengintegrasikan penilaian kebugaran rutin ke dalam program semester. Pembahasan menyoroti keunggulan spesifik gender dari pemberdayaan guru perempuan, efek pengganda dari pelatihan guru sebagai duta kebugaran, dan pentingnya promosi aktivitas fisik berbasis sekolah. Artikel ini juga menyajikan refleksi penulis sebagai dosen ilmu keolahragaan dalam merancang program peningkatan kapasitas yang responsif gender dan berkelanjutan bagi pendidik.</p> 2026-06-17T21:14:48+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6736 PENGEMBANGAN PROGRAM SENAM AEROBIK UNTUK MENJAGA KEBUGARAN JASMANI IBU-IBU PKK DESA NGINGAS 2026-06-17T21:23:49+07:00 Shery Iris Zalillah [email protected] Oce Wiriawan [email protected] Del Asri [email protected] Sapto Wibowo [email protected] Ilo Raditio Wiriawan [email protected] Ido Gavrila Wiriawan [email protected] <p>Kebugaran jasmani merupakan aspek fundamental kesehatan yang sering terabaikan oleh perempuan pedesaan akibat beban ganda dan keterbatasan waktu. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan program senam aerobik guna menjaga kebugaran jasmani ibu-ibu PKK di Desa Ngingas, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah community-based participatory research dengan pendekatan pre-test post-test one group design selama 5 bulan (Juni–September 2025). Partisipan berjumlah 30 orang perempuan usia 30–50 tahun yang tergabung dalam PKK RT 018, RW 06. Intervensi terdiri dari: (1) pelatihan senam aerobik (3x/minggu, 45 menit/sesi); (2) pendampingan rutin; dan (3) asesmen kebugaran menggunakan 30 second chair stand test. Hasil menunjukkan bahwa 47% peserta mencapai kategori kebugaran "baik", 23% "cukup", dan 30% "rendah" pasca-intervensi. Peserta melaporkan peningkatan energi, penurunan keluhan nyeri muskuloskeletal, serta peningkatan motivasi untuk berolahraga secara teratur. Program senam aerobik terbukti efektif dalam menjaga kebugaran jasmani apabila disampaikan dengan pendekatan kontekstual (menggunakan musik lokal dan gerakan yang meniru aktivitas sehari-hari) serta pendampingan berkelanjutan. Artikel ini juga menyajikan refleksi akademik penulis sebagai dosen kesehatan dan kebugaran jasmani dalam merancang program kebugaran berbasis masyarakat yang berkelanjutan.</p> 2026-06-17T21:23:48+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6735 PEMBEKALAN TES KEBUGARAN JASMANI PELAJAR NUSANTARA BAGI GURU PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN 2026-06-17T21:55:17+07:00 Rini Ismalasari [email protected] Oce Wiriawan [email protected] Del Asri [email protected] Ika Jayadi [email protected] Ilo Raditio Wiriawan [email protected] Ido Gavrila Wiriawan [email protected] <p>Kebugaran jasmani merupakan komponen fundamental dalam mendukung prestasi akademik, pertumbuhan fisik, dan kesehatan mental pelajar. Namun, implementasi tes kebugaran jasmani pelajar nusantara seringkali terhambat oleh keterbatasan pemahaman guru terhadap prinsip-prinsip sport science, termasuk validitas instrumen, prosedur pengukuran yang standar, serta interpretasi hasil berbasis norma populasi lokal. Artikel ini memaparkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan memberikan pembekalan teoritis dan praktik tes kebugaran jasmani bagi guru PJOK anggota MGMP Kota Batu. Dari perspektif saya sebagai dosen sport science, pendekatan yang digunakan menekankan pada evidence-based practice, standardization of field tests, dan individualized feedback bagi peserta didik. Kegiatan meliputi pretest, pemaparan konsep fisiologi olahraga, demonstrasi tes (lari 1.000 m, push-up, sit-up, vertical jump, dan v-sit reach), serta pendampingan analisis data. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman guru sebesar 68% (pretest ke posttest) dan kemampuan menyusun laporan kebugaran berbasis persentil. Simpulan, pembekalan berbasis sport science efektif meningkatkan kompetensi guru dalam mengelola asesmen kebugaran jasmani pelajar.</p> 2026-06-17T21:33:35+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6734 PENGEMBANGAN SPA TERAPI KESEHATAN DAN SENAM KEBUGARAN JASMANI UNTUK MENGATASI MASALAH KELELAHAN MENTAL BAGI PEREMPUAN DESA 2026-06-17T21:43:38+07:00 Ika Jayadi [email protected] Oce Wiriawan [email protected] Del Asri [email protected] Sapto Wibowo [email protected] Ilo Raditio Wiriawan [email protected] Ido Gavrila Wiriawan [email protected] <p>Kelelahan mental (mental fatigue) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang paling umum namun paling terabaikan di kalangan perempuan pedesaan Indonesia. Beban ganda sebagai ibu rumah tangga, pekerja sektor informal, dan pengurus organisasi sosial menyebabkan akumulasi stres yang seringkali bermanifestasi sebagai kelelahan fisik dan mental kronis. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan program intervensi holistik yang mengombinasikan spa terapi (rendam air hangat dengan aromaterapi, pijat refleksi, dan relaksasi) dengan senam kebugaran jasmani (aerobik intensitas sedang, penguatan otot inti, fleksibilitas, dan latihan pernapasan). Metode yang digunakan adalah community-based participatory research (CBPR) dengan pendekatan pre-test post-test one group design selama 8 minggu (24 sesi) di Desa Ngingas Waru, Kabupaten Sidoarjo. Partisipan berjumlah 40 orang perempuan usia 25–55 tahun yang memiliki skor Chalder Fatigue Scale (CFS-11) &gt; 22. Intervensi terdiri dari: (1) sesi spa terapi 1x/minggu (60 menit: rendam kaki/hands aromaterapi 20 menit, pijat refleksi 20 menit, relaksasi guided imagery 20 menit); dan (2) sesi senam kebugaran jasmani 2x/minggu (45 menit). Hasil menunjukkan penurunan skor CFS-11 yang sangat signifikan (p&lt;0,001) dari rata-rata 30,2 (pre-test) menjadi 14,8 (post-test)—penurunan sebesar 51,0%. Sebanyak 92,5% peserta melaporkan peningkatan kualitas tidur, 87,5% melaporkan penurunan keluhan nyeri otot punggung dan bahu, dan 85% melaporkan peningkatan produktivitas aktivitas harian. Kombinasi spa terapi dan senam kebugaran jasmani terbukti lebih efektif dibandingkan intervensi tunggal, karena bekerja pada dua jalur fisiologis yang saling melengkapi: aktivasi parasimpatis (melalui spa terapi) dan peningkatan kapasitas kardiorespirasi dan neuroplastisitas (melalui senam). Artikel ini juga menyajikan refleksi akademik penulis sebagai dosen kebugaran jasmani dan kesehatan dalam merancang intervensi yang bersifat holistik, kontekstual, dan berkelanjutan.</p> 2026-06-17T21:43:38+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6733 PENGUATAN KOMPETENSI LITERASI DALAM PEMBELAJARAN GURU PJOK PADA KEBUGARAN JASMANI 2026-06-17T22:24:44+07:00 Hari Setijono [email protected] Oce Wiriawan [email protected] Kunjung Ashadi [email protected] Sapto Wibowo [email protected] Ilo Raditio Wiriawan [email protected] Ido Gavrila Wiriawan [email protected] <p>Guru sebagai pendidik mempunyai peran yang sangat penting dalam mengarahkan proses dan tujuan pembelajaran di kelas. Tujuan pembelajaran memerlukan arah yang jelas guna mencapai tujuan pendidikan yang telah dirancang. Seiring berjalannya waktu, kualitas pembelajaran diharapkan semakin meningkat menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Kurang beraktifitas fisik mengakibatkan adanya <em>learning loss </em>atau penurunan daya kemampuan yang bukan hanya terjadi pada peserta didik, tapi juga pada pendidik (guru). Pada dasarnya menekankan kepekaan terhadap dua hal: (1) peningkatan kesadaran terhadap persamaan hak, tanggung jawab, dan kesempatan yang sama antara laki-laki dan perempuan; (2) peningkatan kesadaran untuk mengangkat martabat masyarakat dan kemandirian individu--dari semua kelompok sosial--sebagai modal untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Tujuan pelaksanaan pengabdian di Guru SD, SMP, SMA MGMP PJOK Kota Batu ini adalah untuk memberikan wawasan dan pengetahuan tentang pentingnya penguatan literasi dan gesi yang mengarah pada peningkatan kualitas pembelajaran yang literat dan ramah. Adapun yang menjadi sasaran pelatihan adalah guru Guru SD, SMP, SMA MGMP PJOK Kota Batu dengan berfokus pada rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) atau modul ajar mereka yang menggunakan strategi literasi. Melalui aktivitas pengabdian kepada masyarakat, Unesa dengan guru di Guru SD, SMP, SMA MGMP PJOK Kota Batu dapat memberikan manfaat bagi pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan. Penguatan dilaksanakan dengan metode pelatihan secara intensif dengan melibatkan partisipasi aktif guru guna meningkatkan kualitas pembelajaran. PKM dilaksanakan selama 5 bulan.. Kegiatan ini akan menghasilkan luaran berupa satu artikel pada media massa cetak/elektronik yang bukan terbitan Unesa dan video kegiatan. Di samping itu, ada luaran tambahan berupa artikel yang disajikan dalam forum ilmiah internasional.</p> 2026-06-17T22:24:43+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6732 PENGENALAN DESAIN BESAR OLAHRAGA NASIONAL (DBON) DI KOTA BATU 2026-06-17T22:35:22+07:00 Hari Setijono [email protected] Oce Wiriawan [email protected] Kunjung Ashadi [email protected] Sapto Wibowo [email protected] Ilo Raditio Wiriawan [email protected] Ido Gavrila Wiriawan [email protected] <p>Pemahaman konsep Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) belum berjalan optimal di Kota Batu. Permasalahan yang dimiliki sekitar 20 guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di Kota Batu yaitu mereka tidak memiliki pemahaman yang baik terkait pentingnya pemahaman guru PJOK dalam mengimplementasikan konsep DBON dalam menuju Indonesia sehat dan bugar 2045. Sebagai bentuk kepedulian yang tinggi pada isu pengembangan keolahragaan nasional, dengan keunggulan Unesa pada bidang olahraga dapat mengambil langkah strategis melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat sebagai bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan peningkatan pemahaman Sebagai bentuk kepedulian yang tinggi pada guru PJOK di Kota Batu, dengan keunggulan Unesa pada bidang olahraga dapat mengambil langkah strategis melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat sebagai bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat. Bentuk pengabdian yang dapat dilakukan yaitu 1) edukasi konsep besar DBON, 2) edukasi ragam aktivitas fisik dasar dalam menunjang pestasi olahraga. Metode dalam proses edukasi ini menggunakan pendekatan pelatihan yang didalamnya terdapat penyampaian materi DBON secara lisan serta edukasi ragam aktivitas fisik dalam menunjang prestasi olahraga. Dalam pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tiga tahapan yaitu 1) persiapan pelaksanaan kegiatan dengan maksud utama menyiapkan berbagai hal untuk proses pelaksanaan kegiatan utama, 2) Pelaksanaan Edukasi DBON yang dilakukan secara tatap muka dengan tetap menjaga protokol kesehatan, 3) Pasca pelaksanaan untuk menyusun laporan dan mengevaluasi efektivitas pelaksanaan kegiatan tersebut.</p> 2026-06-17T22:35:22+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6731 PELATIHAN IDENTIFIKASI ATLET BERBAKAT CABANG OLAHRAGA BULUTANGKIS BAGI GURU PJOK MGMP KOTA BATU 2026-06-17T22:43:25+07:00 Oce Wiriawan [email protected] Ika Jayadi [email protected] Del Asri [email protected] Sapto Wibowo [email protected] Ilo Raditio Wiriawan [email protected] Ido Gavrila Wiriawan [email protected] <p>Pemanduan bakat (talent identification) merupakan upaya sistematik untuk mengidentifikasi individu yang memiliki potensi untuk berhasil dalam olahraga. Kota Batu dikenal sebagai salah satu tolok ukur pembinaan olahraga bulutangkis di Jawa Timur, yang sering melahirkan juara dan menjadi penyuplai atlet untuk tim provinsi maupun nasional. Namun demikian, masih banyak guru Pendidikan Jasmani di Kota Batu yang belum mampu melakukan tes dan pengukuran antropometrik, fisiologis, dan biomotrik serta menganalisisnya untuk mendapatkan calon bibit atlet berbakat bulutangkis. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan identifikasi atlet berbakat cabang olahraga bulutangkis bagi guru PJOK anggota MGMP di Kota Batu. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan pendekatan pre-test post-test one group design selama 9 bulan (Maret–November 2025). Partisipan berjumlah 30 orang guru laki-laki usia 41–50 tahun dari jenjang SD, SMP, dan SMA di Kota Batu. Intervensi terdiri dari: (1) pelatihan teori tentang konsep pemanduan bakat; (2) pelatihan praktik pengukuran antropometrik, tes fisiologis, dan tes biomotorik; (3) pendampingan penggunaan software bulutangkis untuk analisis data; serta (4) asesmen kebugaran menggunakan Multistage Fitness Test (MFT). Hasil menunjukkan bahwa 30% peserta mencapai kategori kebugaran "average", 23% mencapai kategori "above average", dan 47% masih berada pada kategori "below average". Pengukuran denyut nadi istirahat menunjukkan seluruh peserta (100%) berada pada kategori "baik" (70–90 bpm). Artikel ini menyajikan refleksi akademik tentang pentingnya pelatihan pemanduan bakat yang sistematis bagi guru untuk mendukung pembinaan atlet berkelanjutan di daerah.</p> 2026-06-17T22:43:25+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6730 EDUKASI PENGUKURAN OLAHRAGA BAGI GURU PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN 2026-06-17T22:52:17+07:00 Oce Wiriawan [email protected] Ika Jayadi [email protected] Del Asri [email protected] Sapto Wibowo [email protected] Ilo Raditio Wiriawan [email protected] Ido Gavrila Wiriawan [email protected] <p>Kompetensi dalam pengukuran dan evaluasi merupakan keterampilan fundamental yang harus dimiliki guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) |untuk merancang program latihan yang tepat, individual, dan memantau perkembangan siswa. Namun, masih banyak guru PJOK di Indonesia yang belum menguasai pemahaman teoretis maupun keterampilan praktis untuk melakukan tes kebugaran, pengukuran, dan evaluasi secara efektif. Program pengabdian |kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi guru PJOK dalam pengukuran olahraga melalui edukasi terstruktur dan pelatihan langsung. Program menggunakan pendekatan participatory action research dengan desain one-group pre-test post-test, melibatkan guru PJOK anggota MGMP PJOK di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Intervensi terdiri dari dua komponen utama: (1) edukasi kelas yang mencakup prinsip tes, pengukuran, dan evaluasi dalam olahraga; dan (2) praktik lapangan supervisi dengan mengadministrasikan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) kepada 50 siswa SMP. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan guru (skor rata-rata meningkat dari 48,6 menjadi 82,1; p&lt;0,001) dan kemampuan mereka dalam mengelola dan menginterpretasi tes kebugaran. Implementasi pada siswa mengungkapkan bahwa 62% siswa yang diuji berada pada kategori kebugaran "rendah" atau "sangat rendah", mengindikasikan kondisi kebugaran remaja yang memprihatinkan. Pembahasan mengelaborasi peran kritis literasi pengukuran dalam instruksi PJOK berkualitas, tantangan praktis penerapan tes standar di sekolah, dan potensi pemberdayaan guru sebagai solusi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan hasil kebugaran siswa. Artikel ini menyajikan refleksi penulis utama sebagai pakar evaluasi olahraga dalam merancang program peningkatan kapasitas kontekstual bagi guru PJOK.</p> 2026-06-17T22:52:17+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6729 EDUKASI KEBUGARAN JASMANI BAGI GURU PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN PADA SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS 2026-06-17T23:00:56+07:00 Oce Wiriawan [email protected] Sapto Wibowo [email protected] Ika Jayadi [email protected] Shery Iris Zalillah [email protected] Ilo Raditio Wiriawan [email protected] Ido Gavrila Wiriawan [email protected] <p>Pendidikan inklusif menuntut kesiapan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) untuk mengelola heterogenitas kemampuan siswa, termasuk siswa berkebutuhan khusus (SBK). Namun, kompetensi guru dalam merancang dan mengimplementasikan program kebugaran jasmani yang adaptif masih menjadi kendala. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru PJOK anggota Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PJOK Kota Batu dalam mengembangkan program kebugaran jasmani adaptif. Metode dilaksanakan melalui serangkaian workshop dan pendampingan terstruktur dengan model in-on-in, mencakup pemaparan konseptual, praktik penyusunan program latihan adaptif, simulasi pembelajaran, dan refleksi. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman konseptual, serta analisis dokumen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dihasilkan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman guru (rata-rata N-Gain 0,65) dan kemampuan menyusun program kebugaran jasmani yang terdiferensiasi. Program ini memperkuat kapasitas profesional guru PJOK dalam mengakomodasi kebutuhan fisik SBK, sejalan dengan paradigma pendidikan jasmani inklusif.</p> 2026-06-17T23:00:55+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6710 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TERHADAP PEMBERIAN IMUNISASI DPT PADA BALITA DI DESA KARANG ASIH KECAMATAN CIKARANG UTARA BEKASI TAHUN 2026 2026-06-20T09:55:37+07:00 Rohani Siregar [email protected] Ropahiyatul Kamal [email protected] Mayla Zakia [email protected] Mega Nada Aulia [email protected] Octaviani Fajri [email protected] PrismaLinda [email protected] <p>Imunisasi DPT adalah jenis vaksin dasar yang penting untuk melindungi bayi dari penyakit difteri, batuk rejan, dan tetanus. Pengetahuan ibu merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi apakah anak menerima imunisasi DPT atau tidak. Kurangnya pemahaman tentang manfaat, jadwal, dan pentingnya vaksinasi bisa membuat anak-anak tidak mendapatkan vaksin secara lengkap. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi DPT berpengaruh terhadap pemberiannya pada balita di Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi pada tahun 2026. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan pengabdian masyarakat di lapangan. Pengabdian masyarakat ini menggunakan 30 orang responden yang merupakan ibu-ibu yang memiliki anak balita dengan usia antara 0 hingga 2 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan kuesioner, mengamati buku KIA/KMS, serta melakukan kegiatan penyuluhan kesehatan tentang vaksin imunisasi DPT. Analisis data dilakukan dengan cara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, yaitu 15 orang (50,0%), sedangkan 10 orang (33,3%) memiliki pengetahuan yang baik, dan 5 orang (16,7%) memiliki pengetahuan yang cukup. Sementara itu, ada 19 responden (63,3%) yang sudah mendapatkan imunisasi DPT secara lengkap, sedangkan 11 responden (36,7%) belum lengkap. Hasilnya menunjukkan bahwa ada kaitan antara tingkat pemahaman ibu tentang cara memberikan vaksin DPT kepada anak balita.</p> 2026-06-20T09:55:37+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6706 PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL DI DESA SUKAJADI 2026-06-20T10:07:56+07:00 Rohani Siregar [email protected] Alvi Yandini [email protected] Cucu [email protected] Nurulita Anggraeni [email protected] La Ode Muhammad Anwar [email protected] PrismaLinda [email protected] <p>Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil masih menjadi salah satu masalah gizi utama di Indonesia yang dapat meningkatkan risiko anemia, perdarahan, persalinan prematur, serta bayi lahir dengan berat badan rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang selama kehamilan sebagai upaya pencegahan KEK di Desa Sukajadi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi makanan bergizi, serta pemeriksaan Lingkar Lengan Atas (LILA). Sasaran kegiatan adalah ibu hamil dengan dukungan tenaga kesehatan dan pemerintah desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai penyebab, dampak, dan cara pencegahan KEK setelah diberikan edukasi kesehatan. Selain itu, dukungan keluarga dan pemberdayaan masyarakat juga berperan penting dalam menjaga status gizi ibu hamil. Kegiatan edukasi kesehatan secara berkelanjutan diharapkan mampu menurunkan angka KEK dan meningkatkan kesehatan ibu serta bayi.</p> 2026-06-20T10:07:56+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6711 PERLUASAN EDUKASI OLAHRAGA REKREASI “STREET MINI 4 WD” DALAM MENANAMKAN MOVEMENT CULTURE PADA ANAK DI KLATEN 2026-06-20T10:18:51+07:00 Moch. Fahmi Abdul Azis [email protected] Mohamad Annas [email protected] Rahma Afdhilla Nasution [email protected] M. Panjalu Ardhi [email protected] Satya Perwira [email protected] <p>Pengabdian ini adalah pengabdian masyarakat oleh dosen. Pengabdian ini berkontribusi pada peningkatan kebugaran dan kesehatan masyarakat di Klaten melalui pembudayaan gerak melalui permainan street mini4WD. Diharapkan memberikan dampak pada Masyarakat di Klaten, karena dapat mengenalkan olahraga baru yang menyenangkan dan dapat meningkatkan kesadaran Gerak masyarakat. Selain itu, antusias peserta yang memainkan permainan ini khususnya yang baru pertama kali mencoba sangat antusias terhadap pengenalan olahraga baru. Dalam kegiatan ini, pengabdi mengenalkan permainan street mini4WD mulai dari peralatan, teknik menggiring hingga minirace. Metode yang digunakan berupa pelaksanaan kegiatan sosialisasi dengan melibatkan total 30 masyarakat di Kabupaten Klaten yaitu aktivitas fisik melalui permainan street mini 4WD dan informasi terkait manfaat permainan ini jika dimainkan secara rutin. Hasil kegiatan terdapat perubahan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang permainan baru street mini 4WD serta manfaat aktifitas fisik untuk tubuh. Kesimpulan kegiatan bermain street mini 4WD bersama terbukti efektif memberikan pemahaman tambahan bahwa permainan street mini 4WD dapat dijadikan pilihan untuk meningkatkan perilaku positif aktif bergerak bagi Masyarakat dan anak anak.</p> 2026-06-20T10:18:50+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6712 PENINGKATAN KESADARAN MENJAGA KEBUGARAN DAN CULTURE MOVEMENT MELALUI PERMAINAN REKREASI BERBASIS OLAHRAGA TENIS MEJA PADA SISWA SEKOLAH 2026-06-20T10:27:18+07:00 Moch. Fahmi Abdul Azis [email protected] Pandu Mulya Tirta [email protected] Bika Galang Akmaluddien [email protected] Martha Dwi Rosika [email protected] Anggi Rosiyatin [email protected] <p>Kegiatan ini merupakan program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen sebagai bentuk kontribusi dalam membentuk kebiasaan bergerak (movement culture) sejak usia dini melalui permainan rekreasi berbasis olahraga tenis meja pada siswa sekolah. Program ini diharapkan memberikan dampak signifikan bagi siswa di SD Negeri Wonoplembon 02 Semarang, khususnya dalam mengenalkan variasi olahraga yang menyenangkan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik. Pelaksanaan kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah yang dipimpin oleh Bapak Agus Sucipto, S.Pd., selaku Kepala Sekolah. Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, terutama bagi para siswa yang baru pertama kali mencoba olahraga ini. Dalam kegiatan ini, pengabdi mengenalkan dasar-dasar permainan tenis meja secara rekreatif, mulai dari pengenalan peralatan (bet dan bola), teknik dasar pukulan, hingga simulasi pertandingan persahabatan yang menyenangkan. Metode Metode yang digunakan adalah pelaksanaan sosialisasi dan pendampingan praktik langsung yang melibatkan siswa di lingkungan SDN Wonoplembon 02 Semarang. Fokus utama metode ini adalah pemberian informasi terkait manfaat kesehatan dari olahraga tenis meja jika dilakukan secara rutin, serta bagaimana olahraga ini dapat melatih koordinasi motorik anak melalui aktivitas fisik yang intens namun menghibur. Hasil dan Kesimpulan Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan pengetahuan dan pemahaman para siswa mengenai teknik dasar tenis meja serta manfaat pentingnya aktivitas fisik bagi pertumbuhan tubuh. Kesimpulannya, kegiatan bermain tenis meja bersama ini terbukti efektif dalam memberikan pemahaman tambahan bahwa olahraga tenis meja dapat dijadikan pilihan utama untuk meningkatkan perilaku positif dan budaya aktif bergerak (movement culture) bagi siswa di lingkungan sekolah dasar.</p> 2026-06-20T10:27:18+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6725 UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN DISMENOREA PADA REMAJA DI SMA AL ADAB DESA SUKARAYA DENGAN TERAPI JUS MANGGA 2026-06-20T10:36:44+07:00 Iqlima Putriana Kurnia [email protected] Moza Aulia [email protected] Aam Amalia Sari [email protected] PrismaLinda [email protected] Rohani Siregar [email protected] <p class="s11">Dismenorea adalah salah satu masalah kesehatan reproduksi yang paling umum dihadapi oleh remaja perempuan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu remaja meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam mencegah dan mengatasi dismenorea. Ini dilakukan melalui edukasi kesehatan dan terapi jus mangga di SMA AL ADAB yang terletak di Desa Sukaraya. Metode yang dipakai meliputi edukasi tentang kesehatan reproduksi, menunjukkan cara membuat jus mangga, dan memberikan terapi. Evaluasi dilakukan dengan cara pre-test, post-test, dan juga mengukur tingkat nyeri sebelum dan sesudah terapi. Diharapkan kegiatan ini bisa membantu remaja memahami lebih baik tentang dismenorea dan memberikan pilihan terapi alami yang aman, mudah dilakukan, dan efektif untuk mengurangi nyeri saat haid.</p> 2026-06-20T10:36:44+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6722 TEKNIS PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PROGRAM RESILIENSI MELALUI OLAHRAGA AIR 2026-06-20T10:49:22+07:00 Hengki Kumbara [email protected] Bambang Hermansyah [email protected] Endie Riyoko [email protected] Ilham Arvan Junaidi [email protected] Puput Sekar Sari [email protected] Farizal Imansyah [email protected] <p>Akhir-akhir ini perundungan kiat marak terjadi dilingkungan sekolah. Perundungan terhadap siswa tidak mengenal latar belakang siswa. Maka siswa tidak resiliensi dalam menghadapi perundungan, tentu siswa akan tergerus oleh keadaan. Salah satu alasan mengapa PKM Dosen lingkungan Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas PGRI Palembang melaksanakan workshop dengan tema “Program Penguatan Resiliensi Siswa Melalui Terapi Air (Hidroterapi): Worskhop Dilingkungan Siswa SMA Negeri 2 Unggulan Talang Ubi” adalah agar siswa dapat dibekali kemampuan resiliens yang baik. Sehingga dalam menerima respon yang mungkin terjadi akibat perundungan, maka siswa tersebut dapat beradaptasi dengan baik. Metode kegiatan berbentuk pelatihan (workshop), pendampingan, praktikkum, evaluasi dan follow up. Tempat pelaksanaan kegiatan di SMA Negeri 2 Talang Ubi. Organisasi pelaksanaan kegiatan diketuai oleh Hengki Kumbara, M.Kes, M.Pd, AIFO dan beranggotakan&nbsp; Dr. Bambang Hermansyah, M.Pd, Endie Riyoko, M.Pd, Ilham Arvan Junaidi, M.Pd, Puput Sekar Sari, M.Pd, Farizal Imansyah, M.Pd. Satu orang mahasiswa sebagai pendukung kegiatan yaitu Maulidina Juan Gustiar merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas PGRI Palembang. Pengabdian yang dilakukan kelompok dosen dilingkungan Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas PGRI Palembang dengann tema “Program penguatan resiliensi siswa melalui terapi air (hidroterapi)” menghasilkan kesimpulan bahwa bahwa terjadi penurunan rasa kekhawatiran siswa terhadap bahaya perundungan sebesar 7,9 poin hal ini menandakan bahwa tingkat pemahaman siswa akan pentingnya penguatan resiliensi melalui program-program yang dicapai melalui program hidroterapi. Selama kegiatan workshop sebesar 83,7% siswa terlibat aktif, antusias dan merespon baik kegiatan pelatihan dan 87.3% siswa memiliki kemampuan dalam menyusun program.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Program; Penguatan; Resiliensi; Olahraga; Air</p> 2026-06-20T10:49:21+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6721 UPAYA PEMBERDAYAAN IBU HAMIL DALAM MENCEGAH ANEMIA MELALUI EDUKASI KESEHATAN 2026-06-20T11:16:51+07:00 Rohani Siregar [email protected] Yuniar Indiarti [email protected] Astric Wulandary [email protected] Nabila Yasmin [email protected] PrismaLinda [email protected] <p>Anemia pada kehamilan masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin. Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai penyebab, dampak, dan upaya pencegahan anemia menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya kejadian anemia selama kehamilan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan anemia melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Wisma Hijau, Desa Mekarmukti, Kabupaten Bekasi, dengan melibatkan 30 ibu hamil sebagai peserta. Intervensi dilakukan melalui edukasi kesehatan menggunakan metode ceramah, diskusi interaktif, tanya jawab, serta media leaflet. Evaluasi kegiatan menggunakan one group pre-test post-test design dengan pengukuran tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa sebelum edukasi terdapat 33,3% peserta dengan pengetahuan kurang, 26,7% cukup, dan 40,0% baik. Setelah edukasi, tidak terdapat lagi peserta dengan pengetahuan kurang, sedangkan 96,7% peserta memiliki tingkat pengetahuan baik. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test (p&lt;0,001). Edukasi kesehatan yang diberikan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil dalam melakukan pencegahan anemia selama kehamilan.</p> 2026-06-20T11:16:51+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6702 PENGARUSUTAMAAN LITERASI MELALUI MEMBACAKAN CERITA DAN MENDONGENG MASYARAKAT DESA DOUDO GRESIK 2026-06-20T11:24:41+07:00 Kisyani Laksono [email protected] Amalia Ruhana [email protected] Yeni Anistyasari [email protected] Zulaikhah Abdullah [email protected] Rina Syahrina [email protected] <p>Pengabdian kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kondisi saat ini yang menunjukkan &nbsp;anak-anak merasa lebih nyaman bermain dengan gawai daripada berkegiatan lain. Gawai mempunyai beberapa macam fitur dan permainan yang menarik dari sisi audio visual. Padahal berbagai cerita &nbsp;mengenai asal mula nama desa, cerita rakyat, dan beberapa cerita lain ikut mewarnai Desa Doudo. Hal ini perlu &nbsp;dikenalkan kepada anak-anak melalui membacakan cerita atau mendongeng. Dua hal itu merupakan kegiatan yang tampaknya sepele, tetapi sangat berarti bagi perkembangan jiwa seseorang, khususnya anak. Pada sisi lain, membacakan cerita dan mendongeng dapat mengajarkan nilai-nilai karakter secara lebih terarah. Oleh sebab itu, pengabdian ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan tentang pentingnya penguatan literasi melalui pembacaan cerita dan/atau mendongeng sehingga dapat meningkatkan keterampilan membacakan cerita dan mendongeng masyarakat Doudo. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan praktik dengan sasaran para ibu. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa cerita dapat menumbuhkan kegembiraan. Selain itu terjadi peningkatan keterampilan dari yang semula belum pernah membacakan cerita, melalui praktik kemudian tumbuh keinginan membacakan cerita. Yang semula mendongeng dengan suara datar menjadi lebih memainkan peran. Membacakan cerita dan mendongeng sebenarnya dapat dilakukan siapa saja (perempuan atau laki-laki) dari beragam usia.</p> 2026-06-20T11:24:40+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6719 PENGENALAN LINGUISTIK FORENSIK DAN KEJAHATAN BERBAHASA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN LITERASI DIGITAL SANTRI DI PONDOK PESANTREN DAAR EL-HUDA CURUG KABUPATEN TANGERANG 2026-06-20T11:31:10+07:00 J. Anhar Rabi Hamsah Tis’ah [email protected] Ahmad Suryadi [email protected] Tia Febrianti [email protected] <p>Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan intensitas komunikasi daring di kalangan generasi muda, termasuk santri pondok pesantren. Di sisi lain, meningkatnya penggunaan media sosial juga diikuti oleh berbagai bentuk kejahatan berbahasa seperti ujaran kebencian, perundungan siber, penipuan daring, penyebaran hoaks, dan ancaman verbal yang memiliki konsekuensi hukum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman santri mengenai linguistik forensik, kejahatan berbahasa, serta etika komunikasi digital berbasis nilai-nilai Islam. Program dilaksanakan di Pondok Pesantren Daar El-Huda Curug Kabupaten Tangerang dengan menggunakan pendekatan <em>Participatory-Based Community Development.</em> Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, simulasi analisis kasus kebahasaan, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peserta kegiatan terdiri atas 60 santri dan 15 guru. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep linguistik forensik dan kejahatan berbahasa sebesar 82%, meningkatnya kemampuan peserta dalam mengidentifikasi bentuk-bentuk pelanggaran bahasa digital sebesar 78%, serta terbentuknya budaya komunikasi yang lebih santun dan bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan menghasilkan modul pembelajaran linguistik forensik berbasis pesantren dan kelompok pelopor literasi digital sebagai strategi keberlanjutan program. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi linguistik forensik, literasi digital, dan pendidikan karakter Islam dapat menjadi model efektif dalam membangun ketahanan sosial dan budaya komunikasi yang sehat di lingkungan pesantren.</p> 2026-06-20T11:31:10+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/5309 KAWASAN DESA WISATA KEDOK SANDUR JOMBANG DENGAN PENDEKATAN TRADISIONAL MODERN 2026-06-20T11:37:42+07:00 Jarot Wahyono [email protected] Bayu Teguh Ujianto [email protected] Redi Sigit Febrianto [email protected] <p>Desa Ploso berada di Jombang Jawa Timur dengan lokasi yang strategis dalam peta makro provinsi Jawa Timur. Desa tersebut berbatasan langsung dengan jalan lingkar provinsi Jawa Timur dan berpotensi sebagai Desa dengan kemudahan akses yang tinggi. Desa Ploso memiliki kekayaan budaya tinggi berupa kegiatan khas Desa, simbol desa (punden) serta elemen budaya lain yang berkaitan dengan pertanian. Keberadaan budaya Desa Ploso masih belum dikembangkan secara luas dikarenakan keterbatasan pengetahuan terkait pengembangan budaya. Merespon kebutuhan desa tersebut, ITN Malang berkomitmen untuk mendukung pengembangan budaya khas Desa Ploso dalam wujud Rancangan Kawasan Wisata Kedok Sandur dalam wujud kegiatan pengabdian masyarakat. Tujuan akhir yang ingin dicapai adalah memberikan manfaat bagi Desa Ploso berupa Rancangan Master Plan yang merespon permasalahan desa serta solusi pengembangan yang meningkatkan potensi dari Desa Ploso. Metode yang dilakukan dalam proses pengabdian difokuskan pada partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pengembangan rancangan, sehingga hasil rancangan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara spesifik. Rancangan master plan dikembangkan berdasarkan kebutuhan masyarakat dalam 3 wujud solusi antara lain penerapan tema Tradisional Modern sebagai identitas kawasan, pemetaan fasilitas spesifik sesuai kegiatan dan penambahan fasilitas TPS sebagai wujud pengembangan sektor ekonomi masayrakat desa. Rancangan tersebut diharapkan dapat mendukung sektor ekonomi dan pariwisata Desa Ploso di masa mendatang.</p> 2026-06-20T11:37:42+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6660 FINANCIAL SLAY: PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN DAN KESEHATAN MENTAL BAGI SISWA GENERASI Z DI KOTA PROBOLINGGO 2026-06-20T11:45:07+07:00 Nur' Adilla [email protected] Reni Rupianti [email protected] Firda Maesaroh [email protected] <p>Generasi Z di Indonesia menghadapi tantangan finansial yang kompleks di era ekonomi digital, di mana kemudahan akses sering kali memicu fenomena&nbsp;<em>knowledge-behavior gap</em>. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan kemandirian finansial bagi 200 siswa SMA/SMK di wilayah Probolinggo. Masalah utama yang diidentifikasi adalah kontradiksi antara dominasi Gen Z sebagai investor dengan tingginya perilaku konsumtif yang dipicu oleh <em>present bias</em>&nbsp;dan gaya hidup FOMO (<em>Fear of Missing Out</em>). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan&nbsp;<em>trial class</em>&nbsp;melalui simulasi interaktif "Financial Slay" yang mencakup instrumen <em>pre-test</em>&nbsp;dan <em>post-test</em>&nbsp;sebanyak 25 butir soal, pemaparan materi pilar kebebasan finansial, serta strategi alokasi anggaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta mengenai&nbsp;<em>compounding effect</em> dan mitigasi risiko investasi. Peserta mengalami pergeseran paradigma dari konsumen pasif menuju investor dengan&nbsp;<em>growth mindset</em>&nbsp;yang mampu menyusun anggaran pribadi secara taktis. Simpulan dari pengabdian ini menegaskan bahwa stabilitas keuangan merupakan variabel kunci dalam memitigasi&nbsp;<em>financial anxiety</em>&nbsp;demi mencapai kesehatan mental yang berkelanjutan.</p> 2026-06-20T11:45:07+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/6760 PENGEMBANGAN WISATA RIVER TUBING SUNGAI PIKATAN SEBAGAI PENDUKUNG DESTINASI DESA WISATA PACET, MOJOKERTO 2026-06-22T14:13:47+07:00 Nurkholis [email protected] Tutur Jatmiko [email protected] Indar Sabri [email protected] Siti Nurul Hidayati [email protected] Fajar Eka Samudra [email protected] <p style="font-weight: 400;">khususnya Sungai Pikatan yang berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata <em>river tubing</em>. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan pemahaman masyarakat mengenai konsep desa wisata, rendahnya keterampilan pengelolaan wisata olahraga air, serta belum terbentuknya kelembagaan pengelola wisata yang memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan wisata <em>river tubing</em> Sungai Pikatan sebagai pendukung destinasi wisata Pacet sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan desa wisata berbasis masyarakat. Metode yang digunakan meliputi identifikasi potensi dan permasalahan, <em>Focus Group Discussion</em> (FGD), pelatihan dan pendampingan pengelolaan wisata, pengadaan sarana dan prasarana pendukung, serta evaluasi kegiatan melalui metode <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>. Sasaran kegiatan adalah pemerintah desa, Karang Taruna, kelompok PKK, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, dan kelompok seni budaya Desa Wiyu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan wisata, terbentuknya kelembagaan pengelola wisata desa, tersusunnya Standar Operasional Prosedur (SOP) wisata <em>river tubing</em>, serta terbentuknya paket wisata <em>adventure trip</em> dan <em>fun trip</em>. Selain itu, kegiatan ini berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan wisata, membuka peluang usaha baru, serta mendorong pemanfaatan sumber daya alam yang lebih produktif dan berkelanjutan. Pengembangan wisata <em>river tubing</em> di Sungai Pikatan berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan yang mendukung pemerataan kunjungan wisata di kawasan Pacet sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Wiyu.</p> 2026-06-22T14:13:47+07:00 Copyright (c) 2026 PROFICIO