Jurnal Teknologi Rekayasa Elektro, Material dan Manufaktur https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JTREMM <p align="justify">Jurnal Teknologi Rekayasa Elektro, Material dan Manufaktur (JTREMM) dipublikasikan oleh Program Studi D-III Teknologi Pemeliharaan Pesawat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta yang berfokus pada review dan hasil penelitian pengembangan teknologi dan rekayasa elektro, rekayasa material dan rekayasa manufaktur pada pemeliharaan, aplikasi pesawat terbang dan ruang angkasa. Ruang lingkup jurnal ini meliputi Rekayasa Elektro Arus Lemah, Sistem Otomasi, Sistem Proteksi, Sistem IoT, Material Nano, Material Cerdas, Struktur Material, Pemodelan Material, Pemodelan Manufaktur, Rekayasa Manufaktur, Teknologi Manufaktur, Perancangan dan Manufaktur.</p> en-US [email protected] (Riza Arif Pratama) [email protected] (Imam Setyo Nugroho) Fri, 30 Jan 2026 14:12:41 +0700 OJS 3.1.2.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 KARAKTERISTIK KONSUMSI DAYA KIPAS PORTABLE DENGAN VARIASI BEBAN KECEPATAN https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JTREMM/article/view/6214 <p><em>pemakaian baterai pada kipas portabel berbasis baterai lithium. Pengujian dilakukan dengan variasi tingkat kecepatan operasi untuk mengamati perubahan beban sistem kerja dan ketahanan baterai. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan tingkat kecepatan menyebabkan kenaikan arus dan daya yang dikonsumsi, sehingga waktu pemakaian baterai menjadi lebih singkat. Penurunan tingkat kecepatan mampu menurunkan konsumsi daya dan meningkatkan efisiensi energi, yang berdampak pada bertambahnya durasi operasi yang terlihat pada level 40, 20 dan 1. Secara keseluruhan, terdapat hubungan berbanding terbalik antara tingkat kecepatan dan lama waktu pemakaian baterai. Hasil ini menunjukkan bahwa pemilihan tingkat kecepatan yang tepat berperan penting dalam mengoptimalkan keseimbangan antara kinerja dan efisiensi energi pada sistem kipas portabel berbasis baterai lithium</em><strong>. </strong></p> <p><strong><em>kata kunci</em></strong><em>:</em><em>kipas portabel, baterai lithium, konsumsi daya, arus listrik, efisiensi energi</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><em>This study aims to analyze the effect of speed levels on current consumption, power consumption, and battery usage duration in a lithium battery-based portable fan. Tests were conducted with varying operating speed levels to observe changes in system load and battery life. The test results show that increasing the speed level causes an increase in current and power consumption, resulting in a shorter battery usage time. Decreasing the speed level can reduce power consumption and increase energy efficiency, which has an impact on increasing the operating duration seen at levels 40, 20, and 1. Overall, there is an inverse relationship between speed levels and battery usage time. These results indicate that selecting the right speed level plays an important role in optimizing the balance between performance and energy efficiency in a lithium battery-based portable fan system.</em></p> <p><strong><em>keywords</em></strong><em>: </em><em>portable fan, lithium battery, power consumption, electric current, energy efficiency</em></p> Laisty Ahmad Arrafi, Rafli Ahmad Wildan, Riza Arif Pratama Copyright (c) 2026 Laisty Ahmad Arrafi, Rafli Ahmad Wildan, Riza Arif Pratama https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JTREMM/article/view/6214 Wed, 28 Jan 2026 00:00:00 +0700 TROUBLESHOOTING SISTEM STARTER APU PADA PESAWAT BOEING 777-300ER https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JTREMM/article/view/6296 <p><em>Auxiliary Power Unit</em> (APU) merupakan salah satu sistem pesawat terbang yang berfungsi menyediakan daya listrik dan udara bertekanan saat mesin utama tidak beroperasi. Perawatan APU menjadi aspek vital dalam menjaga kesiapan operasional pesawat terbang. Salah satu komponen utama APU adalah sistem <em>starter</em>, yang berperan dalam menginisiasi proses <em>starting</em> APU. Penelitian ini membahas proses troubleshooting pada sistem starter APU Pesawat Boeing 777-300ER yang mengalami gangguan, berdasarkan studi kasus nyata yang diawali dari laporan kegagalan oleh pilot selama fase pra-penerbangan. Analisis dilakukan melalui sistem <em>Engine Indicating and Crew Alerting System</em> (EICAS) yang memberikan indikasi kegagalan, dilanjutkan dengan pemeriksaan data maintenance melalui <em>Maintenance Access Terminal</em> (MAT) untuk mendapatkan kode <em>maintenance message</em> yang relevan. Proses isolasi kesalahan dilakukan sesuai panduan <em>Fault Isolation Manual</em> (FIM), hingga ditemukan bahwa kerusakan teridentifikasi pada komponen <em>brush</em> dari <em>Electric Starter Motor</em> APU yang mengalami keausan. Setelah proses penggantian komponen dan pengujian system, APU berhasil kembali beroperasi secara normal. Hasil ini menunjukkan pentingnya sistem monitoring modern dan prosedur <em>troubleshooting</em> yang tepat dalam menjaga keandalan serta keselamatan operasional pesawat terbang.</p> Adimas Bara Alfansa, Indra Permana, Riza Arif Pratama Copyright (c) 2026 Adimas Bara Alfansa, Indra Permana, Riza Arif Pratama https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JTREMM/article/view/6296 Fri, 20 Feb 2026 15:50:15 +0700 Analisis Perbaikan dan Pengujian Komponen Power Supply pada Perangkat Elektronik https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JTREMM/article/view/6778 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbaikan dan pengujian komponen <em>power supply</em> pada perangkat elektronik guna memastikan kestabilan tegangan keluaran dan keandalan sistem. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan tahapan meliputi analisis komponen, identifikasi kerusakan, perbaikan, pengujian tegangan output, serta evaluasi dampak perbaikan. Komponen yang dianalisis meliputi kapasitor, resistor, dioda, transistor, dan transformator. Pengujian dilakukan menggunakan alat ukur seperti <em>multimeter digital</em>, <em>oscilloscope</em>, dan <em>power supply unit (PSU)</em> untuk mengukur tegangan, resistansi, kapasitansi, serta karakteristik sinyal pada berbagai kondisi kerja.</p> <p>Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh komponen utama berada dalam kondisi baik setelah dilakukan verifikasi dan perbaikan. Kapasitor menunjukkan nilai pengujian yang stabil tanpa indikasi kerusakan, resistor berada dalam batas toleransi sesuai kode warna, dioda berfungsi dengan baik berdasarkan nilai tegangan jatuh, serta transistor menunjukkan karakteristik kerja yang sesuai spesifikasi. Hasil pengujian tegangan output juga menunjukkan kestabilan pada beberapa level tegangan, yaitu 5V menghasilkan 5,25V, 10V menghasilkan 9,70V, dan 15V menghasilkan 13,91V, yang semuanya masih dalam rentang operasional yang diharapkan.</p> <p>Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa proses perbaikan komponen <em>power supply</em> mampu meningkatkan dan mempertahankan kestabilan tegangan keluaran secara optimal. Evaluasi akhir menunjukkan bahwa sistem <em>power supply</em> yang telah diperbaiki memiliki kinerja yang stabil, efisien, dan dapat diandalkan untuk mendukung perangkat elektronik. Penelitian ini juga menegaskan bahwa pendekatan pengujian menyeluruh terhadap seluruh komponen memberikan hasil yang lebih akurat dalam menjaga kualitas dan umur pakai sistem <em>power supply</em>.</p> Irfan Tri Pamungkas, Ramadhana Luhur Prabangkara, Riza Arif Pratama Copyright (c) 2026 Irfan Tri Pamungkas, Ramadhana Luhur Prabangkara, Riza Arif Pratama https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JTREMM/article/view/6778 Thu, 25 Jun 2026 13:50:56 +0700 Analisis Desain, Material, dan Konversi Energi Baterai pada Sepeda Motor Listrik https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JTREMM/article/view/6784 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis desain, pemilihan material, kinerja, dan efisiensi konversi energi pada sistem baterai sepeda motor listrik Uwinfly M60 menggunakan pendekatan eksperimen. Metode penelitian meliputi identifikasi kebutuhan sistem, perancangan konfigurasi sel seri-paralel, pemilihan material sel dan komponen pendukung, perakitan battery pack dengan Battery Management System (BMS), pengujian performa, serta analisis data secara kuantitatif dan deskriptif. Pengambilan data dilakukan melalui pengukuran tegangan, arus, daya, suhu, waktu pengisian, jarak tempuh, dan konsumsi energi menggunakan voltmeter, ammeter, power analyzer, dan data logger pada berbagai kondisi beban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baterai memiliki spesifikasi 48 V 12 Ah dengan energi total 576 Wh yang mampu menggerakkan motor BLDC 500 W. Jarak tempuh yang diperoleh mencapai 40–45 km pada kondisi ideal dengan konsumsi energi 12,80–14,40 Wh/km. Struktur baterai terdiri dari dudukan sel berbahan ABS/nylon, casing aluminium alloy 6061, serta rangka penopang yang meningkatkan stabilitas dan keamanan terhadap getaran dan panas. Analisis menunjukkan bahwa efisiensi sistem dipengaruhi oleh beban kendaraan, kondisi jalan, dan daya motor, di mana peningkatan daya motor menurunkan waktu operasi baterai. Simulasi juga memperlihatkan bahwa peningkatan kapasitas baterai meningkatkan energi dan jarak tempuh, sedangkan variasi daya motor 300–800 W berpengaruh signifikan terhadap durasi penggunaan. Proses konversi energi dari kimia ke listrik hingga mekanik mengikuti Hukum Kekekalan Energi dan Hukum Newton II. Secara keseluruhan, sistem baterai menunjukkan kinerja yang stabil, efisien, dan sesuai untuk kendaraan listrik roda dua kelas menengah.</p> Sulchan Izul Haq Zamharir, Ramadhana Luhur Prabangkara, Muhammad Ikhsan Copyright (c) 2026 Sulchan Izul, Ramadhana Luhur Prabangkara, Muhammad Ikhsan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JTREMM/article/view/6784 Fri, 26 Jun 2026 09:51:46 +0700 Desain dan Pembuatan Glider dengan Launcher Berbasis Tenaga Dinamo https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JTREMM/article/view/6825 <p>Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun glider dan launcher berbasis tenaga dinamo. Glider <br>yang dirancang menggunakan konfigurasi high wing dengan airfoil NACA 3306 untuk mencapai kestabilan <br>penerbangan yang optimal. Sedangkan launcher menggunakan sistem dinamo untuk memberikan dorongan awal <br>yang diperlukan untuk meluncurkan glider. Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan kedua komponen ini <br>adalah kayu balsa, gabus, dan bahan perekat, yang dipilih karena sifatnya yang ringan namun kuat, sangat penting <br>untuk desain pesawat terbang ringan seperti glider. Penelitian ini melibatkan serangkaian uji coba untuk <br>memastikan efektivitas launcher dalam meluncurkan glider dan untuk mengevaluasi kestabilan penerbangan <br>pesawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain glider dan launcher yang digunakan mampu memberikan <br>kinerja yang baik, dengan glider yang stabil selama penerbangan dan launcher yang efektif memberikan dorongan <br>yang cukup untuk peluncuran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan <br>desain pesawat ringan dan sistem peluncuran yang efisien, serta memberikan wawasan yang lebih dalam tentang <br>prinsip aerodinamika yang diterapkan pada pesawat terbang model.</p> Ramadhana Luhur Prabangkara, Sahid Bayu Setiajit, Indra Permana Copyright (c) 2026 Ramadhana Luhur Prabangkara, Sahid Bayu Setiajit, Indra Permana https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JTREMM/article/view/6825 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0700