Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Tunas Membangun https://ejournal.utp.ac.id/index.php/TM <p class="Body">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Tunas Membangun (JPKM Tunas Membangun) diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tunas Pembangunan Surakarta adalah <em>peer-reviewed journal&nbsp;</em>yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di JPKM Tunas Membangun FEB UTP meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPKM Tunas Membangun FEB UTP maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya.&nbsp;JPKM Tunas Membangun FEB UTP menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup:</p> <ol> <li class="show">Sosial</li> <li class="show">Kependidikan</li> <li class="show">Sains</li> <li class="show">Keolahragaan</li> <li class="show">Bahasa</li> <li class="show">Bisnis dan Ekonomi&nbsp;</li> <li class="show">Teknik dan Kejuruan</li> <li class="show">Kesenian</li> </ol> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tunas Pembangunan Surakarta en-US Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Tunas Membangun 2809-7831 LITERASI PENGELOLAAN KEUANGAN KELUARGA SECARA BIJAK DAN ISLAMI https://ejournal.utp.ac.id/index.php/TM/article/view/5906 <p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan keluarga secara bijak dan islami bagi Aisyiyah Ranting Graha Indah Lamongan. Rendahnya tingkat literasi keuangan syariah di Indonesia, yaitu hanya 43,42% menurut SNLIK OJK 2025, menunjukkan adanya kesenjangan signifikan dibandingkan literasi keuangan konvensional. Selain itu, fenomena gaya hidup konsumtif, kurangnya perencanaan keuangan keluarga, serta terbatasnya akses edukasi keuangan syariah di daerah menjadi faktor yang memperlebar gap pengetahuan dan praktik pengelolaan keuangan keluarga. Kegiatan ini dilaksanakan menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi kasus, dengan pendekatan <em>Asset-Based Community Development (ABCD)</em> untuk mendorong keterlibatan aktif peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai perencanaan, pencatatan keuangan, pembedaan kebutuhan dan keinginan, penyusunan dana darurat, serta pentingnya zakat, infaq, dan shadaqah. Peserta juga mulai menerapkan prinsip hidup sederhana dan menghindari hutang tidak produktif sesuai ajaran Islam. Kegiatan ini terbukti efektif dalam memperkuat literasi dan ketahanan keuangan keluarga muslim, serta mendukung program pemberdayaan ekonomi yang telah dijalankan Aisyiyah Lamongan. Dengan demikian, pengabdian ini dapat menjadi model edukasi keuangan syariah yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.</p> sriyaumi sriyaumi Abdul Majid Mesra Berlyn Hakim Suryani Yuli Astuti Rita Nataliawati ##submission.copyrightStatement## 2025-12-30 2025-12-30 5 2 1 5 10.36728/tm.v5i2.5906 Analisis Penerapan Sistem Manajemen Biaya Berbasis Activity-Based Costing pada PT Air Mancur https://ejournal.utp.ac.id/index.php/TM/article/view/6168 <p>Sistem manajemen biaya memiliki peran strategis dalam perusahaan manufaktur karena berkaitan langsung dengan efisiensi operasional dan pengambilan keputusan manajerial. Laporan ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem manajemen biaya pada PT Air Mancur sebagai bagian dari pembelajaran mata kuliah Sistem Manajemen Biaya. Fokus pembahasan meliputi pengelolaan biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, serta biaya overhead pabrik dalam proses produksi jamu. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa pemaparan internal perusahaan saat kunjungan industri, observasi alur produksi, serta studi literatur dan jurnal terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengelolaan biaya di PT Air Mancur tidak hanya mencerminkan pendekatan biaya berbasis proses, tetapi juga menunjukkan karakteristik yang selaras dengan prinsip Activity-Based Costing dalam pengalokasian biaya overhead pabrik. Penerapan metode Activity-Based Costing memungkinkan perusahaan mengalokasikan biaya secara lebih akurat berdasarkan aktivitas yang mengonsumsi sumber daya, sehingga mendukung efisiensi biaya, peningkatan kualitas produk, dan keberlanjutan usaha.</p> Alfina Puspita Ningrum ##submission.copyrightStatement## 2025-12-30 2025-12-30 5 2 6 11 10.36728/tm.v5i2.6168 Peran Pengendalian Biaya Pemasaran terhadap Perluasan Pasar Produk Herbal PT Air Mancur https://ejournal.utp.ac.id/index.php/TM/article/view/6169 <p>Perkembangan industri herbal di Indonesia menuntut perusahaan untuk menerapkan strategi pemasaran <br>yang efektif dan efisien guna memperluas pasar. PT Air Mancur sebagai salah satu perusahaan herbal nasional <br>perlu mengendalikan biaya pemasaran agar perluasan pasar dapat dilakukan secara optimal tanpa membebani <br>keuangan perusahaan. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis peran pengendalian biaya pemasaran terhadap <br>perluasan pasar produk herbal PT Air Mancur. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui <br>kegiatan kunjungan industri, diskusi dengan pihak perusahaan, serta studi dokumentasi dan materi perusahaan <br>dan referensi pendukung. Hasilnya menunjukkan perusahaan melakukan penerapan pengendalian biaya <br>pemasaran melalui perencanaan anggaran, evaluasi efektivitas promosi, serta pemanfaatan pemasaran digital dan <br>jaringan distribusi yang telah ada. Pengendalian biaya pemasaran tersebut berperan dalam meningkatkan <br>efisiensi kegiatan promosi dan mendukung perluasan jangkauan pasar, baik di pasar domestik maupun pasar <br>internasional. Dengan demikian, perusahaan mampu menjaga daya saing produk herbal dan mendukung <br>pertumbuhan bisnis berkelanjutan.</p> Annisa' Pratama Putri ##submission.copyrightStatement## 2025-12-30 2025-12-30 5 2 12 17 10.36728/tm.v5i2.6169 Integrasi Sistem Manajemen Biaya dan Pengendalian Mutu dalam Meningkatkan Profitabilitas di PT Air Mancur https://ejournal.utp.ac.id/index.php/TM/article/view/6167 <p>Kunjungan industri ke PT Air Mancur ini bertujuan untuk mengeksplorasi lebih lanjut implementasi <br>sistem manajemen biaya di perusahaan obat herbal terbesar di Indonesia. Perusahaan yang diakuisisi oleh <br>Combiphar pada Desember 2019 ini mempekerjakan sekitar 1.800 orang dengan unit produksi yang berlokasi di <br>Solo, Wonogiri, dan Karanganyar. Penelitian saya terutama berfokus pada analisis implementasi sistem <br>manajemen biaya melalui platform SAP, yang mencakup pengendalian biaya produksi, biaya tenaga kerja, <br>persediaan bahan baku, dan efisiensi operasional. Dari pengamatan langsung, PT Air Mancur telah <br>mengintegrasikan sistem informasi untuk melacak biaya dari pengadaan bahan baku hingga produk akhir. <br>Perusahaan juga mengelola limbah cair dan bahan berbahaya (B3) melalui kolaborasi pihak ketiga, dan telah <br>berinvestasi besar-besaran pada fasilitas dan laboratorium berkualitas untuk mempertahankan standar tinggi. <br>Strategi ini terbukti mendukung ekspansi produk, dari produk herbal tradisional hingga inovasi modern seperti <br>Insto dan Eymo. <br>Kata kunci: Sistem Manajemen Biaya, Efisiensi Operasional, Industri Jamu, SAP System, Quality Control, PT <br>Air Mancur</p> Aprilia Utami Marsudi ##submission.copyrightStatement## 2025-12-30 2025-12-30 5 2 18 26 10.36728/tm.v5i2.6167 Pengaruh Akuisisi Combiphar Terhadap Kegiatan Ekspor di Pabrik Jamu Air Mancur https://ejournal.utp.ac.id/index.php/TM/article/view/6171 <p>Akuisisi merupakan salah satu strategi korporasi yang sering digunakan untuk memperkuat daya saing perusahaan,</p> <p>termasuk dalam menghadapi persaingan pasar ekspor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh</p> <p>akuisisi PT Jamu Air Mancur oleh PT Combiphar terhadap kegiatan ekspor produk jamu. Metode penelitian yang</p> <p>digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui data</p> <p>sekunder berupa laporan perusahaan, publikasi resmi, literatur ilmiah, serta informasi pendukung lainnya yang</p> <p>relevan dengan akuisisi dan kegiatan ekspor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuisisi memberikan dampak</p> <p>positif terhadap penguatan internal perusahaan, terutama dalam aspek manajemen, pengendalian mutu,</p> <p>kepemilikan sertifikasi, serta dukungan jaringan distribusi yang lebih luas. Namun demikian, peningkatan kinerja</p> <p>ekspor tidak terjadi secara langsung dan dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti regulasi negara tujuan,</p> <p>tingkat persaingan pasar internasional, serta preferensi konsumen. Dengan demikian, akuisisi berperan sebagai</p> <p>faktor pendukung strategis dalam meningkatkan potensi ekspor Jamu Air Mancur, tetapi memerlukan strategi pasca-</p> <p>akuisisi yang berkelanjutan agar dampaknya terhadap ekspor dapat optimal.</p> Arum Putri Nur Fatimah ##submission.copyrightStatement## 2025-12-30 2025-12-30 5 2 27 32 10.36728/tm.v5i2.6171 Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan dan Kinerja Pelayanan Publik di Polsek Pandak https://ejournal.utp.ac.id/index.php/TM/article/view/6170 <p>Pengelolaan keuangan yang akuntabel dan kinerja pelayanan publik yang baik menjadi unsur penting <br>dalam penyelenggaraan instansi sektor publi, terutama pada lembaga kepolisian yang berperan menyediakan <br>pelayanan kepada publik. Polsek Pandak sebagai unit pelaksana teknis Kepolisian Negara Republik Indonesia <br>memiliki tanggung jawab dalam mengelola anggaran negara serta memberikan pelayanan publik yang <br>berkualitas. Kegiatan ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan akuntabilitas pengelolaan keuangan dan <br>kinerja pelayanan publik di Polsek Pandak berdasarkan hasil wawancara dengan pihak internal. Metode yang <br>digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan <br>bahwa Polsek Pandak telah menerapkan Standar Akuntansi Pemerintahan berbasis akrual, menggunakan Sistem <br>Informasi Manajemen Keuangan Daerah (SIMDA), menyusun laporan keuangan secara periodik, serta <br>mengaitkan penggunaan anggaran dengan capaian kinerja pelayanan publik. Selain itu, kinerja pelayanan publik <br>diukur melalui Indeks Kepuasan Masyarakat dan didukung oleh pelaksanaan audit internal sebagai bentuk <br>pengawasan. Penerapan tersebut menunjukkan bahwa akuntabilitas pengelolaan keuangan dan kinerja pelayanan <br>publik di Polsek Pandak telah berjalan dengan baik dan mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang <br>baik.</p> <p><br>Kata kunci: Akuntabilitas Keuangan, Kinerja Pelayanan Publik, Akuntansi Sektor Publik, Polsek Pandak</p> sanisah Melani Regita Cahyani ##submission.copyrightStatement## 2025-12-30 2025-12-30 5 2 33 37 10.36728/tm.v5i2.6170 Pengelolaan Keuangan Desa Pucung dalam Perspektif Akuntansi Sektor Publik https://ejournal.utp.ac.id/index.php/TM/article/view/6178 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik pengelolaan keuangan Desa Pucung yang berlokasi di Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, berdasarkan prinsip-prinsip akuntansi sektor publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan aparatur pemerintah Desa Pucung yang terlibat dalam pengelolaan dan pencatatan keuangan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan Desa Pucung dilaksanakan secara berurutan mulai dari tahap perencanaan melalui penyusunan RPJMDes dan RKPDes bersama masyarakat, kemudian penganggaran dalam APBDes, pelaksanaan kegiatan, penatausahaan, pelaporan, hingga pertanggungjawaban keuangan. Dalam pengelolaan keuangan desa, terdapat pihak-pihak yang berperan dalam pengawasan, yaitu Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Inspektorat, dan Kapanewon. Pemerintah Desa Pucung telah menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas melalui penyampaian informasi keuangan kepada masyarakat dengan memanfaatkan baliho, media sosial, Sistem Informasi Desa (SID), dan Sinkal. Kendala utama yang dihadapi adalah keterlambatan pencairan anggaran yang berdampak pada ketidaksesuaian antara pagu anggaran dan realisasi kegiatan</p> Ellivia Magdalena ##submission.copyrightStatement## 2026-01-24 2026-01-24 5 2 38 42 10.36728/tm.v5i2.6178 Kunjungan Industri sebagai Media Pembelajaran Sistem Manajemen Biaya pada Perusahaan Manufaktur https://ejournal.utp.ac.id/index.php/TM/article/view/6177 <p>Kegiatan kunjungan industri merupakan salah satu bentuk pembelajaran berbasis pengalaman yang <br>bertujuan untuk memberikan pemahaman awal atau gambaran nyata mengenai dunia industri kepada mahasiswa. <br>Laporan ini di susus berdasarkan hasil kunjungan industri pada PT. Air Mancur, sebuah Perusahaan manufaktur <br>yang bergerak di bidang produksi jamu dan obat herbal. Kegiatan pada kunjungan ini meliputi penyampaian <br>materi di dalam ruangan, sesi tanya jawab, serta tur pabrik. Informasi yang di peroleh meliputi profil Perusahaan, <br>gambaran umum proses peroduksi, serta perhatian Perusahaan terhadap aspek kebersihan dan pengelolaan <br>limgkungan. Namun demikian, informasi terkait sistem pengelolan biaya dan aspek keuangan tidak diperoleh <br>secara rinci karena keterbatasan narasumber dan kebijakan Perusahaan. Hasil kegiatan menunjukan bahwa <br>kunjungan industri ini memberikan pemahaman awal mengenai karakteristik Perusahaan manufaktur dan <br>struktur proses produksinya. Pengalaman ini diharapkan dapat membantu penulis dalam mengaitkan konsep <br>Sistem Manajemn Biaya yanga dipelajari di kelas dengan konteks industri dengan pemahaman yang lebih <br>mendalama.</p> sanisah ##submission.copyrightStatement## 2026-01-24 2026-01-24 5 2 43 46 10.36728/tm.v5i2.6177 Evaluasi Implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Pelayanan Loket pada Kantor Pos Cabang Jebres Surakarta dalam Mendukung Akuntabilitas dan Pengelolaan Keuangan Sektor Publik https://ejournal.utp.ac.id/index.php/TM/article/view/6181 <p>Kantor Pos sebagai organisasi sektor publik yang memberikan pelayanan yang akuntabel, khususnya <br>melalui aktivitas pelayanan loket. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Standar Operasional <br>Prosedur (SOP) pelayanan loket di Kantor Pos Cabang Jebres Surakarta serta dampaknya terhadap akuntabilitas <br>pengelolaan keuangan sektor publik. Metode yang digunakan adalah wawancara langsung dengan staf pelayanan <br>loket untuk memperoleh gambaran praktik operasional yang berjalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SOP <br>pelayanan telah diterapkan secara konsisten melalui sistem informasi terintegrasi dengan kantor pusat. Sistem <br>tersebut mendukung transparasi, pengawasan, serta pelaporan keuangan secara terpusat. Namun, terdapat <br>kendala berupa keterbatasan waktu pelatihan sistem dan masalah jaringan internet. Dengan demikian, penerapan <br>SOP pelayanan loket berperan penting dalam menjaga akuntabilitas keuangan sektor publik, namun masih <br>memerlukan penyempurnaan dari sisi daya manusia.</p> Annisa' Pratama Putri Nita Puspita Sari ##submission.copyrightStatement## 2026-01-24 2026-01-24 5 2 47 52 10.36728/tm.v5i2.6181 Pengaruh Akuisisi Combiphar Terhadap Kegiatan Ekspor di Pabrik Jamu Air Mancur https://ejournal.utp.ac.id/index.php/TM/article/view/6182 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perolehan opini WTP pada</p> <p>pengelolaan laporan keuangan di Puskesmas Klego 1. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif</p> <p>kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung</p> <p>dengan pihak pengelola keuangan Puskesmas Klego 1, studi dokumentasi berupa laporan keuangan dan laporan</p> <p>hasil audit auditor independen, serta kajian literatur dari jurnal dan peraturan yang relevan. Hasil penelitian</p> <p>menunjukkan bahwa Puskesmas Klego 1 telah menyusun laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi</p> <p>Pemerintahan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 dan memperoleh opini</p> <p>Wajar Tanpa Pengecualian dari auditor independen. Faktor-faktor utama yang memengaruhi perolehan opini</p> <p>WTP meliputi kompetensi sumber daya manusia yang memadai, penerapan sistem pengendalian internal yang</p> <p>efektif, serta kepatuhan terhadap standar akuntansi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Perolehan</p> <p>opini WTP tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan laporan keuangan di Puskesmas Klego 1 telah dilaksanakan</p> <p>secara akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mendukung peningkatan tata kelola keuangan dan</p> <p>kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.</p> Arum Putri Nur Fatimah ##submission.copyrightStatement## 2026-01-24 2026-01-24 5 2 53 58 10.36728/tm.v5i2.6182 Faktor Yang Mempengaruhi Opini Wajar Tanpa Pengecualian Pada Pengelolaan Laporan Di Puskesmas Klego 1 https://ejournal.utp.ac.id/index.php/TM/article/view/6183 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perolehan opini WTP pada</p> <p>pengelolaan laporan keuangan di Puskesmas Klego 1. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif</p> <p>kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung</p> <p>dengan pihak pengelola keuangan Puskesmas Klego 1, studi dokumentasi berupa laporan keuangan dan laporan</p> <p>hasil audit auditor independen, serta kajian literatur dari jurnal dan peraturan yang relevan. Hasil penelitian</p> <p>menunjukkan bahwa Puskesmas Klego 1 telah menyusun laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi</p> <p>Pemerintahan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 dan memperoleh opini</p> <p>Wajar Tanpa Pengecualian dari auditor independen. Faktor-faktor utama yang memengaruhi perolehan opini</p> <p>WTP meliputi kompetensi sumber daya manusia yang memadai, penerapan sistem pengendalian internal yang</p> <p>efektif, serta kepatuhan terhadap standar akuntansi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Perolehan</p> <p>opini WTP tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan laporan keuangan di Puskesmas Klego 1 telah dilaksanakan</p> <p>secara akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mendukung peningkatan tata kelola keuangan dan</p> <p>kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.</p> Arum Putri Nur Fatimah ##submission.copyrightStatement## 2026-01-24 2026-01-24 5 2 59 64 10.36728/tm.v5i2.6183 Implementasi Akuntansi Sektor Publik pada Pengelolaan Keuangan Disdukcapil Kabupaten Bantul https://ejournal.utp.ac.id/index.php/TM/article/view/6185 <p>Akuntansi sektor publik memiliki peran penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik, <br>khususnya dalam pengelolaan keuangan dan penyelenggaraan pelayanan publik. Dinas Kependudukan dan <br>Pencatatan Sipil (Disdukcapil) sebagai organisasi perangkat daerah memiliki tanggung jawab strategis dalam <br>memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang berkaitan langsung dengan hak sipil masyarakat. Oleh <br>karena itu, penerapan akuntansi sektor publik pada Disdukcapil menjadi topik yang penting untuk dikaji guna <br>menilai bagaimana pengelolaan keuangan mendukung kualitas pelayanan publik. <br>Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknikpengumpulan data <br>melalui wawancara kepada pihak terkait. Fokus penelitian ini meliputi penerapan Standar Akuntansi <br>Pemerintahan (SAP) berbasis akrual, sistem pencatatan dan pelaporan keuangan, serta prinsip akuntabilitas <br>dan transparansi. <br>Hasil penelitian menunjukan bahwa Disdukcapil Kabupaten Bantul telah menerapkan SAP berbasis <br>akrual dan memanfaatkan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) dalam pengelolaan keuangan. <br>Pengelolaan dana yang tertib dan akuntabel terbukti mendukung efektivitas dan efesiansi pelayanan publik. <br>Temuanini menegaskan bahwa penerapan akuntansi sektor publik yang baik berperan penting dalam <br>meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan</p> Aprilia Utami Marsudi ##submission.copyrightStatement## 2026-01-24 2026-01-24 5 2 65 71 10.36728/tm.v5i2.6185 Observasi Lapangan terhadap Alur Produksi dan Penjaminan Mutu pada Pabrik Jamu Air Mancur : Studi Kasus Kegiatan Campus to Industry https://ejournal.utp.ac.id/index.php/TM/article/view/6179 <p>Pabrik Jamu Air Mancur merupakan salah satu industri obat tradisional di Indonesia yang telah menerapkan standardisasi modern dalam proses produksinya. Perubahan signifikan terjadi setelah pabrik ini diakuisisi oleh Combiphar Group pada akhir tahun 2019, yang membawa integrasi standar farmasi modern ke dalam industri jamu dan menuntut sistem penjaminan mutu yang lebih ketat. Penulisan ini bertujuan untuk memberikan tinjauan lapangan mengenai alur produksi dan sistem penjaminan mutu di Pabrik Jamu Air Mancur. Kajian ini disusun berdasarkan hasil observasi langsung pada kegiatan <em>Campus to Industry</em> serta didukung oleh studi literatur dari sumber digital resmi. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa alur produksi telah terstandardisasi, mulai dari seleksi bahan baku (simplisia), proses ekstraksi, pengolahan, hingga pengemasan produk. Sistem penjaminan mutu tidak hanya berpedoman pada Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB), tetapi juga mengadopsi prinsip <em>quality assurance</em> farmasi, seperti pengendalian pada titik kritis produksi (<em>In-Process Control</em>), uji mikrobiologi, dan pemantauan stabilitas produk. Penerapan standar mutu yang terintegrasi ini meningkatkan keamanan dan validitas produk, serta menunjukkan kemampuan industri jamu nasional untuk bersaing secara berkelanjutan.</p> Ellivia Magdalena ##submission.copyrightStatement## 2026-01-24 2026-01-24 5 2 72 75 10.36728/tm.v5i2.6179 Penerapan Standar CPOTB sebagai Bentuk Pengendalian Kualitas dan Efisiensi Bahan Baku di PT Jamu Air Mancur https://ejournal.utp.ac.id/index.php/TM/article/view/6184 <p>Kegiatan kunjungan industry ini didasari oleh urgensi menjaga mutu di sektor tradisional, khususnya di</p> <p>PT Jamu Air Mancur yang sudah menerapkan CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) secara</p> <p>konsisten. Penelitian ini terutama mengkaji peran CPOTB sebagai alat pengawasan kualitas sekaligus peningkat</p> <p>efisiensi bahan baku. Melalui metode deskriptif kualitatif, informasi diperoleh lewat pengamatan langsung saat</p> <p>kunjungan ke pabrik Palur, Karanganyar, meliputi tahapan produksi mulai dari penyortiran, pencucian,</p> <p>pengeringan, sampai pengemasan akhir.</p> <p>&nbsp;</p> Nita Puspita Sari ##submission.copyrightStatement## 2026-01-24 2026-01-24 5 2 76 81 10.36728/tm.v5i2.6184 Transformasi Industri Jamu: Dari Perjalanan Pabrik hingga Alur Produksi di PT Air Mancur Karanganyar https://ejournal.utp.ac.id/index.php/TM/article/view/6174 <p>Pabrik Jamu Air Mancur merupakan salah satu industri jamu terbesar di Indonesia yang mengalami transformasi</p> <p>signifikan dari sistem produksi tradisional menuju sistem industri modern. Perubahan ini tidak hanya terjadi pada</p> <p>aspek teknologi produksi, tetapi juga pada sistem manajemen, pengendalian mutu, dan strategi pemasaran produk</p> <p>herbal. Perkembangan paling penting terjadi setelah perusahaan ini berada di bawah naungan Combiphar Group</p> <p>pada akhir tahun 2019, yang mendorong integrasi standar farmasi modern ke dalam industri jamu. Penulisan ini</p> <p>bertujuan untuk mengkaji perjalanan modernisasi Pabrik Jamu Air Mancur, mulai dari akar tradisional hingga</p> <p>penerapan sistem produksi dan penjaminan mutu berbasis standar industri. Metode yang digunakan adalah</p> <p>deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan observasi tidak langsung melalui sumber resmi dan</p> <p>publikasi industri. Hasil kajian menunjukkan bahwa modernisasi yang dilakukan mampu meningkatkan efisiensi</p> <p>produksi, konsistensi kualitas, serta daya saing produk jamu di pasar nasional dan internasional tanpa</p> <p>menghilangkan identitas tradisionalnya.</p> melaniregita cahyani ##submission.copyrightStatement## 2026-01-24 2026-01-24 5 2 82 86 10.36728/tm.v5i2.6174 Analisis Proses Produksi dan Manajemen Mutu pada Pabrik Jamu Air Mancur https://ejournal.utp.ac.id/index.php/TM/article/view/6186 <p><em>Kunjungan industri ke Pabrik Jamu Air Mancur bertujuan untuk memahami proses produksi, pengendalian kualitas, serta manajemen operasional dalam industri jamu tradisional. Metode yang digunakan adalah observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kunjungan menunjukkan bahwa Pabrik Jamu Air Mancur menerapkan proses produksi yang terstruktur mulai dari pemilihan bahan baku hingga distribusi produk, serta menerapkan standar kebersihan dan mutu yang ketat. Kegiatan ini memberikan pemahaman praktis mengenai penerapan manajemen produksi dan pengendalian kualitas pada industri obat tradisional.</em></p> adryan farhand adjis ##submission.copyrightStatement## 2026-01-24 2026-01-24 5 2 87 90 10.36728/tm.v5i2.6186 Analisis Proses Produksi dan Pemasaran Pabrik Jamu Air Mancur Karanganyar https://ejournal.utp.ac.id/index.php/TM/article/view/6192 <p>Industri jamu merupakan salah satu subsektor industri pengolahan berbasis kearifan lokal yang memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian nasional serta pelestarian budaya kesehatan tradisional Indonesia. Pabrik Jamu Air Mancur Karanganyar sebagai salah satu produsen jamu skala industri menghadapi tantangan dalam menjaga konsistensi proses produksi sekaligus memperluas jangkauan pemasaran di tengah persaingan industri obat tradisional yang semakin ketat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis proses produksi dan strategi pemasaran yang diterapkan oleh Pabrik Jamu Air Mancur Karanganyar. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan dan analisis dokumen, didukung oleh data sekunder dari laporan industri, publikasi ilmiah, serta sumber resmi perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses produksi jamu telah mengacu pada standar Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB), mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, pengemasan, hingga distribusi. Dari sisi pemasaran, strategi yang diterapkan meliputi bauran pemasaran yang terintegrasi antara pemasaran konvensional dan digital. Temuan ini menunjukkan bahwa sinergi antara proses produksi yang terstandar dan strategi pemasaran adaptif menjadi faktor kunci dalam menjaga daya saing industri jamu. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan industri jamu sejenis</p> Taraka Adicandra Wibawa ##submission.copyrightStatement## 2026-01-24 2026-01-24 5 2 91 93 10.36728/tm.v5i2.6192