https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/issue/feed GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2026-07-06T22:23:47+07:00 Admin Ganesha [email protected] Open Journal Systems <p align="justify">Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual serta hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. Jurnal <strong>Ganesha</strong> dipublikasikan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan <strong>Januari</strong>&nbsp;dan <strong>Juli</strong>. Junal Ganesha secara khusus menitikberatkan pada permasalahan utama dalam pengembangan ilmu-ilmu bidang pengabdian masyarakat sebagai berikut: <br>- Pendidikan <br>- Pertanian <br>- Sains dan Teknologi<br>- Ekonomi dan Bisnis</p> https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5952 OPTIMALISASI PERAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DAN UMKM MELALUI SEMINAR PENGABDIAN DI DESA KOPER 2026-07-01T20:37:38+07:00 Diksi Metris [email protected] Diana Putri Anggraini [email protected] Carmelia Carmelia [email protected] Muhamad Arif Setiawan [email protected] Sanda Amelia Teska [email protected] Sahrul Firmansh [email protected] Shenly Zahra [email protected] Muhammad Hanan [email protected] Maman Sulaeman [email protected] <p><em>This community service activity was carried out in Koper Village, Kresek District, with a focus on increasing community knowledge and skills in waste management and strengthening the capacity of MSME actors. The main problems faced by the village include low awareness of waste sorting, a lack of organic waste processing facilities, and limited knowledge of MSME actors in business management and digital marketing. Thru a qualitative approach, this activity is designed to deeply explore the conditions, needs, and potential of the community. The program was conducted as a participatory seminar involving 55 residents and 10 MSME actors, accompanied by the distribution of 74 compost bins and training sessions on waste sorting techniques, compost making, simple financial management, and digital-based marketing strategies. The results of the activity show an increase in community understanding and behavioral changes in waste management, marked by the beginning of household waste sorting and the emergence of independent environmental mutual aid initiatives. Additionally, MSME actors showed an increase in knowledge regarding business management and the use of social media as a promotional tool. The emergence of collaboration between waste banks and MSMEs in processing waste into economically valuable products also strengthens the program's sustainability. This finding shows that an educational-participatory approach can simultaneously drive social and economic change. This activity also identified several constraints such as limited infrastructure, variations in digital technology adoption capabilities, and fluctuations in the economic value of waste. However, the potential for program development thru partnerships with village governments, the private sector, and educational institutions opens up stronger sustainability opportunities. Thus, this service activity makes a significant contribution to building environmental awareness while strengthening the local economy based on community empowerment.</em></p> <div style="all: initial !important;">&nbsp;</div> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Diksi Metris, Diana Putri Anggraini, Carmelia Carmelia, Muhamad Arif Setiawan, Sanda Amelia Teska, Sahrul Firmansh, Shenly Zahra, Muhammad Hanan, Maman Sulaeman https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6226 IMPLEMENTASI APLIKASI SI APIK DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI INKUBATOR BISNIS DODOL DI DESA REKSONEGORO 2026-07-01T20:37:39+07:00 Lanto Miriatin Amali [email protected] Nurhayati Panigoro [email protected] Fitri Hadi Yulia Akib [email protected] <p>Pemberdayaaan masyarakat desa merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan kemandirian lokal dan kapasitas kewirausahaan. Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan aplikasi SI Apik (Sistem Pencatatan Informasi Keuangan) sebagai alat pendukung pengelolaan keuangan sederhana pada kelompok usaha dodol di Desa Reksonegoro. Melalui pendekatan pengembangan inkubator bisnis, kegiatan ini difokuskan pada peningkatan keterampilan kewirausahaan, manajemen produksi, dan literasi keuangan masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan intensif, serta evaluasi berkelanjutan terhadap penerapan SI APIK dalam aktivitas usaha. Hasil kegiatan menunujukkan bahwa penerapan aplikasi SI APIK memberi dampak positif terhadap pencatatan transaksi keuangan yang sebelumnya dilakukan secara manual dan tidak teratur. Pelaku usaha dodol di Desa Reksonegoro mampu menyusun laporan sederhana mengenai arus kas, laba rugi, dan catatan pengeluaran, sehingga meningkatkan transparansi serta akurasi dalam pengambilan keputusan usaha. Selain itu, inkubator bisnis yang dikembangkan tidak hanya berperan sebagai wadah produksi, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran kewirausahaan yang berkelanjutan. Dampak lainnya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya literasi keuangan dalam pengembangan usaha lokal. dengan demikian, implementasi aplikasi SI APIK terbukti efektif mendukung pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kapasitas kewirausahaan dan pengelolaan keuangan sederhana. Program ini berpotensi direplikasi pada desa lain dengan karakteristik serupa untuk memperluas dampak postifnya terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Lanto Miriatin Amali, Nurhayati Panigoro, Fitri Hadi Yulia Akib https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6236 TANTANGAN DAN SOLUSI BISNIS PADA KOMUNITAS UMKM TLOGOMULYO DI ERA DIGITAL 2026-07-01T20:37:39+07:00 Widiyanti Widiyanti [email protected] Ratna Tunjungsari [email protected] Agung Budiartono [email protected] Agus Prasetyo [email protected] <p>Dalam konteks bisnis, komunitas dan jaringan dapat membantu para pelaku usaha meningkatkan kesempatan bisnis, mengakses sumber daya dan informasi, membangun reputasi dan kredibilitas, meningkatkan kemampuan dan pengetahuan, mengembangkan hubungan dan kerjasama yang saling menguntungkan. Metode pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan memberikan pendampingan, diskusi, dan edukasi tentang pentingnya melakukan langkah-langkah efektif menghadapi tantangan dan memiliki alternatif solusi yang tepat dalam rangka menyikapi&nbsp; era digitalisasi bisnis untuk meningkatkan daya saing pada komunitas UMKM di RW.10 kelurahan Tlogomulyo. Pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang akan dilakukan ini bertujuan untuk mendampingi mitra komunitas UMKM memaknai Era digitalisasi bisnis yang notabene merupakan periode di mana teknologi digital telah menjadi dominan dalam kehidupan manusia, mengubah cara kita berinteraksi, bekerja, dan berkomunikasi secara mendasar dengan pandangan modern untuk dimaksimalkan dalam mengembangkan usaha karena digitalisasi bisnis merupakan proses transformasi bisnis dari konvensional menjadi digital, yang meliputi berbagai aspek bisnis seperti proses transaksi dan penerapan system dalam menjalankan bisnis tentunya sangat diperlukan berbagai upaya untuk mampu beradpatasi dengan ketidakpastian dan perubahan.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Widiyanti Widiyanti, Ratna Tunjungsari, Agung Budiartono, Agus Prasetyo https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6303 PELATIHAN PEMBUATAN PROMPT DAN GENERASI GAMBAR AI BERBASIS GAMBAR TANGAN UNTUK SISWA SEKOLAH PERADABAN SERI KEMBANGAN 2026-07-01T20:37:39+07:00 Abiyan Surya Saputra [email protected] Dzaky Arva Rizy [email protected] <p>Sanggar Bimbingan (SB) Peradaban Seri Kembangan menghadapi tantangan dalam mendiversifikasi metode pengajaran untuk menjaga antusiasme siswa di tengah keterbatasan sarana prasarana dan sumber daya pengajar. Inovasi pembelajaran menjadi krusial untuk meningkatkan produktivitas belajar siswa, terutama dalam penguasaan literasi digital dan teknologi di era digital saat ini. Salah satu teknologi yang berkembang pesat adalah Kecerdasan Buatan (AI). Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memberikan keterampilan kepada siswa dalam pembuatan <em>prompt</em>&nbsp;serta generasi gambar berbasis AI yang memanfaatkan gambar tangan sebagai dasarnya. Melalui pendekatan inovatif ini, diharapkan siswa dapat berpartisipasi lebih efektif dalam perkembangan teknologi masa depan dan mengatasi tantangan kejenuhan dalam proses belajar mengajar.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Abiyan Surya Saputra, Dzaky Arva Rizy https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6267 EDUKASI KESEHATAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU BALITA TERKAIT STUNTING DI DESA PLIPIR 2026-07-01T20:37:40+07:00 Paulina Fortinasari [email protected] Vika Dias Anspratiwi [email protected] Nugroho Sayekti [email protected] Lathifah Nur Aini [email protected] Tri Setia Ningrum [email protected] <p>Stunting menjadi isu kesehatan yang serius pada balita yang memengaruhi pada pertumbuhan, perkembangan, dan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Desa Plipir sebagai respon terhadap masih ditemukannya kasus dan risiko stunting pada balita. Kegiatan ini bertujuan memperluas pengetahuan ibu balita mengenai upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan berupa penyuluhan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif serta pengukuran pengetahuan melalui penggunaan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan ini memperlihatkan peningkatan tingkat pengetahuan ibu balita, yang tercermin dari persentase kategori pengetahuan tinggi pada pre-test sebesar 84,2% meningkat menjadi 89,5% pada post-test. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat peran ibu balita dan mendukung upaya penurunan risiko stunting di Desa Plipir.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Paulina Fortinasari, Vika Dias Anspratiwi, Nugroho Sayekti, Lathifah Nur Aini, Tri Setia Ningrum https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6336 EDUKASI DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DARI LIMBAH DOMESTIK RUMAH TANGGA DI DESA LAMEURU KECAMATAN RANOMEETO BARAT KABUPATEN KONAWE SELATAN 2026-07-01T20:37:40+07:00 Eko Aprianto Johan [email protected] Rustan Ari [email protected] Herman Titop [email protected] Sri Wahyuni Basoka [email protected] Fitriah Amir [email protected] <p>Pengelolaan limbah rumah tangga dan sisa hasil perkebunan di Desa Lameuru, Kabupaten Konawe Selatan, masih menjadi tantangan lingkungan yang belum teratasi secara optimal, sementara ketergantungan masyarakat terhadap pupuk kimia sintetis terus meningkat. Pengabdian ini bertujuan memberdayakan kelompok Dasawisma melalui pemanfaatan limbah organik menjadi Pupuk Organik Cair (POC) dan Pupuk Organik Padat (POP). Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi sosialisasi interaktif, bimbingan teknis pembuatan pupuk, demonstrasi plot (demplot), serta pendampingan langsung dalam proses fermentasi menggunakan aktivator mikrobial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas masyarakat yang signifikan, di mana 85% anggota kelompok Dasawisma kini mampu memproduksi POC dan POP secara mandiri. Implementasi produk organik ini berhasil mereduksi penggunaan pupuk kimia sebesar 30% pada tanaman hortikultura di pekarangan warga. Selain itu, terbentuknya struktur kelompok pengolah pupuk yang resmi menjamin keberlanjutan program produksi secara rutin setiap bulannya. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa transformasi limbah menjadi pupuk organik merupakan solusi strategis yang tidak hanya berdampak pada kelestarian ekosistem tanah, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi keluarga melalui penghematan biaya input pertanian. Keberhasilan program ini menegaskan pentingnya pendekatan partisipatif berbasis komunitas dalam mewujudkan kemandirian pangan dan desa ramah lingkungan yang berkelanjutan.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Eko Aprianto Johan, Rustan Ari, Herman Titop, Sri Wahyuni Basoka, Fitriah Amir https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6338 PELATIHAN PRODUKSI GANTUNGAN KUNCI RESIN BAGI PEREMPUAN SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF DI DESA AIR KERUH 2026-07-01T20:37:41+07:00 Reni Septiyanti [email protected] Athirah Rifa Aulya [email protected] Iyamsi [email protected] Aisyah Hapsari [email protected] Chelsea Olivia [email protected] Nabila Regina Putri [email protected] Muhammad Ferdy Hasan [email protected] Heliza Dwi Wulandari [email protected] Elisia Modesti [email protected] <p>Air Keruh Village, Rambang District, Muara Enim Regency, South Sumatra, has significant human resource potential that has not been optimally utilized, particularly among women, whose labor force participation rate remains relatively low at approximately 28%. The majority of residents work as rubber and oil palm farmers with fluctuating incomes. This condition highlights the need for alternative income sources based on the creative economy. This community service program aimed to enhance skills and foster entrepreneurial spirit among housewives and young women through training in producing resin-based keychains. The implementation method consisted of socialization, training through lectures, demonstrations, and hands-on practice, as well as process and outcome evaluations, involving 25 participants. The results indicated that 88% of participants were able to produce resin keychains that met quality standards and had market value. In addition to improving technical skills, the activity increased entrepreneurial motivation and created opportunities for developing community-based microenterprises that can be marketed locally and through digital platforms as a sustainable strategy for strengthening the village economy.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Reni Septiyanti, Athirah Rifa Aulya, Iyamsi, Aisyah Hapsari, Chelsea Olivia, Nabila Regina Putri, Muhammad Ferdy Hasan, Heliza Dwi Wulandari, Elisia Modesti https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6339 PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN KERUPUK JENGKOL SEBAGAI PRODUK UNGGULAN UMKM PEREMPUAN DALAM PENGUATAN EKONOMI KELUARGA DI DESA AIR KERUH 2026-07-01T20:37:41+07:00 Reni Septiyanti [email protected] Ahmad Sapta Riansyah [email protected] Siti Lailatun Ni'amah [email protected] Pepi Puspitasari [email protected] Muhammad Rizky Alfarel [email protected] Riza Azka Fazila [email protected] Shelpi Chandriani [email protected] Rappeh Rappeh [email protected] <p>Jengkol (Archidendron pauciflorum) is a local commodity with high potential as a raw material for value-added food products. In Air Keruh Village, Rambang District, Muara Enim Regency, the utilization of jengkol remains limited to raw sales with relatively low economic value. This community service program aimed to enhance the added value of jengkol through mentoring in the development of jengkol crackers as a flagship product of women-led MSMEs, while strengthening household economic resilience. The methods employed included observation and problem identification, assistance in the production process based on Good Manufacturing Practices (GMP), mentoring in packaging and marketing, and evaluation of program outcomes. The results demonstrated a significant increase in the partner’s production capacity from 5 kg to 12 kg of raw materials per week (a 140% increase). The product’s selling price rose from IDR 2,000 to IDR 5,000 per 100 grams with labeled standing pouch packaging. Organoleptic testing indicated an overall acceptance rate of 84%, categorized as “liked.” Furthermore, marketing channels expanded from local markets to direct sales and online platforms through WhatsApp Business and local marketplaces. This program demonstrates that innovation in processing jengkol into crackers can enhance the competitiveness of women-led MSMEs and generate tangible economic impacts for families and the surrounding community.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Reni Septiyanti, Ahmad Sapta Riansyah, Siti Lailatun Ni'amah, Pepi Puspitasari, Muhammad Rizky Alfarel, Riza Azka Fazila, Shelpi Chandriani, Rappeh Rappeh https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6344 PELATIHAN PEMBUATAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN BERBASIS USAHA KREATIF DI DESA AIR KERUH 2026-07-01T20:37:42+07:00 Reni Septiyanti [email protected] Tri Diah Rahmawati [email protected] Shafira Arianti [email protected] Muthia Naditha [email protected] Widia Wati [email protected] Amrina Rosyada [email protected] Hendy Almanfaluthi [email protected] Hersia Oktaria Putri Adelia [email protected] <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemandirian dan ketahanan ekonomi perempuan melalui pelatihan pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) berupa boneka tangan di Desa Air Keruh, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim. Desa ini memiliki 383 jiwa yang tergabung dalam 125 kepala keluarga, dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai petani karet sehingga pendapatan rumah tangga sangat bergantung pada musim dan fluktuasi harga komoditas. Kondisi tersebut menunjukkan adanya potensi waktu produktif perempuan yang belum dimanfaatkan secara optimal dalam kegiatan ekonomi. Program ini dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan masyarakat yang meliputi observasi lapangan, koordinasi dengan pemerintah desa, pelatihan teknis pembuatan boneka tangan, serta pembekalan literasi kewirausahaan dan perhitungan harga jual produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memproduksi boneka tangan secara mandiri, memahami dasar penentuan biaya dan harga jual, serta mengalami peningkatan kepercayaan diri sebagai pelaku usaha kreatif. Produk yang dihasilkan memiliki potensi pasar lokal, khususnya pada lembaga PAUD dan sekolah dasar di desa. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan keterampilan berbasis potensi lokal dapat menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan ekonomi perempuan desa serta mendukung penguatan ketahanan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Reni Septiyanti, Tri Diah Rahmawati, Shafira Arianti, Muthia Naditha, Widia Wati, Amrina Rosyada, Hendy Almanfaluthi, Hersia Oktaria Putri Adelia https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6343 PELATIHAN FERMENTASI TEMPE SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM PENGEMBANGAN USAHA MIKRO RUMAH TANGGA DI DESA AIR KERUH 2026-07-01T20:37:42+07:00 Reni Septiyanti [email protected] Berliana Yusanti [email protected] Intan Permata Sari [email protected] Intan Triwika Delviana [email protected] Jery Dwi Putra Adha [email protected] Putri Rizki Aulia [email protected] Dwi Anggun Rahmawati [email protected] Nurazizah Nurazizah [email protected] <p>Desa Air Keruh, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, merupakan wilayah dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai petani yang masih mengandalkan penjualan hasil pertanian dalam bentuk bahan mentah, sehingga nilai tambah ekonomi yang diperoleh relatif rendah. Kondisi tersebut mendorong perlunya program pemberdayaan perempuan melalui pelatihan keterampilan pengolahan pangan berbasis potensi lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam memproduksi tempe melalui proses fermentasi sebagai upaya penguatan ekonomi keluarga. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi pemutaran video proses pembuatan tempe, penyampaian materi mengenai tahapan fermentasi, serta praktik langsung pengemasan kedelai yang telah diinokulasi ragi. Peserta kemudian melanjutkan proses fermentasi secara mandiri di rumah selama 24-48 jam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu memproduksi tempe dengan kualitas baik, ditandai dengan terbentuknya miselium putih yang merata, tekstur padat, dan aroma khas tempe. Dari aspek ekonomi, pengolahan 4 kg kedelai dengan total biaya produksi sebesar Rp83.500 berpotensi menghasilkan pendapatan hingga Rp100.000, sehingga memberikan peluang peningkatan nilai tambah produk. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi fermentasi sederhana dapat menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan perempuan desa serta penguatan ketahanan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Reni Septiyanti, Berliana Yusanti, Intan Permata Sari, Intan Triwika Delviana, Jery Dwi Putra Adha, Putri Rizki Aulia, Dwi Anggun Rahmawati, Nurazizah Nurazizah https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6362 PEMBERDAYAAN GURU DAN ORANG TUA MELALUI PSIKOEDUKASI RESPONSIF BUDAYA UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN MENTAL ANAK DI KELAS INKLUSIF 2026-07-01T20:37:43+07:00 Indah Lestari [email protected] Santoso Santoso [email protected] Sucipto Sucipto [email protected] Diah Kurniati [email protected] <p>Pendidikan inklusif menuntut kesiapan sekolah dan keluarga dalam mendukung perkembangan akademik sekaligus kesehatan mental anak. Namun, keterbatasan pemahaman guru dan orang tua mengenai kesehatan mental anak serta kurangnya pendekatan yang sensitif terhadap konteks budaya sering menjadi kendala dalam praktik pendidikan inklusif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan guru dan orang tua melalui psikoedukasi responsif budaya guna mendukung kesehatan mental anak di kelas inklusif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan pemberdayaan yang melibatkan guru dan orang tua sebagai subjek aktif dalam asesmen kebutuhan, pelaksanaan psikoedukasi, refleksi, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran guru serta orang tua mengenai pentingnya kesehatan mental anak, serta meningkatnya kesiapan mereka dalam menciptakan lingkungan belajar dan pengasuhan yang lebih inklusif dan suportif. Psikoedukasi responsif budaya membantu peserta memahami isu kesehatan mental anak secara kontekstual dan aplikatif sesuai dengan nilai dan praktik kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan kolaborasi sekolah dan keluarga serta pengembangan praktik pendidikan inklusif yang berorientasi pada kesejahteraan mental anak</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Indah Lestari, Santoso Santoso, Sucipto Sucipto, Diah Kurniati https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6363 PENINGKATAN KOMPETENSI KONSELOR KELUARGA MELALUI PELATIHAN KONSELING KELUARGA BERBASIS NILAI ISLAM 2026-07-01T20:37:43+07:00 Sucipto Sucipto [email protected] Santoso Santoso [email protected] Indah Lestari [email protected] <p>Penguatan ketahanan keluarga merupakan kebutuhan mendesak di tengah meningkatnya kompleksitas permasalahan keluarga di masyarakat Muslim. Salah satu tantangan utama dalam upaya tersebut adalah keterbatasan kompetensi konselor keluarga dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam praktik konseling secara profesional dan kontekstual. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi konselor keluarga melalui pelatihan konseling keluarga berbasis nilai Islam. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan pemberdayaan, yang melibatkan konselor keluarga dan pendidik sebagai subjek aktif dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari asesmen kebutuhan, pelatihan, praktik terbimbing, hingga refleksi dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, sikap profesional, dan kesiapan peserta dalam mengimplementasikan konseling keluarga berbasis nilai Islam. Peserta mampu mengintegrasikan nilai-nilai seperti musyawarah, kasih sayang (<em>rahmah</em>), tanggung jawab, dan keadilan ke dalam proses konseling keluarga secara lebih terstruktur dan bermakna. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan kapasitas konselor keluarga serta pengembangan praktik konseling keluarga Islami yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Pelatihan konseling keluarga berbasis nilai Islam direkomendasikan sebagai strategi pengabdian masyarakat yang efektif untuk mendukung ketahanan dan kesejahteraan keluarga.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Sucipto Sucipto, Santoso Santoso, Indah Lestari https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6350 OPTIMALISASI POTENSI LOKAL KAUM PEREMPUAN MELALUI PRAKTIK PEMBUATAN KERIPIK PISANG DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KELUARGA DI DESA TANJUNG RAYA 2026-07-01T20:37:44+07:00 Reni Septiyanti [email protected] Fiansi Dwi Arista [email protected] Siti Rahma [email protected] Desi Meliani [email protected] Rahmi La Indah [email protected] Arfit Shafi Anis [email protected] Salsabila Junaidi [email protected] Hafsyah Aulia [email protected] Alfin Renaldi [email protected] <p>Pemberdayaan ekonomi keluarga di tingkat desa menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal. Desa Tanjung Raya memiliki sumber daya pisang yang melimpah, namun selama ini pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan dalam bentuk mentah dengan nilai jual yang relatif rendah, terutama oleh perempuan yang menjalankan usaha rumah tangga. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi yang tersedia dan kemampuan pengolahannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan kemandirian ekonomi perempuan desa melalui pelatihan pengolahan pisang menjadi keripik bernilai tambah yang disertai pendampingan pemasaran digital. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas yang mencakup observasi awal, sosialisasi, praktik langsung pembuatan keripik pisang, pendampingan pemasaran melalui media sosial, serta evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam proses produksi dan pengemasan, bertambahnya pemahaman mengenai strategi pemasaran digital, serta tumbuhnya kepercayaan diri dan minat untuk memulai usaha secara mandiri. Program ini juga mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara lebih optimal sebagai fondasi penguatan ekonomi keluarga. Meskipun masih memerlukan pendampingan lanjutan agar keberlanjutannya terjaga, integrasi antara praktik produksi dan edukasi pemasaran digital terbukti efektif dalam mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan desa dan berpotensi diimplementasikan pada desa dengan karakteristik serupa.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Reni Septiyanti, Fiansi Dwi Arista, Siti Rahma, Desi Meliani, Rahmi La Indah, Arfit Shafi Anis, Salsabila Junaidi, Hafsyah Aulia, Alfin Renaldi https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6354 PENGUATAN EKONOMI IBU RUMAH TANGGA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING CAIR DI DESA TANJUNG RAYA 2026-07-01T20:37:44+07:00 Reni Septiyanti [email protected] Natasya Salsabila [email protected] Atryanti Junesti [email protected] Deace Eksci Asista [email protected] Rosni Utari [email protected] Muhammad Dendi Fajriansyah [email protected] Neli Amellia [email protected] Diana Azizah [email protected] <p>Pemberdayaan ekonomi perempuan desa merupakan strategi penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, khususnya pada desa berkembang dengan potensi tenaga kerja perempuan yang besar. Desa Tanjung Raya, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, memiliki 52% perempuan usia produktif yang sebagian besar berstatus ibu rumah tangga dan belum optimal diberdayakan secara ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian ekonomi melalui pelatihan pembuatan sabun cuci piring cair sebagai bentuk usaha mikro sekaligus strategi penghematan pengeluaran rumah tangga. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif-aplikatif yang meliputi tahap persiapan, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, dan evaluasi. Pengukuran keberhasilan dilakukan melalui pre-test dan post-test sederhana, observasi keterampilan, serta wawancara terstruktur untuk menilai perubahan sikap, sosial, dan ekonomi. Hasil kegiatan menunjukkan 85% peserta memahami tahapan produksi, 70% mampu mempraktikkan proses pembuatan secara mandiri, dan 100% menunjukkan motivasi tinggi untuk menerapkan keterampilan tersebut di rumah. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis, tetapi juga mendorong efisiensi pengeluaran dan membuka peluang usaha berbasis rumah tangga. Dengan demikian, pelatihan ini menjadi model pemberdayaan perempuan desa yang aplikatif, adaptif, dan berpotensi berkelanjutan dalam mendukung kemandirian ekonomi lokal.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Reni Septiyanti, Natasya Salsabila, Atryanti Junesti, Deace Eksci Asista, Rosni Utari, Muhammad Dendi Fajriansyah, Neli Amellia, Diana Azizah https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6356 EDUKASI PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI DALAM MENDORONG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN BERBASIS SEKOLAH DI SMA NEGERI 1 RAMBANG 2026-07-01T20:37:45+07:00 Reni Septiyanti [email protected] Anisafitri [email protected] Aldo Febrian [email protected] Dwi Arinta [email protected] Hafisa Tifathul Husna [email protected] Elga Anatastia [email protected] Prima Sena Ardinata [email protected] Tesa Aryani [email protected] <p>Pernikahan usia dini masih menjadi persoalan serius di Indonesia karena berdampak pada kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan kondisi psikologis remaja. Praktik ini dipengaruhi oleh faktor ekonomi, rendahnya tingkat pendidikan, norma sosial, serta pengaruh media digital yang sering menampilkan pernikahan tanpa memperlihatkan tantangan yang menyertainya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran remaja mengenai risiko dan dampak pernikahan dini melalui edukasi preventif berbasis sekolah. Edukasi pencegahan pernikahan dini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Rambang, Kabupaten Muara Enim, dengan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab yang didukung media visual. Materi yang disampaikan mencakup faktor penyebab dan dampak pernikahan dini dari aspek kesehatan dan sosial, kesiapan mental dan ekonomi sebelum menikah, perspektif hukum dan agama, serta literasi digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa dalam menyikapi pernikahan dini. Siswa semakin memahami pentingnya kesiapan mental, emosional, dan ekonomi sebelum memasuki pernikahan, serta termotivasi untuk melanjutkan pendidikan dan merencanakan masa depan secara lebih matang dan bertanggung jawab.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Reni Septiyanti, Anisafitri, Aldo Febrian, Dwi Arinta, Hafisa Tifathul Husna, Elga Anatastia, Prima Sena Ardinata, Tesa Aryani https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6360 STRATEGI PENGUATAN PERAN AYAH MELALUI PENDAMPINGAN BERBASIS KOMUNITAS UNTUK PENCEGAHAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DALAM RUMAH TANGGA DI DESA TANJUNG RAYA 2026-07-01T20:37:45+07:00 Reni Septiyanti [email protected] Liyra Vanessa [email protected] Amrina Rosyada [email protected] Darsy Dwi Putri [email protected] Deli Firmansyah [email protected] Siti Fajriah [email protected] Arvina Nur Hidayah [email protected] Ani Wulandari [email protected] <p>Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) masih menjadi persoalan sosial yang berdampak serius terhadap kesejahteraan keluarga, khususnya perempuan. Upaya pencegahan yang selama ini lebih berfokus pada perempuan belum sepenuhnya melibatkan laki-laki sebagai agen perubahan dalam keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat peran ayah melalui pendampingan berbasis komunitas sebagai strategi pencegahan KDRT di Desa Tanjung Raya, Kecamatan Rambang. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu penyampaian materi tentang KDRT dan regulasinya, pendampinga keterampilan komunikasi, serta pembentukan kelompok ayah sebagai wadah dukungan sosial. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pemberian pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh indikator pengetahuan, terutama terkait regulasi hukum KDRT, serta pergeseran sikap peserta menuju penerimaan kesetaraan peran dan komitmen keterlibatan aktif dalam pengasuhan. Selain itu, terbentuknya Kelompok Ayah Peduli menjadi indikator keberlanjutan program berbasis komunitas. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan peran ayah melalui edukasi dan pendampingan berkelanjutan merupakan strategi efektif dalam pencegahan KDRT di tingkat keluarga dan masyarakat.</p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Reni Septiyanti, Liyra Vanessa, Amrina Rosyada, Darsy Dwi Putri, Deli Firmansyah, Siti Fajriah, Arvina Nur Hidayah, Ani Wulandari https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6390 Redesain dan Pendampingan Implementasi Formulir General Consent dan Informed Consent di Klinik Fisioterapi UMSIDA 2026-07-01T20:37:46+07:00 Resta Dwi Yuliani [email protected] Laili Rahmatul Ilmi [email protected] <p>Upaya dalam mewujudkan penyelenggaraan rekam medis yang baik diperlukan unsur penunjang yaitu pembuatan formulir rekam medis. Beberapa formulir yang wajib ada dalam penyelenggaraan rekam medis adalah formulir general consent (persetujuan umum) dan Informed consent (persetujuan/ penolakan tindakan). Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan dari desain formulir yang ada di klinik Fisioterapi UMSIDA yaitu formulir persetujuan setelah penjelasan belum dipisahkan antara informasi yang ditujukan pada persetujuan umum <em>(general consent)</em> dan informasi yang ditujukan untuk persetujuan/ penolakan tindakan <em>(informed consent),</em> selain itu juga belum memenuhi standar sesuai dengan unsur desain formulir. Tujuan dalam pengabdian masyarakat ini adalah redesain dan pendampingan implementasi formulir general consent dan informed consent di Klinik Fisioterapi UMSIDA. Hasil abdimas ini dilakukan tahap analisis kebutuhan yang dilakukan melalui tahapan wawancara dengan user, desain formulir sesuai dengan aspek anatomi yang terdiri dari (<em>Heading, Introduction, Instruction, Body, Close</em>), isi terdiri dari (Kelengkapan butir data/ item, Terminologi data, Istilah, Singkatan, Simbol) dan fisik terdiri dari (Bahan, bentuk, warna dan ukuran) selanjutnya hasil analisis kebutuhan serta dilakukan pendampingan implementasi hasil redesain formulir <em>General Consent</em> dan <em>Informed Consent.</em></p> 2026-07-01T05:26:34+07:00 Copyright (c) 2026 Resta Dwi Yuliani, Laili Rahmatul Ilmi https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6407 PELATIHAN MANAJEMEN PROYEK KEGIATAN MAHASISWA DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI KEPEMIMPINAN PADA PESERTA LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN MAHASISWA (LDKM) 2026-07-01T20:37:46+07:00 Olivia Asih Blandina [email protected] Oktadwilaras Anugerah Putri Papuling [email protected] <p>Kegiatan organisasi mahasiswa memerlukan kemampuan perencanaan dan pengelolaan kegiatan yang baik agar program kerja dapat terlaksana secara efektif dan efisien. Namun, masih banyak mahasiswa yang belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai manajemen proyek kegiatan, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam mengelola proyek kegiatan melalui pelatihan manajemen proyek pada program Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM). Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan simulasi penyusunan rencana kegiatan. Kegiatan ini diikuti oleh 30 mahasiswa yang merupakan peserta LDKM. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar manajemen proyek, perencanaan kegiatan, penyusunan timeline, pembagian tugas tim, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta pelatihan memiliki peningkatan pemahaman mengenai manajemen proyek kegiatan mahasiswa. Selain itu, peserta mampu menyusun rancangan kegiatan secara sistematis dengan memperhatikan tujuan kegiatan, pembagian peran dalam tim, serta tahapan pelaksanaan kegiatan. Kegiatan pelatihan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kompetensi kepemimpinan dan kemampuan organisasi mahasiswa. Pelatihan manajemen proyek pada kegiatan LDKM dapat menjadi salah satu strategi yang efektif dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan perencanaan dan pengelolaan kegiatan organisasi secara lebih terstruktur dan profesional.</p> 2026-07-01T05:33:35+07:00 Copyright (c) 2026 Olivia Asih Blandina, Oktadwilaras Anugerah Putri Papuling https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6400 PEMBERDAYAAN SISWA SMA MELALUI INTEGRASI LITERASI KETANGKASAN MEDIS DAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS INOVASI PANGAN BERGIZI DI SURABAYA 2026-07-01T20:37:46+07:00 Mochamad Syafruddin Aji [email protected] Siti Khoirotun Nisak [email protected] Rasi Rahagia [email protected] Agda Laily Ahadiya [email protected] Ayu Candra Kusuma [email protected] Nurul Hidayati [email protected] Dinda Winiastri [email protected] <p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya membekali siswa SMA dengan keterampilan hidup yang komprehensif, mencakup aspek kesehatan dan ekonomi. Program yang bertajuk "Siswa Siaga Sehat" ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa di SMA IPIEMS Surabaya melalui integrasi edukasi ketangkasan medis dan kewirausahaan berbasis inovasi pangan gizi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan deskriptif-partisipatif yang meliputi kombinasi ceramah edukatif, demonstrasi teknis, serta praktik langsung di lapangan. Rangkaian program kerja utama mencakup standarisasi Unit Kesehatan Sekolah (UKS) untuk penanganan gawat darurat, edukasi kesehatan reproduksi dan gizi remaja, hingga pelatihan kewirausahaan melalui demonstrasi pembuatan produk pangan inovatif (Mochi kacang merah) serta strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa mengenai kesiapsiagaan medis dan kesadaran gizi seimbang. Selain itu, tumbuhnya kreativitas siswa dalam bidang bisnis pangan menunjukkan bahwa sinergi antara literasi kesehatan dan kewirausahaan mampu menciptakan kemandirian siswa. Simpulan dari kegiatan ini adalah pendekatan terpadu sangat efektif dalam membentuk karakter siswa yang sehat secara fisik dan memiliki jiwa kompetitif di era digital.</p> 2026-07-01T05:47:16+07:00 Copyright (c) 2026 Mochamad Syafruddin Aji, Siti Khoirotun Nisak, Rasi Rahagia, Agda Laily Ahadiya, Ayu Candra Kusuma, Nurul Hidayati, Dinda Winiastri https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6406 PENDAMPINGAN OPTIMALISASI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PROMOSI UMKM TUTIK FLORIST DAN SOERYA MENARA KOTA SALATIGA 2026-07-01T20:37:47+07:00 Birgitta Dian Saraswati [email protected] Thomas Andra Martian [email protected] Seraf Naifeto [email protected] <p>UMKM di Kota Salatiga masih menghadapi kendala dalam pemanfaatan media sosial sebagai alat pemasaran digital, terutama keterbatasan pemahaman dan keterampilan pengelolaan konten di Instagram. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi dan meningkatkan kemampuan digital marketing pelaku UMKM, yaitu Tutik Florist dan Soerya Menara, melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, dan pendampingan berkala selama satu bulan. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh konten berhasil diunggah pada akun Instagram masing-masing usaha, dan pelatihan meningkatkan pemahaman pengelolaan konten digital secara mandiri. Kendala teknis muncul saat proses boost konten, terutama karena keterbatasan fitur pada aplikasi Instagram Lite dan permasalahan teknis lainnya, sehingga promosi melalui boost belum optimal. Namun, pelatihan dan pendampingan tetap memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat strategi pemasaran digital dan mendukung transformasi digital UMKM di Salatiga. Kebaruan kegiatan ini terletak pada penerapan pelatihan langsung disertai pendampingan berkelanjutan yang menyesuaikan kondisi teknologi dan kebutuhan pelaku UMKM</p> 2026-07-01T05:55:40+07:00 Copyright (c) 2026 Birgitta Dian Saraswati, Thomas Andra Martian, Seraf Naifeto https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6433 TRANSFORMASI PROMOSI PASAR TRADISIONAL MELALUI KONTEN VIDEO TIKTOK UNTUK GENERASI MUDA DI PASAR INDUK GODEAN 2026-07-01T20:37:47+07:00 Nadia Nila Sari [email protected] Harsono Harsono [email protected] Raden Agoeng Bhimasta [email protected] Valentino Agung Setiawan [email protected] Dismas Persada D. Pramudita [email protected] Patricia Paramitha Suci [email protected] <p>Pasar tradisional menghadapi tantangan dalam menjangkau konsumen muda karena promosi masih didominasi cara konvensional, sedangkan perilaku masyarakat semakin bergeser ke media digital. Kondisi ini juga dialami Pasar Induk Godean Sleman yang memerlukan penguatan kapasitas pedagang dan pengelola pasar dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan pedagang dan pengelola pasar dalam menggunakan konten video TikTok untuk menarik minat generasi muda, yang mencakup Generasi Z dan Generasi Milenial. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan mitra, focus group discussion, survei lapangan, penyuluhan, pelatihan digital marketing berbasis TikTok, pendampingan pembuatan konten, dan evaluasi program. Kegiatan ini melibatkan 17 perwakilan pedagang dari 11 komoditas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai dasar pemasaran, pemanfaatan media digital, dan penyusunan konten promosi yang lebih menarik serta sesuai dengan karakter audiens muda. Program ini juga menghasilkan 21 konten video TikTok yang dapat digunakan sebagai bahan promosi Pasar Induk Godean Sleman. Evaluasi kegiatan menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang sangat tinggi terhadap materi, narasumber, pelaksanaan, dan sarana pendukung. Dengan demikian, pelatihan dan pendampingan pemanfaatan TikTok dapat menjadi strategi yang efektif untuk mendukung penguatan promosi pasar tradisional agar lebih adaptif, informatif, dan relevan bagi generasi muda.</p> <p>&nbsp;</p> 2026-07-01T06:09:26+07:00 Copyright (c) 2026 Nadia Nila Sari, Harsono Harsono, Raden Agoeng Bhimasta, Valentino Agung Setiawan , Dismas Persada D. Pramudita, Patricia Paramitha Suci https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6445 PENERAPAN TEKNOLOGI MESIN PEMERAH SANTAN KELAPA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KELOMPOK TANI PERAK JAYA DI RIAU 2026-07-01T20:37:48+07:00 Evizal Abdul Kadir [email protected] Sri Listia Rosa [email protected] Dedi Karni [email protected] Mulyanto Mulyanto [email protected] Raja Ria Yusnita [email protected] <p><span lang="EN-US">Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan nilai tambah produksi santan kelapa pada Kelompok Tani Perak Jaya di Provinsi Riau melalui penerapan teknologi mesin pemerah santan kelapa. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi proses pemerasan santan yang masih dilakukan secara manual, keterbatasan kapasitas produksi, tingginya kebutuhan tenaga kerja, serta rendahnya rendemen dan kualitas santan yang dihasilkan. Kondisi ini berdampak pada rendahnya daya saing produk dan terbatasnya peningkatan pendapatan kelompok tani. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap identifikasi kebutuhan dan permasalahan mitra, perancangan dan penerapan mesin pemerah santan berbasis teknologi tepat guna, pelatihan operasional dan perawatan alat, serta pendampingan dan evaluasi kinerja produksi sebelum dan sesudah implementasi teknologi. Pendekatan partisipatif digunakan untuk memastikan keterlibatan aktif anggota kelompok tani dalam setiap tahapan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan mesin pemerah santan mampu meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan, mempercepat waktu proses pemerasan, serta meningkatkan efisiensi penggunaan tenaga kerja. Selain itu, terjadi peningkatan rendemen santan dan kualitas produk yang lebih higienis dan konsisten. Peningkatan keterampilan teknis anggota kelompok tani dalam mengoperasikan dan merawat mesin juga menjadi salah satu capaian penting. Secara ekonomi, kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan potensi pendapatan dan penguatan kemandirian usaha kelompok tani. Dengan menggunakan mesin pemerah santan ini dapat menghasilkan 20 liter perjam proses disbandingkan secraa metode konvensional yaitu hanya 5 liter perjam. Dengan demikian, penerapan teknologi mesin pemerah santan kelapa terbukti efektif sebagai solusi teknologi tepat guna dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan usaha berbasis komoditas kelapa. Kegiatan ini diharapkan dapat direplikasi pada kelompok tani lain untuk mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.</span></p> 2026-07-01T06:35:53+07:00 Copyright (c) 2026 Evizal Abdul Kadir, Sri Listia Rosa, Dedi Karni, Mulyanto Mulyanto, Raja Ria Yusnita https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6408 PENINGKATAN AKSESIBILITAS INFORMASI LOKASI MELALUI PEMASANGAN PLANG PENUNJUK ARAH JALAN DI DESA BUMI NABUNG ILIR 2026-07-01T20:37:48+07:00 Arindia Asri Listiani [email protected] Anna Nurkalbu [email protected] Annisa Dwi Hanita Putri [email protected] Sainul Sainul [email protected] Aulia Salsabila [email protected] Ayu Komariah [email protected] Binti Nurhalimatusa’diah [email protected] Ibnu Rahma Muntazul Hamid [email protected] Ihwan Mustofa [email protected] <p>Ketersediaan informasi arah dan lokasi merupakan elemen penting dalam menunjang mobilitas masyarakat desa. Berdasarkan hasil observasi di Desa Bumi Nabung Ilir, ditemukan bahwa masih terbatasnya plang penunjuk arah jalan menyebabkan kesulitan bagi masyarakat maupun pendatang dalam menemukan lokasi fasilitas umum dan titik penting desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas informasi lokasi melalui pembuatan dan pemasangan plang penunjuk arah jalan. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, identifikasi kebutuhan, penentuan titik strategis, perancangan desain plang, proses pembuatan, serta pemasangan plang bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa plang yang dipasang mampu meningkatkan kemudahan navigasi lingkungan desa, memperjelas identifikasi lokasi, serta memperoleh respon positif dari masyarakat. Program ini diharapkan dapat mendukung kenyamanan mobilitas, pelayanan publik, dan tata informasi wilayah desa.</p> 2026-07-01T09:40:59+07:00 Copyright (c) 2026 Arindia Asri Listiani, Anna Nurkalbu, Annisa Dwi Hanita Putri, Sainul Sainul, Aulia Salsabila, Ayu Komariah, Binti Nurhalimatusa’diah, Ibnu Rahma Muntazul Hamid, Ihwan Mustofa https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6521 PKM OPTIMALISASI LIMBAH RUMAH TANGGA DAN VEGETASI SEKUNDER MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR UNTUK WISATA HIJAU TORONIPA 2026-07-01T20:37:49+07:00 Laode Sabaruddin [email protected] Robiatul Adawiyah [email protected] Waode Anima Hisein [email protected] L. M. Harjoni Kilowasid [email protected] Norma Air [email protected] Eka febrianti [email protected] Waode Nuraida [email protected] <p>Permasalahan pengelolaan limbah organik rumah tangga dan wisatawan serta pemanfaatan vegetasi sekunder di Kawasan wisata Pantai Toronipa belum mendapat perhatian secara optimal sehingga memiliki potensi besar akan mencemari lingungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah organik dan vegetasi sekunder menjadi pupuk organik cair (POC) sebagai upaya mendukung konsep wisata hijau dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, sosialisasi, dan demonstrasi/pelatihan pembuatan POC. Kegiatan melibatkan masyarakat dan pengelola wisata secara aktif melalui pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat dalam mengidentifikasi bahan baku POC, serta peningkatan keterampilan dalam proses pembuatan dan aplikasi POC pada media tanam. Tingkat kehadiran dan partisipasi masyarakat tergolong tinggi (±85%), ditunjukkan dalam forum diskusi dan praktik langsung. POC yang dihasilkan berpotensi memperbaiki kesuburan tanah di kawasan pantai serta menjadi alternatif pengurangan penggunaan pupuk anorganik. Selain itu, kegiatan ini membuka peluang pengembangan produk bernilai ekonomis berbasis limbah lokal. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesadaran lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan konsep wisata ramah lingkungan di Pantai Toronipa</p> 2026-07-01T09:52:03+07:00 Copyright (c) 2026 Laode Sabaruddin, Robiatul Adawiyah, Waode Anima Hisein, L. M. Harjoni Kilowasid, Norma Air, Eka febrianti, Waode Nuraida https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6530 OPTIMALISASI SINKRONISASI DATA EMIS DAN PDUM DALAM MENDUKUNG TATA KELOLA MADRASAH BERBASIS DIGITAL 2026-07-01T20:37:49+07:00 Ndanda Ambarawadi [email protected] Imam Junaris [email protected] <p>Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan serta mengoptimalkan sinkronisasi data antara <em>Education Management Information System</em> (EMIS) dan <em>Pangkalan Data Ujian Madrasah</em> (PDUM) dalam mendukung tata kelola madrasah secara digital. Metode yang digunakan adalah <em>Participatory Action Research</em> (PAR) dengan pendekatan observasional (<em>semi-action</em>), yang menekankan pada keterlibatan partisipatif melalui tahapan diagnosis, perencanaan, aksi terbatas, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, dan diskusi partisipatif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa meskipun EMIS dan PDUM secara konseptual terintegrasi, implementasinya belum optimal akibat ketidaksesuaian data, perbedaan waktu penginputan, serta keterbatasan teknis sistem. Selain itu, faktor sumber daya manusia turut memengaruhi kualitas pengelolaan data. Madrasah telah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) serta mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama baik secara daring maupun luring, namun efektivitas implementasinya masih perlu ditingkatkan. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini menghasilkan solusi praktis berupa peningkatan validasi data, penggunaan checklist kontrol, dan penguatan koordinasi antar operator. Dengan demikian, optimalisasi sinkronisasi data tidak hanya bergantung pada sistem dan kebijakan, tetapi juga pada penguatan implementasi di tingkat operasional guna mewujudkan tata kelola madrasah digital yang efektif, akurat, dan akuntabel.</p> <p><strong><em>Kata kunci</em></strong><em>: </em>EMIS, PDUM, sinkronisasi data, tata kelola digital</p> 2026-07-01T09:56:21+07:00 Copyright (c) 2026 Ndanda Ambarawadi, Imam Junaris https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6231 PELATIHAN MARTUMBA UNTUK ANAK USIA DINI 2026-07-01T20:37:50+07:00 Natalina Purba [email protected] Hendra Simanjuntak [email protected] Partohap Saut Raja Sihombing [email protected] Reni Tiar Linda Purba [email protected] Marisa Silitonga [email protected] <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter anak usia dini melalui pelatihan Martumba, tarian tradisional Batak Toba, di PAUD-KB Yobel HKBP Banuarea, Tarutung. Di tengah tantangan globalisasi, pelestarian budaya lokal menjadi sarana penting dalam membentuk generasi yang berkarakter dan berakar pada nilai-nilai luhur. Tujuan kegiatan ini adalah menginternalisasi nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan cinta budaya melalui gerakan Martumba yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Mitra kegiatan, PAUD-KB Yobel, menunjukkan komitmen tinggi terhadap pembelajaran berbasis budaya lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif, meliputi observasi awal, pelatihan gerakan, penyisipan nilai karakter dalam pembelajaran, serta evaluasi melalui pertunjukan mini dan angket guru. Sebanyak 21 anak dan 2 guru pendamping terlibat aktif dalam kegiatan ini. Hasil menunjukkan bahwa anak-anak mampu mengekspresikan nilai karakter dengan antusias melalui gerakan Martumba. Guru menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat dan menginspirasi pembelajaran tematik berbasis budaya. Kegiatan ini berhasil menggabungkan pelestarian seni tradisional dengan penguatan karakter anak, serta mempererat sinergi antara sekolah, keluarga, dan komunitas.</p> 2026-07-01T18:55:46+07:00 Copyright (c) 2026 Natalina Purba, Hendra Simanjuntak, Partohap Saut Raja Sihombing, Reni Tiar Linda Purba, Marisa Silitonga https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6676 SUKA: PROGRAM PENGUATAN KEMAMPUAN NUMERASI MELALUI MEDIA SUSUN ANGKA PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR 2026-07-01T20:37:50+07:00 Ine Safitri Akes Parema [email protected] Ari Dyah Ayu Pangastuti [email protected] Chamilul Hikam Al Karim [email protected] Chamilul Hikam Al Karim [email protected] Elsya May Listyani [email protected] <p>Kemampuan numerik anak-anak di Indonesia masih berada pada tingkat yang rendah, seperti yang terlihat dari hasil PISA 2022 yang menempatkan Indonesia di posisi ke-70 dari 81 negara. Anak-anak di tingkat sekolah dasar sering menghadapi tantangan dalam melakukan operasi hitung bertingkat dan menunjukkan reaksi panik serta kehilangan konsentrasi ketika menghadapi tugas yang memiliki waktu penyelesaian. Situasi ini dapat berdampak pada tingkat kepercayaan diri dan kemandirian belajar anak jika tidak ditangani dengan solusi yang tepat. Program intervensi ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan operasi hitung bertingkat dan mengurangi kecemasan anak terhadap tugas berjangka waktu dengan menggunakan media “SUKA: Susun Angka”. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan satu subjek, seorang anak laki-laki berusia 7 tahun yang mengalami kesulitan dalam melakukan perhitungan bertingkat dan menunjukkan kecemasan saat dihadapkan pada waktu yang terbatas. Proses intervensi dilakukan melalui tiga tahap, yaitu <em>pretest</em>, penerapan intervensi menggunakan media nyata “SUKA: Susun Angka” dengan strategi waktu bertahap, dan <em>posttest</em>. Evaluasi dilakukan dengan soal-soal operasi hitung bertingkat serta lembar observasi untuk menilai kemampuan berhitung dan tingkat kecemasan anak. Hasil dari intervensi menunjukkan adanya peningkatan dalam kemampuan menghitung bertingkat dari skor 82,5 menjadi 90, peningkatan ketepatan dalam menjawab soal dari 60 menjadi 80, serta penurunan kecemasan terhadap waktu dari skor 82,5 menjadi 32,5. Media “SUKA: Susun Angka” terbukti efektif dalam memperbaiki kemampuan berhitung serta membantu anak dalam mengatur emosi mereka ketika menghadapi tekanan waktu.</p> 2026-07-01T19:02:20+07:00 Copyright (c) 2026 Ine Safitri Akes Parema, Ari Dyah Ayu Pangastuti, Chamilul Hikam Al Karim, Chamilul Hikam Al Karim, Elsya May Listyani https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6523 PENDAMPINGAN TEKNIS PENYUSUNAN MASTER PLAN KANTOR DESA NGROMBO, BAKI, SUKOHARJO GUNA MEWUJUDKAN TRANSPARANSI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR 2026-07-01T20:37:50+07:00 Tri Hartanto [email protected] Teguh Yuono [email protected] Triyanda TH [email protected] Yemima MK [email protected] Bayu AP [email protected] <p>Kantor desa merupakan pusat pelayanan publik sekaligus simbol tata kelola administrasi di tingkat desa. Namun, Desa Ngrombo, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, menghadapi tantangan dalam merencanakan pengembangan infrastruktur kantor desa yang terukur dan transparan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan teknis kepada perangkat desa dalam penyusunan dokumen perencanaan fisik berupa <em>master plan</em> dan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi lapangan, pengukuran tapak, diskusi terarah (<em>Focus Group Discussion</em>), serta pengerjaan studio untuk mendesain ruang yang ergonomis dan sesuai regulasi. Hasil dari pengabdian ini adalah dokumen <em>master plan</em> kantor desa yang mengoptimalkan fungsi lahan serta dokumen RAB yang akuntabel sebagai acuan penganggaran pembangunan. Pendampingan ini berhasil meningkatkan pemahaman perangkat desa mengenai pentingnya dokumen perencanaan teknis dalam menjamin transparansi pembangunan infrastruktur. Dengan adanya dokumen ini, Pemerintah Desa Ngrombo memiliki landasan legal dan teknis untuk merealisasikan pembangunan fisik secara bertahap, efektif, dan efisien.</p> 2026-07-01T19:54:30+07:00 Copyright (c) 2026 Tri Hartanto, Teguh Yuono, Triyanda TH, Yemima MK, Bayu AP https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6662 PENDAMPINGAN PERENCANAAN SALURAN DRAINASE LINGKUNGAN DI DUKUH JOGOBONDO DESA PALUR 2026-07-01T20:37:50+07:00 Erni Mulyandari [email protected] Teguh Yuono [email protected] Musyawaroh Musyawaroh [email protected] Ade Sandhy Atmaja [email protected] Suryo Handoyo [email protected] Nurhalizyah Intan Paramitha [email protected] <p>Saluran drainase di lingkungan perumahan sangat penting karena terus meningkatnya permukaan kedap air di lingkungan permukiman yang mengakibatkan peningkatan limpasan air permukaan. Di Dusun Jogobondo, Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, saluran drainase yang ada di daerah ini memerlukan beberapa modifikasi dari aspek teknis terkait sisi saluran lama, pelat akses yang terbuat dari beton, penumpukan sedimen, dan tidak adanya dokumentasi teknis yang mendukung pengembangan awal saluran drainase tersebut. Tujuan dari program pengabdian masyarakat yang dikembangkan adalah untuk memberikan bantuan teknis dalam fase perencanaan saluran drainase air hujan lingkungan yang modern menggunakan data yang dikumpulkan dari kunjungan lapangan, pengukuran yang dilakukan di lokasi yang ada, dan pengumpulan informasi untuk desain saluran drainase serta pembuatan gambar teknik (perhitungan kuantitas dan estimasi biaya). Metodologi yang digunakan untuk melaksanakan proyek ini melibatkan koordinasi dengan mitra lokal, kunjungan lapangan, penentuan arah aliran drainase, pembuatan gambar desain untuk sistem drainase, penentuan kuantitas material yang diperlukan untuk memasang sistem, dan estimasi biaya pemasangan sistem drainase. Kegiatan ini menghasilkan dokumen perencanaan teknis untuk bagian sepanjang 102 m dari saluran drainase Jalan Mawar Jogobondo, baik sisi kiri maupun kanan saluran. Desain yang diusulkan untuk saluran drainase terdiri dari saluran beton bertulang terbuka dengan ukuran berbeda (yaitu, luas penampang) berdasarkan lokasi hulu, tengah, dan hilir. Estimasi total biaya pembangunan saluran adalah Rp 52.037.200,00 (berdasarkan pembulatan ke jutaan terdekat, yaitu Rp 52.030.000,00). Luaran dari kegiatan ini adalah dokumen perencanaan teknis yang dapat digunakan mitra untuk melaksanakan pembangunan drainase yang lebih tertata.</p> 2026-07-01T20:07:06+07:00 Copyright (c) 2026 Erni Mulyandari, Teguh Yuono, Musyawaroh Musyawaroh, Ade Sandhy Atmaja, Suryo Handoyo, Nurhalizyah Intan Paramitha https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6746 RANCANGAN KEMASAN BERBASIS BUDAYA UNTUK SUVENIR BONEKA ETNIK MINANG 2026-07-01T20:37:51+07:00 Andreas Rio Adriyanto [email protected] Maria Josef Retno Budi Wahyuni [email protected] <p>Kegiatan ini bertujuan merancang kemasan suvenir boneka etnik Hikayat Nusantara, khususnya seri Minang, yang menggabungkan aspek budaya, estetika, serta fungsi secara terpadu. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi literatur, dan kajian visual. Proses perancangan dilakukan melalui lima tahapan, yaitu Discovery, Creation, Refinement, Implementation, dan Production. Kemasan berbahan karton dirancang dengan ilustrasi boneka etnik yang merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia. Selain berfungsi sebagai pelindung produk, kemasan dilengkapi fitur magnet dan slot kartu untuk meningkatkan kemudahan penggunaan. Penyertaan kartu informasi dan sertifikat juga memberikan nilai edukatif bagi konsumen. Hasil menunjukkan bahwa desain kemasan mampu meningkatkan keterikatan emosional pembeli serta memperkuat daya saing produk di pasar suvenir etnik. Penelitian ini turut mendukung pelestarian budaya Indonesia melalui pengembangan desain suvenir yang inovatif, edukatif, dan berkelanjutan.</p> 2026-07-01T20:32:55+07:00 Copyright (c) 2026 Andreas Rio Adriyanto, Maria Josef Retno Budi Wahyuni https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6161 MANAJEMEN ARSIP UNTUK OPTIMALISASI PROSES MANAJERIAL DI PT ACASIA SANJAYA SURYATAMA (MELCOSH) 2026-07-02T09:22:03+07:00 Endang Raino Wirjono [email protected] Nadia Nila Sari [email protected] Agus Budi Raharjono [email protected] Lydia Fransheina Tikupadang [email protected] <p>Acasia Sanjaya Suryatama adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 2017 sebagai badan hukum dari usaha Coffee Roastery yang telah beroperasi sejak 2016. Tujuan didirikannya Melcosh Roastery untuk mendukung suplai kopi bagi usaha Melcosh Cafe. PT. Acasia Sanjaya Suryatama merupakan bagian dari Melcosh Grup, sebuah entitas bisnis di bawah Yayasan Bernadus Direktorat Sekolah Sanjaya Keuskupan Agung Semarang, dengan 60% saham dimiliki oleh yayasan tersebut. Sebagai bagian dari yayasan pendidikan Katolik, PT. Acasia Sanjaya Suryatama memiliki peran penting dalam mendukung misi pendidikan. Usaha yang berkembang memerlukan proses manajerial memerlukan data dan dokumen pendukung yang terarsip dengan baik. Pengelolaan arsip yang efektif (data yang akurat, tepat waktu, dan mudah diakses) sangat terkait dengan proses manajerial karena merupakan sumber informasi penting yang mendasari proses manajemen dalam perusahaan.</p> <p>Observasi awal di PT. Acasia Sanjaya Suryatama menunjukkan bahwa manajemen arsip belum berjalan dengan baik sehingga menimbulkan potensi kesalahan dalam proses manajerial. Pengelolaan arsip di PT. Acasia Sanjaya Suryatama menghadapi tiga permasalahan utama, yaitu, penumpukan arsip yang tidak terkendali, penyimpanan yang tidak teratur, kurangnya keamanan dan kerahasiaan, sehingga dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, termasuk pemborosan ruang, peningkatan biaya operasional, ketidakefisienan pencarian, dan risiko kerusakan atau kebocoran data. Oleh karena itu, tim pengabdian berusaha untuk membantu PT. Acasia Sanjaya Suryatama dalam menanggulangi masalah manajemen arsip yaitu melalui program pelatihan, pendampingan, dan penyusunan <em>Standard Operating&nbsp; Procedure</em>&nbsp; manajemen arsip.</p> <p><em>Kata kunci</em><em>: </em><em>Manajemen Arsip, Sistem Kearsipan, Proses Pengambilan Keputusan, Standard Operating Procedure</em></p> 2026-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Endang Raino Wirjono, Nadia Nila Sari, Agus Budi Raharjono, Lydia Fransheina T ikupadang https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6466 STRATEGI PEMANFAATAN LIMBAH JAGUNG UNTUK MITIGASI IKLIM DAN PENGUATAN AGRIBISNIS LOKAL 2026-07-04T12:02:39+07:00 Muhammad Aswar Limi [email protected] M. Tufaila Hemon [email protected] Dedi Erawan [email protected] Eka Febrianti [email protected] <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Kambawuna, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, berfokus pada pemanfaatan limbah jagung pasca panen yang selama ini cenderung dibakar sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan, kerusakan tanah, serta meningkatkan emisi gas rumah kaca. Melalui program ini, masyarakat dan petani diberikan pemahaman mengenai dampak negatif pembakaran limbah serta dibimbing secara teknis untuk mengolah limbah jagung menjadi pupuk bokashi yang ramah lingkungan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, hingga pendampingan praktik langsung pembuatan pupuk bokashi berbahan limbah jagung, pupuk kandang, dedak, dan larutan EM4. Masyarakat terlibat aktif dengan partisipasi mencapai 95% yang menunjukkan antusiasme tinggi baik dalam diskusi, praktek lapangan, maupun penerapan hasil. Pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah meningkat signifikan, serta muncul kesadaran baru akan pentingnya praktik pertanian berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa limbah jagung dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai pupuk bokashi yang tidak hanya meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman, tetapi juga membuka peluang pengembangan usaha lokal berbasis produk ramah lingkungan. Luaran program mencakup publikasi di media online dan YouTube, penyusunan draft publikasi ilmiah, serta inovasi teknologi tepat guna berupa penerapan bokashi berbasis limbah jagung. Secara umum, program ini telah berhasil memberikan dampak nyata bagi masyarakat dengan meningkatkan kesadaran lingkungan, memperkuat kemandirian petani, serta memperkenalkan teknologi sederhana namun bermanfaat untuk mitigasi perubahan iklim. Ke depan, model pengelolaan ini diharapkan dapat diperluas tidak hanya untuk peningkatan kesuburan tanah, tetapi juga integrasi dengan sistem budidaya, pengendalian hama dan penyakit, serta evaluasi kesesuaian lahan guna mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di wilayah pedesaan.</p> 2026-07-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Muhammad Aswar Limi, M. Tufaila Hemon, Dedi Erawan, Eka Febrianti https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6794 SOSIALISASI DAN EDUKASI KESELAMATAN KONSTRUKSI UNTUK MENEKAN RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA SISWA SMK N 2 SURAKARTA 2026-07-06T22:23:47+07:00 Herman Susila [email protected] Sumina Sumina [email protected] Kusdiman Joko P [email protected] Nur Halizyah Intan Paramitha [email protected] Pangkat Syua Nagara [email protected] <p>Tingkat kecelakaan kerja pada sektor konstruksi masih relatif tinggi, sehingga penanaman budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sejak dini pada calon tenaga kerja di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sangat penting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa SMK Negeri 2 Surakarta mengenai keselamatan konstruksi untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja saat memasuki dunia industri. Mitra kegiatan adalah siswa dari program keahlian yang berhubungan dengan konstruksi di SMK Negeri 2 Surakarta. Metode pelaksanaan dilakukan dengan menyampaikan materi (sosialisasi edukatif terkait regulasi K3, identifikasi bahaya, penggunaan Alat Pelindung Diri/APD, dan manajemen risiko), diskusi dan sesi tanya jawab, diakhiri dengan kuis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa skor pemahaman siswa tentang keselamatan konstruksi berdasarkan kuis yang diberikan mencapai&nbsp; 85%. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan terbentuk budaya keselamatan yang kuat di lingkungan sekolah untuk menciptakan generasi pekerja konstruksi yang sadar terhadap risiko dan zero-accident.</p> 2026-07-06T22:23:08+07:00 Copyright (c) 2026 Herman Susila, Sumina Sumina, Kusdiman Joko P, Nur Halizyah Intan Paramitha, Pangkat Syua Nagara