GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha
<p align="justify">Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual serta hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. Jurnal <strong>Ganesha</strong> dipublikasikan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan <strong>Januari</strong> dan <strong>Juli</strong>. Junal Ganesha secara khusus menitikberatkan pada permasalahan utama dalam pengembangan ilmu-ilmu bidang pengabdian masyarakat sebagai berikut: <br>- Pendidikan <br>- Pertanian <br>- Sains dan Teknologi<br>- Ekonomi dan Bisnis</p>Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)en-USGANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat2774-6313<p>Penulis yang ingin memasukkan naskah untuk diterbitkan pada jurnal <strong>GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat</strong> menyetujui poin-poin di bawah ini. </p> <ol> <li class="show">Manuskrip yang diserahkan belum diterbitkan sebelumnya baik secara online maupun cetak.</li> <li class="show">Manuskrip yang dikirimkan harus mengandung <em>novelty</em> yang baik. Minimal kebaruan referensi adalah 80% dari total referensi yang digunakan.</li> <li class="show">Topik manuskrip harus sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal <strong>GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat</strong> </li> <li class="show">Penulisan manuskrip telah disesuaikan dengan panduan penulisan yang ditentukan oleh Jurnal <strong>GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat</strong> </li> <li class="show">Abstrak dan kata kunci disajikan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam pengisian metadata penyerahan manuskrip.</li> <li class="show">Referensi yang digunakan 75% harus berasal dari sumber primer (jurnal) dan 25% sumber sekunder (buku, majalah, koran, website, dll).</li> </ol>PENGUATAN KOMUNIKASI ASERTIF SANTRI DI LINGKUNGAN MULTIBAHASA PONDOK PESANTREN MATHLA’UL ANWAR KOTA PONTIANAK
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5373
<p><em>A boarding school is an educational environment based on a boarding school system that emphasizes religious values, discipline, and community in its learning process. The two main issues that are the focus of this study are low assertive communication skills and language adaptation difficulties among students in society. This community service initiative was conducted to enhance students' assertive communication skills and language adaptation abilities at the Mathla’ul Anwar Islamic Boarding School in Pontianak through interventions based on role-playing and focus group discussions (FGD). The methods employed during the initiative included psychoeducation, discussions, interactive games, and social situation simulations, with pre-test and post-test evaluations conducted over four sessions. Based on the results of the intervention, there was a significant improvement in how to communicate assertively and adapt language in the boarding school environment, understanding the purpose of assertive communication, and establishing much healthier communication among students, thereby preventing misunderstandings. These findings emphasize that systematic and participatory community interventions are effective in fostering healthy communication in a multicultural boarding school environment. Such programs are recommended to be continued on an ongoing basis to support the development of character and social skills among students.</em></p>Dini SetianiSyifa Nur NabilaWidya Lestari
Copyright (c) 2026 Dini Setiani, Syifa Nur Nabila, Widya Lestari
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-012026-01-016111010.36728/ganesha.v6i1.5373OPTIMALISASI PEMASARAN DIGITAL DALAM MENINGKATKAN AWARENESS UMKM KAHVE SALATIGA
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5301
<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan strategi pemasaran digital pada UMKM Kahve Salatiga melalui optimalisasi konten media sosial pada platform Instagram. UMKM Kahve Salatiga menghadapi tantangan dalam membangun brand awareness akibat keterbatasan dalam pengelolaan konten dan strategi komunikasi digital. Metode yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian meliputi sosialisasi kepada pemilik usaha, observasi awal terhadap akun Instagram UMKM Kahve, serta perencanaan dan pengembangan konten visual yang melibatkan pendekatan Employee Generated <em>Content</em> (EGC) dan User Generated <em>Content</em> (UGC). Tahapan kegiatan mencakup penyusunan kalender konten menggunakan Google Spreadsheet, pembuatan desain menggunakan Canva, serta pemanfaatan fitur Meta Ads untuk memperluas jangkauan promosi. Hasil kegiatan menunjukkan terbukti mampu memperkuat identitas merek dan meningkatkan keterlibatan audiens secara signifikan. Diharapkan, hasil kegiatan berupa perencanaan konten planning, konten visual dengan pendekatan EGC dan UGC, serta penggunaan Meta Ads dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh UMKM Kahve sebagai upaya memperkuat visibilitas bisnis secara berkelanjutan.</p>Christian Bayu AndikaKevin Christian PrasetyoMuhammad Irsyad RizaldiStephanie Nathania KumaraPambayun Kinasih Yekti Nastiti
Copyright (c) 2026 Christian Bayu Andika, Kevin Christian Prasetyo, Muhammad Irsyad Rizaldi, Stephanie Nathania Kumara, Pambayun Kinasih Yekti Nastiti
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-012026-01-0161111810.36728/ganesha.v6i1.5301UPAYA PELESTARIAN BUDAYA LOKAL MELALUI LOMBA PERMAINAN TRADISIONAL DI WILAYAH MULYOREJO
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5389
<p><span style="font-weight: 400;">Permainan tradisional merupakan bagian dari kekayaan budaya lokal yang mulai ditinggalkan akibat dari perkembangan teknologi dan digitalisasi. Masyarakat cenderung lebih tertarik pada permainan modern yang menawarkan kepraktisan dibandingkan dengan permainan tradisional. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melestarikan budaya lokal permainan tradisional dengan mengkaji faktor-faktor penyebab menurunnya minat masyarakat terhadap permainan tradisional dan merumuskan strategi yang relevan dalam upaya pelestarian permainan tradisional di Kelurahan Mulyorejo. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif aktif dan kolaboratif yang melibatkan komunitas permainan tradisional, masyarakat kelurahan, dan pemerintah setempat. Pelaksanaan dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, sosialisasi inklusif, dan penyelenggaraan lomba permainan tradisional (terompah dan tarik tambang) pada 13 Juli 2025. Hasil penelitian menunjukkan antusiasme tinggi dari berbagai kalangan masyarakat dengan partisipasi aktif pemuda, komunitas, perangkat kelurahan, dan masyarakat. Faktor penyebab menurunnya minat meliputi modernisasi teknologi, kurangnya sarana prasarana, waktu terbatas, dan hilangnya kesinambungan budaya. Strategi pelestarian yang dirumuskan mencakup integrasi ke pendidikan formal, penyelenggaraan lomba berkala, pemberdayaan komunitas lokal, pemanfaatan media sosial, pelatihan pelatih bersertifikat, dan revitalisasi ruang publik. Kegiatan ini berhasil menciptakan modal sosial yang kuat dan memperkuat identitas lokal masyarakat, sehingga dapat menjadi model pelestarian budaya yang berkelanjutan dan partisipatif.</span></p> <p> </p> <p> </p> <p><strong>Abstract </strong></p> <p><span style="font-weight: 400;">Traditional games are part of the local cultural heritage that is beginning to be abandoned due to technological developments and digitalization. People tend to be more interested in modern games that offer practicality compared to traditional games. This community service research aims to preserve the local culture of traditional games by examining the factors causing the decline in public interest in traditional games and formulating relevant strategies in the effort to preserve traditional games in Mulyorejo Village. The method used is an active and collaborative participatory approach involving the traditional game community, village residents, and local government. Implementation was carried out through in-depth interviews, direct observation, inclusive socialization, and the organization of traditional game competitions (terompah and tarik tambang) on July 13, 2025. The research results showed high enthusiasm from various segments of society, with active participation from youth, communities, village officials, and the general public.Factors contributing to the decline in interest include technological modernization, lack of infrastructure, limited time, and the loss of cultural continuity. The preservation strategies formulated include integration into formal education, holding regular competitions, empowering local communities, utilizing social media, training certified trainers, and revitalizing public spaces. These activities have successfully created strong social capital and strengthened the local identity of the community, thereby becoming a model for sustainable and participatory cultural preservation.</span></p> <p> </p>Ririn NovitaDhimas Ardhi Maulana SaputraMuhammad Ibnu FauziDanar Julian WibisanaR. Ayu Firdausi N.R, S.T., M.Ds
Copyright (c) 2026 Ririn Novita, Dhimas Ardhi Maulana Saputra, Muhammad Ibnu Fauzi, Danar Julian Wibisana, R. Ayu Firdausi N.R, S.T., M.Ds
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-012026-01-0161192710.36728/ganesha.v6i1.5389SOSIALISASI GIZI DAN KESEHATAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN OBESITAS REMAJA DI SMA ANNAJIYAH SIDOSERMO SURABAYA
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5428
<p>Obesitas pada remaja merupakan salah satu masalah gizi yang dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular. Survei yang dilakukan di SMA An-Najiyah Sidosermo Surabaya menunjukkan adanya kasus kelebihan berat badan dan obesitas pada siswa. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai obesitas remaja, gizi seimbang, aktivitas fisik, serta pengenalan status gizi melalui pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT). Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan praktik pengukuran tinggi dan berat badan. Kegiatan diikuti oleh 32 siswa. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami status gizi tidak normal dan memahami pentingnya pencegahan obesitas melalui perubahan gaya hidup sehat.</p>Sa’bania Hari RaharjengFithrotul MaulidiyahFania Rizqi Nur AlifaAisyah HasyimTsabita Halsalina Rahmadina
Copyright (c) 2026 Sa’bania Hari Raharjeng, Fithrotul Maulidiyah, Fania Rizqi Nur Alifa, Aisyah Hasyim, Tsabita Halsalina Rahmadina
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-012026-01-0161283110.36728/ganesha.v6i1.5428AKTIVITAS KREATIF DAN REMINISCENCE SEBAGAI CARA MENGATASI KESEPIAN PADA LANSIA DI UPT PSRLU MULIA DHARMA
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5371
<p>Loneliness is a common psychosocial problem experienced by the elderly, especially those living in social institutions, due to a lack of social interaction and emotional support from family. This condition has negative effects on the mental health, self-esteem, and psychological well-being of the elderly. The objective of this community service activity is to address loneliness among the elderly through recreational therapy-based interventions and creative reminiscence activities. The methods used include three activity sessions at the UPT PSRLU Mulia Dharma, namely (1) bead stringing, (2) making a bean collage, and the (3)“happy glass†game, which involves moving glasses using balloons and recalling the order of glasses containing beans and colorful beads. Each session is designed to enhance engagement, self-expression, and social interaction among the elderly in a enjoyable manner. The results of the activities showed increased active participation, open communication among participants, and positive emotional expressions such as laughter, pride, and enthusiasm for sharing past stories. This intervention also created a warm atmosphere and strengthened social bonds among the elderly. Thus, this creative activity-based approach is important to implement sustainably as an effective form of psychosocial support for the elderly in social care facilities.</p>Frisca Eka Damayanti PriantoNurul FadilaWidya Lestari
Copyright (c) 2026 Frisca Eka Damayanti Prianto, Nurul Fadila, Widya Lestari
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-012026-01-0161323910.36728/ganesha.v6i1.5371PELATIHAN MARTUMBA SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN BUDAYA BATAK
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5557
<p><em>This community service initiative aimed to preserve Batak cultural heritage through Martumba training a traditional movement art rich in educational, spiritual, and character-building values. Conducted over six weeks in North Tapanuli, the program engaged 26 participants, including teachers, school principals, and parents from PAUD-KB Yobel HKBP Banuarea. The program was implemented in three stages: preparation, training, and evaluation. The training was delivered through participatory methods, combining cultural material, movement demonstrations, and reflective discussions. Evaluation was conducted using Likert-scale questionnaires to assess participants’ understanding and skill development. The results indicated a significant improvement in cultural awareness, Martumba movement proficiency, and motivation to integrate local values into early childhood education and family practices. This initiative contributed to strengthening cultural identity, promoting inclusive character education, and fostering collaborative models between schools and communities.</em></p>Hendra SimanjuntakNatalina PurbaJon Roi Tua PurbaImmanuel Doclas Belmondo SilitongaGracia LumbantoruanEven Soebarno Napitupulu
Copyright (c) 2026 Hendra Simanjuntak, Natalina Purba, Jon Roi Tua Purba, Immanuel Doclas Belmondo Silitonga, Gracia Lumbantoruan, Even Soebarno Napitupulu
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-012026-01-0161404510.36728/ganesha.v6i1.5557PENGUATAN KESIAPAN KERJA SISWA SMK MELALUI PEMBEKALAN SOFT SKILL DAN ETIKA PROFESIONAL
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5395
<p>Peningkatan kesiapan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam memasuki dunia kerja menjadi tantangan penting, terutama dalam aspek soft skills seperti etika kerja, komunikasi, dan tanggung jawab. Berdasarkan observasi awal, banyak siswa SMK yang masih memiliki pemahaman terbatas tentang pentingnya etos kerja dalam lingkungan profesional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan sebagai respons atas kebutuhan tersebut, dengan tujuan memberikan pembekalan etika dan etos kerja kepada siswa SMK melalui pendekatan edukatif dan interaktif. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi berbasis situasi nyata di dunia kerja. Kegiatan dilaksanakan di SMK Ki Hajar Dewantoro dengan melibatkan seluruh siswa kelas XII dari berbagai jurusan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai nilai-nilai etos kerja seperti disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama, yang terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan dan umpan balik positif yang diberikan peserta. Kesimpulannya, pembekalan etos kerja berbasis pengalaman langsung sangat relevan dan dibutuhkan sebagai bekal penting sebelum siswa terjun ke dunia industri atau melanjutkan studi. Hasil ini mempertegas pentingnya integrasi pelatihan soft skills dalam program pendidikan vokasi sebagai bagian dari upaya mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga siap secara mental dan sikap kerja.</p>Diksi MetrisAhmad RasyiddinAhmad Daffa PrayogaDelisman GeaPahmi Amirudin
Copyright (c) 2026 Diksi Metris, Ahmad Rasyiddin, Ahmad Daffa Prayoga, Delisman Gea, Pahmi Amirudin
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-012026-01-0161465110.36728/ganesha.v6i1.5395PENERAPAN HAZARD ANALYSIS CRITICAL CONTROL POINT (HACCP) PADA UMKM YULI TEH TARIK, DESA SELOREJO, DAU, MALANG
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5580
<p>Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di bidang pangan seringkali belum menerapkan sistem keamanan pangan yang terstruktur, sehingga berpotensi menimbulkan risiko bahaya pada produk yang dihasilkan. Yuli Teh Tarik merupakan UMKM yang bergerak di bidang produksi minuman teh tarik dan jelly yang berlokasi di Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang dengan kapasitas produksi sekitar 1000 gelas per hari namun belum menerapkan sistem HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) secara terstruktur. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan membantu UMKM dalam menerapkan sistem keamanan pangan yang terstruktur untuk meningkatkan kualitas dan keamanan produk melalui implementasi HACCP. Metode yang digunakan meliputi pelatihan HACCP, observasi lapangan, analisis proses produksi, identifikasi dan penetapan Critical Control Point (CCP), serta pendampingan implementasi sistem monitoring dan dokumentasi. Kegiatan dilaksanakan selama dua bulan dimulai pada bulan Juli 2025. Hasil kegiatan menunjukkan terciptanya sistem HACCP yang terimplementasi di Yuli Teh Tarik dengan berhasil mengidentifikasi 2 CCP utama yaitu pada proses pasteurisasi dan pengemasan. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap keamanan pangan yang dibuktikan melalui hasil evaluasi dengan skor rata-rata 4,8 dari 5. Implementasi HACCP pada UMKM ini penting untuk menjamin keamanan pangan dan meningkatkan daya saing produk di pasar.</p>Alexandrea AdelineJhauharotul MuchlisyiyahEndrika Widyastuti
Copyright (c) 2026 Alexandrea Adeline, Jhauharotul Muchlisyiyah, Endrika Widyastuti
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-022026-01-0261525710.36728/ganesha.v6i1.5580PENDAMPINGAN PENGOLAHAN LIMBAH SAMPAH ANORGANIK DENGAN MITRA KELOMPOK PENGRAJIN GRIYA EDUKASI KAREBET MAKAMHAJI KARTASURA SUKOHARJO
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5597
<p>Permasalahan pengelolaan sampah anorganik masih menjadi isu penting di masyarakat, termasuk di wilayah Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Mitra kegiatan pengabdian ini adalah Griya Edukasi Karebet yang bergerak dalam edukasi dan pengolahan sampah berbasis prinsip 3R (reduce, reuse, recycle). Kendala utama yang dihadapi mitra meliputi keterbatasan peralatan produksi dan belum optimalnya strategi pemasaran produk olahan sampah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mitra melalui pendampingan teknologi, pelatihan, dan digitalisasi pemasaran. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan (survey kebutuhan dan penyusunan program), pelaksanaan (pemberian materi, praktik pengolahan sampah anorganik, penggunaan peralatan modern, dan pelatihan platform digital <em>griyakarebet.com</em>), serta evaluasi dan pendampingan (pre-test, post-test, observasi praktik, dan kuesioner). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 58% terkait pengolahan limbah sampah, keterampilan dalam menggunakan teknologi, serta kemampuan memanfaatkan platform digital untuk edukasi dan pemasaran. Selain itu, tingkat kepuasan peserta mencapai 100% dengan mayoritas menyatakan sangat puas. Produk yang dihasilkan berupa rak buku, rak bumbu, lukisan, wayang, dan kerajinan lainnya berbahan sampah anorganik memiliki nilai jual sekaligus memberi manfaat edukatif. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas mitra dalam aspek produksi, pemasaran, dan kesadaran lingkungan, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) desa</p>Tri WidiantoI Gusti Putu Diva AwataraYoshepine Angelina Yulia Patria Eka
Copyright (c) 2026 Tri Widianto, I Gusti Putu Diva Awatara, Yoshepine Angelina Yulia Patria Eka
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-022026-01-0261586710.36728/ganesha.v6i1.5597PENINGKATAN USAHA TANI DAN EFISIENSI PENGOLAHAN LAHAN PADI SAWAH MELALUI INOVASI TEKNOLOGI TRAKTOR NIRAWAK DI DESA NEPO MALLUSETASI KAB.BARRU
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5644
<p>Inovasi teknologi dalam bidang pertanian sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha tani, khususnya pada sektor pertanian padi sawah. Artikel ini membahas pengabdian masyarakat yang bertujuan mengenalkan dan mengimplementasikan teknologi <em>HandTraktor Nirawak</em> berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi pengolahan lahan serta manajemen pengelolaan gulma. Penggunaan teknologi ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manusia, meningkatkan efisiensi waktu, serta mendukung keberlanjutan ekosistem pertanian. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi pelatihan petani, simulasi penggunaan teknologi, dan evaluasi kinerja lapangan. Hasil menunjukkan bahwa penerapan teknologi ini mampu meningkatkan efisiensi waktu hingga 40% dan menurunkan biaya produksi. Selain itu, penerapan IoT memungkinkan pengawasan jarak jauh terhadap kondisi lahan dan pengelolaan gulma secara lebih akurat. Diharapkan inovasi ini dapat menjadi solusi praktis dalam menghadapi tantangan pertanian modern di Indonesia.</p>Henny Poerwanty ASSri MuliyaniAbdul HafidMuh. Kadir
Copyright (c) 2026 Henny Poerwanty AS, Sri Muliyani, Abdul Hafid, Muh. Kadir
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-022026-01-0261687210.36728/ganesha.v6i1.5644PENERAPAN TEKNOLOGI BRANCHING SCENARIO BAGI GURU PENDAMPING KHUSUS DALAM MERANCANG MEDIA PEMBELAJARAN SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5596
<p><span lang="EN-US">Sekolah dasar inklusi menerapkan pendidikan inklusif yaitu menerapkan pembelajaran yang diikuti oleh siswa normal/reguler dan siswa berkebutuhan khusus dalam satu kelas secara bersamaan. Selama ini Guru Pendamping Khusus (GPK) mengajarkan materi dengan menggunakan media pembelajaran seperti lembar kerja siswa (LKS) dan atau video yang diunduh dari kanal Youtube. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan merancang media pembelajaran </span><em><span lang="EN-US">branching scenario</span></em><span lang="EN-US"> yang dapat meningkatkan perhatian dan minat siswa. Kegiatan pelatihan ini bertujuan membekali GPK dalam menerapkan teknologi </span><em><span lang="EN-US">branching scenario </span></em><span lang="EN-US">untuk merancang media pembelajaran yang interaktif bagi siswa berkebutuhan khusus. Pelatihan ini diikuti oleh 9 GPK di sekolah dasar inklusi di Kecamatan Ngariboyo Kabupaten Magetan. Pelatihan ini dilaksanakan selama 3 hari sebanyak 32 JP. Selama kegiatan, peserta didampingi oleh 3 instruktur di bidang teknologi digital. Pelatihan dilaksanakan melalui 3 kegiatan, yaitu sosialisasi dan pemberian materi, </span><span lang="IN">pelatihan dan pendampingan penerapan perancangan media pembelajaran dengan teknologi <em>branching scenario, </em>serta evaluasi proyek perancangan media pembelajaran<em>. </em>Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa seluruh peserta hadir secara penuh selama 3 hari. Peserta pelatihan sangat antusias dalam merancang media pembelajaran dengan teknologi <em>branching scenario. </em>Sebagian besar (66,66%) GPK telah merancang media pembelajaran dengan kategori baik dan cukup baik. Pelatihan ini memiliki kelebihan yaitu mengenalkan teknologi baru bagi GPK dalam merancang media pembelajaran yang interaktif bagi siswa berkebutuhan khusus, sedangkan kelemahan dalam kegiatan ini adalah penerapan media pembelajaran dengan teknologi <em>branching scenario </em> memerlukan gawai atau laptop dengan jaringan internet yang cukup kuat sehingga </span><span lang="EN-US">perlu adanya sarana dan prasarana pendukungnya.</span></p>Dian Ratnaningtyas AfifahDahlia Novarianing Asri Andria AndriaAfara Dinan Sa’id Restu AjiDida Ivanidden
Copyright (c) 2026 Dian Ratnaningtyas Afifah, Dahlia Novarianing Asri , Andria Andria, Afara Dinan Sa’id Restu Aji, Dida Ivanidden
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-022026-01-0261738210.36728/ganesha.v6i1.5596PROGRAM MODEL INTERVENSI STUNTING BERBASIS TRANSCULTURAL NURSING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN IBU DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI TATANAN RUMAH TANGGA
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5639
<p>Stunting menjadi masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia yang disebabkan oleh faktor yang bervariasi antar wilayah, termasuk di Indonesia, merupakan negara ketiga dengan kasus stunting terbanyak. Masyarakat Kabupaten Malang memiliki praktik budaya yang berkaitan dengan pemberian gizi anak. pemenuhan nutrisi saat 1000 HPK, pencegahan dan penanganan stunting; peningkatan keberdayaan ibu, dan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stunting; kurangnya pengetahuan keluarga khususnya ibu tentang penyebab stunting; kurangnya pengetahuan keluarga tentang resiko Kesehatan pada anak stunting; kurangnya pengetahuan keluarga tentang pencegahan stunting. Saat ini pelayanan khususnya pelayanan kesehatan sebagai upaya deteksi dini terhadap kejadian stunting dilakukan pada kegiatan posyandu. Sebagai tindak lanjut Puskesmas dalam hal ini dalam rangka menunjang Program Percepatan Penanggulangan Stunting melalui model Intervensi Stunting berbasis <em>transcultural nursing</em> sebagai upaya mencegah stunting. Kegiatan dilakukan dengan seminar dan pendampingan dalam upaya meningkatkan kemampuan dan ketrampilan pada ibu dan kader kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dukungan social dan Kerjasama dengan tenaga kesehatan. Berdasarkan kegiatan yang dilakukan, sasaran memberikan respon yang sangat baik atas kegiatan pengabdian Masyarakat diantaranya rerata kemampuan ibu meningkat (p- value), status nutrisi anak menjadi lebih baik (p- value= 0.000), kenaikan berat minimal (p- value= 0.000). dengan pendekatan yang komprehensif ini, harapannya dapat berkontribusi secara signifikan dalam mencegah dan mengurangi terjadinya stunting.</p>Apriyani Puji HastutiDina Nurpita SuprawotoShinta WahyusariAbdul Malik Setiawan
Copyright (c) 2026 Apriyani Puji Hastuti, Dina Nurpita Suprawoto, Shinta Wahyusari, Abdul Malik Setiawan
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-022026-01-0261839210.36728/ganesha.v6i1.5639MEMBANGUN PENDIDIKAN MELALUI KKN: PERAN MAHASISWA DALAM PENDAMPINGAN MASYARAKAT
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5637
<p>Akses dan kualitas pendidikan yang tidak memadai masih menjadi tantangan signifikan bagi masyarakat pedesaan di Indonesia, contohnya adalah Desa Lembung di Kabupaten Pamekasan. Untuk mengatasi masalah ini, Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) digagas sebagai upaya konkret perguruan tinggi untuk mendukung pengembangan pendidikan berbasis masyarakat. Inisiatif ini diawali dengan asesmen kebutuhan komprehensif, yang dilakukan melalui survei sosial dan konsultasi dengan para pemangku kepentingan desa. Program dilanjutkan dengan bantuan pendidikan bagi siswa sekolah, pelatihan keterampilan praktis, dan pelatihan literasi digital bagi remaja. Selain itu, konseling diberikan kepada orang tua mengenai pentingnya pendidikan formal dan budaya literasi. Proses monitoring dan evaluasi meliputi pengumpulan data observasi, wawancara, pengisian kuesioner, dan analisis dokumentasi yang cermat. Data-data ini kemudian dianalisis secara deskriptif. Temuan menunjukkan peningkatan yang substansial, termasuk peningkatan rata-rata prestasi akademik mahasiswa sebesar 18,5%, partisipasi kelas mencapai 75%, peningkatan kepercayaan diri remaja dalam berbicara di depan umum sebesar 80%, keterampilan literasi digital sebesar 72%, dan 74% keluarga yang memulai praktik membaca bersama anak-anak mereka. Partisipasi masyarakat juga tinggi, dengan rata-rata kehadiran 85% di setiap kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa program KKN tidak hanya berdampak positif pada kapasitas pendidikan dan keterampilan bermasyarakat, tetapi juga menegaskan peran mahasiswa sebagai agen perubahan sosial. Oleh karena itu, model KKN berbasis pendidikan sangat penting untuk direplikasi sebagai strategi penguatan sumber daya manusia di pedesaan.</p>Raden Agus BudihartoIca NurhalizaNovita Almar’atus Solehah
Copyright (c) 2026 Raden Agus Budiharto, Ica Nurhaliza, Novita Almar’atus Solehah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-022026-01-0261939810.36728/ganesha.v6i1.5637PELATIHAN ANSAMBLE MUSIK SEBAGAI MEDIA KREASI DAN KOLABORASI DI SEKOLAH INDONESIA BANGKOK
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5660
<p>Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan siswa Sekolah Indonesia Bangkok (SIB) dalam penguasaan musik <em>ansamble</em>. Permasalahan yang diidentifikasi meliputi kurangnya pemahaman dasar musik <em>ansamble</em>, keterbatasan fasilitas, minimnya eksplorasi nilai budaya melalui musik, rendahnya keterampilan kerja sama dalam kelompok, dan motivasi siswa yang cenderung rendah dalam mengikuti kegiatan seni musik. Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan intensif teknik dasar <em>ansamble</em>, optimalisasi alat musik yang ada, serta integrasi lagu-lagu tradisional Indonesia dalam pembelajaran. Pendekatan kreatif diterapkan melalui penggunaan media digital, permainan musik interaktif, dan pementasan musik kolaboratif sebagai sarana apresiasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan teknis siswa dalam memainkan musik <em>ansamble</em> sebesar 76%, peningkatan pemahaman budaya Indonesia sebesar 68%, pengembangan <em>soft skills</em> seperti kolaborasi sebesar 72%, serta peningkatan motivasi dan kepercayaan diri sebesar 81%. Temuan ini menunjukkan bahwa musik <em>ansamble</em> tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis siswa, tetapi juga memperkuat identitas budaya, mengembangkan keterampilan sosial, dan menciptakan lingkungan belajar yang harmonis di komunitas sekolah.</p>Raden Roro Maha Kalyana Mitta AnggoroHarpang Yudha KaryawantoHeri MurbiyantoroBudi Dharmawanputra
Copyright (c) 2026 Raden Roro Maha Kalyana Mitta Anggoro, Harpang Yudha Karyawanto, Heri Murbiyantoro, Budi Dharmawanputra
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-022026-01-02619910610.36728/ganesha.v6i1.5660OPTIMALISASI LAHAN KERING DI KAWASAN KARST MELALUI TEKNOLOGI IRIGASI TETES BERBASIS IOT
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5656
<p><em>Botolempangan Village, located in the karst region of Maros Regency, consists largely of dry and marginal lands that are less suitable for conventional farming. To address this challenge, a community empowerment program was implemented through the application of Smart Farming technology, particularly the Auto Drip Irrigation (ADI) system based on the Internet of Things (IoT). The program involved activities such as socialization, training, installation of technology, and farmer assistance in utilizing water-efficient irrigation systems. The results show that the ADI system significantly improves water use efficiency and enhances the productivity of dry lands. Moreover, the program successfully increased farmers’ skills in digital land management and had a positive socio-economic impact on the community of Botolempangan Village.</em></p>Nildayanti NildayantiHenny PoerwantiReni Fatmasari SyafruddinMuh KadirMuh Dzulkifli AshanRestu Awaliah
Copyright (c) 2026 Nildayanti Nildayanti, Henny Poerwanti, Reni Fatmasari Syafruddin, Muh Kadir, Muh Dzulkifli Ashan, Restu Awaliah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-052026-01-056110711110.36728/ganesha.v6i1.5656PENERAPAN MODEL DANA BERGULIR DAN ASURANSI PERTANIAN MIKRO SEBAGAI UPAYA MITIGASI RISIKO PETANI JAGUNG
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5667
<p>Program Pengabdian KKN-Tematik dilaksanakan di Desa Tridharma, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo dengan mengusung tema “Pendampingan Model Pembiayaan Inovatif Berbasis Dana Bergulir dan Asuransi Pertanian Mikro untuk Mitigasi Risiko Keuangan Petani Jagung.†Program ini bertujuan memberikan pemahaman kepada petani mengenai akses pembiayaan alternatif, pentingnya literasi keuangan, serta manfaat asuransi pertanian mikro dalam menghadapi risiko gagal panen maupun fluktuasi harga. Metode Kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa "KKN Desa Tridharma" menggunakan metode partisipasi dan kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan petani terkait konsep Dana Bergulir Kelompok (DBK) dan kesadaran terhadap perlindungan usaha melalui asuransi pertanian. Program penunjang berupa pelatihan pengolahan jagung menjadi tepung dan camilan berhasil menarik partisipasi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, untuk membuka peluang usaha baru. Selain itu, program tambahan seperti pembuatan peta desa, sosialisasi sekolah, posyandu, penyaluran bantuan sosial, hingga turnamen olahraga berhasil memperkuat kebersamaan warga. Secara keseluruhan, program KKN terlaksana dengan baik, mencapai target capaian di atas 95%, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Tridharma dalam aspek ekonomi, sosial, dan kelembagaan. Kegiatan ini juga memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan melalui transfer ilmu pengetahuan, keterampilan, dan inovasi sosial yang berkelanjutan.</p>Selvi SelviLanto Miriatin AmaliNurharyati Panigoro
Copyright (c) 2026 Selvi Selvi, Lanto Miriatin Amali, Nurharyati Panigoro
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-052026-01-056111211710.36728/ganesha.v6i1.5667PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI INOVASI PRODUK OLAHAN PISANG DAN PEMASARAN DIGITAL DI DESA HAYA-HAYA
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5662
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pengembangan UMKM berbasis potensi pisang di Desa Haya-Haya menghadapi tantangan rendahnya nilai pasar komoditas mentah. Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada dua intervensi utama: peningkatan keterampilan teknis dalam inovasi produk olahan melalui Prosedur Operasional Standar (SOP) dan peningkatan kompetensi pemasaran digital. Dengan pendekatan partisipatif, pelatihan SOP dan Fotografi/Promosi Digital dilakukan bagi Kelompok Wirausaha Wanita. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman yang substansial: 89,2% untuk SOP dan 130,0% untuk pemasaran digital. Sinergi antara peningkatan kualitas produk dan perluasan jangkauan pasar ini berhasil meningkatkan pendapatan rata-rata mitra sebesar 30% dalam tiga bulan, memperkuat peran perempuan dalam perekonomian desa, dan mendukung SDGs.</span></span></p>Irawaty AbdulSelvi SelviBoby Rantow Payu
Copyright (c) 2026 Irawaty Abdul, Selvi Selvi, Boby Rantow Payu
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-052026-01-056111812410.36728/ganesha.v6i1.5662PENERAPAN MESIN PENETASAN BERBASIS IOT UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS AYAM HIAS
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5691
<p style="font-weight: 400;">Penerapan mesin penetasan otomatis berbasis <em>Internet of Things</em> (IoT) di Desa Bontolempangan, Maros, bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi produksi ayam hias. Mesin ini berfungsi dalam pemantauan dan pengendalian suhu, kelembaban, dan kondisi penetasan secara real-time melalui koneksi internet, menurunkan risiko kegagalan penetasan. Program ini melibatkan sosialisasi, pelatihan, instalasi teknologi, hingga pendampingan peternak dalam penggunaan mesin penetasan otomatis berbasis IoT. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa teknologi ini dapat meningkatkan persentasi daya tetas serta meningkatkan produksi usaha ayam hias dan memberikan dampak sosial ekonomi yang positif bagi masyarakat Desa Botolempangan.</p>Nevyani AsikinFitriani FitrianiMuh Dzulkifly AshanMuh KadirDeftio Frinne
Copyright (c) 2026 Nevyani Asikin, Fitriani Fitriani, Muh Dzulkifly Ashan, Muh Kadir, Deftio Frinne
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-052026-01-056112512910.36728/ganesha.v6i1.5691PENGUATAN KESADARAN KEBERAGAMAN DAN AJAKAN SALING MERANGKUL DALAM MELAWAN BULLYING DI SEKOLAH
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5698
<p>Bullying masih menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan Indonesia, dengan kasus yang merata terjadi di berbagai jenjang sekolah, termasuk di tingkat dasar dan menengah pertama. Fenomena ini mencakup berbagai bentuk, seperti <em>bullying</em> verbal, fisik, sosial, hingga <em>cyberbullying</em>, yang berpotensi menimbulkan dampak psikologis jangka panjang seperti depresi, rendahnya kepercayaan diri, dan bahkan putus sekolah. Menanggapi permasalahan ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di SMP Ta’mirul Islam Surakarta bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakebangpol) Kota Surakarta dan Masyrakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Soloraya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya keberagaman dan menumbuhkan sikap inklusif guna mencegah dan melawan <em>bullying</em> di lingkungan sekolah. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan utama: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, digunakan berbagai pendekatan edukatif seperti penyampaian materi, pemutaran film edukatif #GerakBersama – Ini Gak Lucu, diskusi interaktif, serta deklarasi bersama “sekolah ramah dan bebas <em>bullying</em>â€. Pendekatan ini tidak hanya memberikan pemahaman kognitif, tetapi juga membangkitkan empati serta refleksi emosional siswa terhadap isu <em>bullying</em>. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai bentuk dan dampak <em>bullying</em>, serta tumbuhnya kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif. Deklarasi bersama menjadi simbol komitmen bersama antar siswa, guru, dan pihak sekolah. Ke depan, kegiatan ini berpotensi direplikasi di sekolah lain melalui kolaborasi antara sekolah, pemerintah daerah, dan orang tua demi menciptakan ekosistem pendidikan yang ramah anak dan berkarakter kebangsaan.</p>Hasbullah Azis
Copyright (c) 2026 Hasbullah Azis
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-052026-01-056113013710.36728/ganesha.v6i1.5698PENGEMBANGAN RUMAH KOMUNIKASI STUNTING SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN PERAN KADER DAN ORANG TUA DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI DESA WEE PANGALI
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5697
<p>Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan Rumah Komunikasi (RUKOM) Stunting sebagai media interaktif untuk meningkatkan peran kader posyandu dan orang tua dalam pencegahan stunting di Desa Wee Pangali, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi NTT. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, penyuluhan, simulasi, pengembangan <em>Dapur Sehat</em> berbasis pekarangan, serta pembentukan Pojok Literasi Gizi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan kader (dari 35% menjadi 80%) dan orang tua (dari 25% menjadi 70%) mengenai gizi seimbang dan pencegahan stunting. Sebanyak 10 keluarga berisiko stunting berhasil membangun <em>Dapur Sehat</em> yang menyediakan sayuran cepat panen dan kolam ikan lele sebagai sumber pangan bergizi. Pojok Literasi menjadi pusat edukasi yang dimanfaatkan oleh siswa, guru, kader, dan orang tua. Program ini membuktikan bahwa media interaktif berbasis komunitas dapat meningkatkan kapasitas masyarakat, memperkuat literasi gizi, serta mendukung percepatan penurunan stunting di desa.</p>Lenny Sofia Bire ManoeJacklin S. ManafeSusana C.L. Pellu
Copyright (c) 2026 Lenny Sofia Bire Manoe, Jacklin S. Manafe, Susana C.L. Pellu
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-052026-01-056113814410.36728/ganesha.v6i1.5697PELATIHAN DESAIN GRAFIS CANVA: TINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBUAT POSTER DAN PRESENTASI KREATIF SISWA SMP NEGERI 2 WARKUK RANAU SELATAN
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5075
<p>Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong transformasi dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pengembangan media pembelajaran yang lebih interaktif dan visual. Pelatihan desain grafis berbasis Canva ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Warkuk Ranau Selatan, dengan tujuan untuk meningkatkan literasi digital dalam keterampilan desain grafis siswa membuat poster dan presentasi kreatif. Pelatihan ini dirancang menggunakan pendekatan <em>Service Learning</em> yang mengintegrasikan kegiatan pembelajaran akademik dengan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, refleksi, dan evaluasi. Siswa memperoleh materi teori mengenai fitur dasar Canva dan fungsinya sebagai media pembelajaran, kemudian melaksanakan praktik pembuatan poster edukatif dan desain presentasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan keterampilan siswa dalam menggunakan Canva serta mendorong kepercayaan diri dan partisipasi aktif mereka dalam proses pembelajaran digital. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam menerapkan kompetensi akademik di lingkungan masyarakat. Sebagai tindak lanjut, pelatihan lanjutan dengan cakupan materi yang lebih mendalam sangat disarankan untuk mengoptimalkan potensi siswa dalam bidang desain digital.</p>Reni SeptiyantiM. Kevin Rizki PratamaNaufal Dhiya UlhagDefri Henzen HeriawanSafitri SafitriRaisa HumaidaVivi Angeraini
Copyright (c) 2026 Reni Septiyanti, M. Kevin Rizki Pratama, Naufal Dhiya Ulhag, Defri Henzen Heriawan, Safitri Safitri, Raisa Humaida, Vivi Angeraini
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-052026-01-056114515210.36728/ganesha.v6i1.5075PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK MAHASISWA CALON GURU MELALUI PROGRAM STUDENTS INTERNSHIP THAILAND-INDONESIA DI PHANOIWITTAYAKOM SCHOOL LOEI THAILAND
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5729
<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian mahasiswa calon guru bahasa Inggris melalui pengalaman internship di lingkungan multikultural. Program Students Internship Thailand–Indonesia Batch 7 merupakan kolaborasi antara Universitas Muhammadiyah Tangerang dan Association of Education Culture International (AECI) yang dilaksanakan di Phanoiwittayakom School, Loei, Thailand, pada 2 Juni–26 September 2025. Program ini difokuskan pada peningkatan kemampuan pedagogik melalui praktik mengajar bahasa Inggris, penguatan komunikasi lintas budaya, serta perluasan jejaring pendidikan antara Indonesia dan Thailand. Pelaksanaan kegiatan mencakup pengajaran di enam tingkat kelas (Grade 7–12), partisipasi dalam kegiatan budaya dan sekolah, serta pengembangan profesional melalui workshop dan seminar. Selama program berlangsung, mahasiswa berhasil melaksanakan 248 sesi pengajaran, menyusun 52 rencana pembelajaran, mengikuti 5 program pengembangan profesional, berpartisipasi dalam 15 kegiatan budaya, dan terlibat dalam 10 kegiatan kemasyarakatan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi pedagogik, sosial, dan kultural mahasiswa. Melalui pengalaman langsung di konteks pendidikan internasional, mahasiswa memperoleh wawasan global dan kesadaran lintas budaya yang esensial bagi calon guru abad ke-21.</p>Elsa AmeliaAbdul RohimNargis Nargis
Copyright (c) 2026 Elsa Amelia, Abdul Rohim, Nargis Nargis
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-052026-01-056115316310.36728/ganesha.v6i1.5729PENINGKATAN KOMPETENSI DOSEN DALAM PUBLIKASI ILMIAH MELALUI WORKSHOP DAN PENDAMPINGAN PENULISAN ARTIKEL INTERNASIONAL
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5722
<p>Publikasi artikel di jurnal ilmiah internasional bereputasi menjadi tantangan bagi dosen. Selain itu, publikasi ilmiah internasional menjadi salah satu indikator penting peningkatan mutu perguruan tinggi dan reputasi akademik dosen. Namun, banyak dosen di Indonesia masih menghadapi kesulitan dalam menulis artikel yang sesuai standar jurnal internasional, baik dari segi struktur, bahasa akademik, maupun strategi publikasi. Kesenjangan ini menyebabkan rendahnya jumlah publikasi dosen pada jurnal internasional bereputasi. Untuk menjawab permasalahan tersebut, artikel ini menyajikan hasil kegiatan pengabdian berupa workshop dan pendampingan penulisan artikel internasional bagi dosen. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada 9 September 2025 dengan peserta sebanyak 23 dosen, terdiri atas 18 dosen mitra dan 5 dosen dari universitas di luar institusi mitra. Tiga narasumber menyampaikan materi meliputi penulisan artikel berbasis IMRAD, academic writing, serta strategi publikasi internasional. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, ditandai dengan partisipasi aktif 5 peserta dalam sesi diskusi serta 5 peserta yang menyatakan siap merevisi draft artikelnya sesuai masukan narasumber. Implikasi kegiatan ini adalah terbentuknya peningkatan kompetensi dosen, tersedianya materi pelatihan berkelanjutan, serta terjalinnya jejaring akademik lintas universitas yang mendukung produktivitas publikasi internasional</p>Sri Huning AnwariningsihFarid FitriyadiDian Muhammad Rifai
Copyright (c) 2026 Sri Huning Anwariningsih, Farid Fitriyadi, Dian Muhammad Rifai
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-052026-01-056116417110.36728/ganesha.v6i1.5722PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI ENERGI TERBARUKAN UNTUK PENGEMBANGAN USAHA MIKRO PADA KELOMPOK MASYARAKAT
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5719
<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Blang Crum, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, bekerja sama dengan Lembaga Berbasis Komunitas (LBK) Keumalahayati dan masyarakat pelaku usaha mikro. Tujuan utama kegiatan adalah meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan berbasis panel surya guna menghemat penggunaan listrik konvensional serta mendorong kemandirian energi masyarakat desa. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, edukasi, dan pendampingan teknis tentang konsep energi surya, cara pemasangan, serta perawatan panel surya. Observasi lapangan dilakukan untuk mengamati aktivitas perempuan dalam usaha mikro, penggunaan energi, dan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap energi surya dari 25% menjadi 85%, serta 50% pelaku usaha mulai menggunakan panel surya untuk perangkat listrik ringan. Selain itu, biaya listrik berkurang hingga 40% dan partisipasi perempuan dalam pelatihan meningkat menjadi 90%. Kegiatan ini berhasil menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya energi bersih, efisiensi ekonomi, dan kemandirian energi yang berkelanjutan.</p>Nuraini FatmiHenni FitrianiNazarruddin NazarruddinAlchalil AlchalilNabilla AudinaEva Zahara
Copyright (c) 2026 Nuraini Fatmi, Henni Fitriani, Nazarruddin Nazarruddin, Alchalil Alchalil, Nabilla Audina, Eva Zahara
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-052026-01-056117217810.36728/ganesha.v6i1.5719Pemberdayaan PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENDAMPINGAN PEMBENTUKAN BUMDES DI DESA RADAMASA, KECAMATAN GOLEWA SELATAN, KABUPATEN NGADA.
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5754
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) merupakan instrumen penting dalam pembangunan ekonomi dan sosial di tingkat desa. BUMDES memungkinkan masyarakat desa untuk mengelola sumber daya lokal mereka secara lebih efisien, menciptakan peluang usaha, meningkatkan pendapatan, dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Desa Radamasa, sebuah desa di Kabupaten Ngada, menghadapi tantangan serupa. Meskipun memiliki potensi yang signifikan di sektor pertanian, pariwisata, dan kerajinan lokal, desa tersebut belum memiliki BUMDES yang aktif dan berfungsi dengan baik. Pembentukan dan pengelolaan BUMDES yang efektif dapat menjadi solusi yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat Desa Radamasa. Program Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membantu pembentukan BUMDES di Desa Radamasa, Kabupaten Ngada, sehingga terbentuklah sebuah lembaga BUMDES. Melalui pendampingan yang diberikan dalam kegiatan PKM ini, sebuah BUMDES bernama BUMDES Nola Wonga telah berdiri di Desa Radamasa. BUMDES ini bergerak di bidang ketahanan pangan melalui program hortikultura. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini telah menghasilkan beberapa dokumen berupa AD/ART, Perdes, Analisis Usaha, dan RAB untuk ketahanan pangan. Lebih lanjut, kegiatan ini telah memberikan pemahaman kepada pemerintah Desa Radamasa dan anggota tim BUMDES tentang tata cara pendirian dan pengelolaan BUMDES. Kehadiran BUMDES diharapkan dapat memberdayakan masyarakat Desa Radamasa secara efektif.</span></span></span></span></p>Konfridus Roynaldus BukuOktavianus Daluamang PayongAntonius.A. Kaki Naga
Copyright (c) 2026 Konfridus Roynaldus Buku, Oktavianus Daluamang Payong, Antonius.A. Kaki Naga
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-052026-01-056117918710.36728/ganesha.v6i1.5754INOVASI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS EKOLOGI PALEMBANG BAGI MAHASISWA ASING UIN RADEN FATAH
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5751
<p>Bahasa Indonesia memiliki peran penting sebagai media komunikasi akademik dan sosial bagi mahasiswa asing yang menempuh studi di Indonesia. Namun, pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) masih menghadapi berbagai tantangan, terutama ketika pelaksanaan pembelajarannya belum sepenuhnya mencerminkan kondisi nyata dan masih kurang memanfaatkan teknologi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan untuk mengembangkan pembelajaran Bahasa Indonesia yang interaktif dan berbasis nilai-nilai lokal Palembang, dengan mengintegrasikan pendekatan etnopedagogi dan konsep ekologi Palembang sebagai konteks pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan di UIN Raden Fatah Palembang, melibatkan mahasiswa asing dan mahasiswa pendamping. Melalui pendekatan Service Learning, mahasiswa asing dilatih berbahasa Indonesia secara interaktif melalui sepuluh unit tematik yang menampilkan kekayaan budaya dan ekologi Palembang, seperti Sungai Musi, Kampung Kapitan, Hutan Wisata Punti Kayu, serta kuliner khas pempek. Pembelajaran dikembangkan dengan memanfaatkan media digital interaktif, seperti flipbook, video edukatif, dan kuis, guna menciptakan suasana belajar yang menarik dan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis ekologi Palembang ini efektif dalam menumbuhkan kemampuan bahasa sekaligus membangun karakter yang menghargai keberagaman budaya dan menjunjung nilai keberlanjutan, sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDG 4, 13, dan 17).</p>Indrawati IndrawatiReni SeptiyantiRenny Kurnia Sari
Copyright (c) 2026 Indrawati Indrawati, Reni Septiyanti, Renny Kurnia Sari
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-052026-01-056118819510.36728/ganesha.v6i1.5751PENGUATAN LITERASI ANTIDOPING BAGI SISWA ATLET SKODI SURAKARTA
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5400
<p>Sentra Khusus Olahragawan Disabilitas Indonesia (SKODI) Surakarta merupakan tempat pembinaan dan pembibitan atlet disabilitas Indonesia. Prioritas sekolah ini adalah pelatihan untuk prestasi olahraga yang tidak meninggalkan pendidikan akademik. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, diketahui bahwa selama proses pelatihan dan pembelajaran berlangsung, siswa atlet belum memperoleh materi pengetahuan antidoping secara menyeluruh. Pengetahuan tentang jenis-jenis zat yang termasuk kategori doping, efek bagi tubuh, sanksi yang diterima, dan penggunaan obat yang dikonsumsi serta cara pelaporan belum diketahui oleh siswa atlet. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi antidoping pada siswa atlet melalui metode <em>service-learning</em> dengan penyampaian materi edukatif yang menarik. Hasil evaluasi menunjukkan nilai statistik Z sebesar -1,960 dengan signifikansi (Sig. 2-tailed) 0,050, tepat pada ambang batas signifikansi 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang hampir signifikan antara skor tes awal dan tes akhir literasi antidoping siswa atlet. Meski secara statistik nilai p-nya tepat di batas signifikansi, hal ini menunjukkan bahwa penguatan literasi antidoping cenderung memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman siswa, meskipun peningkatannya tidak terjadi secara merata pada seluruh peserta.</p>Intan Suraya EllyasSlamet RiyadiTri Aprilijanto UtomoDaryanto DaryantoAgus KristiyantoDasih Ayu Wulansari
Copyright (c) 2026 Intan Suraya Ellyas, Slamet Riyadi, Tri Aprilijanto Utomo, Daryanto Daryanto, Agus Kristiyanto, Dasih Ayu Wulansari
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-052026-01-056119620210.36728/ganesha.v6i1.5400PENDAMPINGAN PEMBUATAN POSTER DENGAN CANVA UNTUK ANAK KELAS 4 SDICT AL ABIDIN SURAKARTA
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5758
<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi visual dan keterampilan digital siswa sekolah dasar dengan membantu mereka membuat poster menggunakan aplikasi Canva. Program ini berlangsung di SD ICT Al Abidin Surakarta, yang diikuti oleh 22 siswa kelas empat dan dua guru pendamping. Kegiatan ini berawal dari kebutuhan untuk mengintegrasikan pembelajaran kreatif berbasis teknologi ke dalam pendidikan dasar, agar dapat mengikuti perkembangan pendidikan abad ke-21. Metode yang digunakan meliputi pembelajaran melalui partisipasi dan kegiatan berbasis proyek, termasuk sosialisasi, pelatihan aplikasi, praktik pembuatan poster, dan evaluasi hasil karya siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mempelajari konsep dasar desain komunikasi visual seperti keseimbangan, kontras, proporsi, dan kesatuan. Mereka juga mampu menggunakan fitur-fitur dasar Canva secara mandiri untuk mendesain poster bertema seperti kepedulian lingkungan, kebersihan, dan perilaku positif di sekolah. Evaluasi menunjukkan peningkatan yang nyata dalam keterampilan teknis, kreativitas, dan kemampuan komunikasi visual. Selain itu, para guru pendamping mendapatkan wawasan baru tentang penggunaan media digital sebagai alat pembelajaran kreatif. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mencapai tujuannya dengan menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, kolaboratif, dan produktif. Program ini diharapkan dapat menjadi model untuk meningkatkan literasi digital dan visual di sekolah dasar dan memotivasi guru untuk mengintegrasikan aplikasi Canva for Education ke dalam kegiatan pembelajaran berkelanjutan mereka.</p>Evelyne Henny Lukitasari
Copyright (c) 2026 Evelyne Henny Lukitasari
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066120321310.36728/ganesha.v6i1.5758PKM Bagi Guru dalam Mengimplementasikan Deep Learning pada Penguatan Literasi Anak Usia Dini di Kota Makassar
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5753
<p>Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam mengimplementasikan literasi bermakna melalui pendekatan <em>Meaningful Learning</em>. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari permasalahan rendahnya pemahaman guru terhadap konsep literasi bermakna, terbatasnya pemanfaatan media kontekstual, serta belum optimalnya penggunaan penilaian autentik dalam praktik pembelajaran di PAUD. Kondisi ini berdampak pada kurangnya pengembangan keterampilan literasi anak secara komprehensif sesuai tahap perkembangannya. Metode pelaksanaan program dilakukan secara sistematis, dimulai dari sosialisasi untuk memperkenalkan konsep literasi bermakna, dilanjutkan dengan pelatihan intensif kepada guru. Tahap berikutnya adalah penerapan hasil pelatihan dalam kegiatan pembelajaran di kelas yang kemudian didampingi melalui supervisi dan refleksi bersama. Selain itu, dibentuk komunitas praktik yang berfungsi sebagai wadah berbagi pengalaman, diskusi, dan penguatan kapasitas berkelanjutan bagi guru PAUD. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pemahaman guru, terbukti dari capaian rata-rata lebih dari 75% pada hasil pre–post test. Selain itu, guru mampu menyusun RPP berbasis literasi bermakna, mengembangkan media literasi kontekstual dengan memanfaatkan budaya lokal, serta menggunakan instrumen penilaian autentik dalam menilai perkembangan anak. Secara lebih luas, program ini memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi melalui keterlibatan dosen dalam pemberdayaan masyarakat, sekaligus mendukung tujuan <em>Sustainable Development Goals</em> (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas.</p>Syamsuardi SyamsuardiFadhilah AfifahRika Kurnia RHajerah HajerahNur Alim Amri
Copyright (c) 2026 Syamsuardi Syamsuardi, Fadhilah Afifah, Rika Kurnia R, Hajerah Hajerah, Nur Alim Amri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066121421910.36728/ganesha.v6i1.5753PKM PENERAPAN MESIN PENGADUK OLAHAN UBI MENGGUNAKAN SOLAR CELL PADA PEMUDA MUHAMMADIYAH PAHLAWAN PERJUANGAN MEDAN
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5838
<p>Program Pengabdian Kemitraan Masyarakat penerapan mesin pengaduk bumbu olahan ubi menggunakan solar cell untuk peningkatan produksi UMKM Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Pahlawan Perjuangan yang tepatnya di Kelurahan Pahlawan Kecamatan Medan Perjuangan Kota Medan berlangsung selama 3 bulan. Adapun tujuannya untuk menjadi semacam kepedulian civitas akademika terhadap permasalahan masyarakat dan lembaga nirlaba yang menyalurkan tugas-tugas sosial untuk secara efektif meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sebagai tim pengabdian kepada masyarakat, kami berupaya memberikan kontribusi ilmiah dengan melaksanakan kegiatan pengabdian ini tentang penerapan teknologi mesin pengaduk bumbu olahan ubi dengan menggunakan solar cell pada UMKM Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Pahlawan Perjuangan. Adapun kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki fokus penelitian terhadap penggunaan alat mesin pengaduk bumbu olahan ubi dengan menggunakan solar cell secara otomatis. Alat yang biasa digunakan hanya berupa toples sebagai alat pokok pengaduk bumbu olahan ubi tersebut. Hal ini mempunyai sangat banyak kekurangan pada saat pengerjaannya dan tidak kemerataannya. Dengan demikian, melalui program kegiatan masyarakat ini akan memberikan alat yang sudah dirancang secara efektif kepada UMKM Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Pahlawan Perjuangan dalam menggunakan alat mesin pengaduk bumbu olahan secara otomatis dengan efektif. Alat alat mesin pengaduk bumbu olahan ubi dengan menggunakan solar cell ini juga sudah teruji sangat layak digunakan dan menghasilkan kemerataan bumbu dengan penuh dan tidak ribet dalam menggunakannya.</p>Haksa Fadilman SinambellaSuparmono SuparmonoSutan PardedeNobert SitorusSinta Marito SiagianCholish CholishAbdullah AbdullahMoh Muchlishiin
Copyright (c) 2026 Haksa Fadilman Sinambella, Suparmono Suparmono, Sutan Pardede, Nobert Sitorus, Sinta Marito Siagian, Cholish Cholish, Abdullah Abdullah, Moh Muchlishiin
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066122022610.36728/ganesha.v6i1.5838PENINGKATAN NILAI EKONOMI JERUK PAMELO PANGKEP MELALUI DIVERSIFIKASI OLAHANNYA PADA KELOMPOK WANITA TANI KELURAHAN ATTANGSALO KABUPATEN PANGKEP
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5871
<p>Kelurahan Attangsalo kecamatan Ma'rang kabupaten Pangkep Merupakan salah satu wilayah pengembangan terpadu sektor peternakan, pertanian tanaman pangan, dan tanaman hortikulturayang sejalan dengan program pemerintah kabupaten Pangkep yang tertuang dalam RPJMD untuk mewujudkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis kawasan Terpadu yang akan menjadi motor penggerak pembangunan local. Terkhusus pada tanaman Jeruk Besar atau Jeruk pamelo, kelurahan Attangsalo di kecamatan Ma’rang dikenal sebagai sentra produksi utama dan terbesar di kabupaten Pangkep. Tingginya produksi jeruk pada puncak panen/produksi tidak mampu diserap pasar jeruk segar, mengingat daya tahan buah jeruk yang tidak tahan lama. Salah satu kegiatan pada pengabdian masyarakat berbasis kewilayahan skema pemberdayaan wilayah (PW) di kelurahan Attangsalo bertujuan untuk mengatasi permasalahan melimpahnya produk jeruk pemelo dan menyebabkan kerusakan buah yang tidak terjual dan tidak termanfaatkan, termasuk pemanfaatan limbah kullit jeruk dengan melaksanakan kegiatan pelatihan diversifikasi Olahan jeruk Pamelo. Hasil Pelatihan memberikan peningkatan kemampuan dan keterampilan 100% kepada anggota kelompok wanita tani dari tidak paham menjadi paham dan mampu untuk membuat aneka produk olahan dari Jeruk Pamelo berupa Manisan kulit jeruk, Sirup dan Selai Jeruk Pamelo. Peningkatan keterampilan ini diharapkan memberikan dampak secara ekonomi khusunya bagi kelompok petani Jeruk pamelo Pangkep.</p>Muhammad KadirNur faidah MunirFitriana AkhsanArifin ArifinZahira Muflihah SyamSurya Aril Pratama
Copyright (c) 2026 Muhammad Kadir, Nur faidah Munir, Fitriana Akhsan, Arifin Arifin, Zahira Muflihah Syam, Surya Aril Pratama
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066122723210.36728/ganesha.v6i1.5871PENGUATAN GURU SMART DIGITAL: INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5868
<p>Guru merupakan tenaga profesional yang memiliki peran utama dalam mendidik serta menyampaikan ilmu pengetahuan kepada siswa di lembaga pendidikan, termasuk di SDN 8 SImpang Rimba. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan dan pendampingan pembuatan perangkat pembelajaran interaktif yang diberikan kepada para guru di SDN 8 Simpang Rimba bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sehingga dapat menunjang efektivitas proses pembelajaran dan meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Media pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan ini adalah AI tools dan Platform digital, yang tersedia pada perangkat komputer. Pelaksanaan kegiatan dimulai dari sesi pendaftaran peserta, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi terkait pengenalan AI tools yang bisa digunakan dalam membuat inovasi media serta platform digital yang membantu dalam pembelajaran berbasis teknologi. Tahap akhir dari rangkaian pelatihan dan pendampingan ini adalah pemberian tugas mandiri kepada para guru untuk membuat media pembelajaran sesuai bidang materi yang mereka ampu. Namun, dalam pelaksanaan tugas mandiri tersebut, para guru tidak dibiarkan bekerja sendiri, melainkan tetap mendapatkan pendampingan mulai dari perencanaan, proses pembuatan, hingga menghasilkan sebuah tutorial pembelajaran interaktif sesuai tugas masing-masing.</p>Yorenza MeifindaOktarina Oktarina Stephanus ChristianDelviya MonalisaNadea Putri ArdiahDyna Putri WahyuniSely LelitaRisa Efi SaputriFilila Iza FareraDwi Khoiri AmanahViki Epriyansah
Copyright (c) 2026 Yorenza Meifinda, Oktarina Oktarina , Stephanus Christian, Delviya Monalisa, Nadea Putri Ardiah, Dyna Putri Wahyuni, Sely Lelita, Risa Efi Saputri, Filila Iza Farera, Dwi Khoiri Amanah, Viki Epriyansah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066123323710.36728/ganesha.v6i1.5868PELATIHAN SMART PACKAGING BERBASIS WAYANG BEBER DAN LURIK SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN IDENTITAS VISUAL DESA TLINGSING
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5846
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kreativitas dan pemahaman pelaku UMKM Desa Tlingsing dalam mengembangkan desain <em>smart packaging</em> yang memiliki identitas visual khas daerah. Desa Tlingsing dikenal sebagai sentra produksi kain tenun lurik yang memiliki potensi besar dalam pengembangan citra wilayah berbasis kearifan lokal. Akan tetapi, keterbatasan dalam pengetahuan desain kemasan dan pemanfaatan teknologi visual menyebabkan produk lokal belum memiliki daya saing yang optimal. Melalui pelatihan ini, tim pengabdi memperkenalkan konsep smart packaging yang mengintegrasikan unsur ilustrasi wayang beber, motif lurik, serta elemen digital sederhana seperti Barcode berisi web e-commercesebagai perangkat informasi produk. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, workshop desain, pendampingan teknis, dan uji kemasan prototipe. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip desain visual, kemampuan mengadaptasi elemen budaya lokal, serta peningkatan kualitas kemasan produk UMKM. Pelatihan ini berhasil memperkuat identitas visual desa dan memberikan dasar bagi strategi branding wilayah berbasis kearifan lokal.</p>Evelyne Henny LukitasariFarid Fitriadi Erna IndriastiningsihAhmad Khoirul Anwari
Copyright (c) 2026 Evelyne Henny Lukitasari, Farid Fitriadi , Erna Indriastiningsih, Ahmad Khoirul Anwari
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066123824710.36728/ganesha.v6i1.5846IMPLEMENTASI MESIN PENGERING SEMI-OTOMATIS SEBAGAI INOVASI TEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN MUTU KOMODITI RUMPUT LAUT DI BUTTUE KABUPATEN PANGKEP
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5892
<p>Desa Kanaungan kecamatan Labakkang kabupaten Pangkep memiliki beberapa wilayah dusun yang tergolong kawasan rawan, baik rawan banjir maupun beberapa kerawanan lain, termasuk dusun Buttue yang selain rawan juga menjadi kawan dusun terpencil dikarenakan susahnya akses jalan darat tetapi harus menggunakan jalur air sungai / laut dengan perahu untuk mencapai dusun tersebut pada musim penghujan. Dusun Buttue sendiri merupakan penghasil Rumput laut, namun dengan kondisi wilayah terpencil dan rawan banjir maka mereka memiliki permaslahan utama terkait meningkatkan mutu dan produksi rumput lautnya pada musim penghujan karena selama ini hanya mengandalkan pengeringan alami dengan sinar matahari, sementara pada msim hujan hal tersebut menjadi kendala. Pengabdian Masyarakat oleh BEM memberikan solusi dengan teknologi mesin pengeringan rumput laut semi-otomatis berdimensi 1.6 m x 2 m, dan dapat digunakan para nelayan untuk mengeringkan rumput laut walau kondisi hujan sekalipun. Teknolgi mesin dirakit di workshop Polipangkep lalu didelivery ke dudun Buttue melalui laut. Kegiatan yang dilaksanakan di ddusun Buttue sebagai mitra adalah pelatihan dan praktek penggunaan mesin pengering Semi-otomatis untuk mengeringkan produk rumput laut dengan kadar air yang selama ini masih belum memenuhi standar SNI yaitu <30 %. Hasil pelatihan dan demo menunjukkan peningkatan kterampilan dan pengetahuan masyarat dan mampu mengoperasikan mesin pengering Semi-otomatis tersebut dan mampu menghasilkan produk Rumput Laut dengan rata-rata Kadar Air kurang dari 30 % di dusun Buttue, sehingga terjadi peningkatan keberdayaan berua peningkatkan mutu dan produksi produk rumput laut di dusun Buttue</p>Nur Faidah MunirMuhammad KadirZaimar ZaimarSulaeman Haris
Copyright (c) 2026 Nur Faidah Munir, Muhammad Kadir, Zaimar Zaimar, Sulaeman Haris
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066124825310.36728/ganesha.v6i1.5892PENTINGNYA MENUMBUHKEMBANGKAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI PADA SISWA
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5847
<p>Pendidikan diminta untuk dapat membangun kemampuan siswa agar memiliki kecakapan global. Literasi dan numerasi sangat penting untuk pembelajaran berkualitas di semua tingkat pendidikan. Kemampuan literasi dan numerasi merupakan hal yang sangat vital dan mendasar dalam dunia pendidikan. Literasi numerasi merupakan kemampuan yang penting dimiliki oleh siswa yang berkaitan erat dengan pemahaman konsep matematika dengan konsep lainnya di kehidupan sehari-hari. Tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah mengajarkan kepada siswa dasar mengenai pentingnya kemampuan literasi dan numerasi. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan efektif sehingga menghasilkan peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa. Kegiatan sosialisasi tentang literasi dan numerasi ini meliputi membimbing siswa untuk menumbuhkembangkan kemampuan membaca, menulis maupun berhitung di dalam belajar matematika.</p>Nurullita AstrianiMuhammad Bayu Al DhanaMesgianti Mesgianti
Copyright (c) 2026 Nurullita Astriani, Muhammad Bayu Al Dhana, Mesgianti Mesgianti
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066125425910.36728/ganesha.v6i1.5847PENYESUAIAN ARAH KIBLAT DAN PERANCANGAN ULANG MUSHOLLA AMANAH JOGOBONDO SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS FASILITAS IBADAH
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5835
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan renovasi Mushola Amanah di Desa Jogobondo, Kabupaten Sukoharjo, melalui perancangan ulang arah kiblat, analisis kondisi tapak, dan desain arsitektural baru yang lebih adaptif terhadap lingkungan. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi arah kiblat yang tidak tepat dan kerentanan terhadap banjir akibat posisi tapak yang rendah. Metode pelaksanaan meliputi survei lapangan, kalibrasi arah kiblat menggunakan Google Earth Pro, serta perancangan arsitektur berbasis model 3D. Hasil kalibrasi menunjukkan deviasi arah kiblat sebesar 11,12° terhadap Ka’bah, yang dikoreksi melalui penyusunan orientasi baru bangunan. Desain arsitektural yang dihasilkan berukuran 9×12 meter dengan konsep sederhana, ventilasi alami, dan struktur atap pelana ganda yang efisien terhadap curah hujan tinggi. Proses perancangan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan pengurus mushola dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini berhasil menghasilkan dokumen teknis meliputi arah kiblat baru dan desain 3D yang dapat dijadikan acuan pembangunan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan teknologi geospasial dan desain arsitektur partisipatif mampu meningkatkan akurasi arah ibadah dan kualitas lingkungan bangunan ibadah masyarakat.</p>Musyawaroh MusyawarohTeguh YuonoErni MulyandariLeny PramestiAde Sandhy AtmajaNurhalizyah Intan Paramitha
Copyright (c) 2026 Musyawaroh Musyawaroh, Teguh Yuono, Erni Mulyandari, Leny Pramesti, Ade Sandhy Atmaja, Nurhalizyah Intan Paramitha
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066126026710.36728/ganesha.v6i1.5835PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK MENJADI ECO PAVING BLOCK DI DESA KARANGANYAR, KECAMATAN KEDUNGBANTENG, KABUPATEN TEGAL
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5888
<p>Program pemanfaatan limbah anorganik plastik menjadi eco paving block dilaksanakan di Desa Karanganyar, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal. Kegiatan ini bertujuan mengurangi pencemaran lingkungan akibat sampah plastik sekaligus meningkatkan keterampilan serta kemandirian ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan adalah Pendekatan Focus Group Discussion (FGD), sosialisasi, dan pelatihan pembuatan eco paving block. Bahan utama yang digunakan meliputi plastik LDPE, oli bekas, dan pasir, yang kemudian diproses menjadi paving block ramah lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat, khususnya warga Padukuhan Domba, dalam mengolah limbah plastik menjadi produk yang bermanfaat. Selain berdampak pada pengurangan sampah plastik, program ini juga menghasilkan nilai tambah ekonomi melalui pemanfaatan eco paving block untuk infrastruktur desa. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berkontribusi terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan inovasi lokal masyarakat Karanganyar.</p>Fauzan Rasyid NabawiIsna Rahmawati
Copyright (c) 2026 Fauzan Rasyid Nabawi, Isna Rahmawati
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066126827910.36728/ganesha.v6i1.5888LITERASI DAN KETRAMPILAN MEMBACA KRITIS: STRATEGI ADAPTIF UNTUK SISWA SMK ROUDLOTOTUL MUSLIMIN NGANJUK
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5879
<p>Literasi dan keterampilan membaca kritis merupakan aspek dasar yang menentukan kemampuan berpikir dan kesiapan siswa SMK dalam menghadapi tantangan informasi di era digital. Berdasarkan hasil asesmen di SMK Roudlototul Muslimin Nganjuk menunjukkan bahwa sebagian siswa mengalami kesulitan dalam menginterpretasi teks secara mendalam, meliputi kemampuan mengidentifikasi topik, menyimpulkan informasi, dan mengevaluasi argumen. Kondisi tersebut berpotensi menghambat kesiapan siswa-siswi untuk memasuki dunia kerja yang menuntut ketelitian serta pemahaman informasi yang cepat dan akurat. Strategi pembelajaran adaptif berbasis penguatan literasi dan membaca kritis diterapkan melalui kegiatan <em>close reading</em>, diskusi reflektif, serta penilaian berbasis proyek sebagai upaya meningkatkan kemampuan analitis siswa. Implementasi strategi ini menekankan pembelajaran kolaboratif dan lingkungan kelas yang responsif terhadap kebutuhan peserta didik sehingga mendorong peningkatan pemahaman teks, kemampuan berpikir kritis, dan kepercayaan diri dalam proses belajar. Pelaksanaan program menunjukkan peningkatan partisipasi siswa dalam membaca mendalam, keberanian dalam menyampaikan pendapat, serta kemampuan mengolah informasi secara analitis. Lingkungan belajar yang kolaboratif dan responsif terhadap kebutuhan siswa berkontribusi nyata dalam memperkuat kepercayaan diri dan kompetensi mereka dalam memahami teks. Program ini menjadi langkah strategis untuk mendukung kesiapan akademik dan vokasional siswa sesuai tuntutan perkembangan informasi saat ini.</p>Talitha AfifahIngghar Ghupti Nadia KusmiajiAris FatunnisaAgustina Likabella PutriBunga Dwi Lestari
Copyright (c) 2026 Talitha Afifah, Ingghar Ghupti Nadia Kusmiaji, Aris Fatunnisa, Agustina Likabella Putri, Bunga Dwi Lestari
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066128029010.36728/ganesha.v6i1.5879PEMBERDAYAAN BUDAYA INTEGRITAS DI KAMPUS MELALUI EDUKASI VISUAL ANTI KORUPSI
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5825
<p>Pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas. Masih terdapat rendahnya kesadaran sebagian sivitas akademika terhadap pentingnya nilai kejujuran, tanggung jawab, dan etika publik dalam setiap aktivitas sehari – hari di lingkungan kampus, seperti: dosen atau pegawai masih sering datang terlambat, meninggalkan jam kerja, dan penyalahgunaan fasilitas kampus. Kondisi tersebut perlu dilakukan upaya sederhana tetapi efektif untuk menanamkan nilai integritas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan budaya integritas melalui edukasi visual anti korupsi. Program dilaksanakan di Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nusa Cendana dengan pendekatan partisipatif. Kegiatan yang dilakukan yaitu membuat media visual edukatif berupa <em>banner</em> anti korupsi yang dipasang pada area strategis kampus. Hasil kegiatan menunjukkan adanya respon positif dan perhatian sivitas akademika terhadap pesan visual yang ditampilkan yang menjadi indikasi awal meningkatnya kesadaran pentingnya nilai kejujuran dan etika publik di lingkungan kampus. Kegiatan ini diharapkan menjadi model sederhana kampanye antikorupsi berbasis edukasi visual yang dapat dikembangkan lebih lanjut melalui kegiatan sosialisasi, diskusi maupun edukasi berkelanjutan pada berbagai unit kerja kampus lainnya sebagai upaya membangun ekosistem pendidikan yang bersih dan berintegritas.</p>Matilda MetbokiChindy Mathelda Sartika Funay
Copyright (c) 2026 Matilda Metboki, Chindy Mathelda Sartika Funay
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066129129910.36728/ganesha.v6i1.5825EDUKASI LITERASI FINANSIAL DIGITAL DAN BAHASA KOMUNIKASI PUBLIK BAGI PKK DAN KARANG TARUNA KELURAHAN WONODRI KOTA SEMARANG
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5943
<p>Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era digital membawa dampak besar dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam bidang keuangan dan komunikasi. Kemudahan akses informasi dan layanan digital membuka peluang pemberdayaan, namun juga menghadirkan tantangan serius. Topik ini dipilih karena maraknya kasus pinjaman online ilegal, judi daring, serta rendahnya kesadaran pengelolaan keuangan keluarga. Kondisi ini menuntut adanya peningkatan literasi finansial digital yang terarah, praktis, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat (OECD, 2020). Keterampilan komunikasi publik efektif sangat dibutuhkan agar kader PKK dan Karang Taruna mampu menyampaikan pesan literasi finansial dengan bahasa yang jelas, persuasif, dan sesuai dengan karakter audiens. Peserta pada pengabdian ini adalah kader PKK dan Karang Taruna dari kelurahan Wonodri sejumlah 30 orang. Pelatihan ini secara interaktif yang mengintegrasikan teori, praktik langsung, serta simulasi kasus. Dengan pendekatan partisipatif, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga keterampilan aplikatif yang dapat segera diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam peran mereka sebagai agen edukasi masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta menilai aspek penyelenggaraan berada pada kategori baik, dan secara keseluruhan mendukung tingkat kepuasan yang sangat memuaskan terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian. Hasil tersebut menegaskan bahwa literasi finansial digital dan bahasa komunikasi public merupakan kompetensi literasi sebagai tambahan pengetahuan untuk menanggulangi permasalahan terkait dengan pinjaman online ilegal, judi daring, serta rendahnya kesadaran pengelolaan keuangan keluarga.</p>Dyah NugrahaniListyaning SumardiyaniIntan IndiatiRina Dwi Setyawati RinaErnawati SaptaningrumHeni Purwati
Copyright (c) 2026 Dyah Nugrahani, Listyaning Sumardiyani, Intan Indiati, Rina Dwi Setyawati Rina, Ernawati Saptaningrum, Heni Purwati
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066130030810.36728/ganesha.v6i1.5943 SOSIALISASI 7 KEBIASAAN ANAK INDONESIA HEBAT DAN EDUKASI ANTI NARKOBA DI SDN 12 SIMPANG RIMBA
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5951
<p>Pentingnya pembentukan karakter dan pencegahan penyalahgunaan narkoba pada anak usia sekolah dasar sebagai langkah strategis dalam menciptakan generasi muda yang sehat, berakhlak mulia dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Masyarakat Terintegrasi KKN Kedisinian Berdampak di SDN 12 Simpang Rimba bertujuan tujuan menumbuhkan kebiasaan positif dan meningkatkan kesadaran sejak dini mengenai bahaya narkoba. Metode pengabdian dilakukan melalui sosialisasi interaktif berupa pemaparan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, video pembelajaran, diskusi, dan simulasi penolakan ajakan negatif. Edukasi anti narkoba diberikan dengan pendekatan ramah anak untuk membantu siswa mengenali jenis, bahaya, serta cara menghindari narkoba. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat antusiasme dan partisipasi siswa yang tinggi. Siswa mampu menyebutkan dan memahami tujuh kebiasaan positif serta mengekspresikan komitmen untuk menjauhi narkoba. Kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi berbasis pembiasaan dan edukasi preventif efektif dalam mendorong perilaku positif serta memperkuat upaya pencegahan narkoba sejak dini.</p>Silvio Juliana NabelaRavinda Arif MunandarNazal NazalEko Pratama
Copyright (c) 2026 Silvio Juliana Nabela, Ravinda Arif Munandar, Nazal Nazal, Eko Pratama
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066130931310.36728/ganesha.v6i1.5951 GENERASI CERDAS FINANSIAL: PEMBERDAYAAN ANAK PANTI ASUHAN DI BANJARMASIN
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5931
<p>Edukasi literasi keuangan bagi anak-anak yang tinggal di panti asuhan masih menjadi isu yang kurang mendapatkan perhatian, padahal memiliki peran strategis dalam membentuk kemandirian ekonomi dan ketahanan sosial di masa depan. Program pengabdian masyarakat bertajuk <em>Generasi Cerdas Finansial</em> ini menghadirkan model pembelajaran pemberdayaan yang inovatif dengan mengintegrasikan penguatan numerasi dan literasi keuangan melalui pendekatan kontekstual berbasis permainan edukatif. Program dilaksanakan di Yayasan Panti Asuhan Al-Ashr, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, melalui rangkaian kegiatan interaktif seperti mendongeng tematik, permainan edukasi finansial, simulasi menabung, serta permainan peran pasar mini. Evaluasi menggunakan kombinasi pre-test dan post-test, observasi langsung, serta refleksi perilaku untuk memetakan capaian pembelajaran. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman anak mengenai nilai uang, kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, serta penerapan perilaku finansial yang bertanggungjawab. Kontribusi kebaruan dari program ini terletak pada penggabungan pengembangan numerasi dengan perilaku finansial dalam konteks pendidikan panti asuhan berbasis komunitas yang berkelanjutan melalui pendampingan dan pelatihan bagi pengasuh. Program ini memberikan kontribusi terhadap penguatan model edukasi finansial inklusif yang dapat direplikasi untuk kelompok rentan lainnya guna mempersiapkan generasi berdaya saing dan tangguh secara ekonomi.</p>Fathia AzizahSyabibah Yusrina QamaraniSulistiani Sulistiani Adina ApriyaniMuh.Nursyam Siduppa
Copyright (c) 2026 Fathia Azizah, Syabibah Yusrina Qamarani, Sulistiani Sulistiani , Adina Apriyani, Muh.Nursyam Siduppa
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066131432010.36728/ganesha.v6i1.5931POTRET UMKM OTAK-OTAK SUNGAI ENAM: KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BERBASIS MARITIM
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5973
<p>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pengolahan otak-otak di Kelurahan Sungai Enam (Bintan Timur) melalui bantuan manajemen bisnis sederhana, inovasi kemasan, dan optimalisasi pemasaran digital berdasarkan potensi maritim. Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga tahap utama: (1) persiapan dan identifikasi mitra, (2) pelaksanaan bantuan (pelatihan, lokakarya kemasan, praktik pemasaran digital), dan (3) evaluasi dan tindak lanjut. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dengan pelaku UMKM, dan dokumentasi kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM tentang pembukuan sederhana, desain kemasan yang lebih baik (konsep ramah lingkungan), dan keterampilan pemasaran dasar yang lebih baik melalui media sosial. Rekomendasi meliputi penguatan akses modal, bantuan berkelanjutan dalam pemasaran online, dan pembentukan kelompok usaha bersama sebagai upaya keberlanjutan.</p>Bunga Paramita Ayona Dwi SefianiWulandari Wulandari Tasya AlkhairaMuhammad IkhzwanDamara AgustaNadia NadiaDwi Rahayu FaziraNadia Rahma DhaniAndhini SyahraniDeby Alista
Copyright (c) 2026 Bunga Paramita , Ayona Dwi Sefiani, Wulandari Wulandari , Tasya Alkhaira, Muhammad Ikhzwan, Damara Agusta, Nadia Nadia, Dwi Rahayu Fazira, Nadia Rahma Dhani, Andhini Syahrani, Deby Alista
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066132132610.36728/ganesha.v6i1.5973PENERAPAN SISTEM BARRIER GATE BERBASIS IoT DENGAN AKSES E-KTP UNTUK MENINGKATKAN KEAMANAN PERUMAHAN
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5983
<p>Keamanan lingkungan perumahan merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang kenyamanan dan kualitas hidup masyarakat. Perumahan Graha Sudirman di Kabupaten Indramayu telah menerapkan konsep one-gate system, namun pengendalian akses masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan celah keamanan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan lingkungan perumahan melalui penerapan sistem barrier gate otomatis berbasis Internet of Things (IoT) dengan akses e-KTP sebagai media autentikasi identitas penghuni. Metode yang digunakan adalah penerapan teknologi berbasis partisipatif, yang melibatkan masyarakat dan pengurus RT/RW dalam tahapan identifikasi permasalahan, perancangan sistem, implementasi, sosialisasi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem barrier gate berbasis IoT dapat beroperasi dengan baik dan mampu meningkatkan keteraturan akses keluar-masuk kendaraan, mengurangi ketergantungan pada pengawasan manual, serta meningkatkan rasa aman masyarakat. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dalam proses sosialisasi dan diskusi menunjukkan tingkat penerimaan yang baik terhadap teknologi yang diterapkan. Dengan demikian, penerapan sistem barrier gate berbasis IoT dengan akses e-KTP terbukti memberikan manfaat nyata dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai solusi keamanan lingkungan perumahan yang berkelanjutan.</p> <p> </p>Robi RobiyantoWilly Permana PutraRaswa RaswaArif Maulana Yusuf
Copyright (c) 2026 Robi Robiyanto, Willy Permana Putra, Raswa Raswa, Arif Maulana Yusuf
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066132733510.36728/ganesha.v6i1.5983LINGKUNGAN BERSIH, JIWA SEHAT MEWUJUDKAN KEHIDUPAN YANG LESTARI
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5971
<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebagai respons terhadap rendahnya kedisplinan siswa dalam menjaga kebersihan serta terbatasnya pemahaman mengenai perilaku hidup sehat di SMK Pandanaran Boyolalli. Tema ini dipilih karena dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, nyaman, dan mendukung kesehatan fisik maupun mental bagi peserta didik. Kegiatan ini dilakukan dengan cara menyampaikan materi, mengadakan diskusi, sesi tanya jawab, dan evaluasi untuk melihat seberapa jauh siswa memahami apa yang sudah dijelaskan. Dari hasil evaluasi, sebagian besar siswa sudah paham tentang pentingnya kebersihan lingkungan, cara mengelola sampah, dan kebiasaan hidup sehat. Hasil ini juga menunjukkan dampak positif, karena jadi lebih peduli dan mau menjaga kebersihan sekolah. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa cara belajar yang melibatkan siswa secara langsung terbilang efektif dalam meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan serta mendorong perubahan perilaku. Hasil ini menegaskan bahwa sosialisasi sederhana dengan pendekatan interaktif dapat membentuk kebiasaan hidup bersih, sekaligus menumbuhkan pola pikir yang lebih peduli lingkungan dan mendorong siswa untuk menerapkan perilaku hidup sehat.</p>Neva LadovaNova Dian PratamaNovita Ambar WatiNovita Dwi LestariJujuk Juhariah
Copyright (c) 2026 Neva Ladova, Nova Dian Pratama, Novita Ambar Wati, Novita Dwi Lestari, Jujuk Juhariah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066133634110.36728/ganesha.v6i1.5971OPTIMALISASI SINERGI PENGURUS GEREJA MELALUI METODE ROLE PLAYING UNTUK EFEKTIVITAS ORGANISASI
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5990
<p>Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang efektif, didukung oleh struktur organisasi dan implementasi <em>job analysis</em> merupakan yang hal penting bagi keberhasilan dan efisiensi operasional suatu organisasi. Salah satu Lembaga Keagamaan, Gereja Santo Paulus Pringgolayan (GSPP) di Yogyakarta, menghadapi tantangan dalam pengelolaan SDM, berupa struktur organisasi yang belum terdefinisi dengan baik, serta permasalahan koordinasi dan profesionalisme pengurus. Situasi ini berdampak pada optimalisasi pelayanan gereja kepada umat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menganalisis dan memperkuat peran penting struktur organisasi dan <em>job analysis</em> sebagai solusi kunci dalam mengatasi tantangan pengelolaan SDM GSPP. Metode yang digunakan adalah Focus Group Discussion (FGD) dan simulasi <em>role playing</em> yang melibatkan seluruh pengurus GSPP. Hasilnya, FGD berhasil mencapai target dalam menumbuhkan semangat sinergis dan profesionalisme, serta menyamakan persepsi terhadap pemahaman tugas dan tanggung jawab. Melalui simulasi <em>role playing</em>, pengurus secara praktis memperoleh pembelajaran kunci mengenai penguatan sinergi fungsional lintas bidang, kedisiplinan administrasi, dan profesionalisme dalam pengambilan keputusan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi praktis dalam membantu pengurus GSPP mengatasi permasalahan organisasi, yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelayanan dan mencapai tujuan organisasi secara lebih terstruktur.</p>Debora Wintriarsi HandokoAloysia Desy PramusiwiNadia Nila SariAgus Budi RaharjonoEndang Raino WirjonoHeribertus Andre PurwanugrahaTabita Indah IswariBudi Suprapto
Copyright (c) 2026 Debora Wintriarsi Handoko, Aloysia Desy Pramusiwi, Nadia Nila Sari, Agus Budi Raharjono, Endang Raino Wirjono, Heribertus Andre Purwanugraha, Tabita Indah Iswari, Budi Suprapto
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066134235010.36728/ganesha.v6i1.5990PENGENALAN APLIKASI TEKNOLOGI BIDANG TEKNIK SIPIL DI SMKN 2 WONOGIRI
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6019
<p>Kegiatan pengabdian masyarakat berjudul "Pengenalan Aplikasi Teknologi Bidang Teknik Sipil di SMKN 2 Wonogiri" dilakukan untuk mengatasi kesenjangan antara praktik pembelajaran teknik sipil di sekolah kejuruan dan kebutuhan teknologi di dunia industri. Topik ini penting karena perkembangan teknologi (perangkat lunak desain, pemodelan, dan survei digital) menuntut keterampilan baru agar lulusan vokasi siap bekerja. Metode pengabdian meliputi workshop intensif yang mengombinasikan paparan teori singkat dan latihan praktik dan demonstrasi perangkat lunak aplikasi teknik sipil. Siswa dapat memperoleh materi dan strategi pengajaran baru untuk integrasi teknologi dalam kurikulum. Secara keseluruhan, pengenalan aplikasi teknologi ini efektif meningkatkan kompetensi praktis siswa SMKN 2 Wonogiri dan mendukung upaya penyesuaian kurikulum sehingga lulusan lebih relevan dengan kebutuhan industri.</p>Kukuh Kurniawan Dwi SungkonoSuryo HandoyoPaska WijayantiReki ArbiantoErni MulyandariSumina Suminaherman susila
Copyright (c) 2026 Kukuh Kurniawan Dwi Sungkono, Suryo Handoyo, Paska Wijayanti, Reki Arbianto, Erni Mulyandari, Sumina Sumina, herman susila
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066135135510.36728/ganesha.v6i1.6019PENCEGAHAN STUNTING BERBASIS KOMUNITAS MELALUI PROGRAM RUMAH PELITA DAN EDU-CARD DI DESA KARANGANYAR, TEGAL
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6031
<p>Stunting merupakan keadaan gagal tumbuh kembang anak balita dibawah lima tahun akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek di usianya. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berimplikasi terhadap perkembangan kognitif, kecerdasan, daya tahan tubuh, serta produktivitas di masa dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor apa saja yang menimbulkan stunting di Desa Karanganyar, Tegal serta pencegahannya. Kajian penelitian ini menggunakan Metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil pembahasan yang didapat oleh peneliti yaitu Program Rumah Pelita yang dikombinasikan dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal dan edukasi gizi melalui <em>Education Card</em> (<em>Edu-Card)</em> menunjukkan peningkatan berat badan balita dan pergeseran status gizi ke arah yang lebih baik, meskipun perbaikan tinggi badan belum signifikan. Program ini didukung oleh partisipasi aktif ibu balita, kpader posyandu, dan tenaga kesehatan, serta mampu meningkatkan pemahaman gizi dan kesadaran keluarga dalam upaya pencegahan stunting berbasis komunitas.</p>Ahmad Aulia RohmanWati NilamsariHeny Erawati
Copyright (c) 2026 Ahmad Aulia Rohman, Wati Nilamsari, Heny Erawati
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066135636510.36728/ganesha.v6i1.6031IMPLEMENTASI APLIKASI ReKarir UNTUK PENINGKATAN LAYANAN BIMBINGAN KARIR BERBASIS CAREER DECISION MAKING SELF-EFFICACY PADA MGBK KABUPATEN BOYOLALI
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5626
<p>Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan bimbingan karir di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kabupaten Boyolali melalui implementasi Aplikasi ReKarir, sebuah sistem digital asesmen karir berbasis <em>Career Decision Making Self-Efficacy</em> (CDMSE) yang terintegrasi dengan data pasar kerja. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya tingkat penyerapan lulusan SMK ke dunia kerja, yaitu hanya sekitar 4.118 dari 42.734 lulusan, yang disebabkan keterbatasan asesmen karir, minimnya instrumen berbasis teori, serta kurangnya integrasi layanan dengan kebutuhan industri. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan guru BK dan siswa, penerapan aplikasi asesmen, pendampingan, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas 90% guru BK dalam pemanfaatan aplikasi, keterlibatan 1.000 siswa dalam asesmen digital, serta terhubungnya 30 lowongan kerja/magang dari lima mitra industri melalui aplikasi. Evaluasi pre-test dan post-test siswa menunjukkan peningkatan pemahaman persiapan kerja dari rata-rata 60% menjadi 82%. Keunggulan program ini terletak pada integrasi asesmen karir dengan data pasar kerja serta modul persiapan kerja yang interaktif. Namun, keterbatasan akses internet di sekolah pedesaan dan variasi kemampuan digital guru BK menjadi tantangan yang dihadapi. Ke depan, Aplikasi ReKarir berpotensi dikembangkan lebih luas dengan integrasi ke platform ketenagakerjaan nasional, fitur pelacakan alumni, serta sistem rekomendasi karir berbasis kecerdasan buatan.</p>Imam Setyo NugrohoDiana Dewi WahyuningsihWartono WartonoLaras Ayu Putri BudiartiRevandra Thalitha Kumala Putri
Copyright (c) 2026 Imam Setyo Nugroho, Diana Dewi Wahyuningsih, Wartono Wartono, Laras Ayu Putri Budiarti, Revandra Thalitha Kumala Putri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066136637210.36728/ganesha.v6i1.5626PENERAPAN INCENERATOR SEDERHANA DARI DRUM BEKAS SEBAGAI INOVASI RAMAH LINGKUNGAN DI DESA SEMAYU, KABUPATEN WONOSOBO
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5623
<p>Pengelolaan sampah rumah tangga menjadi permasalahan serius di Desa Semayu, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, mengingat tingginya jumlah penduduk dan keterbatasan daya tampung Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Sampah rumah tangga seringkali dibakar secara terbuka atau dibuang ke sungai, sehingga menimbulkan pencemaran yang berdampak pada kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pengelolaan sampah yang sederhana, ramah lingkungan, dan mudah diterapkan oleh masyarakat. Program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh KKN 371 UNS memperkenalkan incinerator sederhana berbahan drum bekas sebagai solusi alternatif. Metode kegiatan meliputi analisis kebutuhan masyarakat melalui diskusi dengan perangkat desa, pembuatan alat incinerator, sosialisasi pengoperasian, serta demonstrasi langsung di halaman Kantor Desa Semayu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa incinerator sederhana mampu mengurangi volume sampah hingga 90% dengan asap yang minimal. Masyarakat dan <br>perangkat desa menunjukkan antusiasme tinggi, terbukti dari partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab maupun praktik penggunaan alat. Meskipun masih terdapat kendala biaya pembuatan dan keterampilan teknis, inovasi ini dinilai efektif, efisien, dan relevan untuk diterapkan di lingkungan padat penduduk. Dengan demikian, penggunaan incinerator sederhana dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung kebersihan desa sekaligus <br>meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.</p>Mohtar YuniantoPaulus RakhaNiken AyuJuliana Khoirotun Rinto AdiMargareta LinaCitra LiswariCitra AgustinaBintang MaharaniKania ZahraNadia Eka Saputri
Copyright (c) 2026 Mohtar Yunianto, Paulus Rakha, Niken Ayu, Juliana Khoirotun , Rinto Adi, Margareta Lina, Citra Liswari, Citra Agustina, Bintang Maharani, Kania Zahra, Nadia Eka Saputri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-062026-01-066137337810.36728/ganesha.v6i1.5623PELATIHAN DESAIN DAN SIMULASI KENDALI UTAMA PESAWAT TERBANG 3D
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5790
<p>Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto (ITD Adisutjipto), merupakan perguruan tinggi binaan TNI AU yang berkomitmen meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi dirgantara. Upaya untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi dirgantara, Informatika ITD Adisutjipto mengajak masyarakat ikut serta memahaminya. Salah satu bentuk pemahaman ilmu pengetahuan dan teknologi dirgantara kepada masyarakat melalui desain dan simulasi pesawat terbang 3D (Dimensi). Metode yang digunakan untuk desain dan simulasi pesawat terbang 3D dengan cara melakukan Pelatihan Ketrampilan Teknis. Sasaran pada pengabdian masyrakat ini adalah Siswa/i SMK Penerbangan Angkasa Adhya Garini (AAG), Adisutjipto Yogyakarta. Melalui kegiatan pelatihan ini, siswa/i pelatihan tidak hanya memahami macam-macam kendali utama pada pesawat terbang dan fungsinya namun juga memperlihatkan kreativitas tinggi dalam menciptakan desain dan simulasi pesawat terbang 3D yang impresif. Hal tersebut terlihat dari persentase hasil pre-test dan post-test yang semula 65% meningkat menjadi 96%. Dengan keterampilan teknis yang dilakukan melalui pelatihan ini, para siswa/i telah menunjukkan potensi besar tentang pengetahuan teknologi dirgantara dalam hal pemahaman kendali utama pada pesawat terbang melalui kreativitas-kreativitas desain dan simuasi pesawat terbang 3D.</p>Salam AryantoDwi NugrahenyAnton SetiawanEdi NuryatnoLazuardy Rahendra Pinandhita5
Copyright (c) 2026 Salam Aryanto, Dwi Nugraheny, Anton Setiawan, Edi Nuryatno, Lazuardy Rahendra Pinandhita5
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-072026-01-076137938510.36728/ganesha.v6i1.5790PENGUATAN MOTIVASI BERPRESTASI SISWA SMP NEGERI 11 TARAKAN MELALUI PROGRAM MY FUTURE MY GOAL
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5927
<p>Program pengabdian masyarakat merupakan salah satu pilar utama Tridharma Perguruan Tinggi yang memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan psikologis siswa. Motivasi prestasi merupakan faktor penting dalam keberhasilan akademik siswa dan pembentukan karakter belajar yang berkelanjutan. Artikel ini menguraikan pelaksanaan program <em>My Future My Goal</em> sebagai upaya meningkatkan motivasi prestasi siswa di SMPN 11 Kota Tarakan. Program dirancang dengan pendekatan konseling perkembangan, penetapan tujuan, dan strategi motivasional berbasis konsep efikasi diri. Melalui serangkaian workshop interaktif, refleksi diri, dan latihan penyusunan tujuan akademik, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran diri, harapan masa depan, dan motivasi berprestasi siswa. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar, kepercayaan diri akademik, dan orientasi tujuan. Artikel ini menawarkan model pelaksanaan pengabdian masyarakat berbasis bimbingan dan konseling yang dapat direplikasi di sekolah lain.</p>Urotul AliyahTuti AzizahNurul AzizahRafida Rafida
Copyright (c) 2026 Urotul Aliyah, Tuti Azizah, Nurul Azizah, Rafida Rafida
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-072026-01-076138639310.36728/ganesha.v6i1.5927PENGEMBANGAN WEBSITE DESA MANALU SEBAGAI SUMBER INFORMASI DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5898
<p>Desa Manalu yang terletak di Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara, merupakan desa dengan potensi pertanian dan peternakan yang cukup besar. Komoditas unggulan desa ini meliputi padi, jagung, dan karet, serta pengembangan talas beneng sebagai produk lokal untuk mendukung pertumbuhan UMKM. Meskipun demikian, hingga saat ini Desa Manalu belum memiliki website resmi; publikasi informasi desa hanya tersedia melalui blog sederhana di https://desamanalu.blogspot.com/ yang kontennya tidak terbarui dan belum mencerminkan kondisi aktual desa. Ketiadaan website resmi menyebabkan keterbatasan akses informasi publik, minimnya dokumentasi kegiatan, serta rendahnya optimalisasi promosi potensi desa. Oleh karena itu, melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan pengembangan website resmi Desa Manalu berbasis CMS WordPress dengan domain https://desamanalu.id/ . Website ini dirancang untuk menyajikan data dan informasi desa secara lebih komprehensif, meliputi profil desa, infografis, BUMDes, potensi lokal, layanan desa, berita dan pengumuman, bagan organisasi, serta galeri kegiatan. Selain itu, kegiatan ini juga mencakup pelatihan pengelolaan konten bagi perangkat desa guna memastikan keberlanjutan pengelolaan website. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah tersedianya media informasi resmi yang mampu meningkatkan transparansi tata kelola pemerintahan desa, memperluas jangkauan promosi potensi lokal, serta mendukung peningkatan literasi digital masyarakat.</p>Istas Pratomo ManaluFrengki SimatupangMichael Julianto SipahutarBram Modestus NaibahoBonifasius GeraldoGerry Italiano WowilingSari Muthia SilalahiMarojahan Mula TImbul SigiroPandapotan SiagianEka Stephani Sinambela
Copyright (c) 2026 Istas Pratomo Manalu, Frengki Simatupang, Michael Julianto Sipahutar, Bram Modestus Naibaho, Bonifasius Geraldo, Gerry Italiano Wowiling, Sari Muthia Silalahi, Marojahan Mula TImbul Sigiro, Pandapotan Siagian, Eka Stephani Sinambela
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-072026-01-076139440110.36728/ganesha.v6i1.5898PELATIHAN ECO-ART BERBASIS BARANG BEKAS UNTUK MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL DAN KETERAMPILAN SISWA RA MIFTAHUL HUDA
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5967
<p><em>The Community Service Program (PKM), integrated with the KKN initiative, successfully implemented the principles of Asset-Based Community Development (ABCD) by utilizing local resources such as teachers' skills, children's creativity, parental support, and recycled materials such as old newspapers to enhance social interaction and collaborative skills in early childhood education. The Eco-Art Collaborative approach not only fosters creativity but also instills environmental awareness by encouraging children to reuse waste materials for artistic expression. The success of this program is evident in its integration into the RA Miftahul Huda curriculum and its long-term sustainability, supported by the active involvement of teachers and parents. This initiative has led to significant improvements in social interaction, cooperation, and problem-solving skills among children, highlighting the importance of integrating creative learning, environmental education, and community involvement in early childhood education settings. Findings indicate that this model can be replicated in other rural early childhood institutions, contributing to the development of sustainable and contextually relevant educational practices.</em></p>Fantasi Fana Sari AsmaraWasis Wijayanto
Copyright (c) 2026 Fantasi Fana Sari Asmara, Wasis Wijayanto
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-072026-01-076140241110.36728/ganesha.v6i1.5967PENGEMBANGAN PRODUK INOVATIF TEPUNG JAMUR TIRAM RENDAH KARBOHIDRAT: DI DESA CIBIRU WETAN RW 17 RT 05 KECAMATAN CILEUNYI KABUPATEN BANDUNG
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6011
<p>Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang ditandai oleh peningkatan kadar glukosa darah di atas normal dan sering tidak terdeteksi hingga menimbulkan komplikasi serius. Konsumsi makanan olahan dan cepat saji berbasis tepung gandum yang tinggi karbohidrat menjadi salah satu faktor risiko peningkatan kadar gula darah. Oleh karena itu, diperlukan alternatif bahan pangan rendah karbohidrat yang lebih sehat dan bernilai gizi tinggi. Jamur tiram (<em>Pleurotus ostreatus</em>) berpotensi dikembangkan sebagai bahan pangan fungsional karena memiliki kandungan protein tinggi, serat pangan yang baik, lemak tidak jenuh, serta karbohidrat yang relatif rendah. Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana (UBK) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema “Implementasi Teknologi Pangan Sehat: Produksi Tepung Jamur Tiram Rendah Karbohidrat” pada tanggal 29 November 2025 di Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan jamur tiram menjadi tepung rendah karbohidrat sebagai alternatif bahan pangan sehat serta peluang pengembangan usaha mikro berbasis rumah tangga. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan mengenai kandungan gizi dan senyawa bioaktif jamur tiram, demonstrasi proses pembuatan tepung jamur, serta pelatihan pembuatan nugget vegetarian sebagai contoh aplikasi produk olahan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap manfaat jamur tiram sebagai pangan fungsional serta tingginya partisipasi dan antusiasme peserta selama pelatihan. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya pencegahan penyakit metabolik, khususnya DM, sekaligus mendorong inovasi pangan sehat yang aplikatif dan berkelanjutan di tingkat rumah tangga.</p>Ika Kurnia SukmawatiPatonah HasimunR Herni KusrianiAris SuhardimanMamay Maulana Sobandi
Copyright (c) 2026 Ika Kurnia Sukmawati, Patonah Hasimun, R Herni Kusriani, Aris Suhardiman, Mamay Maulana Sobandi
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-072026-01-076141241910.36728/ganesha.v6i1.6011PERAN SOSIALISASI DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN STUNTING DI SMP NEGERI 1 SELO
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5984
<p>Stunting masih jadi masalah kesehatan yang cukup serius di Indonesia. Walaupun angkanya turun dari 24,4% di tahun 2021 menjadi 21,6% di tahun 2022, angka ini masih lebih tinggi dari target WHO. Banyak hal yang bisa menyebabkan stunting, mulai dari bayi lahir dengan berat rendah, sanitasi yang kurang baik, sampai imunisasi yang tidak lengkap. Dampaknya juga besar, bukan Cuma bikin anak lebih pendek, tapi juga bisa menghambat kecerdasan dan perkembangan mereka. Penelitian ini dilakukan untuk melihat apakah sosialisasi tentang stunting di SMPN 1 Selo Boyolali bisa meningkatkan pemahaman siswa. Metode yang dipakai adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan teori <em>Looking-Glass Self</em> dari Cooley, yang intinya melihat bagaimana cara siswa memahami diri mereka lewat respon orang lain. Data dikumpulkan lewat observasi dan wawancara singkat setelah sosialisasi. Hasilnya, di awal siswa masih malu dan pasif karena takut salah dan dinilai teman-temannya. Tapi setelah ada yang berani bertanya dan mendapat respon positif, siswa lain ikut aktif. Sosialisasi ini terbukti membantu mereka lebih paham tentang apa aitu stunting, penyebab, dampak, dan cara mencegahnya. Jadi, kegiatan seperti ini cukup efektif untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya cegah stunting.</p>Jesica Ega RamadaniBasri Firdaus ArrasydBagas Putra KuntaryonoErlangga ErlanggaJujuk Juhariah
Copyright (c) 2026 Jesica Ega Ramadani, Basri Firdaus Arrasyd, Bagas Putra Kuntaryono, Erlangga Erlangga, Jujuk Juhariah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-072026-01-076142042410.36728/ganesha.v6i1.5984PERAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PENCEGAHAN PERUNDUNGAN DAN KEKERASAN SEKSUAL PADA REMAJA
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5965
<p>Perundungan merupakan tindakan agresif yang dilakukan secara sengaja melalui kekerasan verbal, fisik, sosial, maupun daring, yang menimbulkan tekanan psikologis dan trauma pada korban. Fenomena ini banyak terjadi di lingkungan sekolah, dengan angka kejadian tinggi pada bentuk verbal, fisik, sosial, siber, dan seksual. Kekerasan seksual, yang sangat rentan dialami anak dan remaja, berpotensi menghambat perkembangan serta memunculkan risiko perilaku menyimpang di masa depan. Mengacu pada Permendikbudristek No. 46/2023, bentuk kekerasan di satuan pendidikan meliputi kekerasan fisik, psikis, diskriminasi, intoleransi, dan kebijakan yang merugikan peserta didik. Kegiatan sosialisasi mengenai perundungan dan kekerasan seksual diberikan kepada 86 siswa dari kelas 7, 8, dan 9. Penyampaian materi ini terdiri atas tahap perencanaan, edukasi, serta pencegahan dan penanganan. Edukasi diberikan melalui presentasi, diskusi interaktif, dan media poster mengenai definisi, bentuk, dampak, serta strategi pencegahan. Kegiatan dilengkapi sesi tanya jawab, pengawasan area rawan, ice breaking, dan dokumentasi untuk meningkatkan partisipasi siswa. Penyampaian data nasional dan daerah mengenai peningkatan kasus kekerasan digunakan untuk menumbuhkan kesadaran kritis peserta. Tujuan sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman komprehensif tentang perundungan dan kekerasan seksual, mencegah perilaku menyimpang, serta mendorong siswa menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Program ini diharapkan meningkatkan keberanian siswa dalam melapor, sekaligus mencegah dampak negatif seperti rendahnya kepercayaan diri dan penurunan prestasi akademik.</p>Ilya Izzati MeichaIka RamadhaniIchsan Farih FadlyImam Cahyo UtomoJujuk Juhariah
Copyright (c) 2026 Ilya Izzati Meicha, Ika Ramadhani, Ichsan Farih Fadly, Imam Cahyo Utomo, Jujuk Juhariah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-072026-01-076142543110.36728/ganesha.v6i1.5965PEMBERDAYAAN ORANG TUA TUNGGAL DALAM UPAYA PRODUKSI JAJANAN SEHAT DAN HALAL PADA UMKM “NGUDI REJEKI”
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5916
<p>Permasalahan umum yang dihadapi oleh orang tua tunggal adalah mereka harus menjalani peran ganda yaitu sebagai pencari nafkah dan mengelola keluarga. Oleh karena itu, mereka membutuhkan dukungan agar mereka dapat mandiri secara ekonomi sehingga keluarga yang dibersamai dapat sejahtera. UMKM “Ngudi Rejeki” adalah salah satu UMKM yang terletak di Desa Nambangan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah yang memberdayakan orang tua tunggal melalui produksi jajanan sehat dan halal sehingga memiliki nilai jual. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi program, wawancara kebutuhan mitra, pelatihan penggunaan peralatan produksi pangan, pendampingan pengemasan dan pelabelan produk, pelatihan manajemen pemasaran dan keuangan sederhana, serta fasilitasi pendaftaran sertifikasi halal. Kegiatan ini disertai dengan pendampingan berkelanjutan untuk memastikan keterampilan dapat diterapkan secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengolah produk jajanan yang higienis dan berstandar halal, kemampuan mengemas dan memasarkan produk secara lebih menarik, serta pemahaman dasar terkait pencatatan keuangan usaha. Program ini mendorong terbentuknya semangat berwirausaha yang lebih kuat dan membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga bagi para orang tua tunggal yang tergabung dalam UMKM “Ngudi Rejeki”.</p>Dita Anggi PurbasariDevi Rizki ZahrahwaniKurniawan Joko Nugroho
Copyright (c) 2026 Dita Anggi Purbasari, Devi Rizki Zahrahwani, Kurniawan Joko Nugroho
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-072026-01-076143243810.36728/ganesha.v6i1.5916IMPLEMENTASI TEKNOLOGI BUDIDAYA HYDROPONIK BERBASIS IoT DAN TENAGA SURYA (PLTS) DI DESA BOTOLEMPANGAN,KABUPATEN MAROS
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5647
<p>Permasahan utama yang dihadapi oleh Masyarakat Desa Botolempangan, adalah produktivitas pertanian lahan kering yang rendah akibat ketergantungan pada sawah tadah hujan, sehingga kondisi ini mengakibatkan terbatasnya diversifikasi produk pertanian dan pendapatan petani yang rendah. Melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat, penerapan teknologi budidaya hydroponik berbasis Internet of Things (IoT) dan tenaga surya diharapkan sebagai solusi pertanian ramah lingkungan yang efisien, hemat enerrgi dan mampu meningkatkan diversifikasi pertanian masyarakat Tahapan kegiatan pengabdian meliputi sosialisasi, pembuatan instalasi hydrponik teknologi hydroponik berbasis IoT dan energi surya, pendampingan teknis serta evaluasi. Dengan adanya kegiatan ini mitra mampu membuat dan mengoperasikan budidaya system hydroponik berbasis IoT dan energi surya sehingga memberikan dampak berupa peningkatan keterampilan petani serta diversifikasi produk pertanian.</p> <p> </p>Sri MulianiKafrawi KafrawiWillem MusuMuh KadirMuh Dzulkifli Ashan
Copyright (c) 2026 Sri Muliani, Kafrawi Kafrawi, Willem Musu, Muh Kadir, Muh Dzulkifli Ashan
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-072026-01-076143944310.36728/ganesha.v6i1.5647PENINGKATAN PENGETAHUAN PANGAN HALAL DAN THAYYIB MELALUI EDUKASI KEPADA KOPERASI SEKOLAH DI UPTD SMP NEGERI 1 BANGKALAN, MADURA
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5442
<p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Pendidikan mengenai pangan halal dan thayyib menjadi penting untuk diterapkan di lingkungan sekolah, khususnya koperasi sebagai penyedia kebutuhan siswa. Minimnya pemahaman pengelola koperasi sekolah terhadap prinsip halal dan thayyib serta prosedur sertifikasi halal menjadi latar belakang dilaksanakannya kegiatan pengabdian ini. Kegiatan dilaksanakan secara memikat di UPTD SMP Negeri 1 Bangkalan, Madura, dengan melibatkan pengelola koperasi, guru, dan pihak sekolah sebagai mitra. Metode yang digunakan berupa </span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">pre-test</span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> , penyampaian materi interaktif, diskusi, dan </span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">post-test</span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> . Materi meliputi pengenalan konsep halal dan thayyib, pemilihan bahan makanan yang aman, serta tahapan dan prosedur sertifikasi halal termasuk Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra terkait konsep dan urgensi penerapan prinsip halal dan thayyib dalam operasional koperasi. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam diskusi, terutama terkait kendala teknis pendaftaran sertifikasi halal oleh penyuplai makanan UMKM. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan pengetahuan dan kesadaran kolektif di lingkungan sekolah akan pentingnya penyediaan pangan yang sesuai syariah. Keunggulan kegiatan terletak pada pendekatan edukatif yang komunikatif dan aplikatif, meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dan kapasitas teknis mitra. Ke depan, kegiatan ini memiliki potensi yang dikembangkan dalam bentuk pelatihan lanjutan dan pendampingan sertifikasi halal, guna mendorong terciptanya koperasi sekolah yang lebih sadar mutual dan religius.</span></span></p>Viera Nu'riza PratiwiVajra Salik ArifahCindy Fatihatul Aulia HanyArizka Sastri Budi Jati ApriliaNur Tsabitatul AdilahMahfudhotin NisakRizqi Aliffiansyah Arbiyanto
Copyright (c) 2026 Viera Nu'riza Pratiwi, Vajra Salik Arifah, Cindy Fatihatul Aulia Hany, Arizka Sastri Budi Jati Aprilia, Nur Tsabitatul Adilah, Mahfudhotin Nisak, Rizqi Aliffiansyah Arbiyanto
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-072026-01-076144444910.36728/ganesha.v6i1.5442PENDAMPINGAN PENGOLAHAN LIMBAH CAIR MENGGUNAKAN TEKNOLOGI IPAL BERBASIS IOT SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN LINGKUNGAN DAN MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KELOMPOK PENGRAJIN BATIK
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6029
<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan bersama Kelompok Pengrajin Batik Penataran Ageng “Cahaya Palah” di Kelurahan Nglegok, Kabupaten Blitar, yang menghadapi permasalahan berupa pencemaran lingkungan akibat limbah cair proses produksi batik serta rendahnya produktivitas akibat pemasaran yang masih bersifat konvensional. Limbah cair batik memiliki karakteristik tingkat keasaman (pH), jumlah zat terlarut (Total Dissolved Solids/TDS), dan kekeruhan (NTU) yang tinggi sehingga berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikendalikan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim pengabdian menerapkan teknologi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memantau parameter pH, TDS, dan NTU secara otomatis dan realtime sebagai indikator kualitas limbah sebelum dialirkan ke lingkungan. Kegiatan ini juga mencakup pelatihan penggunaan dashboard IoT, manajemen operasional IPAL, serta pendampingan digital marketing untuk meningkatkan jangkauan pemasaran produk batik melalui platform digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra dalam pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan, kemampuan membaca dan memanfaatkan data sensor, serta peningkatan keterampilan pemasaran digital. Implementasi teknologi IPAL berbasis IoT ini berkontribusi pada pengendalian kualitas limbah cair sekaligus meningkatkan produktivitas dan daya saing kelompok pengrajin batik.</p>Abd. Charis FauzanAhmad SaifudinNafisatuzzahro NafisatuzzahroMuhammad Helmi Hakim
Copyright (c) 2026 Abd. Charis Fauzan, Ahmad Saifudin, Nafisatuzzahro Nafisatuzzahro, Muhammad Helmi Hakim
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-072026-01-076145045610.36728/ganesha.v6i1.6029IMPLEMENTASI EDUKASI PENGOLAHAN SAMPAH UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGAN SISWA DI SMP NEGERI 1 SELO
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5970
<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran siswa SMP Negeri 1 Selo terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya melalui edukasi dan praktik pengelolaan sampah. Permasalahan utama yang dihadapi sekolah adalah adanya area lingkungan yang kurang terawat serta penumpukan sampah di bagian belakang sekolah, yang menunjukkan rendahnya kesadaran dan kebiasaan siswa dalam menjaga kebersihan. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi awal, persiapan materi, sosialisasi, serta praktik langsung berupa aksi kebersihan dan pemilahan sampah. Sosialisasi diberikan kepada 86 siswa dari kelas 7, 8, dan 9 dengan materi terkait jenis sampah, dampak buruk sampah plastik, serta penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai upaya pengurangan sampah. Setelah itu, siswa diterjunkan dalam kegiatan aksi bersih lingkungan dan praktik pemilahan sampah organik maupun anorganik untuk memperkuat pemahaman secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa terkait pengelolaan sampah dan munculnya sikap lebih peduli terhadap kebersihan sekolah. Selain itu, siswa menjadi lebih aktif dalam menjaga lingkungan sekitar dan memahami bahwa perilaku kecil seperti membuang sampah pada tempatnya dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya budaya peduli lingkungan di lingkungan sekolah dan menjadi langkah awal dalam mewujudkan sekolah yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan.</p>Varrel Rahmat RomadhoniEga Dwi ApriliaEka Rahmat SuryanaJujuk Juhariah
Copyright (c) 2026 Varrel Rahmat Romadhoni, Ega Dwi Aprilia, Eka Rahmat Suryana, Jujuk Juhariah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-092026-01-096145746110.36728/ganesha.v6i1.5970PENGELOLAAN SISA KULIT BUAH DAN SAYUR SEBAGAI ECO ENZYME UNTUK MENGUSIR SERANGGA
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/6056
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan sisa kulit buah dan sayuran sebagai bahan dasar pembuatan eco enzyme serta perannya sebagai pengusir serangga alami dalam skala rumah tangga. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian masyarakat dalam lingkup keluarga. Prosedur penelitian meliputi pembuatan eco enzyme melalui proses fermentasi dengan perbandingan bahan 3:1:10 (limbah organik, gula merah, dan air), kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, serta pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses fermentasi selama minimal satu bulan menghasilkan eco enzyme yang memiliki karakteristik fisik berupa perubahan warna kecokelatan dan aroma asam khas fermentasi, serta efektif digunakan sebagai pengusir serangga alami. Kegiatan sosialisasi memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman dan minat masyarakat dalam mengelola limbah organik rumah tangga. Pemanfaatan eco enzyme terbukti mampu mengurangi volume limbah organik sekaligus menyediakan alternatif pengendalian serangga yang aman, murah, dan ramah lingkungan. Dengan demikian, eco enzyme berpotensi menjadi solusi berkelanjutan dalam pengelolaan lingkungan berbasis rumah tangga. </p> <p> </p> <p><strong><em>Kata kunci</em></strong><em>: </em>limbah organik, eco enzyme, fermentasi, pengendalian serangga, lingkungan berkelanjutan</p>Hamidah KhairunnisaDian Puspita Eka Putri
Copyright (c) 2026 Hamidah Khairunnisa, Dian Puspita Eka Putri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-092026-01-096146247310.36728/ganesha.v6i1.6056EDUKASI DAN PENDAMPINGAN MP-ASI BERBASIS PANGAN LOKAL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA JIRAPAN
https://ejournal.utp.ac.id/index.php/ganesha/article/view/5896
<p>Salah satu program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional adalah melalui penguatan ketahanan pangan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, dengan mengedepankan pemanfaatan bahan-bahan alami serta mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia sintetis. Kelompok Tani Pemuda Tangguh menghadapi kendala meningkatnya serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), yang berdampak pada penurunan produktivitas dan kualitas hasil panen. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan petani agar mampu memanfaatkan limbah rumah tangga dan tanaman pekarangan, khususnya kulit bawang putih, daun pepaya, dan lidah buaya sebagai bahan dasar pembuatan pestisida nabati (pesnab) dalam rangka pengendalian hama dan penyakit tanaman secara alami. Metode kegiatan meliputi: 1) sosialisasi mengenai pentingnya pengendalian hama berbasis hayati, 2) pelatihan pembuatan dan formulasi pestisida nabati dari bahan lokal, 3) evaluasi efektivitas dan monitoring penggunaan pesnab di lahan pertanian, serta 4) pendampingan teknis kepada petani dalam aplikasi lapangan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memproduksi dan mengaplikasikan pestisida nabati secara mandiri. Indikator keberhasilan kegiatan ditunjukkan melalui pencapaian target monitoring dan evaluasi, serta respon positif petani terhadap efektivitas pesnab dalam menekan serangan OPT. Program ini mendukung upaya pertanian berkelanjutan berbasis kearifan lokal dan pemanfaatan sumber daya hayati yang melimpah di lingkungan sekitar.</p>Endang SupraptiHaryuni HaryuniMugi HarsonoSuji Tegar Prasetio
Copyright (c) 2026 Endang Suprapti, Haryuni Haryuni, Mugi Harsono, Suji Tegar Prasetio
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-092026-01-096147448010.36728/ganesha.v6i1.5896