PEMANFAATAN LIMBAH TULANG IKAN UNTUK OPTIMALISASI PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA BOTUBARANI KECAMATAN KABILA BONE

  • Nilawaty Yusuf Universitas Negeri Gorontalo
  • Nurharyati Panigoro Universitas Negeri Gorontalo
Keywords: limbah tulang ikan, optimalisasi pendapatan

Abstract

Desa Botubarani Kabupaten Bone Bolango  berada di daerah pesisir pantai. Secara umum, mata pencaharian masyarakat ialah nelayan. Kehidupan masyarakat di desa Botubarani sama seperti kehidupan masyarakat yang ada di daerah pesisir lainnya, dimana pendapatan mereka tidak menentu. Pendapatan merupakan permasalahan umum yang terjadi pada kehidupan masyarakat pesisir. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan serta meningkatkan pengetahuan dan skill kelompok ibu-ibu rumah tangga pesisir dan masyarakat sekitar untuk memanfaatkan limbah tulang ikan sebagai produk yang bernilai ekonomi sehingga akan meningkatkan pendapatan masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga di desa tersebut. Sasaran utama dari kegiatan pelatihan pengolahan limbah tulang ikan ini adalah ibu-ibu rumah tangga dan pelaku usaha yang ada di desa Botubarani. Pelaksanaan kegiatan dengan jangka waktu 1 bulan dan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan oleh tim pelaksana pengabdian pada masyarakat. Pelatihan yang diberikan yaitu cara pengolahan tulang ikan menjadi kerupuk. Hasil dari kegiatan ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan skill peserta terkait pengolahan tulang ikan serta bisa membuka pikiran peserta untuk memanfaatkan peluang yang ada untuk meningkatkan pendapatan.

Kata kunci: Limbah tulang ikan, Optimalisasi Pendapatan

References

Agustina, F., Zahri, I., Yazid, M., dan Yunita. 2017. Strategi pengembangan good agricultural practices (GAP) di kabupaten Bangka. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia.

Amekawa, Y. 2009. Reflections on the growing influence of good agricultural practices in the global south. Journal of Agricultural and Environmental Ethics.

Badan Standarisasi Nasional. 2016. Sistem Pertanian Organik. SNI 6729:2016.

Cruza., A.G., Cencib, S.A., and Maria C.A. 2006. Quality assurance requirements in produce processing. Trends in Food Science & Technology.

Dewi, P.S, Reni Fatmasari Syafruddin, S.F., dan Kadir, M. 2016. Penerapan prinsip-prinsip good agricultural practice (GAP) untuk pertanian berkelanjutan di kecamatan Tinggi Moncong kabupaten Gowa. Jurnal Galung Tropika.

Hayat, Hasan, Z. 2018. Model inovasi pengelolaan sampah rumah tangga. Jurnal Ketahanan Pangan.

Muhammad, A.Q., Juita, R.M., Nana, T.M.Br.K. 2019. Pengelolaan sampah rumah tangga dalam peningkatan pendapatan pada kelompok ibu-ibu Asyiyah. Prodikmas: Jurnal hasil pengabdian kepada masyarakat.

N. Komang., A.A., Sudharto, P.H., dan Safrudin. 2018. Peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Jurnal Ilmiah UNTAG.

Priyadi, S. 2008. Teknik bio-fertilizer faeses melalui dekomposisi destilasi bertingkat dan pirolisis menjadi saprotan organik cair bebas coli dan salmonella. Laporan Penelitian Kolaborasi. PDAM Surakarta.

Priyadi, S. 2008. Kajian produksi asap cair (bio-oil) dari sampah kota melalui teknologi pirolisis dengan produk samping bio-pestisida dalam upaya zero waste. Laporan Penelitian Hibah Bersaing. DRPM-DIKTI.

Priyadi, S. 2010. Inovasi teknologi daur ulang untuk membuka peluang nafkah ganda masyarakat sekitar T.P.A. sampah menjadi pestisida dan pupuk organik dalam format asap cair study kasus di Jumantono Karanganyar Jateng. Laporan Penelitian STRANAS. DRPM-DIKTI.

Rafi, A. 2021. Peran BUMDES dalam pengelolaan sampah dengan incinerator dan komposter di Sumbergondo Batu. Jurnal Ekologi, Masyarakat & Sains.

Sri, S. 2010. Pengelolaan sampah rumah tangga 3R berbasis masyarakat. Prosiding Seminar Nasional. Universitas Wahid Hasyim.

Published
2024-01-21