ANALISIS STATUS GIZI DAN KEBUTUHAN KALORI PESERTA DIDIK KELAS VII DI SEKOLAH SMP NEGERI 1 SINGARAJA
Abstract
Permasalahan gizi ganda pada remaja, yang meliputi gizi kurang, anemia, serta peningkatan gizi lebih dan obesitas, merupakan tantangan kesehatan serius yang berdampak pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan status gizi dan kebutuhan kalori peserta didik kelas VII di SMP Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui pengukuran status gizi (antropometri) dan dianalisis untuk menentukan kategori status gizi kurus, ideal, gemuk, dan obesitas berdasarkan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U) serta menghitung kebutuhan kalori harian (KKH) peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil status gizi dan kebutuhan kalori peserta didik yang belum mencapai status gizi optimal. Dari total 195 dengan laki-laki berjumlah 102 orang dan 93 orang perempuan peserta didik di kategori underweight terdapat 108 orang (55%), kategori ideal 75 orang (38%), kategori overweight orang (2%), dan kategori obesity 8 orang (4%). Sedangkan untuk kebutuhan kalori, rata-rata kebutuhan gizi karbohidrat peserta didik sebesar 410 gram, rata-rata kebutuhan lemak sebesar 76 gram, dan kebutuhan protein sebesar 102 gram. Hasil ini diharapkan dapat berfungsi sebagai rekomendasi ilmiah bagi pihak sekolah, keluarga, dan terutama guru PJOK dalam merancang dan menyesuaikan program asupan gizi dan aktivitas fisik yang tepat, guna mendukung perkembangan dan pertumbuhan optimal peserta didik.
Kata Kunci: status gizi, kebutuhan kalori, remaja transisi, pjok, buleleng
