PENGARUH LATIHAN VERTICAL JUMP TERHADAP PENINGKATAN POWER OTOT QUADRICEPS PADA ATLET LOMPAT JAUH
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan vertical jump terhadap peningkatan power otot quadriceps pada atlet lompat jauh. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pretest-posttest control group design yang melibatkan 30 atlet lompat jauh putra yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol masing-masing 15 orang. Kelompok eksperimen mendapatkan program latihan vertical jump selama 8 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu, sementara kelompok kontrol melakukan program latihan konvensional. Power otot quadriceps diukur menggunakan vertical jump test dan leg dynamometer sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan paired t-test dan independent t-test dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan power otot quadriceps pada kelompok eksperimen dengan rerata peningkatan tinggi lompatan sebesar 8,4 cm (p=0,001) dan peningkatan power sebesar 12,7% (p=0,001). Kelompok kontrol juga mengalami peningkatan namun tidak signifikan secara statistik (p=0,082). Uji beda antara kedua kelompok menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=0,001), mengindikasikan bahwa latihan vertical jump lebih efektif dalam meningkatkan power otot quadriceps dibandingkan latihan konvensional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa latihan vertical jump memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan power otot quadriceps pada atlet lompat jauh dan dapat direkomendasikan sebagai metode latihan yang efektif dalam program pelatihan lompat jauh.
