PERBANDINGAN PROBLEM-BASED LEARNING DAN TEACHING PERSONAL AND SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP SIKAP BERTANGGUNG JAWAB MAHASISWA PJKR
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh model Problem-Based Learning dan model Teaching Personal and Social Responsibility terhadap sikap bertanggung jawab mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain true experiment pretest-posttest control group design yang dilaksanakan selama dua belas minggu pada mata kuliah Pendidikan Jasmani Adaptif. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa PJKR angkatan 2023, dengan sampel yang dipilih melalui teknik simple random sampling dan dibagi menjadi tiga kelompok yakni kelompok Problem-Based Learning, kelompok Teaching Personal and Social Responsibility, dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Sikap bertanggung jawab diukur menggunakan Personal and Social Responsibility Questionnaire yang mengukur lima level tanggung jawab berdasarkan model Hellison meliputi rasa hormat, partisipasi, pengarahan diri, kepedulian, dan transfer nilai. Data dianalisis menggunakan One-Way Analysis of Variance dilanjutkan uji post-hoc Bonferroni dan effect size Cohen's d pada taraf signifikansi yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua model pembelajaran secara signifikan meningkatkan sikap bertanggung jawab mahasiswa PJKR dibandingkan kelompok kontrol, namun model Teaching Personal and Social Responsibility menghasilkan peningkatan yang lebih tinggi secara signifikan dibandingkan model Problem-Based Learning, sehingga model Teaching Personal and Social Responsibility direkomendasikan sebagai model pembelajaran utama dalam kurikulum PJKR untuk membentuk karakter bertanggung jawab mahasiswa secara lebih komprehensif dan mendalam.
