PROFIL KONDISI FISIK ATLET RENANG USIA REMAJA BERDASARKAN STANDAR KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGA DI PANGERAN TIMOER SWIMMING KLUB
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil kondisi fisik atlet renang usia remaja berdasarkan Parameter Tes Fisik Nasional di Pangeran Timoer Swimming Club. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 8 atlet renang usia remaja yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan Parameter Tes Fisik Nasional yang meliputi start reaction time, sit and reach test, shoulder mobility test, pull up test, core stability test, standing broad jump test, dan aerobic swim VO?max test. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan pengukuran langsung terhadap kondisi fisik atlet. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan start reaction time didominasi kategori cukup (37,5%), sit and reach didominasi kategori sangat baik (75,0%), shoulder mobility didominasi kategori kurang (75,0%), pull up didominasi kategori kurang sekali (100%), core stability didominasi kategori cukup (62,5%), standing broad jump didominasi kategori cukup (75,0%), dan aerobic swim VO?max didominasi kategori kurang sekali (100%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa kelentukan merupakan komponen kondisi fisik terbaik yang dimiliki atlet, sedangkan mobilitas bahu, kekuatan dan daya tahan otot lengan, serta daya tahan aerobik masih memerlukan peningkatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa profil kondisi fisik atlet renang usia remaja di Pangeran Timoer Swimming Club masih bervariasi pada setiap komponen kondisi fisik. Oleh karena itu, diperlukan program latihan yang lebih terarah untuk meningkatkan komponen kondisi fisik yang masih berada pada kategori kurang dan kurang sekali sehingga dapat mendukung peningkatan performa dan prestasi atlet renang.
