PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI (KWT) MELALUI IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN DAN MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN
Abstract
Pemberdayaan kelompok wanita tani memiliki peran strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian skala rumah tangga dan memperkuat ketahanan pangan berbasis komunitas. Namun, keterbatasan literasi digital dan pemanfaatan teknologi tepat guna masih menjadi kendala utama yang dihadapi oleh sebagian besar kelompok tani perempuan di wilayah perkotaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Makmur Joglo Surakarta melalui implementasi teknologi tepat guna berbasis website guna mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan keluarga. Metode pengabdian dilaksanakan secara partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan penggunaan website, serta pendampingan intensif. Identifikasi kebutuhan dilakukan terhadap ±25 anggota KWT dengan menggunakan observasi, wawancara, dan diskusi kelompok terarah. Pelatihan dan pendampingan dilaksanakan melalui sesi tatap muka interaktif, diskusi kelompok, dan praktik langsung menggunakan aplikasi website yang disesuaikan dengan kapasitas mitra.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada seluruh indikator capaian. Pemahaman dasar teknologi digital meningkat dari 32% menjadi 84%, kemampuan menggunakan website sederhana meningkat dari 24% menjadi 80%, dan pemanfaatan website untuk informasi produk pertanian meningkat dari 20% menjadi 76%. Selain itu, kepercayaan diri anggota dalam menggunakan teknologi meningkat dari 36% menjadi 88%, partisipasi aktif dalam pengelolaan media digital kelompok meningkat dari 40% menjadi 92%, serta pemahaman peran teknologi dalam mendukung ketahanan pangan meningkat dari 44% menjadi 90%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kombinasi pelatihan berbasis praktik dan pendampingan berkelanjutan efektif dalam mendorong adopsi teknologi tepat guna pada kelompok tani perempuan.Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa implementasi teknologi tepat guna berbasis website yang dirancang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik mitra mampu meningkatkan kapasitas digital, memperkuat peran kelembagaan KWT, serta menjadi fondasi penting dalam upaya peningkatan produktivitas pertanian dan pembangunan ketahanan pangan berbasis komunitas. Model pengabdian ini berpotensi untuk direplikasi pada kelompok wanita tani lainnya dengan kondisi serupa sebagai strategi pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
