PELATIHAN DAN KOMPETISI GOARA-GOARA DI PULANG PISAU KALIMANTAN SELATAN
Abstrak
Kemjuan teknologi tidak dapat dibendung dan akan berdampak positif maupun negative. Dampak negative dengan kemajuan teknologi ini adalah permainan tradisional sudah mulai memudar dan beberapa sudah tidak dimainkan Kembali oleh masyarakat. Sebagai akademisi yang cinta budaya merasa tergugah hatinya untuk melestarikan kearifan lokal dan permainan tradisional. Upaya konservasi dan memperkenalkan Kembali permanan tradisional yang hampir punah ini dengan cara menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi goara-goara. Goara –goara adalah Gabungan Olahraga Tradisional Indonesia yang didisain menjadi satu kesatuan sehingga menjadi permainan baru yang unik, menarik dan menyenangkan. Inovasi permainan Goara-Goara yang terdiri dari 7-8 permainan/olahraga tradisional seperti rangku alu, balap karung, lompat tali bertahap, suda manda/engklek, egrang bambu, boy boyan dan yang terakhir panjat bambu (bisa dimainkan bisa tidak). Pelaksanaan pengabdian ini dilaksanakan melalui 3 tahap, yaitu: 1) mensosialisasikan permainan Goara- Goara melalui media sosial dan dibagikan ke pihak panitia pelatihan, 2) Pelatihan permainan Goara-Goara dilaksanakan selama 32 Jam, 3) Penyelenggaraan kompetisi Goara- Goara antar peserta pelatihan dan Siswa SMA se Kabupaten Pulang Pisau. Kegiatan pelatihan dan kompetisi goara-goara ini terselenggara dan didanai oleh oleh pemerintah daerah Pulang Pisau Melalui Dinas Kebudayaan Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata. Jumlah Peserta pelatinan ini sebanyak 100 orang yang terdiri dari 61 peserta guru olahraga dan penggiat olahraga serta 39 peserta SMA/SMK.
