PENGUATAN KREATIVITAS GURU MELALUI WORKSHOP INOVATIF PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS CLIL
Abstract
Penguasaan Bahasa Inggris bagi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) sekolah dasar merupakan kebutuhan yang mendesak, namun lebih dari 80% guru PJOK di Kota Batu belum memiliki kompetensi mengintegrasikan Bahasa Inggris dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan pemahaman guru terhadap konsep dan prinsip Content and Language Integrated Learning (CLIL); (2) mengembangkan keterampilan merancang pembelajaran Bahasa Inggris berbasis aktivitas PJOK; dan (3) mendorong penerapan pembelajaran yang inovatif, komunikatif, dan bermakna. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk full-day workshop terstruktur berbasis praktik dengan melibatkan 25 guru PJOK sekolah dasar yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan pendekatan mixed methods, meliputi lembar observasi microteaching, rubrik analisis media ajar, kuesioner persepsi (skala Likert lima poin), dan wawancara reflektif semi-terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 84% peserta mampu menerapkan classroom English secara konsisten dalam simulasi pembelajaran, 88% produk media ajar memenuhi prinsip CLIL, dan rerata skor persepsi peserta mencapai 4,46 dari 5,00. Analisis tematik wawancara menghasilkan tiga tema dominan, yaitu transformasi keyakinan kompetensi diri, apresiasi terhadap PJOK sebagai medium bahasa, dan kebutuhan pendampingan lanjutan. Kegiatan ini membuktikan bahwa guru non-Bahasa Inggris dapat dikembangkan menjadi praktisi CLIL yang kompeten melalui program pelatihan yang terstruktur, kontekstual, dan berorientasi praktik.
