UPAYA PENINGKATAN DETEKSI DINI GANGGUAN KESEIMBANGAN PADA MAHASISWA
Abstract
Gangguan keseimbangan pada mahasiswa merupakan permasalahan kesehatan yang sering terabaikan namun memiliki dampak signifikan terhadap aktivitas akademik dan kualitas hidup. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini gangguan keseimbangan pada mahasiswa melalui pelatihan dan skrining kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan tentang gangguan keseimbangan, pelatihan penggunaan instrumen skrining, serta pelaksanaan pemeriksaan keseimbangan menggunakan One Leg Stand Test. Kegiatan diikuti oleh 60 mahasiswa dari program studi PJKR. Hasil menunjukkan bahwa 28,3% mahasiswa mengalami gangguan keseimbangan ringan hingga sedang, dengan faktor risiko utama meliputi kurang aktivitas fisik, gangguan tidur, dan penggunaan gadget berlebihan. Setelah mengikuti program, terjadi peningkatan pengetahuan mahasiswa tentang gangguan keseimbangan sebesar 67,5% dan 85% peserta mampu melakukan deteksi dini secara mandiri. Program ini efektif meningkatkan kesadaran dan kemampuan mahasiswa dalam mendeteksi gangguan keseimbangan secara dini, sehingga dapat dilakukan intervensi preventif untuk mencegah dampak yang lebih serius.
