PENGABDIAN BERBASIS KELUARGA: EDUKASI IVA DAN SADARI UNTUK DETEKSI DINI KANKER PADA WANITA USIA SUBUR
Abstract
Kanker serviks dan kanker payudara merupakan jenis kanker utama yang menyerang perempuan; namun cakupan pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di Indonesia masih rendah akibat terbatasnya pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS). Pengabdian ini bertujuan melaksanakan edukasi berbasis keluarga guna meningkatkan pengetahuan dan motivasi WUS terkait pemeriksaan IVA dan SADARI di Dusun Ngebel, Bantul. Pendekatan pengabdian berupa konseling kesehatan menggunakan media leaflet dan poster, disertai demonstrasi praktik, dilaksanakan pada Juni 2025 dengan sasaran satu keluarga WUS (usia 48 tahun). Setelah intervensi edukasi, peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dari sama sekali tidak mengetahui menjadi memahami definisi, prosedur, syarat, hasil, dan interval skrining IVA, serta teknik SADARI yang benar. Peserta juga menunjukkan motivasi positif dengan berkomitmen melakukan SADARI setiap bulan dan berencana mengikuti skrining IVA di puskesmas. Pendekatan edukasi berbasis keluarga melalui konseling dan demonstrasi praktik terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan motivasi WUS terhadap deteksi dini kanker.
