PENGARUH PENAMBAHAN SERAT KULIT DURIAN DAN PECAHAN KACA TERHADAP KEKUATAN TEKAN PADA BETON RINGAN

  • Jonathan Glaudio Sitorus Universitas Serang Raya
  • Yudi Setio Prabowo Fakultas Teknik, Universitas Serang Raya, Kota Serang, Banten, Indonesia

Abstract

Beton ringan banyak digunakan dalam konstruksi karna beratnya yang ringan, namun kelemahan utamanya terletak pada kuat tekan yang rendah. Inovasi diperlukan untuk meningkatkan sifat mekaniknya sekaligus memanfaatkan limbah ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan serat kulit durian (sebagai pengganti agregat kasar) dan pecahan kaca (sebagai pengganti agregat halus) terhadap kuat tekan dan workability beton ringan. Metode yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan membuat benda uji kubus 15x15x15 cm. Variasi campuran terdiri dari beton normal (kontrol), serta dua variasi beton modifikasi: Variasi 1 (substitusi 2% kulit durian dan 4% pecahan kaca) dan Variasi 2 (substitusi 3% kulit durian dan 5% pecahan kaca). Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai slump beton modifikasi turun menjadi 9 cm dari 10 cm pada beton normal, mengindikasikan penurunan workability. Hasil uji kuat tekan pada umur 7 hari membuktikan bahwa beton normal mencapai kuat tekan rata-rata 5,40 MPa. Sementara itu, kuat tekan pada Variasi 1 dan Variasi 2 masing-masing hanya sebesar 3,00 MPa dan 3,20 MPa. Disimpulkan bahwa penambahan serat kulit durian dan pecahan kaca menyebabkan penurunan pada workability dan kuat tekan beton ringan, meskipun Variasi 2 dengan komposisi substitusi lebih tinggi menunjukkan nilai kuat tekan yang sedikit lebih baik.
Kata kunci: Beton ringan, Kulit durian, Pecahan kaca, Kuat tekan, Workability.

Published
2026-01-02
How to Cite
Jonathan Glaudio Sitorus, & Prabowo, Y. S. (2026). PENGARUH PENAMBAHAN SERAT KULIT DURIAN DAN PECAHAN KACA TERHADAP KEKUATAN TEKAN PADA BETON RINGAN. Jurnal Teknik Sipil Dan Arsitektur, 31(1), 25-30. https://doi.org/10.36728/jtsa.v31i1.5548