INTEGRATION OF AERIAL IMAGERY AND BATHYMETRY FOR DIGITAL ELEVATION MODELING OF THE WONOKROMO RIVER BEND
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model elevasi yang akurat pada segmen belokan Sungai Wonokromo melalui integrasi fotogrametri udara berbasis Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dan pengukuran batimetri. Banjir di wilayah Surabaya Selatan dipengaruhi oleh kombinasi pasang surut, penyempitan geometri sungai, serta sedimentasi pada tikungan yang menurunkan kapasitas aliran, sehingga diperlukan informasi topografi dan batimetri yang lebih detail. Akuisisi data dilakukan menggunakan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) yang menghasilkan 653 citra dengan 20 GCP dan 8 ICP, serta survei kedalaman sungai menggunakan echosounder frekuensi 200 kHz. Alur pemrosesan meliputi penyelarasan citra, pembuatan dense cloud, konstruksi DSM/DTM, pembuatan ortofoto, dan integrasi data batimetri yang telah dikoreksi ke tinggi ortometrik menggunakan model geoid SRGI. Evaluasi ketelitian menunjukkan nilai CE90 sebesar 0,064 m dan LE90 sebesar 0,073 m, memenuhi standar ketelitian Kelas 1 untuk pemetaan skala 1:1.000. Ortofoto yang dihasilkan memiliki GSD 2 cm dan mampu merepresentasikan detail morfologi tikungan sungai dengan sangat baik. DEM topobatimetri yang terintegrasi menghasilkan model elevasi menyeluruh dari darat hingga dasar sungai, yang dapat dimanfaatkan untuk analisis pola aliran, identifikasi area erosi–deposisi, serta evaluasi perubahan bentuk meander Sungai Wonokromo. Hasil ini menunjukkan bahwa dataset yang dihasilkan sangat layak digunakan untuk analisis hidromorfologi dan perencanaan mitigasi banjir di kawasan tersebut.










