English English

  • Caetano Jose Freitas Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Abstrak

Bangunan beton bertulang (RC) dengan Rangka Pemikul Momen Khusus (SMRF) banyak digunakan di daerah seismik karena duktilitas dan kemampuan disipasi energinya yang unggul. Namun, kinerja aktualnya di bawah gerakan tanah yang kuat masih memerlukan penyelidikan terperinci, terutama di daerah dengan pengalaman desain seismik yang terbatas. Studi ini menilai kinerja seismik bangunan SMRF RC empat lantai yang terletak di Delta-4, Dili, Timor Leste, menggunakan analisis riwayat waktu nonlinier (NLTHA). Model struktural dikembangkan dalam SAP2000 v19 mengikuti ketentuan SNI 1726:2019 untuk desain seismik dan SNI 2847:2019 untuk perincian beton, mengingat penerapannya tanpa adanya standar nasional. Tujuh rekaman gerakan tanah dipilih dan diskalakan agar sesuai dengan spektrum respons spesifik lokasi. Parameter utama seperti rasio pergeseran tingkat, geser dasar, dan perkembangan sendi plastis dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan tersebut memenuhi tujuan kinerja Hunian Langsung (IO) dan Keselamatan Jiwa (LS) di bawah kejadian seismik tingkat desain. Sendi plastis terbentuk terutama pada balok daripada kolom, yang memvalidasi mekanisme kolom kuat balok lemah. Rasio drift tetap dalam batas yang dapat diterima, yang memastikan kerusakan struktural dan non-struktural yang minimal. Studi tersebut menegaskan bahwa bangunan SMRF RC yang dirinci dengan baik dapat bekerja dengan memuaskan di bawah beban gempa, bahkan di wilayah dengan praktik desain seismik yang baru muncul. Selain itu, studi tersebut menyoroti efektivitas NLTHA sebagai alat untuk mendukung desain berbasis kinerja di Timor-Leste dan merekomendasikan studi lebih lanjut untuk struktur yang lebih tinggi dan sistem struktural yang bervariasi dalam konteks yang sama.

Diterbitkan
2025-07-28
How to Cite
Jose Freitas, C. (2025). English English. Jurnal Teknik Sipil Dan Arsitektur, 30(2), 104-111. https://doi.org/10.36728/jtsa.v30i2.4843