PRODUKTIVITAS BONGKAR MUAT MODA ANGKUTAN BARANG di PERGUDANGAN KOTA PAREPARE
Abstrak
Transportasi dan logistik merupakan pilar krusial dalam rantai pasok, khususnya aktivitas bongkar muat di pergudangan Kota Parepare yang menghadapi kendala waktu tunggu yang lama dan fasilitas terbatas, menyebabkan penumpukan barang dan menurunkan Produktivitas bongkar muat barang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pergudangan serta moda angkutan barang, dan mengukur produktivitas bongkar muat barang. Metode penelitian menggabungkan observasi lapangan (pengukuran waktu dengan stopwatch), kuesioner, dan dokumentasi di empat gudang pengguna forklift (tiga gudang niaga, dan satu gudang material baja). Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS versi 26. Hasil pengukuran lapangan menunjukkan produktivitas tertinggi pada gudang material baja mencapai 51 pieces/menit (tanpa waktu tunggu), sementara gudang niaga menunjukkan variasi dengan waktu tunggu signifikan sebesar 119 menit pada salah satu gudang. Analisis statistik mengungkapkan bahwa jumlah barang (X1), kinerja alat (X2), dan waktu bongkar muat (X3) berpengaruh signifikan terhadap produktivitas (Y), dengan model terbaik (R² = 79,5%) pada gudang material baja. Studi ini menyimpulkan perlunya investasi peralatan mekanis dan perbaikan sistem penjadwalan untuk meminimalkan waktu tunggu dan meningkatkan produktivitas secara menyeluruh. Kebaruan penelitian terletak pada fokus spesifik konteks pergudangan di Parepare yang belum banyak diteliti. Kesimpulannya, peningkatan produktivitas memerlukan investasi peralatan mekanis lebih memadai dan perbaikan sistem penjadwalan untuk meminimalkan waktu tunggu di semua gudang.










