EVALUASI PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) (Studi Kasus : Pembangunan Gedung Workshop Cikarang)
Abstrak
Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan aspek krusial dalam pelaksanaan proyek konstruksi, terutama pada proyek berskala besar seperti pembangunan Gedung Workshop di Cikarang. Kecelakaan kerja yang masih sering terjadi di lapangan menunjukkan pentingnya evaluasi terhadap penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat penerapan SMK3, mengidentifikasi hambatan pelaksanaannya, serta mengevaluasi strategi yang digunakan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif evaluatif dengan pendekatan kuantitatif, di mana data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 80 responden yang terdiri dari pekerja dan tim manajemen proyek. Instrumen penelitian diuji menggunakan uji validitas dan reliabilitas, dan hasilnya dianalisis menggunakan perhitungan rata-rata (mean) dan Indeks Kepentingan Relatif (IKR). Data diolah menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan SMK3 berada dalam kategori “Sangat Baikâ€, dengan nilai rata-rata tertinggi 4,7 dan IKR sebesar 0,94 pada indikator pemahaman dan pelaksanaan prosedur keselamatan kerja. Hambatan yang dihadapi tergolong “Kurang Menghambatâ€, dengan nilai rata-rata terendah 1,89 dan IKR sebesar 0,38 terkait komitmen manajemen terhadap SMK3. Sementara itu, strategi penguatan seperti briefing keselamatan dan evaluasi SOP tergolong “Sangat Efektifâ€, dengan nilai rata-rata tertinggi 4,63 dan IKR sebesar 0,925. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan SMK3 pada proyek ini telah berjalan optimal, dengan hambatan yang minimal dan strategi pengendalian yang efektif










