PREFERENSI PRIORITAS PENGEMBANGAN RUANG PADA PERUMAHAN TIPE 21
Abstrak
Rumah tipe 21 merupakan salah satu bentuk hunian yang cukup banyak diminati oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) karena keterjangkauan harga dan dukungan program subsidi pemerintah. Namun, keterbatasan luas bangunan menyebabkan penghuni melakukan pengembangan ruang (spatial transformation) untuk menyesuaikan dengan kebutuhan fungsional dan dinamika aktivitas domestik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi preferensi dan prioritas pengembangan ruang pada perumahan tipe 21 sebagai dasar dalam memahami pola adaptasi spasial penghuni. Metode pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, dan observasi lapangan terhadap 24 sampel rumah tipe 21 di empat kawasan perumahan di Magelang. Pemilihan sampel dilakukan secara purposive dengan kriteria rumah milik pribadi yang telah mengalami renovasi. Analisis dilakukan dengan pemberian skor pada urutan prioritas ruang berdasarkan hasil wawancara dan identifikasi perubahan layout setiap tahap renovasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urutan prioritas ruang dimulai dari ruang tamu, ruang tidur utama, dan kamar mandi/WC 1 sebagai kebutuhan dasar yang telah disediakan oleh pengembang. Namun, dapur muncul sebagai prioritas utama tambahan yang dianggap sangat penting oleh seluruh responden. Selanjutnya, ruang teras, kamar tidur tambahan, dan area cuci menjadi prioritas berikutnya yang berkembang sesuai kondisi ekonomi dan jumlah anggota keluarga. Temuan ini menegaskan bahwa pengembangan ruang pada rumah tipe kecil berlangsung bertahap, adaptif, dan sangat dipengaruhi oleh kebutuhan domestik serta konteks sosial-budaya penghuni.










