EDUKASI KESEHATAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU BALITA TERKAIT STUNTING DI DESA PLIPIR
Abstract
Stunting menjadi isu kesehatan yang serius pada balita yang memengaruhi pada pertumbuhan, perkembangan, dan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Desa Plipir sebagai respon terhadap masih ditemukannya kasus dan risiko stunting pada balita. Kegiatan ini bertujuan memperluas pengetahuan ibu balita mengenai upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan berupa penyuluhan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif serta pengukuran pengetahuan melalui penggunaan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan ini memperlihatkan peningkatan tingkat pengetahuan ibu balita, yang tercermin dari persentase kategori pengetahuan tinggi pada pre-test sebesar 84,2% meningkat menjadi 89,5% pada post-test. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat peran ibu balita dan mendukung upaya penurunan risiko stunting di Desa Plipir.
References
Dewi, N. W. E. P., & Ariani, N. K. S. (2021). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Menurunkan Resiko Stunting Pada Balita di Kabupaten Gianyar. Jurnal Menara Medika, 3(2), 148–154. https://doi.org/https://doi.org/10.31869/mm.v3i2.2450
Dwinugraha, K. W., Martini, R., & Nurhidayati, V. A. (2025). Peningkatan Pengetahuan Ibu tentang Pencegahan Stunting melalui Workshop Edukasi Gizi Terintegrasi di Kelurahan Mulyaharja Kota Bogor Improving Mothers ’ Knowledge on Stunting Prevention through Integrated Nutrition Education. Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 4(2), 610–620. https://doi.org/10.56303/jppmi.v4i2.986 This
Hadi, Z., Anwary, A. Z., Kesehatan, F., Universitas, M., Kalimantan, I., Arsyad, M., Banjari, A., & Banjarmasin, K. (2022). Kejadian Stunting Balita ditinjau dari Aspek Kunjungan Posyandu dan Perilaku Pemberian ASI Eksklusif. Jurnal Akdemika Baiturrahim Jambi, 11(1), 1–13. https://doi.org/10.36565/jab.v11i1.389
Imron, M. I. H. Al, Syadza1, L., & Surur, I. (2025). The Effect of Providing Health Education on Stunting Prevention to Toddlers Through Pre- Experimental Research with a One Group Pretest Posttest Approach on the Level of Knowledge in Banjaran Village Posyandu Cadres. Journal of Health Community Serviice, 3(3), 82–86. https://doi.org/10.33086/jhcs.v3i3.6744
Kemenkes RI. (2018). Stunting. https://ayosehat.kemkes.go.id/topik-penyakit/defisiensi-nutrisi/stunting
Komalasari, Supriati, E., Sanjaya, R., & Ifayanti, H. (2020). Faktor-Faktor Penyebab Kejadian Stunting Pada Balita. Majalah Kesehatan Indonesia, 1(2), 51–56. https://doi.org/10.47679/makein.202010
Masan, L. (2021). Penyuluhan Pencegahan Stunting Pada Balita. Jurnal Altifani, 1(1), 58–62. https://doi.org/10.25008/altifani.v1i1.121
Mulyani, A. T., Khairinisa, M. A., & Khatib, A. (2025). Understanding Stunting : Impact , Causes , and Strategy to Accelerate Stunting Reduction — A Narrative Review. Nutrients, 17(9). https://doi.org/10.3390/nu17091493
Mulyani, N. S., Rahmad, E. F. A. H. Al, & Hadi, A. (2022). Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu Untuk Pencegahan Stunting di Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Pengabmas dan Edukasi, 2022(4), 28–33. https://doi.org/10.30867/pade.v4i1.810 P-ISSN
Nenu, P., Ngura, E. T., Ngurah, D., & Laksana, L. (2022). Upaya Pencegahan Stunting melalui Pemanfaatan Pangan Lokal Ubi untuk Meningkatkan Asupan Gizi Ibu Hamil. Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 4(1).
Nurmalasari, Y., & Febriany, T. W. (2020). Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu dan Pendapatan Keluarga Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 6 - 59 Bulan. Jurnal Kebidanan, 6(2), 205–211. https://doi.org/10.33024/jkm.v6i2.2409
Olo, A., Mediani, H. S., & Rakhmawati, W. (2021). Hubungan Faktor Air dan Sanitasi dengan Kejadian Stunting pada Balita di Indonesia. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1113–1126. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.521
Pratama, R. S. P., Dasuki, M. S., Agustina, T., & Soekiswati, S. (2022). ASI Eksklusif Sebagai Faktor Protektif Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita 24-59 Bulan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 262–270. https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i1.748 Literature
Rahayuwati, L., Ibrahim, K., Hendrawati, S., Windani, C., Sari, M., Yani, D. I., Suzy, A., Pertiwi, P., Nabilah, R., & Fauziyyah, P. (2022). Pencegahan Stunting melalui Air Bersih , Sanitasi , dan Nutrisi. 25(3).
Shodikin, A. A., & Mardiyati, N. L. (2023). Tingkat Pendidikan Ibu dan Pola Asuh Gizi Hubungannya Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan. Journal of Nutrition College, 12, 33–41. https://doi.org/10.14710/jnc.v12i1.35322
Suharmanto, Adhinugraha, Q. S., & Wartariyus. (2025). Edukasi Kesehatan Mengenai Pencegahan Stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ruwa Jurai, 10(1). https://doi.org/10.23960/jpmrj.v10i1.3484
Trisnawati, Y. (2022). Pengaruh Edukasi Stunting Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Bayi Dalam Pencegahan Stunting di Posyandu Kaca Piring. Jurnal Ilmu Kebidanan, 10(2), 57–66. https://doi.org/10.36307/jik.v10i2.198
Copyright (c) 2026 Paulina Fortinasari, Vika Dias Anspratiwi, Nugroho Sayekti, Lathifah Nur Aini, Tri Setia Ningrum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang ingin memasukkan naskah untuk diterbitkan pada jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyetujui poin-poin di bawah ini.
- Manuskrip yang diserahkan belum diterbitkan sebelumnya baik secara online maupun cetak.
- Manuskrip yang dikirimkan harus mengandung novelty yang baik. Minimal kebaruan referensi adalah 80% dari total referensi yang digunakan.
- Topik manuskrip harus sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Penulisan manuskrip telah disesuaikan dengan panduan penulisan yang ditentukan oleh Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Abstrak dan kata kunci disajikan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam pengisian metadata penyerahan manuskrip.
- Referensi yang digunakan 75% harus berasal dari sumber primer (jurnal) dan 25% sumber sekunder (buku, majalah, koran, website, dll).
