AKTIVITAS KREATIF DAN REMINISCENCE SEBAGAI CARA MENGATASI KESEPIAN PADA LANSIA DI UPT PSRLU MULIA DHARMA
Abstrak
Kesepian merupakan masalah psikososial yang umum terjadi dan dialami oleh lansia, terutama lansia yang tinggal di panti sosial, kurangnya interaksi sosial dan dukungan emosional dari keluarga. Kondisi ini akan berdampak negative terhadap kesehatan mental, harga diri, dan kesejahteraan psikologis lansia. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah sebagai upaya untuk mengatasi kesepian pada lansia melalui intervensi berbasis terapi rekreasional dan aktivitas kreatif reminiscence. Metode yang digunakan meliputi tiga sesi kegiatan di UPT PSRLU Mulia Dharma, yaitu (1) meronce manik-manik, (2) membuat kolase kacang dan (3) permainan “gelas ceria†yang didalamnya berisi kegiatan memindahkan gelas menggunakan balon dan mengingat urutan gelas yang berisi kacang dan manik berwarna-warni. Setiap sesi dirancang untuk meningkatkan keterlibatan, ekspresi diri dan interaksi sosial lansia secara menyenangkan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi aktif, munculnya komunikasi terbuka antar peserta, dan ekspresi emosi positif seperti tawa, rasa bangga, serta semangat berbagi cerita masa lalu. Intervensi ini juga menciptakan suasana hangat serta memperkuat ikatan sosial antar lansia. Dengan demikian, pendekatan berbasis aktivitas kreatif ini penting untuk diterapkan secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan psikososial yang efektif bagi lansia di lingkungan panti sosial.
Referensi
Erfiyanti, E., Cahyati, T. N., Putri, R. W., Noveli, A. T., Aldellisa, L., & Hikmah, S. (2023). Analisis Loneliness pada Lansia di Panti Wredha Harapan Ibu. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 25(2), 167–175. https://doi.org/10.26623/jdsb.v25i3.7129
Fatimatu Zahro, Y., Nur Ikhwan, M., Nikmah, N., Mahdani, H. R., Qolbina, S. El, Valentino, T., Setyani, A. N., Syafa’anisa, R., Nuryanti, I., & Hikmah, S. (2024). Reminiscence sebagai Strategi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Lansia di Panti Jompo. Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 3(3). https://journal.arikesi.or.id/index.php/Obsesrvasi
Putri, N. A., Zakira, I., Ayu, D., Listiani, N., Mahfud, A., Studi, P., Ilmu, F., & Semarang, U. N. (2025). Penggunaan Art therapy Sebagai Bentuk Pencegahan Stress pada Lansia di Panti Jompo. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(April), 134–140. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.15303271
Selfia Merlinda, L. J. (2022). PENGARUH TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK TERHADAP PENINGKATAN INTERAKSI SOSIAL DAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA?: PENELITIAN QUASI- The Effect of Group Activity Therapy on Improving Social Interaction and Cognitive Function in the Elderly?: Quasi-Experiment Self. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 8(3), 34–39. https://journal.stikespemkabjombang.ac.id/index.php/jikep/article/view/1156/768
Efendi, F., & Makhfudli. (2009). Keperawatan Kesehatan Komunitas Teori dan Praktik dalam Keperawatan (Nursalam (ed.); Pertama). Penerbit Salemba Medika. https://books.google.co.id/books?id=LKpz4vwQyT8C&newbks=1&newbks_redir=0&printsec=frontcover&hl=id#v=onepage&q&f=false
Harni, S. Y. (2024). Terapi Kognitif Pada Lansia (S. Fitriani (ed.); Pertama). EUREKA MEDIA AKSARA.
Hendriani, W. (2022). Dinamika Perkembangan Usia Lanjut: Menjadi Lansia yang Sehat dan Bahagia (H. Nur & N. Daulay (eds.); Pertama). CV Bintang Semesta Media. https://books.google.co.id/books?id=MlatEAAAQBAJ&newbks=1&newbks_redir=0&printsec=frontcover&hl=id&source=gbs_ge_summary_r&cad=0#v=onepage&q&f=false
Stuart, G. W. (2022). Prinsip dan Praktik Keperawatan Kesehatan Jiwa Stuart, edisi Indonesia 11 (G. W. Stuart (ed.)). Elsevier Ltd. https://books.google.co.id/books?id=WamJEAAAQBAJ&newbks=1&newbks_redir=0&printsec=frontcover&hl=id&source=gbs_ge_summary_r&cad=0#v=onepage&q&f=false
Sumarsih, G. (2023). Fungsi Spiritual Untuk Mengatasi Kesepian Lansia (B. Hernowo (ed.)). CV. Mitra Edukasi Negeri. https://books.google.co.id/books?id=iW8KEQAAQBAJ&newbks=1&newbks_redir=0&dq=kesepian+pada+lansia+adalah&hl=id&source=gbs_navlinks_s
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##Penulis yang ingin memasukkan naskah untuk diterbitkan pada jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyetujui poin-poin di bawah ini.
- Manuskrip yang diserahkan belum diterbitkan sebelumnya baik secara online maupun cetak.
- Manuskrip yang dikirimkan harus mengandung novelty yang baik. Minimal kebaruan referensi adalah 80% dari total referensi yang digunakan.
- Topik manuskrip harus sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Penulisan manuskrip telah disesuaikan dengan panduan penulisan yang ditentukan oleh Jurnal GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Abstrak dan kata kunci disajikan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam pengisian metadata penyerahan manuskrip.
- Referensi yang digunakan 75% harus berasal dari sumber primer (jurnal) dan 25% sumber sekunder (buku, majalah, koran, website, dll).
