OPTIMALISASI LAHAN KERING DI KAWASAN KARST MELALUI TEKNOLOGI IRIGASI TETES BERBASIS IOT

  • Nildayanti Nildayanti Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
  • Henny Poerwanti Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
  • Reni Fatmasari Syafruddin Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Muh Kadir Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
  • Muh Dzulkifli Ashan Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
  • Restu Awaliah Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
Kata Kunci: Irigasi Tetes Otomatis (ADI), Internet of Things (IoT), Pertanian Lahan Kering, Pertanian Cerdas

Abstrak

Desa Botolempangan, yang terletak di kawasan karst Kabupaten Maros, memiliki lahan pertanian marginal yang kering dan kurang subur. Untuk menjawab tantangan tersebut, dilakukan program pemberdayaan masyarakat melalui penerapan teknologi Smart Farming, khususnya sistem Auto Drip Irrigation (ADI) berbasis Internet of Things (IoT). Program ini melibatkan sosialisasi, pelatihan, instalasi teknologi, hingga pendampingan petani dalam memanfaatkan sistem irigasi hemat air. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa teknologi ADI dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air dan produktivitas lahan kering. Selain itu, program ini berhasil meningkatkan keterampilan petani dalam mengelola lahan secara digital, serta memberikan dampak sosial ekonomi yang positif bagi masyarakat Desa Botolempangan.

Referensi

Ahmed, A., Li, Y., & Khan, M. A. (2023). Smart irrigation systems using IoT for water conservation in arid regions. Journal of Agricultural Technology, 18(2), 112-126.

Rajaseger, A., Permana, D., & Nasution, F. (2023). Teknologi Tepat Guna dalam Pengembangan Lahan Kering di Wilayah Karst. Jurnal Inovasi Pertanian, 9(1), 45-53.

Zhao, H., Wang, L., & Chen, X. (2023). Data-driven irrigation scheduling based on IoT and machine learning in precision agriculture. Computers and Electronics in Agriculture, 207, 107786.

Zhang, Y., Kumar, A., & Liu, J. (2022). Smart Farming: IoT-Based Solutions and Applications in Agriculture. Sustainable Agriculture Reviews, 51, 89–110.

Diterbitkan
2026-01-05
Bagian
Articles