PENGEMASAN DAN PENJUALAN ONLINE PRODUK HORTIKULTURA GUNA MENJAMIN USAHA PADA SAAT PANDEMI COVID-19

  • Agung Prasetyo Universitas Tunas Pembangunan
  • Sutarno Universitas Tunas Pembangunan Surakarta
  • Mahananto Universitas Tunas Pembangunan Surakarta
  • Teguh Supriyadi Universitas Tunas Pembangunan Surakarta
  • Eko Hartoyo Universitas Tunas Pembangunan Surakarta
Abstract views: 321 , Artikel downloads: 277
Keywords: Pelatihan, Pengemasan dan Jual Beli Online, Sosial media

Abstract

Kasus positif COVID-19 di Indonesia pertama kali dideteksi pada 2 Maret 2020 dan sampai saat ini sudah menyebar ke seluruh provinsi yang ada. Kendala utama yang menjadi permasalahan utama akibat covid-19 adalah kendala logistik dalam rantai pasokan, khususnya gangguan dalam pasokan pangan. Apabila kendala ini terjadi dalam jangka panjang, komoditas yang mudah rusak seperti buah-buahan dan sayur-sayuran segar dampak secara masif. Desa Berjo di Kecamatan Ngaroyoso sebagai penghasil sayuran harus bersiap menghadapi dampak covid-19 yang sudah memasuki wilayah Kabupaten Karanganyar. Strategi perbaikan kemasan dan beralih menggunakan media online sebagai media promosi dan pemasaran dirasa tepat untuk bertahan disituasi pandemi. Jumlah peserta sebanyak 10 orang sesuai anjuran protokol kesehatan di Desa Berjo yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga. Metode yang digunakan yaitu pelatihan dan pendampingan. Hasil dari pelatihan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan kemampuan peserta dalam pengemasan dan penyimpanan produk dan pemanfaatan sosial media sebagai alat pemasaran, yang ditunjukkan dengan perubahan angka rerata pretest dan posttes, yaitu dari skor 80,29 ke skor 99,30. Strategi ini diharapkan mampu menjadikan usaha dapat bertahan disituasi pandemi dan bahkan memperluas wilayah pemasarannya.

Published
2021-01-14