RUANG REMEDIASI DAN TRANSFORMASI PEDAGOGIK: PERSEPSI GURU PENDIDIKAN JASMANI TERHADAP PENDIDIKAN PROFESI GURU
Abstract
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, namun maknanya bagi guru pendidikan jasmani (penjas) masih belum dipahami secara mendalam. Studi kualitatif interpretatif ini mengeksplorasi pandangan enam guru penjas Sekolah Menengah Pertama di Sulawesi Selatan yang telah bersertifikat mengenai kontribusi PPG terhadap praktik mengajar, pengetahuan pedagogis, kompetensi sosial, dan identitas profesional mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara semiterstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik refleksif. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama. Pertama, PPG menjadi ruang refleksi untuk mengevaluasi rutinitas mengajar. Kedua, terjadi transformasi pengetahuan pedagogis dan desain pembelajaran, termasuk penggunaan teknologi digital. Ketiga, terdapat peningkatan kompetensi sosial dan kolaborasi. Keempat, terjadi penguatan identitas profesional, kepercayaan diri, dan pengakuan di sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa PPG memberikan dampak terbesar saat dipandang sebagai ekosistem reorientasi profesional, bukan sekadar jalur sertifikasi. Melalui PPG, guru menafsirkan ulang kurikulum dan menata kembali praktik mengajar mereka. Studi ini merekomendasikan agar rancangan PPG penjas ke depannya mencakup pendampingan pascaprogram berkelanjutan, eksplorasi pedagogis berbasis gerak, kolaborasi teknologi, dan perhatian pada identitas guru. Penelitian lanjutan sangat diperlukan untuk melihat penerapan langsung perubahan ini dalam praktik mengajar dan hasil belajar siswa di berbagai macam wilayah di Indonesia
