PELATIHAN RUNNING INTERVAL MENINGKATKAN DAYA TAHAN KARDIOVASKULAR SISWA SMAS KATOLIK THOMAS AQUINO
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh latihan running interval terhadap peningkatan daya tahan kardiovaskular siswa kelas X SMA Katolik Thomas Aquino. Daya tahan kardiovaskular merupakan komponen penting dalam kebugaran jasmani yang berperan dalam mendukung kesehatan serta performa belajar siswa, namun masih banyak siswa yang memiliki kapasitas aerobik rendah akibat kurangnya program latihan yang terstruktur. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan one-group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 41 siswa yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Program latihan running interval dilaksanakan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali latihan per minggu (18 sesi). Daya tahan kardiovaskular diukur menggunakan Multistage Fitness Test (Beep Test) untuk mengestimasi VO2maks, yang dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan dengan taraf signifikansi ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 34,82 pada pretest menjadi 36,56 pada posttest, serta terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil sebelum dan sesudah perlakuan (p < 0,05). Hasil ini mengindikasikan bahwa pelatihan running interval memberikan pengaruh yang bermakna secara statistik terhadap peningkatan daya tahan kardiovaskular siswa. Dengan demikian, metode latihan running interval terbukti efektif untuk diterapkan dalam program pendidikan jasmani di sekolah guna meningkatkan kebugaran aerobik siswa serta mendukung kualitas kesehatan dan aktivitas belajar.
