RESPONS KEBUGARAN KARDIORESPIRASI MAHASISWA TERHADAP PENERAPAN SENAM AEROBIK TERSTRUKTUR DI LINGKUNGAN KAMPUS FIKK UNM
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons kebugaran kardiorespirasi mahasiswa terhadap penerapan senam aerobik terstruktur di lingkungan kampus Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar (FIKK UNM). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental design) melalui model one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 60 mahasiswa yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria tertentu. Intervensi berupa program senam aerobik terstruktur dilaksanakan selama 8 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu, durasi 45–60 menit per sesi, serta intensitas sedang (60–75% HRmax). Pengukuran kebugaran kardiorespirasi dilakukan menggunakan Multistage Fitness Test (MFT) untuk mengestimasi nilai VO?max. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial melalui uji paired sample t-test pada taraf signifikansi 0,05, serta dilengkapi dengan perhitungan effect size (Cohen’s d). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kebugaran kardiorespirasi mahasiswa. Nilai rata-rata VO?max meningkat dari 34,65 ± 3,12 ml/kg/menit pada pretest menjadi 38,92 ± 3,45 ml/kg/menit pada posttest, dengan selisih peningkatan sebesar 4,27 ml/kg/menit atau sekitar 12,32%. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang bermakna antara sebelum dan sesudah intervensi. Selain itu, nilai effect size sebesar 1,27 termasuk dalam kategori efek besar, yang menunjukkan bahwa intervensi memiliki pengaruh yang kuat secara praktis terhadap peningkatan kapasitas kardiorespirasi.
