PENGARUH LATIHAN ANKLE WEIGHT TERHADAP KECEPATAN AYUNAN KAKI DAN WAKTU TEMPUH SPRINT 60M PADA ATLET REMAJA DI KOTA MAKASSAR
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan ankle weight terhadap kecepatan ayunan kaki dan waktu tempuh sprint 60 meter pada atlet remaja di Kota Makassar. Desain penelitian menggunakan metode pre-experimental design dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 20 atlet remaja usia 14–17 tahun yang dipilih secara purposive sampling dari klub atletik dan cabang olahraga lari di Kota Makassar. Program latihan ankle weight dilaksanakan selama 8 minggu dengan frekuensi tiga sesi per minggu menggunakan beban 0.5–1.5 kg yang diprogresifkan secara bertahap. Instrumen pengukuran kecepatan ayunan kaki menggunakan sensor kecepatan angular (gyroscope) sedangkan waktu tempuh sprint 60m diukur menggunakan stopwatch elektronik. Analisis data menggunakan uji t berpasangan (paired t-test) setelah memenuhi uji normalitas (Shapiro-Wilk) dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan kecepatan ayunan kaki yang signifikan (t = ?7.42; p = 0.000 < 0.05) dari rerata 3.85 m/s menjadi 4.42 m/s, serta penurunan waktu tempuh sprint 60m yang signifikan (t = 6.38; p = 0.000 < 0.05) dari rerata 8.74 detik menjadi 8.21 detik. Disimpulkan bahwa latihan ankle weight secara efektif meningkatkan kecepatan ayunan kaki dan memperbaiki waktu tempuh sprint 60m pada atlet remaja. Program latihan ini dapat direkomendasikan sebagai metode supplementary training dalam periodisasi latihan sprint.
