EFEKTIVITAS PROGRAM SINERGI PEMUDA OLAHRAGA DAN WISATA (SPORTA) DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI KARANG TARUNA SEBAGAI PENGELOLA PARIWISATA BERBASIS OLAHRAGA TRADISIONAL
Abstract
enelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Sinergi Pemuda Olahraga dan Wisata (SPORTA) dalam meningkatkan kompetensi anggota Karang Taruna Karya Remaja sebagai pengelola pariwisata berbasis olahraga tradisional di Desa Salamerta, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental (one group pre-test post-test design). Subjek penelitian adalah 20 anggota Karang Taruna Karya Remaja dengan rentang usia 17–25 tahun yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes kompetensi tertulis yang mencakup aspek pengetahuan olahraga tradisional, keterampilan pemanduan wisata, kemampuan pemasaran digital, dan penanganan keselamatan wisatawan. Program SPORTA mencakup empat modul pelatihan: (1) olahraga tradisional gobaksodor, (2) penyusunan paket wisata dan pemanduan melalui obstacle race dan gateball, (3) pemasaran digital bilingual berbasis media sosial, dan (4) identifikasi cedera dan kinesio tapping. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, paired sample t-test, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan nilai rerata kompetensi dari 12,70 (pre-test) menjadi 18,60 (post-test), dengan nilai signifikansi uji-t berpasangan sebesar p = 0,000 (p < 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa Program SPORTA terbukti efektif meningkatkan kompetensi manajerial dan teknis Karang Taruna dalam pengelolaan wisata berbasis olahraga tradisional, serta berkontribusi pada pengembangan pariwisata komunitas yang berkelanjutan.
