PENGGUNAAN WEARABLE TECHNOLOGY UNTUK MEMANTAU AKTIVITAS FISIK DAN MENINGKATKAN SELF-REGULATED LEARNING MAHASISWA PJKR
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan wearable technology berupa fitness tracker dan smartwatch terhadap pemantauan aktivitas fisik dan peningkatan self-regulated learning mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment pretest-posttest control group design yang dilaksanakan selama enam belas pertemuan pada mata kuliah Kebugaran Jasmani Berbasis Teknologi. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa PJKR angkatan 2023, dengan sampel yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok eksperimen yang menggunakan wearable technology dalam pembelajaran dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional tanpa perangkat wearable. Aktivitas fisik diukur secara objektif menggunakan data keluaran perangkat wearable yang divalidasi dengan International Physical Activity Questionnaire, sedangkan self-regulated learning diukur menggunakan Motivated Strategies for Learning Questionnaire. Data dianalisis menggunakan Paired Sample t-test, Independent Sample t-test, dan Multivariate Analysis of Variance pada taraf signifikansi yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan wearable technology memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan aktivitas fisik dan self-regulated learning mahasiswa PJKR, dengan efektivitas yang lebih tinggi secara signifikan dibandingkan pembelajaran konvensional baik secara parsial maupun simultan, sehingga integrasi wearable technology direkomendasikan sebagai strategi inovatif berbasis data yang perlu dikembangkan secara sistematis dalam kurikulum PJKR guna membentuk mahasiswa yang aktif secara fisik, mandiri dalam belajar, dan melek teknologi kesehatan sebagai calon guru pendidikan jasmani profesional.
