KAWASAN DESA WISATA KEDOK SANDUR JOMBANG DENGAN PENDEKATAN TRADISIONAL MODERN
Abstract
Desa Ploso berada di Jombang Jawa Timur dengan lokasi yang strategis dalam peta makro provinsi Jawa Timur. Desa tersebut berbatasan langsung dengan jalan lingkar provinsi Jawa Timur dan berpotensi sebagai Desa dengan kemudahan akses yang tinggi. Desa Ploso memiliki kekayaan budaya tinggi berupa kegiatan khas Desa, simbol desa (punden) serta elemen budaya lain yang berkaitan dengan pertanian. Keberadaan budaya Desa Ploso masih belum dikembangkan secara luas dikarenakan keterbatasan pengetahuan terkait pengembangan budaya. Merespon kebutuhan desa tersebut, ITN Malang berkomitmen untuk mendukung pengembangan budaya khas Desa Ploso dalam wujud Rancangan Kawasan Wisata Kedok Sandur dalam wujud kegiatan pengabdian masyarakat. Tujuan akhir yang ingin dicapai adalah memberikan manfaat bagi Desa Ploso berupa Rancangan Master Plan yang merespon permasalahan desa serta solusi pengembangan yang meningkatkan potensi dari Desa Ploso. Metode yang dilakukan dalam proses pengabdian difokuskan pada partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pengembangan rancangan, sehingga hasil rancangan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara spesifik. Rancangan master plan dikembangkan berdasarkan kebutuhan masyarakat dalam 3 wujud solusi antara lain penerapan tema Tradisional Modern sebagai identitas kawasan, pemetaan fasilitas spesifik sesuai kegiatan dan penambahan fasilitas TPS sebagai wujud pengembangan sektor ekonomi masayrakat desa. Rancangan tersebut diharapkan dapat mendukung sektor ekonomi dan pariwisata Desa Ploso di masa mendatang.
