PROGRAM LATIHAN TENIS LAPANGAN UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN JANTUNG DAN OTOT REMAJA
Abstract
Rendahnya aktivitas fisik pada remaja Karang Taruna Desa Gaum, Kecamatan Karanganyar, berdampak pada kebugaran jasmani, khususnya kesehatan kardiovaskular dan kekuatan otot. Remaja cenderung melakukan aktivitas sedentari, sehingga diperlukan program olahraga yang menarik dan terstruktur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kebugaran kardiovaskular dan kekuatan otot melalui latihan tenis lapangan. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif yang dipadukan dengan praktik latihan tenis selama 4–6 minggu (2–3 kali per minggu). Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test melalui tes lari 12 menit atau beep test untuk kardiovaskular, serta push-up, sit-up, dan squat untuk kekuatan otot. Subjek kegiatan adalah remaja usia 13–18 tahun. Hasil menunjukkan adanya peningkatan daya tahan kardiovaskular dan kekuatan otot, yang ditandai dengan meningkatnya hasil tes fisik setelah program. Selain itu, partisipasi dan motivasi remaja dalam berolahraga juga meningkat melalui pendekatan latihan berbasis permainan. Dengan demikian, latihan tenis lapangan efektif sebagai strategi peningkatan kebugaran jasmani remaja. Ke depan, diperlukan dukungan berkelanjutan agar program dapat berjalan optimal.

