PENGUATAN DESA MLARAK MELALUI INOVASI SOSIAL DAN EKONOMI BERKELANJUTAN

  • Dendy Eta Mirlana Universitas Merdeka Malang PDKU Ponorogo https://orcid.org/0000-0002-2139-5529
  • Anton Subagyo Universitas Merdeka Malang PDKU Ponorogo
  • Arik Nursamsi Universitas Merdeka Malang PDKU Ponorogo
  • Edy Prayitno Universitas Merdeka Malang PDKU Ponorogo
Keywords: Mlarak Village; social innovation; sustainable economy; bullying; organic farming

Abstract

Desa Mlarak merupakan salah satu desa dengan kekayaan sejarah, budaya, dan religiusitas yang kuat, ditandai dengan banyaknya masjid dan mushola sebagai pusat kegiatan ibadah dan sosial masyarakat. Sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani, sehingga potensi ekonomi lokal berbasis pertanian sangat besar untuk dikembangkan. Namun, desa ini masih menghadapi beberapa permasalahan, di antaranya kualitas hidup muadzin dan guru agama yang belum optimal, masih maraknya bullying di tingkat Sekolah Dasar, serta rendahnya pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk pertanian organik. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini, dilakukan tiga kegiatan utama, yaitu: (1) Program gurah untuk muadzin dan guru agama di tiap dusun guna meningkatkan kualitas suara dan kesehatan; (2) Penyuluhan hukum mengenai bullying di tingkat Sekolah Dasar untuk meningkatkan kesadaran siswa, guru, dan orang tua; serta (3) Pembangunan Shade House sebagai percontohan rumah pertanian organik untuk mendukung ketahanan pangan keluarga dan kemandirian ekonomi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah meningkatnya kualitas hidup muadzin dan guru agama, terbentuknya kesadaran hukum dan sosial di kalangan siswa, serta berkembangnya model pertanian organik rumah tangga yang dapat direplikasi masyarakat secara berkelanjutan.

Published
2026-06-03