IMPLEMENTASI PROGRAM PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL OLEH GURU DI SMP KESATRIAN SURAKARTA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KARAKTER PELAJAR PANCASILA
Abstract
Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMP Kesatrian Surakarta dengan tujuan mengimplementasikan program pengembangan kecerdasan emosional oleh guru sebagai upaya penguatan karakter Pelajar Pancasila. Masalah utama yang ditemukan adalah masih minimnya kompetensi guru dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa serta tingginya tingkat konflik sosial antar siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan pelatihan dan pendampingan berbasis kebutuhan selama empat bulan pelaksanaan. Kegiatan meliputi pelatihan pengembangan kecerdasan emosional bagi 15 guru, pendampingan integrasi modul dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, penyediaan sumber belajar, dan evaluasi dampak program. Hasil menunjukkan bahwa 85% guru berhasil mengintegrasikan komponen kecerdasan emosional dalam pembelajaran, terjadi peningkatan kesadaran diri siswa sebesar 35%, peningkatan empati sebesar 36%, dan penurunan konflik sosial sebesar 30%. Faktor pendukung utama adalah dukungan kepala sekolah dan pelatihan dari Dinas Pendidikan, sedangkan hambatan yang dihadapi adalah beban administratif guru yang tinggi dan keterbatasan fasilitas ruang konseling. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah program pengembangan kecerdasan emosional efektif meningkatkan kompetensi guru dan karakter siswa, dengan rekomendasi schools need to menyediakan ruang konseling, mempertahankan pelatihan berkala, dan membentuk tim konseling sekolah.
