PENGEMBANGAN PROGRAM SENAM AEROBIK UNTUK MENJAGA KEBUGARAN JASMANI IBU-IBU PKK DESA NGINGAS
Abstract
Kebugaran jasmani merupakan aspek fundamental kesehatan yang sering terabaikan oleh perempuan pedesaan akibat beban ganda dan keterbatasan waktu. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan program senam aerobik guna menjaga kebugaran jasmani ibu-ibu PKK di Desa Ngingas, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah community-based participatory research dengan pendekatan pre-test post-test one group design selama 5 bulan (Juni–September 2025). Partisipan berjumlah 30 orang perempuan usia 30–50 tahun yang tergabung dalam PKK RT 018, RW 06. Intervensi terdiri dari: (1) pelatihan senam aerobik (3x/minggu, 45 menit/sesi); (2) pendampingan rutin; dan (3) asesmen kebugaran menggunakan 30 second chair stand test. Hasil menunjukkan bahwa 47% peserta mencapai kategori kebugaran "baik", 23% "cukup", dan 30% "rendah" pasca-intervensi. Peserta melaporkan peningkatan energi, penurunan keluhan nyeri muskuloskeletal, serta peningkatan motivasi untuk berolahraga secara teratur. Program senam aerobik terbukti efektif dalam menjaga kebugaran jasmani apabila disampaikan dengan pendekatan kontekstual (menggunakan musik lokal dan gerakan yang meniru aktivitas sehari-hari) serta pendampingan berkelanjutan. Artikel ini juga menyajikan refleksi akademik penulis sebagai dosen kesehatan dan kebugaran jasmani dalam merancang program kebugaran berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
